
***
"Kk..ka..kau...!" ujar siluman itu terkejut dengan apa yang di dengar dan di lihatnya. 'bagaimana bisa gadis ini masih sadar? bukannya tadi dia sudah masuk dalam jebakan ku?' tanya siluman itu dalam hati.
dia tidak menduga jika Xia yu bisa lolos dari pengaruh sihirnya. hal ini baru pertama kali terjadi.
"kenapa..? apa kau terkejut, aku masih sadar dan tidak masuk dalam jebakan mu?" tanya Xia yu dengan seringai di wajahnya.
"heh' tentu saja tidak.!" jawab siluman itu mengelak. "meskipun kau tidak masuk dalam jebakan ku, aku akan tetap bisa membunuhmu dan menjadikanmu santapan lezat karena wajah cantikmu."
Xia yu berdecih. "cih... kau kira dirimu itu selevel dengan diriku?" ujar Xia yu menaikkan salah satu alisnya.
"memangnya dirimu itu siapa? sampai aku tidak bisa menandingi level mu." jawab siluman.
"entah apa yang ada dalam pikiran mu sampai-sampai kau berani memprovokasi ku! hahaha.." jawaban siluman itu membuat Xia yu tak bisa menahan tawanya.
Xia yu menarik nafas sebelum melanjutkan ucapannya. "tapi ada satu hal yang perlu kau tahu. bahwa aku ini orangnya sangat pendendam, aku akan menghancurkan setiap makhluk hidup yang berani mengusik ku. entah itu dengan cara halus, atau dengan cara kasar seperti yang kau lakukan." ancam Xia yu menggertak siluman itu.
sedari tadi Xia yu diam karena dia bisa melihat ingatan dari siluman ular. dia tidak menduga jika sosok ular yang cantik itu adalah siluman yang jahat dan sok berkuasa di hutan ini.
ketamakan akan kekuasaan ternyata tidak terjadi pada kaum manusia saja. terbukti dengan apa yang di lakukan siluman itu. dia menggunakan kemampuan sihirnya untuk memperbudak serta menguasai hutan ini.
tulang belulang di dalam goa itu adalah tulang dari semua hewan yang memberontak. siluman itu adalah musuh bebuyutan dari bai shizi. setelah kepergian sang ratu, keadaan hutan kehidupan tidak lagi damai.
kekacauan yang di lakukan kaum siluman yang ingin menjadi penguasa pun mulai menyerang formasi penjaga hutan.
namun, karena para penjaga dan bai shizi di bekali kemampuan menyerang oleh sang ratu pun bisa mengalahkan kaum siluman yang memberontak. meskipun harus kehilangan nyawa, mereka tetap setia dan melakukan tugasnya sebagai penjaga hutan
sekarang hanya tinggal beberapa siluman saja yang tinggal di hutan kehidupan. salah satunya adalah siluman ular itu. sedangkan yang lainnya selalu bersembunyi karena mereka takut. mereka mengetahui jika sang ratu yang telah tiada akan bereinkarnasi dan kembali ke hutan kehidupan.
kembali ke inti masalah..
Wajah siluman itu menjadi suram setelah mendengar gertakan Xia yu. wajahnya menjadi merah padam bagaikan iblis yang akan tengah murka dan mengeluarkan amarahnya.
"matilah kau manusia rendahan.." desis siluman itu mulai menyerang Xia yu dengan ekor ularnya.
..Shhaa..
Ekor siluman itu menerjang Xia yu yang masih berada di atas punggung keli. namun dengan mudahnya Xia yu mengelak dari tebasan ekornya. Xia yu menggunakan ilmu peringan tubuhnya untuk menghindar.
..Greb..
kemudian xia yu menangkap ujung ekor yang siluman itu gunakan untuk melumpuhkannya. sesaat kemudian Xia yu berpin dah tempat sembari menarik ekor siluman itu menjauh dari teman-temannya.
..Argh!'...
jerit kesakitan terdengar oleh semua makhluk yang berada di dalam goa. siluman itu Merasakan sakit di bagian ekornya yang di genggam kuat oleh gadis misterius. dia tidak menduga jika gadis yang belum diketahuinya itu dapat membaca serangannya. belum lagi ekornya terasa sakit dan panas karena genggaman tangan gadis itu.
..Brukh..
Xia yu melemparkan tubuh siluman ular itu pada dinding goa. kini siluman itu merasakan sakit di bagian punggungnya. tentunya Xia yu melemparkan siluman itu dengan bantuan kultivasinya. jika tidak bagaimana dia bisa menarik tubuh siluman ular yang bobotnya lebih berat dari tubuh keli.
"bagaimana? apa sekarang kau yakin bahwa kau bukanlah tandingan ku?" seringai Xia yu sengaja memancing siluman itu agar kembali menyerangnya.
"manusia rendahan...!!" bentak siluman itu dengan suara nya yang menggema. wajahnya berubah menjadi iblis yang begitu mengerikan serta cahaya keunguan muncul di seluruh tubuhnya.
"jadi ini wujud asli mu?"
"bagaimana, apakah nyali mu itu lenyap setelah melihat wujud asli ku."
"Hahahaha..." Xia yu tertawa keras menjawab rasa percaya diri siluman itu. "nyali ku tidak akan pernah lenyap saat berhadapan dengan makhluk tidak berguna dan menyedihkan seperti dirimu. seharusnya nyali mu lah yang menciut, karena kau telah mengusik orang yang salah." ujar Xia yu dengan aura pembunuhnya yang selalu bangkit saat berhadapan dengan musuhnya.
siluman itu melayangkan beberapa kali serangan dengan ekornya. tapi serangannya tak pernah mengenai tubuh Xia yu. kemudian siluman itu mulai mengeluarkan kemampuan spiritual nya. namun ekornya tetap membuat gadis yang meremehkannya itu sibuk menghindar.
sementara dia mulai merentangkan kedua tangannya dan menariknya ke arah depan dadanya. kedua telapak tangan itu seperti membuat pola lingkaran. beberapa saat kemudian muncul lah cahaya keunguan dari dalam pola lingkaran itu. bibir nya menyeringai melihat kearah targetnya yang masih saja sibuk dengan ekornya.
"MATILAH KAU..!!!" ujar siluman itu menyerang Xia yu dengan kekuatan spiritual yang mengalir di kedua tangannya. ia arahkan cahaya keunguan itu kepada gadis yang tengah bergelut dengan ekornya.
jurus menyerang nya bagaikan sosok salah satu anime yang terkenal dengan serangan mautnya yang bernama Son Goku dalam serial dragon ball. kalian pasti tahu jurus apa itu namanya 'kan.
...KA.MEHA.MEHA..
Teriak siluman itu mengarahkan serangannya pada Xia yu. seringai manis di bibir Xia yu menyambut serangan siluman itu.
...DWARRR...
ledakan besar menghantam dinding goa dan membuat sebuah lubang besar dari ledakan itu.
di sisi lain Xia yu tak bisa menahan gelak tawanya lagi. "Hahahaha... Hahahaha..." tawanya pun lepas sampai membuatnya terbahak-bahak. "hahh... aku seperti masuk dalam film dragon ball. aku tidak menduga jika jurus Son Goku sudah ada di dunia ini. ini pasti karena daya khayal author yang terlalu gila. hahaha.." ujar Xia yu di sela tawanya.
sementara siluman itu bingung melihat tingkah Xia yu. 'kenapa gadis itu malah tertawa? apa itu dragon ball? siapa Son Goku? dan mana yang namanya author.? kenapa aku seorang siluman terlihat begitu bodoh di hadapan para reader. ah.. sebaiknya aku memberi si author peringatan, karena telah membuat peran siluman cantik seperti ku ini menjadi bahan tertawaan.' gerutu siluman itu dalam hatinya.
sesaat kemudian tawa Xia yu terhenti. kini dia kembali fokus pada sosok yang membuat nya tertawa lepas itu. tatapannya kembali tajam bak elang yang mengintai mangsanya.
dia berjalan ke arah siluman itu sambil bergumam dalam hatinya. tapi sebelum itu Xia yu menarik nafas nya terlebih dulu. 'hahh.. sudah terlalu lama aku tidak berlatih pedang, sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk berlatih.,' batin Xia yu yang menganggap pertarungan ini seperti latihan pedang, dan siluman itu lah yang menjadi target latihannya.
"sudah puas kah kau bermain?" seringai Xia yu.
"kalahkan aku jika kau mampu..!" tantang siluman itu.
"dengan senang hati." xia yu kembali menyunggingkan senyuman mautnya. dia menarik cambuk yang menggantung di pinggangnya dan mengubahnya menjadi sebuah pedang dengan cahaya biru.
siluman itu terkejut dengan pedang yang di pegang oleh Xia yu. "p..pe.. pedang biru..?!!" lirih nya. nyali siluman itu menciut, dia pernah melihat pedang seperti itu beberapa tahun silam. dia juga pernah menjadi korban dari amukan pemilik pedang itu.
"sebaiknya kita akhiri permainan kita.." desis Xia yu langsung menyerang siluman itu dengan pedang birunya.
..Slap..
..Slap..
..Syatt..
..Krasshh..
...Aaarrrggghhh!....
Jeritan kesakitan terdengar sangat pilu dan menyayat hati. serangan bertubi-tubi Xia yu lakukan pada siluman yang masih tercengang akan penampakan pedang birunya. semua serangan itu tepat di tubuh siluman dan diakhiri dengan tebasan pedang biru yang memotong ekor siluman ular itu.
..Brukh..
tubuh siluman itu ambruk di tengah-tengah lantai goa. bukan cairan merah yang berlinang di lantai itu. tapi cairan ungu lah yang menggenang di tempat itu. di tambah bau amis yang begitu pekat.
"ini lah balasannya bagi orang yang berani mengusik dan memprovokasi ku.!? terlebih orang itu memang pantas mendapatkan kematian seperti yang kamu alami." ujar Xia yu menatap pada tubuh siluman yang telah terbagi dua._
****tbc
maaf kan tubuh author yang kurang fit ini ya.. insyaallah jika sudah fit dan daya khayal nya bertambah, author akan up lebih banyak koq.
maaf ya kalo garing..
terimakasih..🙏**