The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
231. Pertemuan Agung Obat Ajaib..



*Dua hari kemudian...


Hari ini adalah hari persaingan bagi seluruh Kultivator Medis di Negeri Awan. Para kultivator Medis dari berbagai negara dan kerajaan hadir untuk menyaksikan Kompetisi Pertemuan Agung Obat Ajaib.


Orang-orang yang hadir disana bukan hanya para kontestan saja. Tetapi para Kultivator Medis Senior dan Kultivator Abadi juga hadir untuk menyaksikan kompetisi bergengsi itu.


Kali ini Otoritas Pasar Gelap mengirimkan Xia yu untuk menjadi salah satu kandidat, Ketua Mu menaruh harapan besar kepadanya. Karena para kultivator Medis yang di kirimkan ke Negeri Awan selalu kalah dalam tiga tahun terakhir, maka Pertemuan Agung Obat Ajaib tahun ini sangat penting bagi mereka.


Tebing-tebing batu menjulang tinggi menyentuh langit. Sangat pantas jika Negeri ini di namakan Negeri awan, karena memang kenyataannya Negeri ini terlihat seperti berada di atas awan.


Saat ini Xia yu tengah berada dalam perahu yang akan membawanya ke tempat kompetisi, yang berada di puncak Gunung Southern Green. Tempat kompetisi itu sudah di penuhi banyak orang, yang tiba dari beberapa waktu yang lalu.



(Gambar hanya ilustrasi)


...


Perahu yang membawa Xia yu kini telah sampai di tempat pemberhentian. Salah satu penjaga turun terlebih dulu untuk memastikan kondisi pijakan aman untuk di lalui. Tidak berapa lama Xia yu di persilahkan turun oleh Ketua Mu yang telah memastikan kondisi aman.


Kehadiran Xia yu selalu menjadi pusat perhatian. Mungkin karena pakaian dan topeng yang dia kenakan terlihat sangat mencolok.


Setibanya di tempat kompetisi, Xia yu langsung mengedarkan pandangannya untuk melihat situasi di sana. Kedua matanya yang tajam melihat sosok yang dia kenal sedang duduk di kursi. Dia duduk dengan posisi mencolok berbaris di atas panggung.


Xia yu tampak bingung, dia pun memutuskan bertanya kepada Ketua Mu yang berada di sampingnya. Dia menunjuk orang itu dengan menggunakan dagunya.


"Ketua Mu, siapa Paman yang duduk di antara orang tua itu?"


"Paman.. Orang tua?" Jawab Ketua Mu sedikit terkejut, dia pun mengikuti arah pandangan Xia yu. Kini pandangannya tertuju pada sosok pria tinggi dengan wajah tampan dan dada bidang yang terlihat begitu berwibawa. Ketua Mu langsung tersenyum, dia pun menjawab pertanyaan Xia yu.


"Tuan Jing Xi baru pertama kali datang ke Negeri Awan, wajar saja jika anda tidak mengetahuinya. Identitas Pria itu bukan berasal dari latar belakang yang sederhana."


"Oh? Apa yang membuatmu mengatakan hal itu?" Tanya Xia yu dengan penasaran.


"Marganya adalah Yuan dan namanya adalah Zhu-Ming, berasal dari kerajaan Tiankong. Dia merupakan Kaisar termuda di Negeri ini. Dia juga terkenal sebagai salah satu Kultivator Abadi yang termuda. Tingkat kultivasinya telah mencapai Inti Emas, dia bisa mencabut kekuatan kultivasi seseorang. Dan dia adalah Kaisar yang di takuti oleh semua orang, karena sifatnya yang dingin dan tak kenal ampun.


Hal yang paling penting adalah.. Dia baru berusia dua puluh lima tahun. Anda bisa memanggilnya dengan sebutan Yang mulia, pendeta atau senior. Tapi untuk panggilan paman.. Saya rasa, hanya balita yang berani memanggilnya begitu. Jika orang dewasa mungkin akan berakhir dengan kebisuan.." Jelas Ketua Mu dengan intonasi yang berubah-ubah, pertama di penuhi kekaguman kedua di penuhi ketakutan.


"Kaisar?"


Xia yu kembali memandang dengan penuh selidik kepada Yuan Zhu-Ming. Tidak lama memory otaknya menampilkan kejadian ketika dia berteleportasi dan muncul di dalam sebuah kamar penginapan, yang pernah mempertemukannya dengan pria itu.


"Jadi namanya Yuan Zhu-Ming dan usianya baru dua puluh lima tahun, sudah menjadi Kaisar serta Kultivator Abadi, begitu?"


"Kaisar Yuan Zhu-Ming, selalu menjadi tamu agung bagi Negeri Awan, tapi baru kali ini beliau menghadiri kompetisi Pertemuan Agung Obat Ajaib. Saya akan memberi salam penghormatan kepadanya nanti. Apakah Tuan Jing Xi ingin pergi bersama saya?"


'Seorang Kaisar muda dan Kultivator Abadi Inti emas?' Batin Xia yu terlihat seolah-olah dia sedang berpikir. Tapi, entah apa yang sedang dia pikirkan. Ketika mendengar Ketua Mu akan memberi salam penghormatan, dia langsung tersenyum dan mengangguk pelan.


"Tentu saja! Berkenalan dengan sosok yang hebat seperti itu akan memberikan banyak manfaat!"


"Baiklah, Mari..." Ketua Mu membawa Xia yu ke arah panggung untuk mengucapkan salam kepada Kaisar muda itu.


Sesampainya mereka di hadapan Yuan Zhu-Ming, Ketua Mu sedikit membungkukkan badannya dan mengatupkan kepalan tangan di depan tubuhnya, lalu berkata.


"Memberi hormat kepada Yang Mulia Kaisar Agung." Ucapnya dengan penuh hormat, sedangkan Xia yu hanya mengikuti gerakannya saja. Tidak mengeluarkan sepatah kata pun.


"Bangkitlah.." Ucap Yuan Zhu-Ming, pandangannya langsung tertuju pada sosok pria muda yang berbalut kain merah cerah.


Yuan Zhu-Ming perhatikannya dengan jelas, dia merasa tidak asing dengan pakaian dan topeng emas burung Phoenix itu. Dia ingat bahwa kedua barang itu di letakan di samping mata air panas pada malam itu.


Ketika Yuan Zhu-Ming mengingat kejadian pada malam itu tatapannya langsung mengarah pada Xia yu. Yuan Zhu-Ming menatapnya dengan sangat cermat.


Malam itu, dia tidak bisa melihat wajah Xia yu dengan jelas, karena wajahnya tertutup oleh kabut mata air panas. Namun, kali ini wajahnya malah tertutup topeng. Dan saat ini yang terlihat hanya bibir ranum dan kedua mata birunya, yang dengan berani menatap wajahnya. Padahal tidak ada seorangpun yang berani menatapnya.


Yuan Zhu-Ming harus mengakui bahwa penampilan Tuan Muda berpakaian merah itu sangat menyilaukan, seperti matahari yang dengan senang hatinya menyinari bumi. Sikapnya benar-benar anggun terutama sepasang mata jernih yang memancarkan senyuman.


Benar-benar tak terlupakan...


Tapi, melihat sepasang mata jernih itu, kenapa Yuan Zhu-Ming merasa bahwa dia mengenalinya?


"Sudah lama sekali saya tidak melihat anda di Negeri Awan. Saya merasa sangat terhormat bisa bertemu dengan orang hebat seperti anda." Ujar Ketua Mu berjalan maju menghampiri Yuan Zhu-Ming, dan berbicara dengan kata-kata yang penuh penghormatan.


"Ternyata Ketua Mu juga ada di sini." Yuan Zhu-Ming berdiri menyambut pria paruh baya yang berkata Dengan hormat kepadanya. Pandangannya kemudian beralih pada Xia yu. Dia pun bertanya.


"Dan Ini..?"


"Haha.. Dia adalah Kultivator Medis yang di undang Otoritas Pasar Gelap untuk ikut serta dalam Pertemuan Agung Obat Ajaib tahun ini.. Ehm.. Tuan muda ini bernama Jing Xi, namun dia sering dikenal dengan panggilan Tabib Misterius.." Ketua Mu berbicara dengan malu-malu, mengingat kekalahannya tiga tahun lalu.


Mendengar nama yang menggemparkan dunia kultivasi itu di sebut. Yuan Zhu-Ming dan yang lainnya langsung mengarahkan pandangannya pada sosok berpakaian serba merah itu.


Semua orang yang ada di sana sangat terkejut!


Tabib Misterius yang keberadaannya tidak di ketahui oleh siapa pun, ternyata mempunyai kerja sama dengan Otoritas Pasar Gelap!


**tbc