
***
Kini mereka berjalan masuk ke dalam pengasingan itu. ternyata penjaga itu tidak sebanyak yang mereka kira. di dalam pengasingan hanya ada beberapa penjaga.
mereka terkejut dengan kehadiran sosok berjubah, yang lebih mengejutkan nya adalah sosok hewan buas di samping sosok berjubah itu.
"dimana kalian mengurung anak dan cucu tabib li yue.?" tanya xia yu tanpa basa-basi.
pertanyaan nya berhasil membuyarkan keterkejutan mereka yang berjaga di tempat itu.
"si..siapa kau..!" tanya salah satu penjaga yang bertanya dengan gagap nya.
"kalian tidak perlu tahu siapa saya, jika kalian ingin hidup lebih baik kalian tunjukan dimana kalian mengurung orang yang saya sebutkan!" jawab xia yu dengan dingin nya bahkan sampai mengintimidasi mereka.
"berani sekali kau mengancam kami.. kalian semua serang dia..!" titah penjaga yang bisa xia yu tahu jika dia pasti yang bertanggung jawab di tempat ini.
"bukan nya menurut malah membantah, dasar manusia bodoh.!" cibir hei tian membuat penjaga itu kembali terkejut.
baru kali ini mereka mendengar dengan telinga nya sendiri bahwa hewan di depannya bisa bicara layak nya manusia. 'binatang sakral.?!' batin ketua itu.
hanya binatang yang sakral dan melegendaris yang bisa berbicara layak nya manusia. hal itu semua orang di dinasti ini mengetahui nya.
hei tian sudah bosan mendengarkan semua celotehan orang-orang itu. dia mendekat ke arah para penjaga itu.
..Grrr...
hei tian mulai menggertak mereka dengan geraman nya. para penjaga itu terlihat ketakutan. ingin sekali mereka pergi dari tempat itu. namun, karena perintah ketua nya mereka masih tetap berdiri di tempat itu.
"apa kalian masih ingin tetap bungkam.?" tanya xia yu untuk bersikap belas kasih pada mereka.
namun ketua penjaga itu malah berkeras hati tidak menunjuk kan tempat tahanan tuan nya.
"ternyata kalian memilih untuk bermain dengan ku rupa nya.!" desis hei tian dengan seringai nya.
"serang hewan buas itu.!!" seruan dari ketua para penjaga.
beberapa penjaga mulai menyerang hei tian di ikuti dengan seruan nya memberi semangat pada diri sendiri dan kawan-kawan nya.
"SERANG..!"
"MATILAH KAU..!!"
dengan senang hati hei tian menerima permintaan para penjaga yang ingin menyerang nya.
suara pedang dan cakar mulai beradu dan berdenting keras di area pengasingan itu. para penjaga menyerang secara bersamaan. namun semua serangan nya tak mengenai tubuh hei tian.
dengan lihai nya hei tian menghindari setiap serangan yang di tujukan pada nya.
beberapa saat kemudian para penjaga itu tumbang. dengan serangan yang mematikan dari hei tian. dengan mudah nya hei tian menumbangkan mereka.
kini para penjaga itu hanya seonggok jasad yang tidak berguna. para pelayan wanita yang bekerja di tempat itu beringsut di sudut tembok. mereka ketakutan bukan main menyaksikan perkelahian antara para penjaga dan satu hewan buas.
setelah mendengar ucapan itu, para pelayan sedikit lebih tenang. "nona tolong ampuni kami.! kami tidak tahu apa-apa, kami hanya bekerja di tempat ini.!" lirih salah satu pelayan memohon pada xia yu.
"tenang saja, asal kan kalian membawa kami ke tempat para penjaga mengurung tuan li wei dan tuan muda li zyan, saya akan membiarkan kalian hidup.!" desis xia yu menjawab pelayan itu.
pelayan itu melihat ke arah teman-teman nya. seolah meminta persetujuan dari mereka. teman-teman nya mengangguk bersamaan menjawab tatapan itu. kini pelayan itu mengalihkan pandangan nya lagi pada xia yu dan hei tian.
"baik nona.. kami akan menunjuk kan tempat nya pada anda."
"bagus.. tolong tunjukan jalan nya.!" titah xia yu dengan senyuman yang terukir indah di bibir nya.
"baik nona.. mari.." jawab pelayan itu. mereka pun menuntun jalan xia yu meninggal kan tempat yang telah di penuhi oleh mayat itu.
para pelayan itu bergidik ngeri saat melihat para penjaga yang telah terkapar dengan darah yang keluar dari luka cakaran. mulut dan hidung mereka mengeluarkan darah. bahkan ada beberapa penjaga yang mengeluarkan darah dari telinga nya.
bisa di simpul kan jika serangan dari hei tian bukan lah serangan biasa. dalam serangan nya terdapat kekuatan besar yang berasal dari kekuatan tenaga dalam nya.
tidak berapa lama mereka tiba di sebuah ruangan yang terlihat seperti penjara. terdapat beberapa ruangan yang di sekat dengan kayu besar yang berjajar rapih membentuk kurungan.
tiba di sebuah ruangan yang terlihat begitu gelap tanpa ada cahaya. ternyata ada seseorang yang tengah di pasung dalam ruangan itu.
seorang pria yang di perkirakan berumur empat puluh tahun lebihan. terlihat begitu menyedihkan dengan tangan di rantai dan kaki yang di pasung. rambut hitam nya telah bercampur dengan rambut putih, serta acak-acakan. tubuhnya kurus tak terawat, terdapat luka di sekujur tubuh nya.
batin xia yu terguncang saat melihat keadaan itu. "apa dia tuan li wei.?" gumam nya yang masih terdengar oleh para pelayan.
"benar nona..!" jawab salah satu pelayan.
betapa kejam nya orang yang membuat tuan li wei seperti itu. tuan li wei seperti tahanan penjara yang memiliki kejahatan besar. siapa yang tega membuat nya seperti itu jika bukan paman kandung nya sendiri. ketamakan li zhu telah menghancurkan keluarga kakak kandung nya.
"lelaki kejam.!!" gerutu xia yu menyaksikan kesengsaraan tuan li wei. "buka semua rantai dan pasung di kaki nya. sedangkan yang lain nya tunjukan dimana keberadaan li zyan.!" titah xia yu pada beberapa pelayan lain nya.
"baik nona..!" jawab semua pelayan.
para pelayan itu pun melaksanakan perintah xia yu. dan beberapa pelayan lainnya, menunjukkan jalan ke ketempat dimana orang yang dimaksud oleh xia yu.
ternyata tempat itu berada di sebelah ruangan yang ditempati oleh tuan li wei. di dalam ruangan itu ada sosok pemuda yang tengah diikat dalam posisi berdiri.
tubuhnya disandarkan di balik kayu yang berbentuk salib, kedua tangannya diikat di salah sisi bagian kiri dan kanan kayu itu.
tubuhnya dipenuhi dengan luka cambukan serta pukulan dari papan kayu. terdapat darah segar yang mengalir dari setiap luka itu. kondisi pria itu juga sama menyedihkannya seperti tuan li wei. sosok pemuda itu adalah li zyan cucu dari tuan Li yue.
"lepaskan pria itu, setelah nya kalian bisa pergi dari tempat ini. jaga mulut kalian jika kalian masih ingin hidup di dunia ini, tolong ingat pesan saya.!" titah xia yu dengan sedikit ancamannya untuk membungkam mulut mereka.
para pelayan pun pergi meninggalkan tempat itu, setelah melaksanakan perintah dari sosok yang gadis berjubah yang mereka tidak ketahui nama nya itu.
kini tuan li wei berada di pangkuan hei tian yang berubah menjadi manusia. dia membawanya ke ruangan yang ditempati oleh anaknya. berhubung tuan li wei dan li zyan tidak sadarkan diri, xia yu membawa masuk mereka ke dalam ruang dimensinya. setelah itu dia keluar seorang diri dari ruang dimensinya dan menghilang dari tempat itu.
xia yu muncul kembali di tempat dia tadi menyimpan kudanya keli. kemudian menghilang dari tempat itu dengan kecepatan laju Keli meninggalkan tempat pengasingan yang telah berubah menjadi tempat pemakaman bagi para penjagaan yang telah meninggal di tempat itu.
**tbc