The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
228. Bayangan hitam itu adalah Paman!



***


Penampakan Artevak Kapal Terbang Ajaib, yang terbang membelah langit Negeri para Kultivator..



Kapal terbang ini tidak terbang layaknya pesawat di zaman modern, yang menggunakan mesin buatan manusia. Namun Kapal ini adalah Artevak Ajaib yang hanya ada di dunia imajinasi, seperti halnya cerita Peterpan.


Artevak Kapal Terbang Ajaib memiliki kekuatan sendiri dan bisa di kendalikan, oleh orang yang memang pakar atau mengerti cara menjalankannya. Dan kedua pria paruh baya yang menjemput Xia yu, adalah orang yang bisa mengendalikan Kapal Terbang ini.


...


Selama dua hari penuh Kapal Terbang yang membawa Xia yu telah berhasil melintasi gunung dan laut. Kini Kapal terbang Ajaib itu telah berhasil mendarat di Negeri Awan.


Sebuah kediaman Megah di dalam hutan hutan kecil, yang tidak jauh dari pasar Gelap Negeri Awan. Di sana terdapat mata air panas yang terlihat begitu indah.


Seorang wanita baru saja melepaskan Topeng yang selama dua hari ini menempel di wajahnya, wanita itu juga telah melepaskan seluruh pakaiannya, lalu memakai pakaian transparan yang biasa di gunakan untuk rutinitas berendam.


Setelah itu, dia berjalan dengan bertelanjang kaki masuk ke dalam mata air panas, dan melepaskan pakaian transparannya setelah separuh badannya masuk ke dalam air, kemudian melemparkan pakaiannya secara asal ke sembarang arah.


Kulitnya tenggelam di bawah permukaan air ketika dia menekuk kedua lututnya, mencari tempat untuk duduk di dalam mata air panas itu. Dia merentangkan kedua tangannya di bebatuan yang licin pada tepi mata air. Kepalanya mendongkak ke atas sambil menutup kedua matanya, mencoba menikmati ketenangan dan kehangatan yang sedang memanjakan tubuhnya.


Akhirnya dua hari yang melelahkan digantikan oleh mata air panas yang menyegarkan. Rasanya sangat tenang dan santai. Hal itu membuat Gadis bertopeng itu sedikit mengantuk.


Untungnya gadis itu adalah Xia yu, yang waspada dimana pun dia berada. Sebelum melakukan rutinitas berendam nya, Xia yu telah memasang pembatas di luar mata air. Dan sahabatnya Fang yin juga sedang berjaga di luar. Oleh karena itu, Xia yu tidak khawatir jika ada orang yang akan memaksa masuk ke dalam pemandian.


Rasa nyaman dan santai membuat Xia yu luput dari waktu yang seharusnya di habiskan untuk berendam. Selang satu jam dia berniat mengakhiri rutinitasnya, Xia yu bersiap untuk bangkit dari sana. Namun saat Xia yu baru saja berdiri, samar-samar dia melihat sosok bayangan hitam di balik kabut mata air panas.


Bayangan itu terlihat begitu kebingungan sedang berjalan di lorong pemandian. Sepertinya bayangan itu sedang di kejar oleh beberapa orang, dan sekarang dia sedang melarikan diri. Tidak berapa lama bayangan hitam itu memutuskan untuk masuk ke dalam mata air.


Hal itu membuat Xia yu tidak jadi berdiri dan akhirnya berendam kembali ke dalam air, dia menggunakan kabut mata air panas yang cukup tebal itu, untuk menutupi tubuhnya yang setengah telanjang. Yang lebih parahnya karena sekarang dia tidak memakai topengnya.


Karena tidak ingin penyamarannya terbongkar, Xia yu akan mengusir bayangan itu bagaimana pun caranya.


"Apakah anda sedang bersembunyi dari seseorang?" Ujar Xia yu dengan suara yang cukup serak terdengar sangat acuh tak acuh.


Suaranya terdengar santai, seolah-olah gangguan orang asing itu tidak mengejutkan dirinya. Suara yang tiba-tiba terdengar dari belakang itu membuat bayangan hitam tersebut terkejut.


Bayangan hitam itu tampaknya sedang bersandar pada batu dan menatap keluar dengan waspada. Namun suara serak Xia yu yang terdengar seperti suara pria itu, membuatnya langsung melirik kearah dimana suara itu berasal.


Lirikan sekilas itu, berhasil membuat alisnya yang tajam mengerut.


Bayangan hitam itu menangkap sosok samar-samar di balik kabut. Sosok itu sedang bersandar sambil duduk di dalam air. Bayangan itu hampir bisa melihat pundak di atas permukaan air serta leher seputih salju yang sangat mempesona. Namun, parasnya tak bisa terlihat dengan jelas akibat kabut yang mengepul di udara.


Jika di ingat dari suara yang terdengar malas itu, pastilah pemilik suara itu adalah seorang pria. Lagi pula, jika seorang wanita pasti akan berteriak histeris ketika berada dalam situasi seperti itu.


Bayangan hitam itu pun menjawab pertanyaan Xia yu dengan permintaan maaf.


"Maaf telah mengagetkan anda, Tuan Muda."


Xia yu yang sedang berendam di dalam air tiba-tiba menoleh pada sosok bayangan itu sambil terkejut. Suara bayangan itu hampir membuatnya berteriak keras karena kaget.


Xia yu benar-benar bertemu lagi dengan sosok Paman Misterius itu!


Dia baru saja sampai di Negeri Awan dan dia sudah bertemu dengannya. Tapi sepertinya, pria itu tidak dapat mengenalinya. Xia yu akhirnya merasa santai setelah menyadari bahwa pria itu adalah paman yang pernah dia temui.


Ya, pria itu adalah Kaisar Yuan Zhu-Ming. Kaisar muda yang selalu di panggil paman oleh Xia yu.


Xia yu kembali bersandar di dalam air, sambil melihat sosok bayangan hitam yang sedang berdiri tegak di dalam air. Sudut bibirnya melengkung sehingga memperlihatkan senyuman gadis yang nakal.


"Aku sangat terkejut! Semula, aku pikir kamu adalah seorang wanita cantik yang di kirimkan pasar gelap untuk menemaniku. Aku tidak pernah menduga justru seorang pria yang mereka kirimkan.."


Kerutan pada kening Yuan ZHu-Ming semakin terlihat jelas. Tatapannya berusaha menembus kabut agar dia bisa melihat wajah orang itu dengan jelas. Namun, kata-kata yang di ucapkan oleh Xia yu membuat sudut bibirnya berkedut dan wajahnya menjadi suram.


"Kamu harusnya sadar, bahwa Tuan Muda ini sedang tidak menggunakan sehelai kain pun di dalam air. Kamu juga tidak seharusnya menatap diriku yang terhormat ini dengan tatapan yang sangat santun. Mungkin kah kamu memiliki ketertarikan terhadap pria?"


Lagi-lagi Xia yu berbicara dengan suara pria, dan perkataannya berhasil membuat Yuan Zhu-Ming berdecak kesal. Karena Xia yu mengira dia seroang penyuka sesama jenis.


"Tuan Muda berpikiran terlalu jauh." Suara Yuan Zhu-Ming terdengar tegang dan sangat jantan. Suara itu terdengar sangat nyaman di telinga Xia yu. Entah kenapa, dia senang sekali mengerjai pria ini.


Yuan Zhu-Ming bersiap meninggalkan tempat itu, ketika suara orang-orang yang sedang mencarinya terdengar. Dia mengangkat kakinya dengan ragu sebelum beranjak, tiba-tiba dia menoleh ke arah sosok bayangan yang terhalangi kabut mata air panas.


Di sana, Xia yu sedang berpikir bagaimana dia harus berdiri. Tapi dia tiba-tiba melihat Yuan Zhu-Ming menoleh padanya. Alhasil Xia yu kembali terkejut. Karena dalam sekejap, Yuan Zhu-Ming berjalan menghampirinya tanpa menunggunya bicara.


"Berhenti di sana!"


Sontak Xia yu berteriak guna menghentikan langkah Yuan Zhu-Ming. kabut di sekitarnya tidak bisa menutupi tubuh Xia yu pada jarak dekat. Saat ini tubuhnya sedang telanjang bulat, jika Yuan Zhu-Ming mendekat, Xia yu tidak bisa lagi bersembunyi.


Namun, teriakan Xia yu tidak berhasil membuat kaki Yuan Zhu-Ming berhenti melangkah. Dia justru berjalan dengan tenang dari satu sisi ke sisi yang lain dari tempat itu. Pada saat yang sama, suara yang lirih dan mempesona terdengar oleh Xia yu.


"Menurut pengetahuanku, pembatas di area ini seharusnya memiliki pintu keluar. Dan kebetulan pintunya ada di samping Tuan Muda."


'Oh Shit! Jangan bercanda! Tentu saja aku mengetahuinya!' Decak kesal Xia yu di dalam hatinya.


Kedua mata Xia yu terbelalak saat dia melihat bayangan hitam itu berjalan mendekatinya. Xia yu mengertakkan giginya dengan keras dan mengumpulkan kekuatan mistiknya untuk menepak air, sehingga terbentuklah tirai air yang melesat ke arah Yuan Zhu-Ming.


Xia yu kembali menepak permukaan air dengan lebih keras, sehingga terbentuklah tirai air yang lebih besar dan bergejolak ke udara. Secepat kilat dia melompat ke udara sembari mengeluarkan satu setel pakaian dari ruang dimensinya. Dalam keadaan mengapung di udara, dia segera mengenakan pakaian itu di balik tirai air.


Dia bagaikan seorang bidadari yang takut ketahuan oleh manusia..


Saat tirai air telah kembali terjatuh ke dalam kolam, Xia yu baru saja selesai merapikan pakaiannya. Dia mendarat di batu yang basah dan licin, sehingga membuat dirinya kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke depan.


"Ahhh!"


Seluruh tubuh Xia yu jatuh ke arah depan, dia mengulurkan tangannya untuk meraih apapun guna menyeimbangkan kembali tubuhnya. Siapa yang menduga bahwa dia akan berhasil meraih pakaian Yuan Zhu-Ming, dan membuat tubuhnya jatuh kedalam pelukan pria itu.


'BYURR!'


Kedua insan itu tercebur ke dalam mata air panas. Dan kedua bibir mereka kembali bertemu, menghadirkan suasana yang canggung di antara mereka.