The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Jaga bicaramu pria Gendut..!!



Xia yu menghampiri pemuda itu dan membantunya untuk duduk di lihatnya mata pemuda itu, terlihat kejujuran di dalam matanya dia adalah seorang kakak yang tengah membeli obat untuk adiknya yang sekarat. hanya karena bungkusan itu sama pria berbadan besar itu menuduhnya mencuri karena melihat pemuda ini begitu tergesa-gesa dan bungkusan miliknya yang di curi sama persis dengan yang di pegangnya.


"apakah kau baik-baik saja..?" tanya xia yu kepada pemuda di hadapannya


"..deg.....a...a..aku baik nona.. terimakasih" jawab pria itu tergagap karena wajahnya sangat dekat dengan xia yu


"hey.. kau gadis kecil..! siapa kau berani sekali menghentikan pengawalku" ujar pria berbadan besar dengan marah tak memperdulikan tatapan orang-orang di sana.


"aku hanya membantunya saja dari tuduhan yang kau lontarkan itu." jawab xia yu acuh dia membantu pemuda itu berdiri.


"kau membantu pencuri...huh..  sepertinya kau komplotannya." ujar pria besar itu lagi dengan wajah yang kesal


"jaga bicaramu pria Gendut..!!" jawab xia yu dengan menekankan kata gendut untuk pria besar itu


"berani sekali kau mengataiku.... tunggu apa lagi kalian, hajar gadis itu" bentak pria besar dan menyuruh pengawalnya menghajar xia yu


"nona pergilah ini bukan urusanmu aku takut kau akan celaka" ujar pemuda itu khawatir jika gadis dihadapannya ini akan terluka.


"jangan khawatir.. menjauhlah dari sini." jawab xia yu menyuruh pemuda itu menyingkir sekarang xia yu berada dalam mode perang dia akan terlihat dingin saat menghadapi situasi seperti ini.


"hey.. gadis nakal... bukannya memasak dirumah kau malah mencari keributan di luar... gadis macam apa kau" ujar salah satu pengawal yang mendekat.


"hay paman bodoh.. bukannya cari uang kalian malah jadi tukang pukul" uajr xia yu sedikit aneh di dengar oleh para pengawal dan orang-orang


"kau yang bodoh...! kami ini sedang mencari uang menjadi pengawal bodoh." jawab ketua pengawal itu marah tak terima dikatai bodoh dan membalikan kata-kata bodoh pada xia yu


(pria besar itu adalah pria yang mempunyai kekayaan di daerah ini jadi orang-orang di sini sangat menghormati dan takut dengan pria besar itu)


"HAJAR....'' teriak ketua pengawal dan para anak buahnya menuruti titah ketuanya.


para pengawal itu mulai menyerang xia yu dengan tangan kosong, xia yu menangkis serangan mereka dengan tangannya. gerakan lembutnya yang anggun mampu menghipnotis orang-orang yang berada disana. ketua pengawal turun tangan dengan memegang pedang dia mulai menyerang xia yu dengan pedangnya, xia yu yang merasakan kedatangan ketua pengawal itu berbalik dan menyerang titik akupuntur di kedua lengannya.


..ting... suara dentingan pedang terjatuh menghatam batu yang berada di tanah. mereka sangat terkejut bagaimana gerakan gadis itu sangat cepat dan melumpuhkan ketua pengawal. sedangkan pengawal lainnya kembali menyerang xia yu tapi xia yu menotok semua pengawal yang menyerangnya kini pengawal itu tak bisa menggerakan tubuhnya.


kini tinggal pria besar itu yang masih terbebas, xia yu menghampiri pria besar itu dengan langkahnya yang anggun, tapi pria besar itu merasakan aura yang mencekam dari tubuh gadis itu. sekarang tubuhnya gemetar hebat saat xia yu telah berada di hadapannya. xia yu mengambil bungkusan coklat yang berada di dekat pria besar itu dan mencium aroma dari bungkusan itu kemudian menyerahkannya kepada pria besar.


"bukalah... kau akan mengetahui apa yang ada di dalamnya dan jika itu milikmu aku akan bertanggung jawab atas pemuda itu tapi jika bukan kau harus ganti rugi atas perlakuanmu pada pemuda itu dan juga minta maaf" ujar xia yu setelah menyerahkan bungkusan itu pada pria besar kemudian dia berdiri di dekatnya.


pria besar itu mau tidak mau harus menuruti apa yang di perintahkan oleh xia yu. dia membuka bungkusan itu dengan tangan gemetar tidak butuh waktu lama bungkuan itu terbuka dan memperlihatkan apa yang ada di dalamnya. ada berbagai macam tanaman obat yang kering pria besar itu menundukan wajahnya meskipun bungkusannya sama tapi obat yang didalamnya tidak seperti harapannya.


"maafkan aku nona.." ujar pria besar itu mengaku bersalah


"kau salah tapi bukan padaku" ujar xia yu mengingatkan kesalahan pria besar itu. "hey pemuda kemarilah pria ini ingin berbicara dengan mu" teriak xia yyu memanggil pemuda yang tadi dan membuat semua orang memperhatikan xia yu yang berdiri didekat pria besar yang di hormati itu.


"nak maafkan saya karena telah menuduhmu dan menyuruh pengawalku memukulimu. ini ada sedikit uang untuk mengganti obat dan mengobati lukamu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya' ujar pria besar kepada pemuda itu setelah berada di hadapannya. dia memohon permintaan maaf dengan berlutut di hadapannya dan didepan semua orang. tindakan pria besar itu membuat semua orang disana melongo meliat tuan besar bisa bersikap seperti itu.


**tbc