
"Roar..!!" raungan serigala itu terdengar oleh telinga xia yu.
"cih.. suara mu tidak merdu sama sekali.. berhenti lah menakut nakuti ku." ujar xia yu acuh tak mengindahkan raungan serigala itu.
"roar..roar..roarr.. (dasar manusia lemah, akan ku lahap habis tubuh mu sampai tak tersisa.)" seperti itu lah terjemahan dari raungan serigala yang bisa di mengerti oleh xia yu.
entah mengapa setelah mendengar raungan itu xia yu tampak seperti orang yang berbeda. kini mata nya menatap tajam pada makhluk berbulu di hadapan nya itu. bibir nya bahkan menyeringai sinis.
"kau hanya seekor rubah kecil.. kau tidak akan mampu menjadi kan ku makanan malam mu.. sebalik nya tubuh mu yang akan ku jadikan sumbangan bagi hewan buas di hutan ini." jawab xia yu dengan nada sinis nya.
serigala itu tidak menyangka jika gadis di hadapan nya bisa menjawab raungan nya. terlebih lagi dengan ancaman xia yu yang bisa di bilang tidak masuk akal bagi nya. serigala itu semakin tertantang untuk bisa membunuh xia yu, dia pun mulai mendekat ke arah gadis yang tengah berdiri di bawah pohon.
kini xia yu dapat melihat dengan jelas rupa hewan buas yang tengah mendekat ke arah nya. tubuh serigala itu sebesar gajah dewasa, rahang nya terbuka lebar dengan air liur yang menetes memperlihatkan deretan gigi taring nya yang tajam dan haus akan darah. Membuat orang yang melihat nya bergidik ketakutan.
"..ROARR..!" serigala itu meraung dan melompat menyerang xia yu dengan kaki nya yang di arah kan ke tubuh xia yu.
secepat kilat xia yu melompat dari tempat nya berdiri dengan kemampuan peringan tubuh nya menghindari serangan mendadak dari serigala itu.
"roar..roarrr.... (ternyata kau memiliki kemampuan untuk menghindar ya)" raung serigala itu saat xia yu berhasil menghindar dari serangan nya.
"tentu saja.. kau bukan lah tandingan ku" jawab xia yu dengan nada mengejek nya.
serigala itu murka dia kembali menyerang xia yu dengan rahang nya yang meraung-raung ingin sekali mencabik-cabik tubuh xia yu seperti mencabik mangsa lain nya. serangan demi serangan dia berikan pada gadis berpakaian hitam itu, tapi gadis itu terus saja bisa terlepas dari serangan nya.
"xia yu hati-hati.. dia mulai memakai kekuatan mistis nya.." cicit xiao huang memberitahu xia yu jika serigala itu akan menyerang nya dengan kekuatan mistis yang di miliki nya.
benar saja jika serigala itu tengah menyalurkan kekuatan mistis ke seluruh tubuh nya, dengan posisi yang terbilang gagah bagi seekor binatang buas. setelah merasakan kekuatan nya menyatu serigala itu kembali meraung dan berlari ke arah xia yu mencoba menerkam nya dengan satu gigitan dari gigi taring nya yang sedari tadi menantikan daging kenyal untuk di cabik dan di kunyah secara ganas.
..ROARRR..... raungan panjang menggema di seluruh hutan arwah. serigala besar itu menyerang xia yu dengan rahang besar nya yang terbuka lebar. dengan satu kali serangan nya membuat xia yu tertindih oleh badan besar nya.
"xia yu..." jerit xiao huang terkejut. dia terbang mendekat ke arah hewan berdarah panas itu. dia semakin cemas saat melihat xia yu tidak bergerak di bawah tubuh serigala besar itu.
"xia yu... xia yu.. hey gadis bodoh kau baik baik saja 'kan..?" ujar xiao huang semakin khawatir karena tidak ada jawaban dari xia yu. keheningan mulai menyeruak di dalam hutan itu.
.
.
.
.
saat serigala itu akan menyerang nya dengan kekuatan mistis, xia yu mulai menyusun rencana untuk membunuh hewan buas itu dengan satu kali serangan. tidak berapa lama dia memberikan senyuman sinis pada serigala di hadapan nya setelah mendapat kan satu tipuan yang mematikan bagi hewan buas di hadapan nya.
serigala itu meraung keras dan melompat ke arah nya dengan rahang besar nya menyerang gadis yang masih saja terdiam di tempat nya berdiri. xia yu telah mengambil ancang-ancang untuk melawan dan menyerang balik serigala beras itu. dia menekuk kaki nya melakukan posisi kayang tangan nya mengeluarkan belati yang terikat di lengan nya, kemudian xia yu mengerat kan genggaman tangan nya pada belati itu untuk menyerang serigala besar yang berada di atas tubuh nya yang sedang dalam posisi menerkam mangsa.
...CLEB... suara belati yang menancap tepat di tengah-tengah tenggorok kan hewan berdarah panas itu. xia yu menekan belati nya yang masih tertancap dengan sekuat tenaga memotong urat nadi yang berada di leher serigala itu. sesaat kemudian hembusan nafas terakhir dari mulut serigala itu menerpa wajah xia yu dan ambruk menimpah tubuh kecil nya.
xia yu merasakan sesak di dada dengan bau darah amis yang menempel di wajah dan pakaian nya. indra penciuman tidak kuat dengan bau darah itu membuat nya sedikit pusing dan diam sesaat lalu menutup mata nya mencoba menenang kan batin nya yang bergemuruh hebat karena baru pertama kali berhadapan dengan hewan buas sebesar itu.
***
"xia yu.. xia yu.." cicit xiao huang kembali terdengar oleh xia yu.
"..uh.. xiao huang. diam lah aku masih hidup.." lirih xia yu dengan rintihan rasa sesak nya.
"ahh.. kau masih hidup.. aku kira kau sudah mati di terkam hewan ini.." cicit xiao huang membuat xia yu semakin geram.
"jika kau tak diam.. akan ku bungkam mulut mu dengan bulu nya.." ujar xia yu kesal dengan cerocosan xiao huang yang tidak berguna. dia sebenar nya kebingungan bagaimana cara dia bisa terlepas dari tindihan serigala besar itu.
"haish... binatang ini sangat bau.. enyah lah eughhh...." gumam xia yu dia mendorong tubuh besar yang menimpa nya.
xia yu terus berjuang selama 15 menit akhir nya dia bisa terlepas dari kondisi itu. dia berjalan menjauhi binatang itu dan kembali ke arah sungai. setiba nya di sana xia yu langsung menyuruh xiao huang untuk berjaga di tempat yang tidak terlalu jauh dari nya. setelah itu dia pun membersih kan tubuh nya yang di penuhi dengan aroma serigala dan bau amis darah yang menempel di pakaian nya.
dengan gerakan cepat xia yu berhasil membersih kan tubuh nya dan memakai hanfu sederhana tidak lupa dengan tudung putih yang selalu siap dia pakai. sesaat kemudian dia mengajak xiao huang untuk pergi dari tempat itu sejauh mungkin. dia tahu jika raungan dan bau darah dari serigala itu pasti mengundang hewan buas lain dan juga kawanan nya.
xia yu berteleportasi agar dia lebih cepat menghindar dari masalah yang bisa dia temui kapan saja jika terus berjalan di dekat area pertarungan nya. tidak berapa lama dia menemukan pohon besar lain nya dan dia pun berniat untuk tidur di dahan pohon itu. xia yu langsung terlelap setelah menemukan posisi wenak nya dan suara dengkuran halus pun terdengar di oleh xiao huang yang sedari tadi masih termenung akan kejadian yang menegang kan menurut nya.
'bagaimana bisa gadis kecil yang tidak mempunyai kemampuan kultifasi bisa membunuh binatang sakral tingkat 6..?' pertanyaan itu terus yang terlintas di pikiran nya. tidak lama karena lelah dia juga menyusul xia yu untuk mengunjungi alam mimpi nya.
.
.
.
**tbc