
setelah menjelaskan semuanya xia yu kembali ke kamarnya sedangkan fang yin dan kelima saudara kecuali jiang ay sudah memulai pekerjaan yang di suruh oleh xia yu. fang yin sangat pintar untuk kalangan pelayan dia sangat muda dan cepat tangkap jika di berikan pelajaran, fang yin juga sangat tegas kepada mereka berempat yang sedang mengupas, memarut dan memeras kelapa. fang yin di tugaskan untuk memasak santan menjadi minyak tiga tungku api dengan wajan besar yang berisi santan.
flashback
setelah keluar dari ruang makan tadi kelima saudara dan fang yin kembali ke belakang tempat pelayan tinggal dan dapur. tidak berapa lama penjual toko buah mengantarkan 100 butir kelapa yang di beli xia yu tadi di pasar, mereka memasukan kelapa itu ke dalam dapur agar tak di ketahui oleh penjaga suruhan raja liu. mererka mulai bekerja dari mengupas kelapa memarut dan memeras kelapa dengan alat yang di beli oleh xia yu di pasar. dengan alat itu membantu pekerjaan lebih cepat. dengan tenaga 3 laki-laki dan 2 perempuan membuat pekerjaan irtu lebih ringan tidak seperti kemarin hanya 2 orang saja membuat minyak dari 30 kelapa._off
xia yu melihat semua orang yang berada di dapur sedang sibuk-sibuknya dia berjalan mendekat ke arah mereka dan ikut bekerja juga. awalnya keempat saudara dan fang yin melarang tapi karena mengingat ucapn xia yu yang tak ingin di bantah mereka akhirnya mengalah membiarkan xia yu berbuat apa yang dia ingin lakukan.
tidak butuh waktu lama xai yu dan semua oerang berhasil menuntaskan pekerjaan mereka pada malam hari mereka bercanda ria sambil makan makanan yang di buat xia yu makanan yang di buat xia yu selalu ludes.
minyak yang di hasilkan sebanyak 4 kendi setengah berkat alat pemeras minyak yang di hasilkan sangat banyak. semua orang kelelahan karena pekerjaan baru ini karena belum terbiasa. kelima saudara sangat senang karena xia yu tidak seperti tuan lainnya yang hanya ingin memeras tenaga mereka tanpa di beri makan. disini mereka sanagat bersyukur mereka bisa tersenyum kembali seperti dulu ketika bersama orang tua mereka.
minyak yang di hasilkan dibawa oleh xia yu dan jiang yu ke toko tuan han. tuan han sangat senang karena tuan muda yang membuat minyaknya telah tiba semua orang menunggu minyak buatan xia yu. jiang yu sudah diberi tahu kalau dalam transaksi ini xia yu akan mengunakan identitas sebagai laki-laki xia yu juga memberitahu kepada tuan han jika mulai sekarang jiang yu yang akan bertransaksi dengannya setelah selesai mereka berdua pergi dari pasar dan membeli 200 kelapa untuk di kerjakan kembali nanti. xia yu juga mencari rumah yang di sewakan untuk pembuatan minyak agar raja liu tidak mengetahui usaha xia yu.
xia yu mendapatkan rumah yang lumayan dekat dengan kediamannya meskipun kecil tapi dia senang akhinya sekarang dia tidak perlu was-was. kelima saudara telah memahami cara pembuatan minyaki xia yu menyuruh mereka pindah ke rumah itu mereka juga di berikan 2 koin emas masing-masing untuk kebutuhan mereka.
3hari telah berlalu setelah mereka berpisah xia yu sering menyuruh fang yin mengantarkan makanan untuk kelima saudara setiap penjualan xia yu selalu menyuruh fang yin dan jiang yu. xia yu juga mengajarkan beberapa olah raga kepada mereka semua agar mereka mempunyai tubuh yang sehat. xia yu juga menyuruh jiang yu untuk mencari tenaga kerja tambahan karena xia yu ingin membuat ide jualan lainnya
sekarang wajah xia yu telah pulih kulit putih bersih berserinya memancarkan cahaya surga dunia, mata yang hijau sendu memancarkan aura yang menyejukan hati yang memandangnya, rambut panjang di ikat asal terlihat indah dengan hiasan jepit rambut putih berumbai peninggalan sang ibunda dan kalung yang di pakainya juga adalah perhiasan yang berada di dalam kotak meski dia tidak tahu kalung siapa dan darimana serta pakaian yang di belinya dari pasar. 'nona sangat cantik' batin fang yin saat melihat nonanya telah pulih.
Fang yin sangat senang bisa membantu xia yu merias diri dia juga sangat takjub dengan perubahan xia yu yang terlihat berbeda jauh dari 4 hari lalu seperti bukan nonanya jika dia tidak melihat perubahannya sendiri. xia yu dan fang yin keluar dari kediaman itu dan berjalan melewati pintu gerbang depan.
saat mereka keluar ada sepasang mata yang mengawasi setiap gerak-gerik xia yu dan fang yin sampai di tepi danau orang itu melihat pelayan permaisurinya bersama wanita cantik 'siapa wanita cantik itu..? kenapa wanita cantik itu bisa keluar dari kediaman permaisuri dan di temani pelayan permaisuri..?' batin orang yang tengah mengawasi mereka berdua.
"ya nona danau ini sangat indah" jawab fang yin
"fang yin apa didanau ini ada ikannya?" tanya xia yu sedikit penasaran dan rasanya dia ingin sekali makan ikan
"saya tidak tau nona, apa nona menginginkan ikan?" tanya fang yin menebak isi pikiran xia yu
"kau tau saja jika aku menginginkan ikan" jawab xia yu membenarkan tebakan fang yin dan membuat senang fang yin yang menebaknya
"jika nona menginginkan ikan saya bisa membelinya di pasar" usul fang yin
"mm bolehlah kita beli di pasar saja" jawab xia yu menerima usul fang yin.
"nona apakah kau akan berpenampilan seperti ini kepasar " tanya fang yin karena jika xia yu ke pasar terakhir kali dia selalu memakai cadar dan berpakaian pria.
"tidak aku akan memakai tudung putih yang kubeli di pasar kita kembali dulu untuk berganti pakaian setelah itu kita berangkat" jawab xia yu
"baik nona" ujar fang yin singkat kini mereka berjalan kembali ke arah kediaman xia wei, sedangkan untuk orang yang mengawasi tadi itu telah melesat pergi dari tempat persembunyiannya dia bergegas ingin memberitahukan informasi yang didapatnya kepada tuan yang menyuruhnya.
**tbc