The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
102. Ternyata dia memang memiliki kemampuan seorang petarung..



"KAU...!! ternyata kau seorang gadis.. tapi kenapa kau bisa lepas dari sulur ku.?" bentak siluman itu membalik kan badan nya ke arah xia yu dengan amarah nya yang meluap-luap karena tertipu oleh xia yu.


"cih.. siluman bodoh.. kau tidak bisa membedakan mana pria dan perempuan. kau ini buta atau kau terlalu kesepian karena tidak ada pria yang datang ke hutan ini.?" jawab xia yu tak kalah mengintimidasi keadaan di hutan itu.


xiao huang masih tertegun di tempat nya. saat melihat kecantikan gadis yang memakai hanfu hitam. wajah putih nya sangat kontras dengan warna hitam dari pakaian nya dan suasana yang gelap dari kabut hutan arwah.


"ha..ha..ha.. dasar gadis sialan.. akan ku bunuh kau dan ku jadikan darah perawan mu untuk membuat ku hidup abadi." ujar siluman itu. dia tertawa dan mengancam xia yu.


"coba saja jika kau mampu.." jawab xia yu acuh.


"apa dia bodoh kenapa dia malah menantang siluman itu..? apa dia memang memiliki kemampuan untuk bertarung dengan nya.?" gumam xiao huang tidak percaya jika gadis yang di anggap nya lemah bisa menantang balik seorang siluman tingkat 7.


"aku akan menjemput ajal mu gadis sombong.. hiyaa..." teriak siluman pohon mulai menyerang xia yu. dia menyerang dengan sulur pohon nya.


syutt...syutt...syutt... sulur itu mulai menghampiri xia yu.


tapi dengan cepat nya xia yu mengeluarkan belati nya yang selalu berada di lengan nya. dia mengikat belati itu dengan kain. xia yu selalu menyimpan nya di sana untuk jaga-jaga di situasi seperti sekarang.


...bas..bas...bas.. xia yu menebas semua sulur yang menghampiri nya. membuat siluman itu semakin murka karena tidak ada satu pun sulur nya yang mengenai xia yu.


"ternyata kau memiliki senjata di lengan mu ya..," ujar siluman itu. "terima lah semua sulur ku ini.. syuttt...." lanjut nya lantang kembali menyerang xia yu.


tapi dia sangat tidak menduga jika gadis itu menghilang dari tempat nya. siluman itu kebingungan mencari keberadaan xia yu.


...JLEB.... (suara benda tajam yang menancap di tubuh)


..Akhh..... (jerit wanita yang kesakitan karena mendapat kan serangan mendadak dari sebuah benda tajam yang menancap di tubuh nya)


siapa yang menduga jika satu serangan itu adalah ulah dari belati yang melengkung menancap tepat di ulu hati siluman pohon. belati itu menembus punggung nya dan mengeluarkan cairan hijau yang mengalir dari luka itu.


kejadian tak terduga itu tepat di saksi kan oleh xiao huang yang sedari tadi menyaksikan pertarungan antara xia y u dan siluman pohon.


"..k..k..ka..kau... bagaimana bisa.. kau tahu titik nyawa ku.?" ujar siluman itu di tengah-tengah rasa sakit yang tengah merenggut nyawa nya.


"sudah ku bilang kau tidak akan mampu membunuh ku.. jadi aku yang membunuh mu.. karena kau telah membuat hutan ini menjadi suram dengan sulur dan dahan mu yang rindang." jawab xia yu dengan seringai tipis di bibir nya.


...SRAKK... belati xia yu mencabik-cabik rongga perut siluman itu.


"WOWW....." ujar xiao huang takjub dengan tindak kan xia yu yang sangat kejam. tiada kata ampun untuk orang yang telah memprofokasi nya.


'ternyata dia memang memiliki kemampuan seorang petarung..' batin xiao huang.


xia yu menarik kembali belati nya dan menjauh dari siluman itu. tidak berapa lama tubuh siluman itu ambruk ke atas tanah. semua sulur yang terhubung dengan tubuh nya pun lenyap begitu saja. xiao huang pun menghampiri xia yu setelah melihat siluman itu ambruk.


"xia yu.. kau tidak apa-apa kan..?" ujar xiao huang khawatir.


"aku baik-baik saja.." jawab xia yu memasuk kan kembali belati nya ke dalam sarung belati yang terikat di lengan nya.


tidak berapa lama tubuh siluman itu mengeluarkan cahaya hijau yang keluar dari luka di tubuh nya. "cahaya apa itu..?" tanya xia yu.


"cahaya hijau itu adalah sebuah inti sari kehidupan dari siluman itu. setiap makhluk hidup yang mempunya kekuatan akan memiliki inti sari. seperti binatang sakral yang sering di buru dan di jadi kan hewan yang memiliki perjanjian hidup dan mati yang menjadi tuan nya." jelas xiao huang.


"apa itu berguna..?" tanya xia yu polos. mana mengerti dia dengan sifat ilusi dan sihir seperti itu.


"telan..!! apa kau sungguh dengan ucapan mu..?" ujar xia yu terkejut dengan jawaban xiao huang. 'iiyyuuhhh... jika aku menelan cahaya itu.. aku seperti menelan darah siluman itu.. iyuhh... jorok o*ee.' batin xia yu bergidik ngeri dan jijik membayang kan dia menelan darah hijau milik siluman tadi.


"xia yu.. kau ini bodoh atau memang polos..?


aku beritahu pada mu jika kau menelan cahaya itu kau akan memiliki kemampuan mengendalikan tanaman. itu adalah inti cahaya dari tumbuhan semua yang bersangkutan dengan tumbuhan kau bisa mengendalikan mereka." ujar xiao huang kembali menjelas kan.


"jadi aku bisa melakukan hal yang tadi di lakukan oleh siluman itu..?" tanya xia yu.


"ya bisa seperti itu.. asal kan kau melatih kekuatan inti sari tumbuhan yang ada di dalam tubuh mu. jika kau berhasil kau akan di akui sebagai ratu dari semua tumbuhan." jawab xiao huang.


'wow.. aku bisa jadi THE QUEEN OF ALL PLANTS... WOW..FANTASTIC.' batin xia yu. dia mengambil cahaya itu dengan tangan kosong dan kembali menatap burung kecil di hadapan nya.


"baik lah aku akan menelan cahaya ini.. tidak akan terjadi apa-apa kan..?" ujar xia yu kembali meminta keyakinan akan efek samping dari cahaya inti tumbuhan itu.


"tenang saja tidak akan terjadi apa-apa.. kau akan baik-baik saja." jawab xiao huang.


"huuhft.. baik lah akan aku menelan nya sekarang." ujar xia yu.


dia mulai mengambil ancang-ancang untuk menelan cahaya hijau yang di tangan nya. dia mulai mengarah kan nya ke dalam mulut dan ..LEG... dia menelan cahaya yang sebesar buah anggur sangat kecil sampai tak terasa apa-apa saat xia yu menelan nya.


sesaat xia yu tidak merasakan apa-apa. tapi setelah satu menit ada rasa sejuk yang menyeruak di dalam dada nya setelah itu tidak terasa apa-apa lagi.


"bagaimana..?" tanya xiao huang.


"hm.. hanya rasa sejuk yang aku rasa kan di bagian dada ku." jawab xia yu sambil menyentuh dada nya.


"syukur lah.. inti sari itu menerima tubuh mu.." gumam xiao huang pelan tapi masih terdengar oleh xia yu.


"apa kata mu..?" tanya xia yu sedikit terkejut dengan ucapan xiao huang.


"hah.. oh itu..euhh.. syukur tubuh mu menerima cahaya itu." jawab xiao huang grogi.


"memang nya jika cahaya itu atau tubuh ku tidak menerima apa yang akan terjadi..?" ujar xia yu tidak terima dengan jawaban singkat xiao huang.


"mm.... itu maaf.. jika kedua nya tidak menerima tubuh mu akan hancur seperti siluman itu." jawab xiao huang membuat xia yu murka wajah nya mulai menggelap. xiao huang merasakan aura yang mengintimidasi dari xia yu dengan gesit nya dia terbang menjauh dari xia yu.


"XIAO HUANG....!!" jerit xia yu memanggil nama burung kecil yang telah mempermain kan nya.


kalian bisa bayangkan betapa terkejut nya xia yu saat mendengar ucapan terakhir xiao huang. entah jadi apa jika xia yu berhasil menangkap xiao huang. dia mengejar burung itu dengan kemampuan peringan tubuh nya. melompat ke satu pohon ke pohon lain nya tidak lupa dengan teriak kan nya memanggil-manggil nama xiao huang.


.


.


.


.


**tbc