The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Apakah kamu mengerti ilmu pengobatan..?



Di sebuah gazebo xia yu duduk bersandar pada pilar besar yang menopang atap gazebo dia sedang menikmati satu buah persik yang dia ambil selagi melewati meja tempat tadi menunggu giliran masuk menjenguk kakek kaisar. dia memakannya dengan acuh tidak ada kesan seorang nona karena dia memang bukan nona di kehidupannya. xia yu tidak menyadari jika dirinya sedang di perhatikan oleh seseorang dengan penuh nafsu sampai menelan salivanya sendiri ketika melihat xia yu mengigit buah persik yang di pegangnya.


lelaki itu tidak lain adalah raja minghao dia mengikuti xia yu saat keluar dari kaamar kakek kaisar yang seorang diri tak di temani raja liu. raja minghao sangat terpesona dengan kecantikan xia yu sampai-sampai dia meninggalkan permaisurinya dengan beralasan ingin menemui tabib menanyakan keadaan kakeknya.


kasim lu yang di perintahkan untuk memanggil xia yu tidak kesulitan untuk mencarinya karena xia yu tidak jauh dari kediaman kakek kaisar, kasim lu menghampiri xia yu yang sedang menikmati buahnya. 'gadis itu sedang enak-enakan makan buah di sini tidak tau apa yang dia ucapkan tadi di dalam bisa membuatnya mendapat hukuman apa.' batin kasim lu dalam perjalanan menghampiri xia yu.


"permaisuri xia wei... yang mulia kaisar memanggil anda untuk menghadap" ujar kasim lu membuat xia yu kaget karena kasim lu langsung memanggilnya sampai membuat bauh persik yang dia pegang jatuh ke dalam kolam tambah membuat xia yu marah.


"hem..." dehem xia yu kemudian bangkit menatap tajam pada kasim lu dan meninggalkannya begitu saja 'tatapannya...' batin kasim lu merinfing mendapat tatapan tajam dri xia yu.


kasim lu mengikuti xia yu yang berjalan dengan cepat sampai kasim lu susah untuk mengejar (wajar saja susah ngejar karena xia yu adalah juara lari marathon jadi untuk jalan cepat mah kaya lari orang lain padahal xia yu cuma jalan cepat)


xia yu melewati para raja pangeran dan putri begitu saja dia tak mau ambil pusing juga dengan pandangan mereka terhadapnya. kini xia yu telah sampai di depan pintu kamar yang di hadang oleh putra mahkota 'gadis ini mau apa dia..?' batin putra mahkota


"kamu mau kemana..?" tanya putra mahkota pada xia yu tapi yang di tanya tidak menjawab dia hanya menatap kasim lu


"permaisuri xia wei di panggil kaisar yang mulia" ujar kasim lu menjawab pertanyaan putra mahkota yang di acuhkan xia yu


"ayah memanggilnya untuk apa..?" tanya putra mahkota


"hamba tidak tahu yang mulia.." jawab kasim lu


"aku ikut ke dalam.. " ujar putra mahkota kepada kasim lu


"silahkan yang mulia.." ujar kasim lu. mereka pun masuk ke dalam kamar kakek kaisar bersamaan sat pntu terbuka setelah kasim lu memberitahu kepada orang yang berada di dalam yang tidak lain adalah bibi ani.


"SALAM YANG MULIA KAISAR PERMAISURI XIA WEI TELAH TIBA" ujar kasim lu pada kaisar memberitahukan kedatangan mereka


"kemarilah aku mau bertanya pada mu" ujar kaisar tak mau basa-basi pada xia yu .


xia yu menghampiri kaisar yang sedang duduk cemas "hamba yang mulia.." ujar xia yu menghadap kaisar


"tahu.." jawab xia yu singkat


"bagaimana kamu bisa tahu..?" tanya kaisar lagi


"saat anda berkata di depan anak-anak anda tadi.." jawab xia yu dengan sejujurnya tapi perkataan xia yu membuat semua orang di sana tersulut emosi karena xia yu memanggil kaisar dengan tidak hormat


"kenapa kamu memanggil ayahanda dengan sebutan anda itu sangat tidak sopan" ujar putra mahkota geram pada xia yu.


"maaf aku tidak tahu harus memnaggilnya apa.. aku tidak di ajarkan oleh ayah ku dan suamiku" ujar xia yu kembali jujur semua orang bingung mau menjawab apa tapi kaisar menyudahi pertanyaan itu.


"sudahlah lupakan dulu.. aku memanggilmu kemari karena ingin bertanya padamu.. bagaimana kamu mengetahui apa yang akan di rasakan kakek kaisar saat tadi kamu melarang beliau untuk duduk..?" tanya kaisar dengan wajah yang serius membuat semua orang menjadi serius dan menatap xia yu dingin.


"simple saja karena aku memang mengetahui apa yang sedang di rasakan beliau itu salahnya sendiri dan anakmu yang tidak menuruti perkataanku.." jawab xia yu acuh tak menghiraukan tatapan tajam raja liu dan semua orang karena pertkataannya .


(maaf saja xia wei tidak ikut kelas tata cara menjadi seorang nona atau putri karena ulah selir yenni jadi xia yu bingung dengan tata tertib dan kesopanan pada orang yang berkuasa)


"apakah kau mengerti ilmu pengobatan..?" tanya kaisar mengacuhkan rasa tidak sukanya


"bisa di bilang seperti itu.." jawab xia yu singkat masa iya xia yu bilang dia adalah dokter ilmiah ahli dalam meracik obat


"coba jelaskan penyakit apa yang di derita kakek kaisar" ujar kaisar menyuruh xia yu menjelaskan penyakit yang di alami kakek kaisar


"kakek kaisar mengalami hemoroid atau wasir di sebut juga penyakit *****. penyakit ini ada empat sekala dan kakek kaisar telah mencapai skala empat yang menandakan pelebaran pada benjolan di dalam anus yang sudah keluar dari lubang anus, dan tidak bisa di masukan kembali dengan dorongan jari dari luar. pendarahan semakin sering lantaran benjolan yang semakin membesar sehingga membuat penderita kekurangan darah sampai mengakibatkan tubuhnya tak sadarkan diri. rasa sakit yang di rasakannya sangat luar biasa hebat tubuhnya akan lemas dan lemah bahkan penderita akan merasakan sakit ketika batuk.    itu yang saya ketahui.. apakah beliau memang merasakan apa yang saya sebut kan.?" jelas xia yu


'apa yang di katakannya memang benar tapi darimana dia mengetahui apa penyakit ayah..?  bahkan dengan begitu rinci dia menjelaskan apa yang di rasakan ayah. aku saja anaknya tidak terlalu mengerti apa yang dia rasakan aya' batin kaisar


**tbc


_Author.pov : maaf saya baru bisa up lagi karena tadi harus menemani teman yang baru saja terkena musibah,.. terimakasih untuk bomlikenya readers aku selalu semangat setelah membaca koment kalian dan maaf belum bisa crazy up karena kesibukan mengurus balita yang riweh.. hehehe sehat selalu ya readers salam sayang untuk kalian doa'akan aku untuk selalu mempunyai imajinasi tingkat dewa hehehe...