
***
Keesokkan hari nya xia yu terbangun dengan tubuh yang segar karena tidur nya sangat nyenyak dan nyaman, begitu juga dengan si macan yang terbangun karena suara menguap dari gadis yang semalam berdebat dengan nya.
"kau sudah bangun..?" tanya si macan pada xia yu.
"ya.." jawab xia yu singkat yang di salah fahami oleh si macan.
'seperti nya dia masih marah pada ku karena tidak mempercayai nya.' batin si macan.
"kau mau kemana..?" tanya si macan melihat xia yu beranjak dari batu dan berjalan ke mulut gua tapi tidak di jawab oleh xia yu. si macan pun mengikuti kemana xia yu pergi persis ketika bertemu dengan xiao huang.
xia yu melakukan peregangan dan pemanasan di depan matahari yang telah menunjukan diri nya. suhu hangat bisa di rasakan oleh xia yu saat peregangan tubuh. berbeda dengan si macan yang terheran melihat aktifitas xia yu di pagi hari.
'apa yang sedang dia lakukan..?\ batin si macan.
"kenapa kau mengikuti ku..?" tanya xia yu membuyar kan lamunan si macan.
"a..aku hanya..." jawab si macan bingung harus menjawab apa.
"pergilah aku tidak ada urusan nya dengan mu.." ujar xia yu menyuruh pergi macan itu.
"hey.. ini tempat ku kenapa kau malah menyuruh ku pergi.." jawab si macan.
"kalau begitu aku yang akan pergi.." ujar xia yu melangkah pergi dari tempat itu dengan peringan tubuh nya yang membuat nya menghilang sekejap mata dari tempat nya berdiri.
"hey.. gadis bodoh.. kenapa kau tinggal kan aku..? tunggu.." jawab si macan terkejut tidak menyangka jika gadis itu rela meninggal kan binatang sakral seperti diri nya.
"kejar aku jika kau bisa.." gumam xia yu pada si macan sembari melihat kearah belakang, ternyata si macan mengikuti nya dia pun semakin mempercepat langkah nya untuk tidak terkejar.
'kenapa dia berlari ke arah puncak gunung.? ah. bodo amat seperti nya dia bukan gadis biasa.. aku hanya tidak bisa mendeteksi tingkat kultifasi nya saja kemungkinan gadis itu akan menjadi seorang master.' batin si macan bergelut dengan pemikiran nya dan terus mengikuti xia yu dari belakang.
xia yu tiba di sebuah aliran sungai yang kecil berhubung perut nya lapar dan tubuh nya sangat lengket dia pun bergegas mencebur kan tubuh nya mandi sembari menangkap ikan untuk sarapan nya dan dia pun berhasil menangkap ikan dengan tangan kosong karena arus sungai yang tidak terlalu deras.
dia menusuk kan satu akar tanaman untuk mengikat ikan itu agar tidak terlepas dari tangan nya dan kembali mencari ikan sampai di rasa cukup baru dia menyudahi acara mandi dan menangkap ikan nya.
ternyata si macan telah menunggu nya di pinggir sungai. raut wajah macan itu terlihat cemas dan panik saat melihat xia yu terjun begitu saja ke dalam air namun saat dia melihat xia yu kembali ke permukaan untuk memasok udara dan kembali menyelam dia sedikit tenang dan mengerti apa yang tengah di lakukan oleh calon tuan nya.
ya dia sudah berpikir dan memantap kan pilihan nya untuk menjadikan xia yu tuan nya dan mengikat kontrak dengan nya agar dia selalu siap jika xia yu mendapat masalah.
..WUSHH...
..WUSHH...
xia yu melompat tinggi dan berputar di udara untuk mengeringkan pakaian. si macan terpesona akan kecantikan alami saat xia yu keluar dari air dan melakukan gerakan itu.
"woowww... ternyata dia sangat cantik.." gumam si macan di balik semak. dia berpikir jika xia yu akan mengganti pakaian jadi dia menyembunyikan diri nya agar tidak terlihat oleh xia yu dan membuat nya nayaman untuk berganti. tapi sayang nya sang empu langsung mengerti maksud si macan saat melihat nya lari terbirit-birit masuk ke dalam semak bahkan xia yu terkekeh melihat kucing manis itu.
hey.. kenapa si macan di sebut kucing manis..?
padahal si macan tidak ada manis manis nya sama sekali malah lebih menyeramkan. tapi penilaian xia yu berbeda dengan gadis lain nya dia akan semakin suka jika melihat hewan besar dan ganas dan di anggap nya binatang paling manis dan lucu.
hey..hey.. lucu..?
reader : akh.. author memang crazy imajinasi nya..
itu pasti yang kalian pikir kan tentang part ini mohon di maklum ya memang itu juga yang author suka, tapi nanti akan ada part dimana xia yu ketakutan dengan salah satu binatang yang sangat di benci nya dan akan membuat kalian tertawa terbahak-bahak karena tingkah nya.
author akan masukin salah satu kejadian yang author alami.
menurut kalian binatang apa itu..?
jawab ya..
...
setelah menangkap ikan xia yu berganti pakaian memakai hanfu dan jubah hitam yang memiliki topi. xia yu mulai menyalakan api dan membakar serta membumbui ikan itu dengan bumbu yang selalu di bawa nya. dia tidak mau jika memakan makanan yang tidak berasa dan berbau tidak enak karena dia bukan berasal dari zaman kerajaan tentunya.
semilir angin membawa bau harum masakan xia yu ke seluruh penjuru tempat itu, bahkan harum itu membuat si macan mendekat dengan sendiri nya mencari bau harum dari mana yang mengusik indra penciuman nya.
'hmm... bau harum apa ini..' batin nya mengikuti asal bau itu.
"kucing bodoh kau mau menginjak kan kaki mu ke atas bara api.." bentak xia yu melihat tingkah bodoh kucing besar di depan nya. ya xia yu memang menggambar kan si macan sama dengan kucing peliharaan nya di zaman modern yang sama berwarna hitam dan selalu di panggil nya si hitam manis.
"ha..ha..ha.. ya kali ada macan yang di gertak seperti itu langsung menjerit seperti banci." ujar xia yu di tengah tawa nya.
padahal si macan menjerit karena memang kaki si macan terasa sakit lebih tepat nya panas saat menginjak satu bara yang masih menyala merah karena terkejut oleh bentak kan xia yu.
"apa kau tidak lihat kaki ku..?" jawab si macan cemberut dengan mata yang berbinar merajuk pada xia yu.
"ah.. kenapa sekarang mata mu terlihat indah.." ujar xia yu gemas melihat ekspresi si macan. dia beranjak dari tempat nya dan menggapai wajah hewan buas yang di anggap nya lucu.
'ah.. sungguh terbalik dunia ini.' batin author.
'yes berhasil..' batin si macan. ya dia melakukan itu karena dia memang ada mau nya.
"apa kau lapar..?" tanya xia yu dengan mata yang penuh kasih sayang dan tipu daya. si macan mengangguk kan kepala nya dengan semangat lupa dengan rasa panas di telapak kaki nya.
...pletak....
..aww...
xia yu memukul pelan di kepala si macan dan membuat nya menjerit karena sakit atau ngilu.
"kau pikir aku bodoh hah..? jangan harap kau bisa menipuku dengan wajah sok polos mu.." ujar xia yu mendorong wajah macan itu hingga dia terjungkal kebelakang.
"maaf... tapi bisa kah kau memberi ku ikan itu..? aku sangat lapar.. coba kau bayang kan aku sudah di segel selama beberapa tahun aku tidak ingat dan aku belum makan selama itu.." ujar si macan kembali membujuk xia yu.
"baik lah.. kau duduk akan aku ambil kan ikan itu untuk mu namun aku tidak akan memberikan banyak karena aku akan menyimpan sisa nya untuk bekal ku." jawab xia yu..
"mm.. terimakasih.." ujar si macan berterimakasih dan terharu akan kebaikan gadis di samping.
"sama-sama..! mm.. siapa nama mu..?" jawab xia yu dia belum tahu nama yang sedari malam berdebat dengan nya.
"aku tidak punya nama kerena aku belum mempunyai tuan.. tuan ku lah yang akan memberikan nam.. ..m.. apakah kau mau jadi tuan ku..?" jawab si macan berharap xia yu mau menjadi tuan nya.
"aku tidak terlalu mengerti akan hal semacam itu tapi jika kau memang mau ikut dengan ku tentu saja aku akan memperbolehkan nya, asal kau memperbolehkan aku menunggangi mu ketika aku lelah berjalan itu pun jika kau tidak keberatan." ujar xia yu tidak ada yang di tutupi.
"m.. baik.. terimakasih dan tenang saja aku pasti mengijinkan mu untuk duduk di punggung ku dan itu adalah kehormatan bagi ku." jawab nya.
"terimakasih.. sekarang makan lah.." ujar xia yu menyerahkan empat ikan mas setengah matang kesukaan si hitam manis berharap si macan juga menyukai nya.
..krauk..kraukk...
suara kunyahan si macan dengan lahap menghabis kan itu dengan beberapa gigitan saja membuat xia yu tersenyum lebar melihat kucing besar di hadapan nya.
"bagaimana..?" tanya xia yu.
"..mmmm.. ini sangat lezat.. ikan ini rasa nya sangat manis dan segar.. boleh kah aku memakan nya lagi..?" jawab si macan ketagihan berharap xia yu memberinya beberapa ikan lagi.
"tidak..!! satu ikan ini untuk ku dan yang lain nya untuk sore nanti.. kau jangan serakah jika ingin hidup bersama ku." ujar xia yu memutus kan harapan si macan.
"jadi sekarang aku harus memanggil mu apa..?" tanya si macan mengalihkan pandangan nya agar tidak tergoda oleh xia yu yang tengah melahap bagian ikan nya.
"..mm, panggil saja xia yu.. aku lebih nyaman dengan panggilan itu." jawab xia yu.
"lalu nama ku..?" tanya si macan dengan semangat.
"nama mu...," jawab xia yu sembari berpikir nama yang bagus untuk si macan. "ah.. ya aku akan memanggil mu hei tian.. bagaimana..?" lanjut nya setelah menemukan nama yang cocok untuk si macan (hei tian arti nya hitam manis.. julukan si hitam manis kucing hitam peliharaan nya.)
"hei tian.. nama yang bagus aku suka.." jawab si macan menyukai nama yang di berikan xia yu.
"baik lah akan aku perkenal kan kau dengan teman ku.. xiao huang keluar lah.." ujar xia yu dan menyuruh burung kecil nya keluar dari gelang setelah dia mengusap nya.
"ada apa xia yu..?" jawab xiao huang setelah keluar dari ruang dimensi. hei tian terkejut jika xia yu mempunyai ruang dimensi yang bisa di masuki oleh benda hidup.
"berkenalan lah dengan teman baru kita.." ujar xia yu menyuruh xiao huang berkenalan.
mereka berdua pun berkenalan dan memakan ikan bakar itu bersama sama. setelah itu xia yu melanjutkan perjalanan nya dan hei tian menyuruh xia yu untuk menunggangi nya agar dia bisa mengistirahat kan tubuh nya.
(ini hanya ilustrasi bayangan xia yu menunggangi si macan, anggap saja jika gadis di atas macan itu memakai hanfu dan jubah yang bertopi seperti.)
**tbc