
Xia yu dan fang yin mengendarai kuda mereka dengan kecepatan sedang, xia yu tahu jika fang yin belum terlalu handal untuk melaju kan kuda nya dengan cepat.
perjalanan ke kerajaan xifang (barat) membutuh kan waktu yang lumayan cukup lama. mereka melewati beberapa lereng mengitari satu gunung untuk mencapai ibu kota kerajaan xifang. xia yu juga beberapa kali istirahat karena melihat fang yin yang terlihat kelelahan dan merasakan sakit di bagian pinggang nya karena baru pertama kali ini dia melakukan perjalanan yang panjang dengan menunggangi kuda.
mereka melewati beberapa desa kecil menanda kan jika mereka telah memasuki wilayah kerajaan xifang. hari sudah semakin gelap xia yu mengajak fang yin untuk menginap di penginapan yang terdapat di satu desa yang mereka lewati. xia yu memutus kan untuk beristirahat di sana karena dia tahu jika dalam radius beberapa kilo meter dari desa ini mereka akan tiba di ibu kota kerajaan xifang yang berada di bawah bukit itu.
sejujur nya bukan hanya itu alasan xia yu berhenti di sana. tapi karena dia memiliki maksud lain untuk mencari tahu sistem penjagaan bagi orang yang baru yang akan memasuki kerajaan xifang. dia akan mencari tahu nya dari semua orang yang ada di dalam penginapan yang bersatu dengan kedai makan.
..tap..
(suara tapak kaki xia yu dan fang yin yang turun dari kuda nya.)
xia yu dan fang yin turun dari kuda nya di hadapan penginapan itu. semua orang yang berada di luar sangat terkejut saat melihat ke dua gadis cantik yang baru saja turun dari kuda nya tanpa bantuan pria. xia yu dan fang yin mengaitkan tali kekang kuda nya pada kayu yang tersedia di sana untuk menitip kan kuda. "kalian tunggu di sini.!" ujar xia yu pada kedua kuda itu.
setelah itu mereka berdua masuk ke dalam bangunan yang bertingkat dua lantai. saat mereka masuk tentu saja mereka berdua kembali menjadi sorotan para kaum adam dan hawa yang berada di tempat itu. tapi mereka berdua menghiraukan nya begitu saja.
xia yu menyuruh fang yin memesan makan malam dengan menu empat sehat lima sempurna untuk mengisi kembali tenaga mereka yang terkuras habis. karena mereka hanya makan satu kali saat tiba di desa barter.
salah satu pelayan menyajikan minum dan makanan ringan untuk menunggu pesanan mereka. hanya butuh lima belas menit untuk memasak pesanan mereka dan akhir nya di sajikan di atas meja yang mereka pesan. xia yu juga menyuruh pelayan itu untuk memberikan satu keranjang buah apel untuk ke dua kuda nya. pelayan itu langsung menjalan kan perintah xia yu setelah dia menyanggupi nya. meskipun dia meresa heran karena baru kali ini ada kuda yang di beri makan buah segar. kini para pelayan di sana yakin jika ke dua gadis itu memang memiliki banyak uang.
xia yu dan fang yin asik dengan makanan nya, tak memperdulikan pandangan pertanyaan dari para pengunjung yang penasaran akan mereka. saat mereka makan xia yu tahu ada satu kelompok pria yang menatap mereka berdua dengan tatapan buas. seperti singa yang ingin menerkam mangsa nya. xia yu tidak mau berurusan dengan orang-orang itu jika mereka tidak memprovokasi nya terlebih dulu.
xia yu hanya akan mewaspadai mereka saja. tapi jika mereka mulai berani memprovokasi, bersiap-siap lah mereka akan mendapat kan kesialan mereka saat itu juga. kalian juga pasti sudah tahu apa yang mereka dapat kan jika mereka berani menyentuh nya atau teman terdekat nya seujung rambut pun, xia yu tidak akan membiarkan orang itu lolos.
setelah selesai makan xia yu menyuruh fang yin untuk memesan kamar. dan xia yu memilih untuk melihat kuda nya, memastikan mereka makan dengan benar atau tidak.
xia yu keluar dari tempat itu dan membelai keli dengan belaian kasih sayang. dia pun bertanya pada keli dan shaku. (kuda fang yin di beri nama shaku oleh xia yu singkatan dari sapi dan kuda). "apa kalian kenyang.?"
"hiiii..... (tidak)." jawab keli dan shaku. mereka berdua sudah janjian untuk meminta tambahan makan pada xia yu. "hiiii... (kami belum kenyang, kami mau buah segar itu lagi)" ujar mereka berdua memamerkan deretan gigi nya.
senyum xia yu mengembang mendengar jawaban mereka yang kompak di tambah senyum cengir ke dua hewan besar itu. xia yu pun menganggukki permintaan ke dua nya. dia memanggil pria yang bertugas menjaga kuda pengunjung tempat itu. "tuan.. tolong beri mereka satu keranjang buah apel lagi.!" ujar xia yu.
"baik nona.." jawab pria itu mengambil satu keranjang penuh buah apel kecil berwarna hijau.
pria itu menaruh nya di antara keli dan shaku. dengan semangat ke dua kuda itu langsung melahap buah itu dengan rebutan. "jangan berebut.. nanti bisa tersedak." ujar xia yu membuat pria di depan nya itu menaik kan satu alis nya.
kuda tersedak.?
pikir pria itu tak mengerti dengan gadis cantik di hadapan nya yang berbicara pada kuda itu layak nya berbicara dengan manusia saja.
xia yu melihat kebingungan pria di hadapan nya. dia pun mengeluar kan tiga koin emas dan memberikan koin itu pada si pria. "ini ada sedikit tips untuk tuan..!" uajr nya menyelip kan koin itu pada tangan si pria terkejut dengan sikap xia yu yang spontan memegang tangan nya begitu saja.
"tolong beri kuda saya minum setelah mereka selesai makan saya akan kembali ke dalam. terimakasih." sambung xia yu, kemudian meninggal kan mereka untuk menyusul fang yin apakah dia sudah selesai memesan kamar nya atau belum.
pria itu sadar dari keterkejutan nya. dia segera membalikan tangan nya dan alangkah terkejut lagi saat dia melihat ada tiga koin emas di telapak tangan nya. senyum sedih dan kebahagian bersatu menjadi satu. ya xia yu tahu jika pria di hadapan nya ini tengah kesulitan keuangan untuk membayar rumah yang mereka tempati dengan menyewa.
pria itu bertekad akan menjaga kuda xai yu dan fang yin sampai pagi agar tidak terjadi apa-apa pada kuda mereka. berbeda dengan xia yu yang terkejut saat memasuki penginapan yang menyatu dengan kedai itu.
dia melihat fang yin sedang di ganggu oleh empat pria muda yang sedari tadi memperhatikan mereka dari tempat mereka duduk. mata xia yu memerah saat melihat dua pria berbadan besar tengah mencekal lengan fang yin dengan sangat keras, yang mengakibat kan tangan fang yin memerah. tentu saja itu membuat xia yu terpancing amarah nya. dia bergegas menghampiri fang yin dengan raut wajah nya yang menahan amarah agar tidak membludak.
"lepas kan dia.!" bentak xia yu mengejut kan ke empat pria itu dengan suara bariton nya yang meninggi.
(beberapa saat yang lalu setelah xia yu keluar, salah satu pria menghampiri fang yin dan menanyakan siapa mereka dan dari mana asal mereka. fang yin tidak menjawab karena dia takut akan membahayakan xia yu jika dia menjawab atau memanggil xia yu. fang yin memilih diam tak menjawab mereka sampai pada akhir nya xia yu kembali masuk ke dalam tempat itu).
"oh.. how.. akhir nya kau kembali gadis cantik.!" ujar pria yang lumayan tampan berbeda dengan ke tiga teman nya yang terlihat menyeram pan dengan gigi mereka yang menguning. pria itu menampil kan senyum nya yang mengembang beranjak dari tempat nya untuk menghampiri xia yu. "dari mana saja cantik.? aku sangat bosan menunggu mu." uajr pria itu mengulur kan tangan nya untuk membelai wajah mulus xia yu.
...HA..HA..HA..HA..
Pria di hadapan xia yu tertawa dengan sangat keras. di ikuti oleh ke tiga pria lain nya yang masih mencekal lengan fang yin.
"ternyata kau sangat galak cantik.." ujar pria itu kembali mengulur kan tangan nya untuk menyentuh wajah xia yu. tapi naas sebelum tangan itu menyentuh pipi mulus gadis di hadapan nya. xia yu lebih dulu menangkap lengan nya dan suara retakan pun terdengar nyaring di dalam ruangan itu.
..KRAKK....
..Akhh.....
jerit pria itu saat xia yu memlintir lengan nya dengan kecepatan tangan xia yu yang tidak terbaca oleh semua orang. xia yu menarik lengan itu ke arah belakang tubuh si pria dan menekan nya di daerah punggung si pria. dia pun menatap ke tiga pria di hadapan nya yang terkejut dengan apa yang xia yu lakukan pada tuan nya. "lepas kan teman ku atau aku akan benar-benar mematah kan lengan tuan kalian.!!" ancam xia yu.
semua orang tertegun di tempat nya dengan mata yang terbuka lebar dan mulut yang menganga. sama hal nya dengan ketiga pria yang menahan fang yin. mereka masih terdiam karena terkejut melihat reaksi xia yu yang cepat dan tidak terduga itu. sedangkan tuan nya merintih menahan sakit di daerah lengan nya karena ulah xia yu. pria itu pun membentak bawahan nya yang masih melongo dengan wajah bodoh nya yang klise.
"Akh... lepas kan dia bodoh.!!" bentak pria itu saat merasakan sakit ketika xia yu memperkuat tekanan pelintiran nya.
semua orang pun tersadar saat mendengar bentakan pria itu. mereka bukan mendengar bentakan tapi seperti jeritan nya yang meminta tolong. ke tiga pria itu melepas kan fang yin dan fang yin pun segera berlari ke arah xia yu. berdiri di belakang nya meminta perlindungan. fang yin tahu jika xia yu kuat, tapi dengan bodoh nya dia malah ingin menghalangi para pria bajinga* itu dan hasil nya malah mencelakai nya dan xia yu.
xia yu mendorong pria itu ke arah teman-teman nya dan segera beralih ke arah fang yin dengan khawatir menanyakan keadaan fang yin. "kau tidak apa-apa.? apa tangan mu sakit.?," ujar xia yu cemas dia memegang tangan fang yin dan melihat memar di pergelangan tangan nya. "huh.. lengan putih mu tidak cocok dengan warna merah.!! para bajinga* itu memegang tangan mu dengan erat. apa ada luka lain nya.?" sambung nya dengan wajah nya yang suram.
"tidak nona.. saya baik-baik saja. kita sebaik nya pergi nona. sebelum mereka menyakiti nona." bisik fang yin menjawab xia yu.
..tak..
..Aww...
xia yu menyentil kening fang yin karena gemas dengan kebodohan gadis selalu ceria itu. "kau ini bodoh atau apa.? para ******** itu menyakiti mu tapi kau malah melepas kan mereka begitu saja." ujar nya.
"tapi nona.." imbuh fang yin dengan wajah cemas nya. fang yin tahu jika xia yu kini sedang menahan amarah nya agar tidak terlihat menakut kan di hadapan nya.
"tidak ada tapi.. kau harus tahu jika ada orang memprovokasi ku..." ucap xia yu menggantung kan ucapan nya dan melihat ke arah para pria yang tadi memprovokasi nya. dia pun melanjut kan ucapan nya. "kesialan lah yang akan mereka dapat kan." ucap xia yu dengan seringai tipis di bibir nya dan mata tajam bak elang yang akan menangkap ke empat tikus di hadapan nya.
pria yang tadi di pelintir oleh xia yu merasa terintimidasi dengan tatapan xia yu. dia pun menyuruh anak buah nya untuk menangkap xia yu agar dia bisa memberi pelajaran pada xia yu. pikir nya.
"kenapa kalian diam saja..?! tangkap ****** itu akan ku beri dia pelajaran berharga agar patuh pada ku.!" ujar pria itu dengan mimik wajah nya yang lapar akan belaian tangan wanita.
"baik ketua.." jawab ke tiga pria itu. mereka mengira jika tadi ketua nya hanya tak siap menerima serangan tak terduga dari xia yu. ke tiga pria itu mulai menghampiri xia yu dengan tangan mereka yang sedang melakukan pemanasan. berjaga-jaga jika gadis di hadapan nya adalah seorang fighter. dan memang benar xia yu adalah seorang fighter meskipun dia masih di level bawah. tapi kemampuan nya melebihi fighter tingkat satu. tentu nya karena keahlian yang dia bawa dari zaman nya.
"menjauh lah..!" titah xia yu pada fang yin.
"hati-hati nona..!" jawab fang yin dengan kecemasan nya memberitahu xia yu agar berhati-hati.
setelah fang yin menjauh xia yu mulai merasa tenang. dia pun mengahadap pada ke tiga yang tengah berjaln menghampiri nya. "nona sebaik nya kau menyerah saja, sebelum kami menyakiti mu..!" ujar salah satu dari ke tiga pria itu.
"menyerah...? heh.. tak ada kata menyerah dalam kamus ku.! serang aku jika kalian mampu.! kalian hanya tikus masyarakat yang mengotori desa ini. bersiap lah untuk mendapat kan karma kalian." jawab xia yu dengan menekan kan kata tikus masyarakat yang di tujukan pada ke empat pria itu.
"dasar gadis sombong..! cepat tangkap dia agar ketua bisa bersenang-senang." ujar pria berbadan besar yang di beri tepukan tangan oleh ketua nya. sedang kan semua orang yang berada di sana mulai cemas dengan gadis cantik yang akan di leceh kan oleh sekelompok pria itu. mereka tahu jika ke empat pria itu di kenal dengan sebutan bandit basah.
kenapa di sebut bandit basah..?
itu karena mereka berempat adalah para perampok yang selalu mengintai rombongan bangsawan yang sedang melakukan perjalanan dan membawa banyak wanita. bukan hanya harta dan banda saja yang di curi namun memperkosa para wanita atau gadis yang mereka ingin kan untuk target rampok kan nya. sekarang hal itu terjadi pada xia yu dan fang yin.
bagaimana kah nasib xia yu dan fang yin.?
**tbc