
***
Mentari pagi telah terbit dan beberapa berkas sinarnya menyinari bingkai jendela menembus ke dalam kamar didalam gedung utama. Seorang pria tampan baru saja terbangun dari tidur nyenyak-nya, dia mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang menyilaukan mata.
Sosok tampan itu tidak lain adalah Tuan Neraka atau Yuan Zhu-Ming. Dia baru saja hendak bangun dari posisi tidurnya, akan tetapi tatapan matanya menangkap sosok bidadari dalam balutan pakaian pria sedang tertidur pulas di tepi tempat tidurnya. Sosok bidadari itu tidak lain adalah Xia yu yang sedang tidur dalam posisi terduduk di atas lantai.
Kedua tangan Xia yu terlipat di atas tempat tidur. Dia menggunakan kedua tangannya sebagai bantalan kepala. Wajah Xia yu terlihat sangat damai ketika tidur, kulitnya yang putih dan halus tampak berseri. Namun, di bagian bawah matanya sedikit menghitam, tampak lelah. Mungkin Xia yu kelelahan karena semalaman penuh dia menjaga dan merawat Tuan Neraka.
Flashback.on
Semalam, Xia yu memberikan beberapa jenis pengobatan pada Tuan Neraka. Mulai dari akupuntur, memijat saraf-saraf kecil dan besar yang tegang, juga memberikan obat yang dia buat di dalam ruang dimensi. Xia yu sedikit cemas setelah dia memberikan penawar racun api neraka racikannya pada Yuan Zhu-Ming.
Xia yu takut kalau penawar racun yang dia buat tidak bereaksi sesuai keinginannya. Ini pertama kalinya Xia yu menguji sebuah penawar racun langsung pada pengidapnya. Biasanya dia akan melakukan uji coba terlebih dahulu pada hewan yang telah di berikan sumber penyakit yang sedang dia teliti, sebelum dia memberikan obat racikannya pada si pengidap.
Semalam, usai Xia yu memberikan rentetan pengobatan pada Tuan Neraka. Dia mencoba mengistirahatkan dirinya, namun baru saja dia akan memejamkan matanya tiba-tiba Tuan Neraka mengigau berteriak dan menangis dalam tidurnya. Suhu tubuhnya pun kembali memanas. Dia demam! Hal itu tentu saja membuat Xia yu terkejut.
Awalnya Xia yu mengira bahwa penawar racun api buatannya menolak atau tidak bereaksi bagus kepada tubuh Yuan Zhu-Ming, tidak sesuai dengan harapannya. Akan tetapi, untungnya demam Tuan Neraka kali ini bukan di sebabkan oleh penawarnya. Melainkan masa lalu yang kelam datang ke alam bawah sadar Tuan Neraka.
Xia yu beranjak dari tempatnya, dia langsung mengecek suhu tubuh Tuan Neraka dengan menempelkan punggung tangannya pada kening Tuan Neraka. Panas! Itu yang dia rasakan. Setelah itu, Xia yu memeriksa denyut nadinya. Dan denyut nadi Tuan Neraka meningkat lebih cepat, sama seperti ketika racun api neraka kambuh.
Dengan segera Xia yu menekan saraf-saraf kecil yang memicu Tuan Neraka demam. Tidak lupa memberikan akupuntur di sekitar kening dan pelipis matanya. Mencoba menenangkannya pikiran Tuan Neraka yang sedang kacau agar tidak memicu racun api neraka yang ada di dalam tubuhnya kembali bereaksi. Jika hal itu terjadi, Xia yu tidak dapat memastikan kalau tubuh Tuan Neraka akan kuat atau tidak. Mengingat dia telah menahan rasa sakit dalam tubuhnya selama satu hari dan setengah malam.
Hampir satu jam lamanya Xia yu melakukan metode itu, namun Tuan Neraka masih saja mengigau dan tidak berhenti berteriak. Xia yu tidak tahu masa lalu apa yang membuat Tuan Neraka seperti itu. Tapi yang pasti dia tahu kalau Tuan neraka telah mengalami hal yang sangat menyakitkan dalam hidupnya. Dia adalah satu-satunya orang yang tidak bisa Xia yu baca kenangan hidupnya. Tiba-tiba Xia yu berpikir mencari ide untuk menenangkan Tuan Neraka, tidak berapa lama dia mendapatkan sebuah ide yang menurutnya lebih baik di coba dari pada tidak sama sekali.
Xia yu memantapkan hatinya, dia naik ke atas tempat tidur dan duduk di ujung kepala tempat tidur. Dia meraih kepala Tuan Neraka dan mengangkatnya dengan penuh kehati-hatian, lalu menaruhnya dalam pangkuannya. Xia yu mulai membelai lembut rambut Tuan Neraka, berpindah pada kening yang masih terasa hangat. Dia menekan kerutan diantara kedua alis yang tampak jelas terlihat. Kegelisahan, kemarahan, serta dendam yang besar terlihat jelas dari wajah Tuan Neraka.
Saat ini, Xia yu seperti seorang ibu yang sedang menenangkan anaknya ketika mengalami mimpi buruk. Tangisan dan teriakan kecil Tuan Neraka berangsur-angsur pelan dan menghilang dalam kesunyian malam. Setelah Xia yu mengatakan beberapa kalimat yang membangunkan Tuan Neraka dari mimpi buruknya. Dia juga memberikan semangat dan kata-kata dari hatinya.
"Yuan Zhu-Ming, sadarlah.. Lawan kenangan buruk mu dengan semangat balas dendammu!" Lirih Xia yu mencoba membangunkan Tuan Neraka dari mimpi buruknya.
Tuan Neraka yang sedang menangis dalam tidurnya tiba-tiba terhenti. Perlahan kedua mata tajam milik Tuan Neraka terbuka. Samar-samar Tuan Neraka melihat bayangan sosok ibunya yang dia rindukan ada depan wajahnya. Sosok ibu yang dia lihat itu sedang memangku kepalanya sambil memegang wajahnya.
Tatapan Tuan Neraka terpaku untuk sesaat, matanya berbinar dengan jejak air mata di kedua ujung matanya. Kerinduan yang teramat besar terlihat jelas dari tatapannya. Tiba-tiba Tuan Neraka mengulurkan tanganya, mencoba menyentuh wajah yang sangat dia rindukan. Namun, ketika tangannya berhasil menyentuh. Wajah ibunya berubah menjadi lebih muda dan terlihat berbeda.
Kecantikan alami tanpa polesan riasan wajah terlihat indah. Kulit putih mulus dan bersih tanpa cacat terpampang jelas di depan wajahnya. Kedua matanya terlihat sendu dan menenangkan. Tapi, bukankah mata itu selalu memperlihatkan kelicikan dan juga selalu membuatnya khawatir?
Xia yu meraih tangan milik Tuan Neraka, dia tersenyum dan kembali memberikan semangat pada pria tangguh yang saat ini terlihat lemah di hadapannya. Xia yu tidak pernah menduga jika Tuan Neraka memiliki sisi lemah seperti itu.
"Kamu tidak sendiri Yuan Zhu-Ming, ada aku di sin! Aku akan menemanimu mulai sekarang. Ingat, kamu adalah pemimpin yang aku pilih! Pemimpin kejam kepada setiap manusia yang melakukan kejahatan, dan pemimpin yang di hormati karena menegakan keadilan untuk orang lemah. Aku memilihmu, jadi kamu harus segera bangkit dari mimpi burukmu!"
Setelah mengatakan semua itu, Xia yu melepaskan jarum akupuntur yang dia tanamkan untuk membangunkan Tuan Neraka. Perlahan-lahan kedua mata Tuan Neraka berkedip pelan, tertutup dan terbuka untuk beberapa kali sebelum akhirnya benar-benar tertutup dan tertidur.
Xia yu kembali meletakan kepala Tuan Neraka di atas bantal miliknya. Setelah itu Xia yu menggeser tubuhnya dan turun dari tempat tidur, tidak lupa dia menarik selimut merah tebal dan menutupi setengah tubuh Tuan Neraka dengan selimut itu. Xia yu melirik kembali wajah lelah Tuan Neraka, dan entah pikiran aneh dari mana muncul begitu saja di kepala Xia yu.
Dia mendekati wajah Tuan Neraka, tangannya terulur menyentuh wajah tampan itu. Dan Xia yu mendekatkan wajahnya ke arah wajah Tuan Neraka. Dia..
'Cuppp!'
'Kamu adalah seseorang yang telah aku pilih! Jadi berusahalah lebih keras meluluhkan hati ku yang sekeras batu. Aku yakin kamu bisa melakukannya! Dan kamu harus bertahan jika kamu sudah memutuskan untuk hidup bersama ku. Karena jalan hidupku sangat terjal dan curam.'
Xia yu mengatakan kata-kata itu dalam hatinya sambil mengecup kening Tuan Neraka cukup lama. Dia memang telah memilih dan membuka hatinya untuk di isi oleh Tuan Neraka. Namun, Xia yu ingin pria yang menjadi masa depannya berjuang lebih keras untuk bisa meluluhkannya bahkan membuatnya menjadi budak cinta satu-satunya yang pria itu miliki.
Flashback.off
Di sepertiga malam, Tuan Neraka bisa tertidur pulas setelah Xia yu membangunkannya dari mimpi buruk. Berkat kehadiran dan penanganan yang Xia yu berikan semalam, rasa sakit yang Tuan Neraka rasakan perlahan berkurang dan menghilang. Digantikan dengan kenyamanan yang dia dapatkan dalam kelanjutan tidurnya.
Yuan Zhu-Ming terkejut untuk pertama kalinya setelah dia sadar dari penyiksaan yang selalu datang tiba-tiba karena reaksi racun api dalam tubuhnya. Kali ini, dia tidak merasakan pengelihatannya bermasalah. Bahkan rasa sakit seperti tertusuk semalam berangsur hilang setelah gadis dihadapannya menempelkan telapak tangannya.
Dia merasa kalau kehadiran Xia yu semalam hanya ilusi. Tidak pernah menduga kalau yang dia rasakan dan lihat secara tidak kasat mata itu adalah sosok yang nyata. Sosok bidadari yang datang dalam mimpinya juga bukan ilusi, semuanya nyata. Tiba-tiba di telinga Tuan Neraka terngiang kata-kata yang terasa tidak asing.
"Yuan Zhu-Ming, sadarlah.. Lawan kenangan buruk mu dengan semangat balas dendammu!"
"Kamu tidak sendiri Yuan Zhu-Ming! Ada aku di sini, dan aku akan menemanimu mulai sekarang. Ingat, kamu adalah pemimpin yang aku pilih! Pemimpin kejam kepada setiap manusia yang melakukan kejahatan, dan pemimpin yang di hormati karena menegakan keadilan untuk orang lemah. Aku memilihmu, jadi kamu harus segera bangkit dari mimpi burukmu!"
Kata-kata yang semalam Tuan Neraka dengar samar-samar kembali terngiang ditelinganya. Itulah adalah suara Xia yu, gadis yang semalam merawatnya dengan penuh kasih.
Tuan Neraka bangun dari posisi tidurnya, dia menatap dalam gadis di sampingnya, kemudian bergumam dengan suara yang pelan agar tidak mengganggu tidur gadis itu.
"Terimakasih.. Terimakasih telah membangunkan ku dari mimpi buruk terkutuk itu. Aku memang tidak salah telah menempatkan namamu dalam hatiku. Jing Xia yu, dapatkah aku memilikimu seutuhnya?" Lirih Tuan Neraka sembari terus menatap wajah lelah Xia yu.
Perlahan Tuan Neraka mendekati Xia yu. Dia mengangkat pelan tubuh gadis itu dan mendekapnya dalam pelukan, kemudian membaringkannya di atas tempat tidur yang masih hangat karena suhu tubuhnya. Tiba-tiba Tuan Neraka mendekati wajah Xia yu, kemudian mengecup pelan dan singkat kening gadis yang telah dia pilih sebagai pendampingnya kelak. Xia yu yang kelelahan tidak mengetahui jika Tuan Neraka melakukan hal yang sama seperti dirinya tadi malam..
"Terimakasih.." Lirih Tuan Neraka kembali berterimakasih sebelum dia beranjak dari tempat tidur dan pergi menuju ruang pemandian.
**tbc
Flashback.author.on
Hujan deras telah merusak semua rencana sang author untuk melakukan update di malam senin yang lalu. Di minggu pagi hari ketika dalam perjalanan pulang dari olahraga paginya, dia terguyur hujan yang lumayan deras dan tidak ada tempat untuk berteduh, karena tempat yang dia jadikan untuk berolahraga jauh dari perumahan.
Sang author hanya bisa berteduh di bawah pohon rindang. Karena author tidak ingin sakit, akhirnya dia memilih berteduh di bawah pohon itu. Satu hal yang dia takutkan ketika dia memutuskan untuk berteduh di sana adalah Fobia anehnya.
Fobia aneh selalu melarangnya berdekatan dengan pohon rimbun. Dan fobia aneh itu kembali dia alami. Sejenis ulat bulu sebesar jari kelingking tangan anak-anak jatuh di atas pundaknya. Hal itu tentu saja membuat sang author terkejut dan memilih berjingkrak ria sambil mengibaskan kerudung pasmina yang kejatuhan ulat.
Kelanjutan cerita kejatuhan ulat itu si author tidak ingat. Yang si author ingat adalah dia terbangun di rumah seseorang dan dirinya sedang di kelilingi ibu-ibu, bapak-bapak, remaja, dan anak-anak. Semua manusia berbeda usia itu menatap bingung dan terdapat prasangka yang ambigu dari tatapan mereka.
Sedangkan wajah si author memerah dan panas. Dia begitu malu dan tidak tahu harus beralasan apa, wajahnya dan tubuhnya juga sudah berbentol kemerahan. Dan akhirnya si author sakit, deh...
'Malang niang nasib ku..' Batin si author.
Flashback.author.off
23-03-2021
Alhamdulillah persidangan hari ini selesai dengan baik.. Semua hak asuh anak tidak lagi di perdebatkan karena, saya memilih membagi hak asuh berhubung rumah kami tidak terlalu jauh. Dan untuk hasil akhir surat cerai akan keluar maksimal satu bulan atau dua bulan..
Terimakasih untuk semua doa dan semangat yang telah kalian berikan..
(219,kata untuk kisah author)