The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
224. Bai Long..



***


Setelah memberikan Cincin Spasialnya, Pria paruh baya itu memfokuskan pikirannya pada titik pusat kekuatannya, dan secara bersamaan dia mengarahkan dua telapak tangannya pada Yuan Zhu-Ming yang berada di sebrang selnya.


Cahaya merah kehitaman pun muncul secara berkala, mulai dari ukuran yang kecil sampai ukuran besar, hingga membuat tubuh Yuan Zhu-Ming tersentak karena kaget.


Pria paruh baya itu mentransferkan kekuatannya tanpa memberi aba-aba pada Yuan Zhu-Ming, membuatnya merasakan sakit yang begitu menusuk di daerah meridiannya. Pemuda tampan itu membuka matanya karena rasa sakit itu, dan tidak berapa lama hawa panas yang selama ini dia rasakan mulai terasa hangat, tak sepanas sebelumnya.


Bersamaan dengan menyerapnya kekuatan pria paruh baya itu, dari belakang tubuh Yuan Zhu-Ming mengeluarkan cahaya putih membentuk seekor Naga putih yang gagah perkasa. Lambat laun tubuh pria paruh baya itu berubah menjadi transfaran, seolah hanya tersisa rohnya saja, saat itu juga bayangan pria paruh baya itu menghilang dari selnya.


Tidak ada suara atau teriakan yang gaduh, yang dapat membuat para penjaga penjara Kerajaan Iblis itu terbangun dari tidurnya. Karena sebelumnya pria paruh baya itu telah memberikan bubuk obat tidur agar mereka tidak sadarkan diri, dan juga karena dia telah memberikan racun ringan untuk Yuan Zhu-Ming, racun yang dapat membuat suaranya menghilang untuk sesaat. Karena itu lah, sesakit apapun ledakan kekuatan yang di rasakan Yuan Zhu-Ming, tidak akan bisa membuatnya mengeluarkan suara sekecil apapun.


Setelah roh Pria paruh baya itu menghilang, Yuan Zhu-Ming pun membuka matanya dan melihat sekeliling tempat itu. Ternyata dirinya masih berada di dalam sel, dan dia tidak bisa menemukan Pria paruh baya yang selama seminggu itu mendampinginya.


Lagi-lagi Yuan Zhu-Ming mendengar suara berat dari pria paruh baya itu, namun sayangnya dia tidak mendapati keberadaan penolong sekaligus orang yang di anggap guru olehnya.


Pria paruh baya itu kembali berkata dengan sangat tenang, mengingatkan Yuan Zhu-Ming akan permintaannya tentang menjaga kerajaannya dari kehancuran, dia juga memberitahu Yuan Zhu-Ming jika sekarang dirinya telah terkontrak dengan salah satu binatang spiritual.


Dan binatang itu tidak lain adalah Naga putih, atau Kaisar Long Wei, yang selama dia terkutuk, dia telah mengabdikan hidupnya untuk kerajaannya yang makmur dan tertutup, dan dia akan membantu sang pemimpin siapa pun itu, asal memiliki keteguhan hati dan niat yang sama seperti dirinya.


Malam itu juga, Yuan ZHu-Ming muda melarikan diri dari penjara bawah tanah Kerajaan Iblis. Dia menggunakan kekuatan barunya untuk menghancurkan pintu yang telah di kunci oleh mantra pengunci, yang hanya bisa di buka oleh pembuatnya, dan yang membuatnya adalah sang pemimpin Kerajaan Iblis. Tidak tahu kenapa, Yuan Zhu-Ming bisa menghilangkan mantra itu, mungkin itu karena bantuan Pria paruh baya itu yang kini masih membimbingnya keluar dari sarang Iblis.


Yuan Zhu-Ming berhasil keluar dengan selamat dan tanpa di ketahui oleh siapa pun. Kini dia harus bergegas keluar dari wilayah Kerajaan Iblis, sayang tubuhnya terlalu kelelahan, hingga dia tidak bisa lagi berlari. Dia pun mengedarkan pandangannya untuk mencari makhluk hidup yang bisa membantunya keluar dari Kerajaan Laknat itu, dia pun menemukan kuda hitam, yang terlihat begitu gagah berdiri di bawah langit malam yang diterangi cahaya bulan.


Tidak berbasa-basi lagi, Yuan Zhu-Ming segera menghampiri kuda itu, dan ternyata Kuda itu memanglah miliknya, yang ternyata di rampas oleh jendral atau pemimpin prajurit Kerajaan Iblis. Yuan Zhu-Ming tidak segan lagi, dia segera menaikinya dan memerintahkannya berlari sekencang mungkin, dengan senang hati Kuda hitam itu menuruti keinginan tuannya yang selama dua minggu di khawatirkan olehnya.


Ternyata hewan juga memiliki perasaan yang sama dengan manusia. Contohnya kuda itu, dia sudah menganggap tuannya sebagai keluarga yang harus dia jaga dan dia ikuti kemana pun tuannya pergi.


Yuan Zhu-Ming telah berhasil keluar dari wilayah kekuasaan Raja Iblis. Tapi dia tidak kembali ke kerajaannya, melainkan dia pergi ke gunung tertinggi yang ada pada masa itu.


Yuan Zhu-Ming mengikuti semua Intruksi yang di ucapkan pria paruh baya itu, kini dia berada di bawah tebing yang curam dan berhawa dingin.


Suasana sangat mencekam, karena di sana tidak ada tanda-tanda kehidupan. Namun Yuan Zhu-Ming muda tidak gentar dan tidak merasakan takut sedikit pun, karena dia telah merasakan takut yang sebenarnya, dan rasa takut itu adalah kehilangan keluarga yang di sayanginya, yang tidak di ketahui keadaan mereka olehnya.


Selang beberapa saat kemudian terdengar suara petir yang menggelegar, bersamaan dengan suara petir itu, muncul lah asap tebal dari celah-celah tebing yang curam, membuat suasana menjadi semakin mengerikan, bahkan kuda hitam milik Yuan Zhu-Ming bergidik ketakutan.


Insting binatang memang lebih peka, kuda hitam itu merasakan aura yang kuat dari tempatnya berdiri, dia merasakan keberadaan mahluk spiritual best yang begitu besar, melebihi tingkatan kuda hitam itu.


Dan benar saja, dari bawah tebing muncul seekor binatang besar dengan tubuhnya yang panjang. Kepalanya di penuhi tanduk, yang terlihat begitu indah, tubuhnya di penuhi sisik, dan dia memiliki empat kaki yang tempatnya tidak beraturan.


Binatang besar itu adalah seekor Naga Putih, atau lebih sering di kenal dengan sebutan BAI LONG!


Binatang sakral tingkat dewa yang melegenda, binatang itu setara dengan binatang sakral yang di miliki oleh Xia yu, Yaitu PHONIEX API atau sering kita panggil Xiao huang, sahabat baik Xia yu.


Naga Putih atau Bai Long, mulai menghampiri kedua makhluk yang berdiri di pinggir tebing, dia menatap kedua makhluk itu dengan tatapannya yang tegas dan tajam, sehingga bisa di pastikan jika orang biasa yang tidak memiliki keberanian tingkat dewa tidak akan sanggup bersitatap dengan makhluk itu.



Bai Long menatap aneh pada pemuda yang dia lihat, karena pemuda yang dia tatap dengan tajamnya itu tidak merasa terintimidasi atau tertekan oleh sikap yang dia buat. Tidak berapa lama Bai Long merasakan kehadiran saudara yang selama beberapa tahun itu tidak pernah memanggilnya lagi. Saat itu juga dia mengeluarkan suaranya yang menggelegar.


"SIAPA KAU?" Ujar Bai Long dengan lantang, hingga membuat Yuan Zhu-Ming dan kuda hitamnya merasakan hembusan nafasnya, yang terasa seperti deburan ombak air panas.


Yuan Zhu-Ming tidak menjawab pertanyaan Bai Long, karena dirinya masih terkesima dengan apa yang di lihatnya. Dia tidak pernah menduga, jika di umurnya yang masih sangat muda bisa bertemu dan bersitatap dengan makhluk yang terbilang tidak nyata itu.


Mengapa di sebut begitu?


Karena sejak dia lahir, dia hanya mendengarnya dari para sesepuh yang tidak lain adalah ayah dan kakeknya, dia juga mendengar Binatang Sakral itu dari kabar burung yang beredar.


Yuan Zhu-Ming dengar, jika makhluk itu sudah punah!


Tapi, apa yang sekarang dia lihat adalah bentuk nyata dan bukan ilusi atau apalah itu namanya. Maka dari itu, bagaimana dia tidak terkesima.


Bai Long merasa tidak senang dengan sikap Yuan Zhu-Ming, yang dia kira jika pemuda itu mengacuhkan pertanyaannya. Dia pun kembali bertanya.


"Siapa kau? Kenapa anak kecil seperti mu bisa sampai di tempat tinggal ku?" Ujarnya masih dengan suara yang menggelegar.


Bai Long tidak menduga jika jawaban yang dia ingin dengar bukan berasal dari pemuda itu, melainkan suara yang begitu dia kenal dan ingin dia dengar.


"Kak.. ini aku, Ling Wei..."


**tbc


Hahaha, Nanggung..


Maaf ye, Author gantung lagi..


'Authornya rada gesrek kali ya..'


Harap di maklum, sekarang imajinasinya lagi susah di dapat. jadi Authornya mau ngirit!


Author juga masih nyari solusi yang bagus untuk pertemuan Xia yu dan Yuan Zhu-Ming. Jadi begitulah..


Hehe, maaf ye..


Oh, iya.. Jangan lupa terus pantengin novel ini dan kasih Like di setiap chapter atau episode, Vote jika kalian ingin bersedekah, dan Rate untuk mengapresiasi karya novel ini..


Terimakasih..🙏😘