The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Mengganti nama paviliun



Setelah xia yu berbisik dahan pohon itu bergoyang merespon bisikannya, xia yu meraih dahan yang bergoyang itu terdapat buah persik yang telah matang, siap untuk di panen dia memetik satu buah dan membersihkan dengan menggosokannya ke pakaian yang dia pakai lalu memakannya ."terimakasih buahmu sangat manis..." ujar xia yu pada pohon itu. dia duduk di bawah pohon sambil menghabiskan buah persik yang di petiknya setelah habis dia menutup mata untuk menikmati udara pagi hari yang sangat bersih, beberapa saat kemudian ada semilir angin yang membawa bau harum bunga yang sangat dia suka ketika di kehidupannya dulu.


xia yu bangkit mencari bau harum itu dengan mengendus-enduskan hidungnya, sampai di tepi kolam ada satu tanaman kecil dengan bunga putih di atasnya. xia yu menggapai bunga itu dan mendekatkan hidungnya ke bunga itu. "Putih..!   bunga kesayanganku ada di sini..?  oh tuhan kau terlalu baik padaku... emuach..emuachh.. gardeniaku.." ujar xia yu senang dengan penemuannya ternyata bunga yang sangat dia sukai.


"aku tau aku harus menamai paviliun ini dengan namamu putih, benar seperti itu aku akan membuatmu menjadi banyak dan menanammu seperti di rumahku yang dulu.." ujar xia yu mendapatkan ide untuk memperbanyak bunga itu seperti di kehidupannya yang dulu di sekeliling rumahnya terdapat bunga itu.


"aku akan Mengganti nama paviliun alien ini menjadi paviliun gardenia.. benar seperti itu..!!   itu baru cocok dengan ku.. aahh... aku sangat pintar.. hore... prok...prok.. aahh aku seneng banget.." uar xai yu denagan sangat gembira sampai bertepuk tangan dan memuji diri sendiri pula. tanpa dia sadari fang yin sedang menuju ke arahnya dengan tatapan yang bertanya-tanya.


"nona.... ada apa..!  kenapa wajah nona terlihat sangat senang..?" tanya fang yin penasaran


"aahh.... fang yin kau membuat ku kaget saja.." jawab xia yu kaget tidak mengetahui kedatangan fang yin


"maaf nona saya tidak memberi salam pada nona" ujar fang yin dengan wajah yang tertunduk


"bukan itu kenapa kau berjalan tidak ada suara sama sekali" ujar xa yu kesal karena fang yin salah tanggap


"benarkah..?  perasaan aku berjalan biasa saja, terus ada suara koq... nih yah..." jawab fang yin garuk-garuk kepalanya dan lucunya dia mengulang jalannya itu sehingga membuat xia yu tertawa terbahak-bahak.


"ha..ha..ha... kau lucu sekali fang yin" ujar xia yu yang masih tertawa


"aahhhh....nona jahat... jahilin aku lagi" ujar fang yin dengan wajah kesalnya merasa di kerjain oleh xai yu


"hey..hey.. jangan marah oke.. aku hanya bercanda oke.." bujuk xia yu kepada fang yin agar kesal fang yin hilang.


"baiklah nona... sekarang jawab dulu pertanyaan saya yang tadi nona" ujar fang yin mengingatkan pertanyaannya.


"bengini.. tadi aku menemukan bunga yang cantik dan sederhana tapi harumnya sangat luar biasa lihatlah.." jelas xia yu lalumemperlihatkan bunga yang dia temui.


"bunga apa ini nona..? sangat harum" tanya fang yin baru melihat bunga seperti itu


"apa kau tidak tau bunga apa ini...?" tanay balik xia yu


" tidak tau nona...  saya baru melihatnya nona?" jawab fang yin memang tak mengetahuinya


"ya sudah kalu begirtu aku beri tahu ya.. bunga ini namanya gardenia artinya adalah kesucian dan kemurnian  bunga ini hanya memiliki satu warna yaitu putih tidak ada warna lain" jelas xia yu perihal bunga gardenia kesayangannya.


"hufh.... dari tadi kek nanya ini..?" ujar xia yu menghebuskan nafas


"kan tadi saya emang tanya itu duluan"  jawab fang yin tak mau di salahkan


"benarkah..? apa aku yang lupa ya... ahh..sudahlah" ujar xia yu bingung sendiri dengan pertanyaannya "aku senang karena aku mendapatkan ide untuk menganti nama paviliun ini" lanjut xia yu menjelaskan apa yang membuatnya senang.


"apa..!!  kenapa nona ingin mengganti nama paviliun ini..?" tanya fang yin kaget 'aku takut jika raja liu tau pasti nona dalam bahaya' batin fang yin


"aiisshh kau ini... kau mengerti tidak kenapa aku murka sekali melihat semua bunga anggrek dan barang-barang di paviliun ini..?" tanya xia yu


"tidak nona.." jawab fang yin karena memang belum mengeri kenapa xia yu kemarin murka.


"pantas saja.. aku beri tahu ya semua barang yang kemarin aku buang adalah barang yang di jaga dan di sayang oleh si liu liu barang itu mengingatkannya pada si alien. apa kau mengerti sekarang..?" jelas xia yu


"belum nona.." jawab fang yin singkat


"aahh kau ini sudah lah lupakan... sekarang kau buat saja papan nama baru untuk nama paviliun ini." ujar xia yu akan memberikan tugas pada fng yin


"baik nona.. apa namanya..?" tanya fang yin yang siap menerima tugas itu.


"namanya PAVILIUN GARDENIA ingat yang besar ya.. agar mata-mata si alien lihat dan melaporkan pada tuannya" jawab xia yu memperjelas perintahnya


"baik nona saya akan segera laksanakan.." jawab fang yin bangkit dan hendak pergi tapi di tahan xia yu


"kau kunjungi kelima saudara jiang bahwa aku sudah tidak tingal di sana terus beri tahu jiang yu untuk trus memberi obat yang aku resepkan untuk jiang ay..?" ujar xia yu memberi titah lagi


"baik nona.." jawab fang yin lalu pergi meninggalkan xia yu


**tbc


nah aku sudah kasih yang panjang ya dan maaf kalo karakter fang yin selalu kepo saya juga sampai lemas ngetik tanya jawab fang yin dan xia yu selalu lupa stop gara-gara ulah si fang yin


aku minta vote rate n likenya jangan lupa koment cantiknya oke love you reader