
***
"Sejak kapan Otoritas Pasar Gelap memperkerjakan Anak Muda seperti kamu?"
Yuan Zhu-Ming memulai pembicaraan ketika mereka berdua tiba di tempat yang lumayan sedikit sepi. Kedua mata birunya terus saja memperhatikan Gadis yang berpakaian serba merah itu. Sampai saat ini dia tidak bisa mengetahui tingkat kultivasi Xia yu.
Xia yu menghampiri sebuah batu besar dan duduk di atasnya. Kemudian menjawab pertanyaan Yuan Zhu-Ming dengan santainya sambil melihat pemandangan indah di hadapannya.
"Sejak aku menjual satu jenis Obat yang menurut mereka Ajaib. Lebih tepatnya ketika aku berada di Kerajaan Xifang." Jawabannya terdengar acuh tak acuh.
'Kerajaan Xifang!' Ulang Yuan Zhu-Ming dalam hati.
Pasar Gelap kerajaan Xifang di kelola oleh Tuan Cheng. Sahabat dan orang kepercayaan dari Ketua Mu. Dan tempat itu menjadi tempat pertama kemunculan Tabib Misterius.
Yuan Zhu-Ming terlihat berpikir kemudian dia melontarkan kata-kata yang terdengar sedikit menyinggung perasaan Xia yu.
"Apa kamu benar-benar Tabib Misterius?"
Secepat kilat Xia yu mengalihkan pandangannya pada pria tampan yang berdiri di sampingnya. Pandangannya terlihat sangat dingin dan tajam. Tidak lama dia pun menyunggingkan senyuman sinis untuk Yuan Zhu-Ming. Lalu berkata.
"Apa Paman juga berpikir, kalau aku Tabib Misterius PALSU?!" Ujar Xia yu dengan menekan kata palsu dengan intonasi yang kuat.
Yuan Zhu-Ming tidak menjawab. Dia tahu kalau pertanyaannya menyinggung perasaan pemuda di sampingnya.
"Baguslah kalau kalian mengira aku Palsu. Dan gadis yang berada di sana adalah Tabib Misterius yang ASLI!" Sambung Xia yu karena tidak ada jawaban dari pria di sampingnya.
Yuan Zhu-Ming sedikit tersentak karena terkejut. Dia tidak mengira jika pemuda di hadapannya itu dapat mengetahui jika Gadis yang akan di perkenalkan tadi oleh pria paruh baya itu adalah Tabib Misterius gadungan. Dia pun mulai tertarik dengan pemuda di hadapannya. Lalu kembali bertanya.
"Lalu apa hubunganmu dengan Otoritas pasar gelap? Kenapa kau bersedia mengikuti Kompetisi Pertemuan Agung Obat Ajaib ini?"
"Seperti yang Anda lihat. Mereka mengundang saya kesini untuk membantu mereka. Mereka ingin saya menenangkan Kompetisi dan berada di posisi teratas. Dengan begitu keberadaan dan nama Pasar Gelap akan bangkit dari kekalahan selama tiga tahun berturut-turut." Xia yu merubah cara bicaranya menjadi formal karena dia sudah terlanjur kesal dengan pria di sampingnya.
Mendengar penjelasan dengan kata-kata Formal dari Xia yu, membuat Yuan Zhu-Ming langsung memberi tatapan dingin dan tajam. pada sosok berpakaian merah yang duduk di atas batu. Dia menghirup nafas dengan dalam, kemudian mengeluarkannya. Mencoba kembali tenang sebelum dia bertanya.
"Apa aku pernah melihatmu sebelumnya?" Dia bertanya seperti itu untuk memastikan apakah dugaannya benar.
Ketika mendengar pertanyaan Yuan Zhu-Ming, Xia yu langsung memutar tubuhnya menjadi berhadapan dengan pria itu. Senyumannya terlihat sedikit menggoda.
"Paman, apa kamu melupakan aku?"
Saat Xia yu selesai berbicara, kedua matanya berbinar seperti serigala. Tatapannya terlihat nakal. Dia kembali berbicara sambil tersenyum menggoda.
"Padahal aku sangat senang. Ketika kau menyelinap masuk ke kamar ku, dan dengan tidak sengaja kita berciuman!"
Kata-kata itu membuat Yuan Zhu-Ming merasakan hawa dingin yang sangat tajam. Terutama ketika tatapan pemuda itu dengan sangat jelas di tujukan untuk dirinya. Tatapan itu seperti serigala yang kelaparan sehingga membuatnya merasa tidak nyaman.
'Pemuda ini tidak mungkin memiliki kebiasaan aneh, kan?!' Batin Yuan Zhu-Ming dengan wajah yang terlihat berpikir.
"Paman Yuan! Paman, ada apa?"
Xia yu semakin melebarkan senyuman nakalnya. Entah sejak kapan dia mencondongkan tubuhnya tepat berada di hadapan Yuan Zhu-Ming. Dan sudah hampir menempel di dada pria berpakaian megah itu.
"Apa yang kamu lakukan?!"
Wajah Yuan Zhu-Ming berubah menjadi tajam. Sontak dia segera mundur beberapa langkah ketika menyadari kedekatan diantara mereka.
"Aku tidak melakukan apa pun!" Sahut Xia yu dengan polosnya sambil mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.
"Seorang pria terhormat harusnya bertingkah seperti seorang pria. Apa yang kamu lakukan ini terlalu memalukan bagi seorang pria!" Setelah mengatakan itu dia berbalik sambil mengibaskan lengan jubahnya, kemudian pergi dari sana.
Xia yu terkekeh melihat itu. Dia pun menjawab dengan suara yang sangat pelan. Bahkan terdengar seperti suara bisikan yang hanya bisa di dengar olehnya.
"Tapi aku bukan pria! Aku seorang Gadis!! Haha.."
Ujarnya dengan langkah ringan untuk mengikuti pria di hadapannya. Namun, sebelum berhasil mendekat, langkahnya di hentikan oleh Ketua Mu yang lebih dulu datang menghampirinya.
"Saudara Tabib Kecilku, pertemuan agung akan segera di mulai. Cepatlah kemari. Ada sedikit masalah tentang lawan mu!" Ucap Ketua Mu dengan memberikan isyarat agar Xia yu menghampiri tempat dimana Kultivator Medis dari pasar gelap berkumpul.
Xia yu menghentikan langkahnya dan segera tersenyum setelah mendengar Ketua Mu memanggilnya. Dia sudah tahu masalah yang di maksud oleh Ketua Mu. Kini mereka berdua berjalan menuju tempat dimana Kultivator Medis berkumpul.
Setibanya di sana dia langsung mendapatkan tatapan jijik dan mendengar beberapa kata ejekan yang menyudutkan dirinya serta Otoritas Pasar Gelap.
"Lihat, bukankah pria itu yang menyamar sebagai Tabib Misterius?"
"Sungguh tidak tahu malu. Dia pikir kompetisi ini mainan untuk anak ingusan sepertinya, kah?"
"Kurasa, Pasar Gelap akan kembali di permalukan oleh pesertanya!"
Sekiranya seperti itu lah kata-kata cibiran dan ejekan yang terangkum dari banyaknya ejekan yang Xia yu dengar. Namun, bukan Xia yu namanya jika dia akan terhasut dengan semua kata itu. Seakan tidak mendengar kata-kata pedas itu, dia malah semakin menyunggingkan senyumannya.
Kini tatapannya tertuju pada pasangan ayah dan anak yang tadi sempat mengganggu percakapannya dengan Kaisar Yuan Zhu-Ming. Dia mendengarkan ucapan Ketua Mu yang sedang memberitahunya masalah yang di maksud.
Karena ada dua peserta perlombaan yang mengaku sebagai Tabib Misterius. Panitia dari pihak kompetisi memerintahkan kedua peserta itu melangkah maju kehadapan Para Juri.
Terlihat dari sudut kiri seorang Gadis muda yang mengenakan Jubah Navy berjalan terlebih dulu. Selanjutnya dari sudut kanan, seorang gadis yang berdandan seperti pria. Dengan mengenakan pakaian serba merah dan memakai topeng emas berjalan dengan anggun. Kini kedua peserta yang bermasalah itu berdiri tepat di tengah-tengah aula dengan menghadap ke arah Para Juri.
Salah satu Juri yang duduk di atas panggung berdiri dengan gagahnya. Juri itu terlihat sudah lumayan tua. Mungkin umurnya sekitar Enam puluh tahunan, karena semua rambut di kepala dan wajahnya telah berwarna putih. Mungkin rambut halus di sekujur tubuhnya juga sudah berwarna putih.
Wajah pria paruh baya itu terlihat begitu sangar. Dia menatap kedua peserta yang bermasalah itu dengan tatapan mengintimidasi. Tidak berapa lama dia mengeluarkan suara lirihnya.
"Kedua peserta.. Apa kalian tahu, kenapa kalian bisa berdiri di sana?"
Kedua peserta itu adalah Xia yu dan Yuri, si Tabib permaisuri gadungan. Mereka berdua menjawab pertanyaan pria paruh baya itu dengan anggukan kepala.
Yuri melirik Xia yu, dia memberikan tatapan mengejek pada pria di sampingnya. Karena dia mengira bahwa pria di sampingnya adalah seorang murid rendahan yang ingin naik pangkat dengan menggunakan identitas Tabib Misterius. Dia tidak tahu saja bahwa orang yang dia tiru sedang berusaha tetap tenang agar misi nya tercapai.
Pria paruh baya itu kembali bertanya. Namun, kali ini pertanyaan itu langsung di jawab dengan tidak tahu malunya oleh seseorang.
"Lalu, di antara kalian siapa Tabib Misterius yang Asli? Dan buktikan bahwa dirimu memang Tabib Misterius!" Ujarnya dengan lantang. Pria paruh baya itu adalah seorang Guru Kultivator abadi dari Negeri Awan.
"AKU!!" Suara lantang dari salah satu peserta yang bermasalah.
****tbc
Hy..hay semuanya..
Maaf author telat Up, kesehatan author sedikit bermasalah yang menyebabkan author tidak bisa menulis.. INSYAALLAH.. nanti malam di lanjut..
Jangan bosan untuk bersedekah ya..
Like, vote dan rate-nya jangan lupa di pencet.. Author juga tunggu komen kalian.. Dan jangan komen pedes ya, author ga suka bumbu pedes.. hehe Terimakasih**..