
***
Sementara di tempat lain, xia yu telah sampai di depan gerbang kerajaan xifang. tidak lupa dia membalikan jubah biru nya menjadi hitam pekat agar terlihat berbeda saat menjadi tabib misterius. setiba nya di sana dia di kejutkan dengan kedatangan raja liu. 'kenapa si liu liu ada di kerajaan ini.?' batin nya bertanya.
raja liu yang selaku mantan suami dari pemilik tubuh asli nya terlihat begitu kurus. apa itu karena efek samping dari saraf yang xia yu lumpuh kan, untuk membuat pusaka nya tidur.?
mengingat hal itu, xia yu merasa sedikit bersalah. 'seperti nya hukuman nya sudah cukup!' batin nya lagi.
xia yu berniat untuk menyudahi hukuman raja liu. dia akan melepaskan titik saraf yang dia tekan untuk melumpuhkan saraf nya. namun, dia harus lebih hati-hati dan gerakan nya harus cepat untuk melakukan nya. karena raja liu di kelilingi oleh beberapa pengawal dan adik tiri nya chang yi dan chen yi.
sebenarnya kedatangan mereka ke kerajaan xifang itu karena mereka akan memberitahukan tanggal pernikahan yang akan di lakukan oleh pangeran chang yi dan putri su fanghua minggu depan.
xia yu menyuruh keli untuk berhenti berjalan dengan suara khas jika menghentikan laju kuda. "hii..!" xia yu sedikit membungkuk kan punggung nya untuk memberitahukan niat nya pada keli. "keli aku akan melakukan sesuatu pada pemuda itu. bisa kah kau menunggu ku di depan sana." bisik xia yu pada keli.
keli mengangguk kan kepala nya pelan, tanda dia menyetujui perintah xia yu. "jika aku sudah menaiki mu, kau harus berlari secepat mungkin pergi dari tempat ini, oke.!" pesan xia yu agar keli mengerti maksud nya.
"..ngihh..(baik nona)" jawab keli mengerti apa yang di ucapkan xia yu. kemudian xia yu turun dari punggung keli dan berpisah dengan nya.
xia yu benar-benar terlihat seperti orang yang akan melakukan penyerangan. hal itu tentu saja menarik perhatian kedua pengawal bayangan raja liu. mereka mulai waspada saat melihat sosok yang mereka kira adalah seorang pria berjubah hitam.
sosok berjubah hitam itu tidak lain adalah xia yu yang tengah mendekat ke arah raja liu dan kedua adik tiri nya. mereka bertiga tengah berbicara dengan seorang pria yang terlihat seperti kasim istana yang datang bersama beberapa pengawal kerajaan xifang.
dengan langkah pasti nya xia yu mulai mendekat. dalam hitungan ketiga dia akan melancarkan niat nya. dia tahu jika hal ini akan menimbulkan kehebohan. pasti ada yang menyebut nya seorang penyerang atau pembunuh yang `mencelakai raja liu saat hal itu terjadi.
namun, itu tidak menyurut kan niat nya dia lebih memilih di sangka orang jahat dari pada tabib misterius atau diri nya sekali. dia terlalu benci pada raja liu.
batin nya mulai menghitung.
..satu ~
..dua ~
hitungan itu di iringi dengan langkah nya yang lebar. dia berhasil mendekat bahkan jarak mereka hanya berjarak satu meter.
..Brukh..
xia yu berpura-pura menabrak raja liu, sembari mengarahkan tangan nya ke arah saraf yang akan dia normal kan kembali.
..thokk..
..Argh!..
"KAKAK..!! , TUAN..!!" lirih kedua adik tiri raja liu, qiu dan sing, serta kasim yang ada di hadapan raja liu.
sementara xia yu bergegas pergi dari tempat itu. dalam sekejap dia bisa melewati orang-orang yang tengah bergerumbul. dia pergi ke arah gerbang ibu kota kerajaan xifang. yang artinya dia keluar dari wilayah ibu kota.
qiu menggeram kesal, dia langsung menaiki kuda nya untuk menyusul kepergian xia yu. sedangkan sing berlari mendekati tuan nya yang telah tak sadar kan diri.
secepat kilat qiu mengejar sosok hitam itu, menjauh dari kerumunan. dia berlari dengan kemampuan ilmu peringan tubuh nya. sebelum mengejar penyerang tuan nya. qiu telah berbagi tugas dengan sing. agar sing memeriksa keadaan tuan nya sebelum menyusul dirinya yang akan mengejar xia yu.
sing dapat memastikan jika raja liu hanya tidak sadarkan diri. kini mereka di kelilingi oleh pengawal raja liu dan juga para pengawal kerajaan xifang.
Di sisi lain xia yu telah berhasil menunggangi keli. dia menghentak kan kakinya ke arah perut keli. "HAA..!" secepat kilat keli pergi dari kerumunan itu bahkan beberapa kali dia meloncat dengan indah nya ke atas gerobak dan melewati gerbang kerajaan xifang tanpa di periksa.
kejadian itu mengejutkan semua orang yang berada di sana. qiu telah pergi menyusul sosok berjubah hitam itu. dengan ilmu peringan tubuh nya. dia melewati kerumunan orang-orang yang terdiam membatu di tempat nya dengan gerakan yang cepat. dia juga menunggangi salah satu kuda yang terlepas dari sang empu nya.
dia tidak akan bisa membiarkan orang yang menyerang tuan nya lepas begitu saja. qiu dan sing telah berjanji sehidup semati dengan raja liu. apapun yang terjadi dia harus berusaha untuk menangkap penyerang itu.
>>>
Acara kejar-kejaran itu berakhir dengan menghilang nya xia yu dari penglihatan qiu. xia yu berhasil melakukan teleportasi yang membuat nya hilang bersama keli dari kejaran qiu. dia hanya terlalu malas untuk berurusan yang berakibat kepanjangan pada orang-orang raja liu.
"SIAL.!!" umpat qiu. dia berdecak kesal karena kehilangan jejak xia yu. kaki nya menendang ke segala arah. namun hanya angin yang berhasil di tendang oleh nya.
dari arah belakang sing bersama beberapa pengawal berhasil menyusul qiu. dia melihat teman nya itu tengah menendang angin yang tak mempunyai salah apa-apa. " sedang apa kau.?! dimana penyerang itu.?" tanya sing setelah berhadapan dengan qiu.
"pria itu menghilang tepat di hadapan ku.! aku tidak tahu dia menghilang kemana." jawab qiu berputus asa.
"Apa kau sempat melihat wajah nya.?" tanya sing. dia berharap qiu melihat bagaimana rupa penyerang tuan nya.
"tidak.! wajah pria itu tertutup rapat oleh tudung jubah nya." jelas singkat nya.
wajah mereka berdua terlihat begitu resah. baru kali ini mereka berdua kehilangan jejak dari orang yang menyerang tuan nya. apa yang mereka resah kan adalah..
bagaimana cara nya memberitahu ketidakberhasilan mereka yang bertugas menjaga keselamatan tuan nya. kali ini mereka kecolongan besar. pasti raja liu akan marah besar terhadap kita. batin mereka berdua.
karena sang penyerang tidak terlihat lagi. mereka pun kembali ke ibu kota kerajaan xifang dengan wajah yang di tekuk. mereka selalu siap dengan sifat raja liu yang kian hari kian menyeramkan karena ulah xia yu yang melumpuhkan pusaka nya.
**tbc