The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
160. Rencana..?



***


Xia yu membuka tudung putih nya. kini semua orang yang berada di paviliun dua dapat melihat kecantikan sekaligus ketampanan dari dirinya. xia yu memiliki daya pikat yang luar biasa. semua orang yang melihat wajahnya pasti akan terlena. sama seperti yang sekarang sedang terjadi.


tuan Li wei, Li zyan, dan bibi may terpesona dengan kesempurnaan yang dimiliki oleh xia yu. sosok gadis yang selama ini tertutup jubah hitam misterius, kini berubah layaknya bidadari dalam balutan pakaian pria.


wajah putih mulus tanpa cacat menjadi sorotan utama, di tambah dua manik kornea mata yang tegas dan tajam, hidung kecil namun begitu mancung layaknya perosotan. dagu kecil yang lancip seperti melakukan oplas, dan yang lebih menarik adalah bagian bibir ranum xia yu yang terlihat sangat sexsi, membuat orang yang melihatnya menjadi candu.


rasa penasaran mereka kini berbuah manis. kecantikan yang selama ini mereka bayangkan begitu di luar ekspektasi mereka.


mereka tidak menduga jika gadis misterius itu sangat-sangat cantik. tidak bukan hanya cantik melainkan kecantikan yang sempurna. sosok gadis yang luar dan dalam, kecantikan parasnya seimbang dengan kecantikan hatinya.


hatinya begitu bersih seperti layaknya kapas putih yang tidak ternoda. dalam hidupnya xia yu ingin berguna bagi banyak orang. bersedekah, entah itu harta, tenaga, atau ilmu pengetahuan. membantu yang lemah dan menegakan keadilan. itulah sosok perempuan dengan kecantikan yang sempurna. menurut author..


"selamat pagi.." ujar xia yu menyapa mereka.


mereka tersadar dari keterkejutan mereka saat terpesona akan kecantikan xia yu. bahkan kedua telinga Li zyan memerah merasa malu dan bodoh. dia ketahuan terlena dengan gadis di hadapannya. batu kali ini dia bertatapan secara langsung dengan seorang gadis.


"se..selamat pagi nona." jawab Li zyan dengan kikuk nya.


xia yu tersenyum mendengar jawaban Li zyan. dia sudah menduga jika mereka akan terkejut, tapi dia tidak ambil pusing.


"silahkan nona.." ujar fang yin mempersilahkan xia yu untuk duduk setelah dia menarik salah satu kursi untuk nona nya.


"terimakasih.." jawab xia yu berterimakasih. kemudian dia duduk berhadapan dengan tuan Li wei. "kalian juga duduk lah.." titahnya pada Li zyan, fang yin dan bibi may.


fang yin duduk lebih dulu dari Li zyan dan bibi may kemudian di susul oleh Li zyan. mereka langsung menuruti perintah xia yu yang menyuruh mereka untuk duduk. namun bibi may tidak langsung duduk. dia ragu akan perintah xia yu. apakah dia juga termasuk yang di persilahkan untuk duduk.? pikirnya.


"silahkan bibi may.." xia yu mempersilahkan kembali bibi may yang masih mematung di tempatnya berdiri.


kepala bibi may menggeleng pelan, kemudian menjawab ucapan xia yu. "tidak nona saya berdiri saja.." jawab nya.


fang yin bangkit dari duduknya dan menarik salah satu kursi yang masih kosong di sebelahnya. setelah itu dia beralih pada bibi may dan memegang kedua bahunya, membuat bibi may duduk di kursi yang telah dia tarik.


fang yin melakukan hal itu dengan mengucapkan beberapa kata. "nona tidak suka penolakan atau bantahan bibi, jadi mulai sekarang bibi tidak diperbolehkan untuk membantah perintahnya." ujar fang yin dengan lembut tanpa penekanan.


satu hal lagi yang mereka tahu. kini mereka mengerti kenapa selama ini fang yin tidak pernah membantah. ternyata semua itu karena ketidaksukaan nona nya terhadap penolakan.


semua orang telah duduk di tempatnya masing-masing. xia yu mulai memberitahu mereka siapa dirinya.


"perkenalkan nama saya Jing xia yu, saya adalah putri tertua dari jendral kerajaan Xing. saya kenal dengan tuan Li Yue saat beliau keluar dari hutan arwah," ujar xia yu tidak memberitahu jika dirinya kenal kakek Li yang sudah menjadi arwah. karena itu tidak akan masuk akal bagi mereka. jadi xia yu sedikit berbohong tentang pertemuannya.


"saat itu saya sedang dalam masalah dan beliaulah yang membantu saya untuk bangkit. selama sebulan penuh beliau mengajarkan banyak hal pada saya. namun dihari terakhir kakek Li mengajar saya. beliau memberitahu darimana dia berasal dan menceritakan tentang keluarganya.


dari situlah saya merasa ada yang aneh. selang tiga hari berikutnya burung kecil kakek Li datang dengan kecemasan yang menyuruh saya mengikutinya. burung kecil itu menuntun saya ke sebuah bukit. disana ada sebuah lembah dan saya melihat kakek Li tengah di kerumuni oleh beberapa pria paruh baya dan sosok pria yang mirip sekali dengan nya.


saya baru ingat jika tuan Li mempunyai seorang adik bernama tuan Li zhu. dari situ saya menduga jika tuan Li zhu berniat tidak baik pada kakek Li. namun saya terlambat.. kakek Li di dorong secara paksa ke dalam sebuah jurang. saya tidak menduga jika adik kandungnya sendiri tega membunuh kakaknya karena ketamakan akan kedudukan serta rasa irinya." jeda xia yu dengan wajah suramnya mengingat kejahatan tuan Li zhu. terlihat raut wajah yang tak kalah suram dari xia yu. kesuraman itu milik tuan Li wei dan Li zyan.


kedua tangan mereka mengepal sampai kubu-kubu tangan mereka memutih. tak terasa kedua sudut mata tuan Li wei mengeluarkan bulir bening yang begitu menyayat hati. terlihat kerinduan, kebencian dan kemarahan yang menjadi satu.


"setelah memastikan kakek Li benar-benar jatuh ke dalam jurang, mereka pun pergi dari tempat itu dengan senyum kemenangan mereka yang membuat saya ingin sekali membunuh mereka saat itu juga. tapi sayangnya kemampuan beladiri saya belum mencapai batas fighter.


saya pun bergegas melihat keadaan di sana, tapi saya harus menelan rasa kepedihan saat tak melihat tubuh kakek Li di jurang itu. saya menyuruh burung kecil tuan Li mencari keberadaannya. namun burung kecil itu tak menemukan beliau. yang dia temukan hanya tas selempang yang selalu di bawanya."


(xia yu mengeluarkan tas selempang yang terbuat dari kulit. itu adalah tas yang dia temukan di dalam ruang dimensi. di dalam tas itu terdapat beberapa lukisan wajah tuan Li wei dan Li zyan. serta beberapa benda penting lainnya yang bersangkutan dengan keluarganya).


dengan perasaan yang bercampur, tuan Li wei dan Li zyan mengambil tas itu. mereka meneteskan air mata saat melihat barang-barang pemberian mereka pada kakek Li. xia yu sengaja mengarang cerita dan mengeluarkan barang-barang peninggalan kakek Li yang bersangkutan dengan keluarganya. karena xia yu yakin dengan hal itu dia bisa membangkitkan semangat mereka.


"buku catatan cara beladiri pedang yang ku berikan padamu adalah buatan kakek Li. beliau menulisnya khusus untuk mu, ia berharap kelak kau tidak hanya mempelajari ilmu pengobatan saja. ia ingin kau melindungi keluarga mu dan klan Li dari kehancuran yang akan segera terjadi jika tuan Li zhu berhasil menjadi seorang alchemist golongan putih."


rahang tuan Li Wei semakin mengeras nan suram, tak terasa terdengar gertakan dari dua kubu gigi yang beradu. kemudian dia berkata pada xia yu. "lalu bagaimana cara kita membalas dendam pada pendosa itu.?" tanya tuan Li Wei yang telah termotivasi.


"apa nona sudah punya rencana..?" sambung Li zyan memperjelas maksud perkataan ayahnya.


"rancana..?" xia yu mengulang kata rencana yang di ucapkan oleh Li zyan. kini kedua sudut bibir xia yu terangkat dan menampilkan senyum evil yang selama dua Minggu ini tidak terlihat. kemudian dia menjawab pertanyaan mereka dengan senang hati.


"tentu saja punya.! untuk apa saya menyuruh kalian bersembunyi di tempat ini. kemudian melarang para pelayan menginjakan kakinya di paviliun ini." jeda Xia yu, kemudian melanjutkan ucapannya. "saya ingin membuat tuan li zhu melupakan kalian dan fokus pada pelantikan alchemistnya. kemudian kita akan muncul untuk menghancurkan nya di hadapan semua orang dan kaisar kerajaan ini." jelas xia yu.


Li zyan dan tuan Li wei masih bingung dengan rencana xia yu. karena bingung Li zyan pun bertanya. "bagaimana cara membuatnya malu di hadapan semua orang.?"


"saya jawab di episode selanjutnya ya.." jawab xia yu dengan tawa kecilnya. inilah sifat bar-bar xia yu yang di kangenin oleh para reader.


..hehehe, maaf author julid dikit ya..


****tbc


like, vote, dan rate jangan lupa di isi ya.. kita sebagai manusia dianjurkan untuk bersedekah oke..


*semoga sedekah kalian jadi berkah..🤲


*bersedekah itu menyenangkan guys


*terimakasih..🙏😘


salam dari 🇮🇩..Cuiss..🌺**