
***
Matahari telah menyinari bumi dengan sinarnya. sengatan kehangatan menghangatkan semua penghuni bumi. terlihat orang-orang berkumpul di alun-alun kerajaan bei. mereka berkumpul karena ingin menyaksikan pertunjukan yang akan mereka ingat seumur hidupnya.
hari ini adalah hari dimana tuan Li zhu dari klan Li akan di hukum mati di hadapan masyarakat. prajurit kerajaan bei berbaris mengawal kedatangan pemimpin negeri mereka.
terlihat kereta megah berlalu di hadapan masyarakat. kain penutup kereta itu di buka oleh pengawal, terlihat lah pria dewasa dengan gagahnya keluar dari dalam kereta. ia adalah pemimpin negeri kerajaan bei. yaitu kaisar Wong Bei.
(visual kaisar Wong Bei)
Saat pertama memulai pekerjaannya sebagai pemimpin kerajaan bei, Wong Bei di buat repot selama berbulan-bulan oleh kerajaan iblis. kecerdikan dan kelicikan kerajaan iblis yang pandai meramu strategi perang membuatnya kewalahan.
bahkan ia hampir menyerah saat pertempuran pertamanya. jika bala bantuan dari kerajaan tetangga tidak datang dengan cepat mungkin ia hanya tinggal nama. Namun begitulah takdir, perjuangan darinya dan pemimpin kerajaan lainnya harus berakhir oleh pengkhianatan rakyatnya sendiri.
sampai akhirnya bala bantuan yang benar-benar membantu mereka tiba di hari terakhir. kerajaan tiankong datang membantu peperangan. pemimpin kerajaan tiankong saat itu masih muda.
kaisar muda itu tidak lain adalah Yuan Zhu-ming. kaisar muda yang masih berumur belasan tahun. namun tak di pungkiri jika kaisar muda itu sangat lihai dalam bertarung.
Wong Bei dan pemimpin serta para prajurit itu terdiam, menatap Yuan Zhu-ming dan pasukannya menyerang pasukan iblis. mereka yang tadinya sangat kegirangan akan memenangkan pertempuran.
Wong Bei dan yang lainnya hanya diam termenung, terkagum-kagum akan kelihaian Yuan Zhu-ming dan pasukannya melawan pasukan kerajaan iblis tanpa rasa takut. akhirnya pertempuran di menangkan oleh mereka. sedangkan kerajaan iblis melarikan diri dari area pertempuran.
itu lah mengapa kerajaan iblis menjadi musuh dari semua kerajaan dan kerajaan iblis sangat menaruh dendam pada kerajaan tiankong.
...
*kembali pada alur cerita..
Beberapa orang merangsek masuk ke arah kerumunan. mereka adalah otoritas dari klan Li, yang di kawal prajurit untuk menyaksikan sesi pemberian hukuman mati bagi pendosa dan penghianat kerajaan.
rakyat mulai berteriak memberi perintah untuk segera menghukum pendosa itu, sambil mengarahkan telunjuk mereka pada pria baya yang kaki dan tangan nya telah di rantai. seluruh tubuhnya penuh dengan berbagai luka.
lebam, luka bakar, sayatan pisau. bahkan sebuah luka dengan ukiran pendosa, penghianat kerajaan, dan pembunuh tercetak jelas di wajahnya. orang dengan penuh luka itu tidak lain adalah tuan Li zhu.
“Terkutuk lah engkau, pengkhianat!” geram rakyat seraya melemparkan batu sebesar kepalan tangan pria dewasa. mereka melemparkan batu-batu besar itu dengan penuh amarah.
sebelum tuan Li zhu dihukum mati, Kasim istana akan membeberkan semua kejahatannya. serta mulai hari ini barang siapa yang berkhianat dengan kerajaan bei. orang itu akan di hukum mati saat itu juga dan mayatnya akan di pertontonkan selama tiga hari di depan gerbang ibu kota, setelahnya mayat itu akan di gantung dilembah kematian.
“mereka yang berhianat akan dihukum gantung sampai mati, hukuman itu akan dilaksanakan oleh para algojo. Kemudian mayat mereka akan dipertontonkan di gerbang ibu kota dengan digantung agar daging mereka menjadi mangsa udara yaitu burung-burung.
setelah tiga hari mayat mereka akan kembali digantung di lembah Kematian sampai daging dan tulang belulang mereka menjadi debu. sehingga dengan demikian menjadi suatu pelajaran yang menakutkan bagi semua rakyat di kerajaan ini.
untuk tuan Li zhu ia selama-lamanya akan digantung di dalam sebuah kurungan besi. sekalipun telah menjadi debu, karena dengan cara seperti itu akan menimbulkan ketakutan pada orang-orang yang masih ingin berkhianat pada kerajaan bei.” begitulah bunyi deklarasi yang di ucapkan Kasim istana kerajaan bei.
sedangkan untuk keturunan tuan Li, mereka mendapatkakn hukuman di asingkan di istana dingin. dimana sebuah tempat yang memiliki suhu yang dingin sedingin di kutub utara.
Terlihat pria gagah memakai pakaian serba hitam dan topeng di wajahnya menaiki tempat eksekusi. langkahnya yang lebar memudahkan nya mendekati tiang gantung tali dengan cepat. langkah pria itu dipasangkan dengan di bunyikannya genderang.
pria gagah itu adalah seorang algojo. masyarakat kalangan bawah menatap sang algojo dengan rasa takut yang sangat terlihat dari wajah mereka.
sang algojo menyeret tuan Li zhu ke depan tiang gantungan. kemudian dengan kasarnya algojo itu mengalungkan tali yang terikat itu ke leher tuan Li zhu.
sang algojo itu mundur beberapa langkah ke belakang, kemudian menarik sebuah tuas besi yang akan membuka pengunci papan yang di pijak oleh tuan Li zhu.
..BRAKK..
1..
2..
3..
4..
5..
..BRUGH!..
Bukannya menggelantung, tubuh tuan Li zhu malah terjatuh ke atas tanah. tentu saja kejadian itu membuat semua orang melongo karena saking terkejutnya.
"merepotkan.!!" decak sang algojo kesal dengan bobot tubuh tuan Li zhu yang besar dan membuat tali itu tak kuat menahan tubuhnya.
dengan perasaan kesal, sang algojo turun dari panggung dan kembali menyeret tubuh tuan Li zhu. sang algojo kalungkan lagi tali yang sudah di ganti oleh para pengawal setelah tuan Li zhu terjatuh.
Malang nasibnya, tuan Li zhu harus merasakan tali gantungan untuk kedua kalinya. Beberapa detik kemudian nyawanya pun melayang.
semua yang terjadi di sana tidak luput dari pengawasan Xia yu dan Fang yin. sementara tuan Li wei dan Li zyan berada di samping kaisar bei. menyaksikan eksekusi yang di terima oleh tuan Li zhu.
"bagaimana nona, apa hukuman itu cukup untuk si tua bangka itu?" tanya Xiao huang.
"hum.. lulmayan.. setidaknya dengan hukuman itu arwahnya akan menjadi arwah penyesalan!" jawab Xia yu dengan membalikan tubuhnya melangkah pergi keluar dari kerumunan.
ucapan Xia yu di angguki oleh ketiga temannya. mereka bertiga pun menyusul kepergian Xia yu, kembali ke kediamannya.
sebenarnya Xia yu di ajak tuan Li wei dan Li zyan bergabung dengan mereka. namun Xia yu menolak. ia tidak ingin ikut bergabung karena ia memiliki rencananya sendiri.
dalam waktu dekat ini Xia yu akan melanjutkan kembali perjalanannya. maka dari itu ia memilih beristirahat di kamarnya.
Xia yu ingin me-rileksasikan tubuh dan pikirannya. karena semalaman ia tak tidur dengan nyenyak karena kejadian semalam.
Flashback.on
Setelah kepergian ketiga teman nya, Xia yu merebahkan tubuhnya kemudian memejamkan matanya untuk tidur.
namun bukannya terlelap, Xia yu malah kembali membuka matanya tatkala mendapatkan sekelebat ingatan tentang kejadian di luar akal sehatnya.
Xia yu mencoba mengingat, siapakah pria yang telah membantunya terlepas dari racun perangsang. namun nihil, dia tidak mengingat dengan jelas wajah pria itu. yang ia ingat hanya suara pria itu.
suara yang serasa akrab di telinganya. tapi ia tidak tahu suara itu milik siapa?
karena lelah Xia yu pun tertidur dengan ingatan yang terus berjalan mencari sosok pria yang ia cari di memory ingatannya.
Flasback.off
**tbc