The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
88. Racun bayangan



Xia yu, yihua dan yue yin kembali ke kamar mereka masing-masing. sedangkan jendral ho dan minghao pergi ke ruang kerja jendral ho.


mereka mulai membicarakan apa yang terjadi sebelum kedatangan jendral ho dan juga mengenai keinginan xia yu yang mengganti nama nya.


awal nya jendral ho terkejut dengan permintaan xia yu. tapi ketika mendengar alasan nya dia langsung mengerti dan memahami maksud xia yu. dia berencana akan membahas hal itu setelah pertandingan antara xia yu dan yue yin selesai.


di tempat lain yue yin telah memulai latihan nya untuk pertandingan nya bersama xia yu. sedangkan yihua mulai menyusun rencana nya.


dia memerintahkan orang suruhan nya yang memakai pakaian serba hitam untuk memberi tahu teman nya yang berada di pasar gelap.


teman nya itu bernama pei he. dia adalah seorang pembunuh bayaran yang bekerja di pasar gelap kerajaan xing.


pei he adalah teman sekaligus pengagum rahasia yihua. dia mencintai yihua sejak bertemu dengan nya saat di jamuan keluarga besar selir yenny. tapi pei he tidak berani mengungkap kan cinta nya, dia tahu jika yihua hanya menganggap nya sebagai teman tidak lebih. karena yihua mencintai raja liu yang telah menjadi suami dari saudara tiri nya.


yihua memerintah kan pei he untuk membeli racun yang sangat langka dan mematikan untuk membunuh xia yu. racun itu bernama racun bayangan.


kenapa di sebut racun bayangan.?


karena racun itu tidak terlihat dan tidak berbentuk. racun bayangan adalah inti sari dari binatang sakral raja kalajengking yang berekor dua cabang.


inti sari itu berupa uap nafas terakhir raja kalajengking. yang mudah bercampur dengan udara. jika manusia atau hewan menghirup udara yang bercampur itu bisa di pastikan mereka akan tiada setelah 12 jam dan tidak meninggal kan jejak apa pun seperti meninggal karena takdir dari yang kuasa.


orang yang dapat membunuh racun itu adalah seorang grand master tingkat lima. satu botol racun bayangan dapat di hargai 200 sampai 300 koin emas.


yihua membeli racun itu dengan uang simpanan nya. pei he juga membantu sedikit pembayaran itu dengan maksud tertentu nya. dia mendapat kan koin emas itu dari pekerjaan nya sebagai pembunuh bayaran.


pembunuh bayaran ada sepuluh tingkatan dan pei he berada di tingkat ke empat dari sepuluh hitungan mundur. bisa di bilang jika pei he telah menjadi seorang pembunuh bayaran yang handal.


"yihua... ini adalah racun bayangan yang kau ingin kan." ujar pei he menyerahkan satu botol kecil berwarna putih.


"terimakasih pei he." jawab yihua mengambil botol itu.


"kapan kau akan meracuni nya..?" tanya pei he.


"malam ini.. agar dia bisa kalah dan mati dengan cepat saat dia bertanding dengan yue yin besok pagi,


yue yin dan aku tidak akan di curigai telah meracuni nya. dia akan mati karena tidak bisa mengalah kan yue yin di pertandingan itu." jelas yihua dengan mimik wajah iblis nya saat menjelas kan rencana nya.


"kau memang wanita yang cerdik.." ujar pei he memuji ke licik kan yihua.


"tentu.. aku adalah keturunan ibu ku.. aku harus membalas kan kematian ibu ku agar dia bisa tenang di alam sana." jawab yihua senang karena di puji oleh nya.


"aku akan menyuruh pelayan ku untuk menaruh nya di kamar jala*g kecil itu." jawab yihua.


"apakah tidak akan ketahuan..? biar aku saja yang menaruh racun itu. aku takut rencana mu akan gagal jika pelayan mu yang pergi." ujar pei he mengajukan diri.


"tidak akan.. dia adalah anak buah ibu ku.. dia sudah pandai seperti bibi nya yang pernah meracuni ibu dari jala*g itu." jawab yihua menolak saran pei he.


"ya sudah jika itu mau mu. bagaimana kabar yue yin..?" ujar pei he menanyakan kabar yue yin yang sudah dia anggap sebagai adik nya sendiri.


"dia baik.. dia sedang berlatih untuk pertandingan besok." jawab yihua.


"ya sudah.. aku akan kembali ke pasar gelap. jika ada sesuatu kabari lah aku jangan sungkan." ujar pei he pamit.


"baik.. hati-hati." jawab yihua.


pei he kembali ke pasar gelap sedangkan yihua mulai merencanakan aksi nya malam ini. pelayan nya bernama li tong telah menyetujui kesepakan untuk meracuni xia yu.


siang telah berganti malam, xia yu tengah membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur. sedangkan fang yin tidur di tempat nya.


orang-orang pun mulai mengistirahat kan tubuh nya. berbeda dengan yihua, yue yin dan pelayan nya li tong. mereka memulai aksi mereka.


li tong berangkat ke tempat dimana xia yu tinggal. dia memakai pakaian serba hitam tidak lupa memakai kain hitam menutupi mulut dan hidung nya, supaya saat dia membuka penutup botol racun itu tidak menghirup nya.


dia menyelinap masuk ke dalam kamar xia yu dan mulai menaruh botol yang di berikan oleh yihua. li tong menaruh nya di sudut ruangan yang tidak terlihat oleh para pelayan.


setelah itu dia kembali ke tempat yihua dan yue yin untuk melapor kan pekerjaan nya yang telah selesai.


"heh.. mau bermain racun dengan ku.." gumam xia yu saat li tong meninggal kan kamar nya.


li tong tidak mengetahui jika gadis yang dia jebak telah menyadari ke datangan nya. xia yu bisa merasakan kehadiran li tong saat dia masih berada di luar kamar xia yu.


untung saja fang yin tidak tidur dengan nya. jika dia ada di dalam kamar, xia yu pasti langsung membunuh pelayan itu.


xia yu bangkit dari tempat tidur nya. dia berjalan ke arah sudut ruangan tempat li tong menaruh racun itu.


"cih.. racun nafas bau..ckckckckckckck." ujar xia yu mendecih dengan nada cemooh nya saat mencium bau racun itu.


jika ke dua kakak beradik itu tahu bahwa racun yang mereka beli dengan ratusan koin itu tak berguna pada xia yu, dan entah seberapa besar murka nya mereka pada xia yu.


**tbc