The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
119. Tabib misterius..



AULA ISTANA KERAJAAN XING..


Semua orang tengah menunggu kehadiran tabib yang menolong kerajaan xing untuk membantu persalinan permaisuri masa depan, semua orang penasaran karena banyak orang yang berkata jika tabib itu adalah seorang perempuan yang terbilang langka menjadi seorang tabib dan dia bisa membuat pil spirit atau di bilang seorang alchemist yang ahli dalam meramu berbagai macam tanaman obat.


semua anggota keluarga kaisar tengah menunggu kehadiran xia yu, bahkan menantu nya yang baru saja melahirkan yaitu permaisuri dari putra mahkota juga berada di sana untuk mengucap kan rasa terimakasih nya secara langsung. dia duduk di kursi panjang bersama dengan bayi kecil yang di gendong nya menjadi sorotan para sanak saudara ipar dan para mentri yang memang di utus kaisar untuk hadir di sana.


..tap..tap..tap..


terdengar derap langkah beberapa orang dari luar aula yang di duga adalah kasim lu yang menuntun xia yu beserta yang yang lain nya menghadap kaisar.


"TABIB AGUNG TELAH TIBA.."ujar salah satu kasim yang menjaga pintu memberitahukan kedatangan xia yu.


"cih..." xia yu mendecih dan terdengar oleh kasim lu menunduk wajah nya karena merasa bersalah tidak memberitahukan jika xia yu tidak suka di panggil seperti itu tapi mau bagaimana lagi karena mereka tidak tahu nama nya. kasim lu menyerahkan mereka pada tabib dao yang menunggu nya di pintu aula untuk memberikan salam pada kaisar bersama xia yu, setelah itu kasim lu masuk lebih dulu dari pada mereka.


"hormat pada yang mulia kaisar.. semoga anda di berkati umur panjang." ujar tabib dao yang di ikuti oleh fang yin sementara gadis bertudung dan pria bertopeng di samping nya itu hanya berdiri tegak tidak melakukan penghormatan apa pun pada penguasa yang akan turun tahta itu. ya xia yu memang menyuruh jiang yu agar tidak memberi hormat supaya mereka berpikir jika xia yu dan jiang yu bukan berasal dari kerajaan xing.


terdengar bisikan dari orang orang di sana yang terkejut dengan keberanian xia yu yang tidak memberi hormat pada kaisar. "berani sekali tabib itu tidak memberi hormat pada kaisar.." salah satu bisikan nya. tapi xia yu tidak memperdulikan tanggapan mereka. dia tidak akan menunduk kan kepala nya pada sembarangan orang meskipun orang itu adalah titisan dewa sekali pun.


dia akan menjadi diri nya sendiri dan akan menjunjung hak nya sebagai sesama umat manusia yang hanya akan berserah diri pada yang menciptakan nya. bagaimana pun dia adalah manusia dari masa depan yang memiliki hak atas diri nya sendiri tidak seperti di zaman itu yang akan di bedakan dengan kasta dan derajat nya.


"bangun lah.." ujar kaisar menyuruh mereka bertiga bangkit dari posisi hormat nya.


"terimakasih yang mulia.." ujar tabib dao. dia pun mempersilahkan xia yu dan yang lain nya untuk duduk di tempat yang sudah di siap kan oleh mereka. setelah itu kaisar memulai pidato ucapan terimakasih nya pada xia yu.


"SAYA MENGUMPUL KAN KALIAN SEMUA HARI INI DI AULA kERAJAAN INI, KARENA SAYA INGIN MEMBERITAHU KALIAN SEMUA BAHWA BEBERAPA HARI KEMARIN ADALAH HARI DIMANA KAMI SEKELUARGA CEMAS DENGAN KESELAMATAN PERMAISURI MASA DEPAN DAN CALON PUTRA MAHKOTA MASA DEPAN UNTUK KERAJAAN INI.


TAPI SEORANG TABIB MUDA YANG BARU SAJA KALIAN LIHAT TELAH BERHASIL MENGHILANGKAN KECEMASAN KAMI..


MAKA DARI ITU SAYA SELAKU KAISAR INGIN MENGUCAPKAN TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESAR NYA ATAS ERTOLONGAN ANDA YANG TELAH MENYELAMAT KAN KE DUA ORANG YANG SANGAT BERHARGA BAGI KERAJAAN INI..


SAYA AKAN MENGABULKAN SEMUA PERMINTAAN ANDA UNTUK MEMBALAS JASA ANDA..


ujar kaisar panjang kali lebar namun hanya inti nya yang saya tulis.


xia yu mengerinyitkan kening nya bingung. 'bukan kah kasim lu sudah memberitahu kaisar apa yang aku minta.?' batin xia yu bertanya. bibir nya menyungging kan senyuman manis dari balik topeng nya. 'baik akan aku ikuti permainan membosankan ini.' sambung nya.


xia yu berdiri dan menghadap kaisar untuk menjawab pertanyaan nya. dia pun berkata. "orang-orang memanggil saya tabib misterius mungkin karena penampilan saya.. anda bisa memanggil saya seperti mereka jika anda mau dan maaf saya tidak bisa memberitahu siapa nama asli saya.


saya berasal dari tempat yang sangat jauh dari kerajaan ini. dan untuk permintaan apa yang saya ingin kan. bukan kah anda sendiri sudah tahu apa yang saya ingin kan.? anda harus menepati semua perkataan anda.!


karena sudah tidak ada urusan lain lagi saya akan pergi dari istana ini karena saya sudah memiliki janji lain nya yang seharusnya saya temui tadi malam. dan tolong sampai kan pada keluarga nona dari gadis ini jika dia kini menjadi orang saya. bilang pada mereka jika saya tidak akan menelantarkan nya dan bukan menjadi tawanan seperti yang kalian lakukan pada nya." jawab xia yu.


"baik lah saya akan memenuhi permintaan anda karena saya tidak bisa melanggar ucapan saya. saya akan meminta maaf kepada keluarga jendral ho karena telah menjadikan nona fang yin sebagai jaminan dan saya juga akan memberitahukan semua yang terjadi karena ke salah pahaman saya mengira jika nona xia yu adalah seorang ahli dalam ilmu pengobatan. saya sudah menyiapkan beberapa hadiah lain nya untuk anda dan permintaan maaf saya pada nona fang yin. saya mohon terima semua hadiah ini untuk membalas budi pada anda dan rasa bersalah saya pada nona fang yin." jelas kaisar mengalah tak mau memperpanjang masalah ini.


beberapa pelayan datang menghampiri xia yu dengan berbagai macam hadiah dari emas, kalung mutiara dan batu safir serta giok tanda keluar masuk kerajaan xing dan ada beberapa tanaman herbal yang lumayan mahal. xia yu pun berkata. "baik lah saya akan menerima semua hadiah ini karena saya melihat ketulusan anda.. dan maaf jika saya tidak memberi hormat kepada anda, karena saya tidak memiliki sopan santun karena dan di didik untuk tunduk pada siapa pun oleh guru saya. saya hanya bisa mendoakan anda semoga panjang umur untuk melihat kerja keras anak anda memajukan kerajaan ini. saya mohon pamit undur diri." jawab xia yu.


"terimakasih.." jawab kaisar.


xia yu pun membantu fang yin berdiri karena dia bersandiwara jika dia sakit. mereka pun keluar dari tempat itu dengan di iringi para pelayan dan pengawal yang membawa hadiah. kaisar menyuruh salah satu dari anak nya untuk mengantarkan xia yu sampai di gerbang istana. orang itu adalah raja liu dan pangeran chang yi.


sampai di gerbang istana xia yu telah naik ke atas kereta kuda milik jiang yu dan mereka pun meninggal kan istana tanpa berkata apa-apa lagi pada raja liu dan pangeran chang yi.


"siapa tabib itu sebenar nya.? kenapa aku merasa tidak asing dengan sifat nya.?" gumam raja liu setelah kepergian mereka.


"aku juga merasa tidak asing dengan suara tabib itu." jawab pangeran chang yi yang mendengar gumaman raja liu.


"sudah lah.. sebaik nya kita kembali ke aula sebelum ayah marah." ujar raja liu mengalihkan perhatian pangeran chang yi. raja liu mengalihkan pandangan nya ke arah qiu dan sing memberi isyarat agar mereka mengikuti kereta xia yu dan mereka berdua pun mengerti maksud raja liu. secepat kilat mereka menghilang dari tempat nya dengan ilmu peringan tubuh mereka.


"benar kita harus segera kembali sebelum ayah marah.. aku duluan kak.!" jawab pangeran chang yi bergegas lebih dulu dari raja liu. mereka pun kembali ke dalam istana yang masih membicarakan xia yu dan mengucapkan selamat atas kelahiran bayi itu. suasana kebahagiaan pun terasa sangat hangat dengan kehadiran bayi kecil itu.


**tbc