
***
Di dalam paviliun Sakura, Xia yu membawa Fang yin masuk ke dalam kamar. Dan dia tidak memperbolehkan ketiga penjaga wanita itu mengikutinya.
"Fang yin. Kemari lah dan duduk di sini."
Xia yu mengajak Fang yin ke arah tempat tidur untuk berbicara di sana. Dia tahu maksud Tuan Neraka yang menaruh ketiga wanita di luar kamarnya itu bukan hanya untuk menjadi penjaga saja. Namun mereka pasti di perintahkan mengawasi dan memperhatikan gerak-geriknya.
"Baik, Nona." Fang yin menjawab Xia yu dan mengikutinya dengan patuh.
Sesampainya di dalam kamar, Xia yu langsung memberondong sahabatnya itu dengan berbagai pertanyaan.
"Fang yin, tolong beritahu aku. Apa yang sudah terjadi padamu? Kenapa kamu berubah menjadi pendiam seperti ini? Apa anak buah pria bertopeng tadi melakukan sesuatu padamu?"
Tanya Xia yu dengan ekspresi wajah penuh kekhawatiran. Dia benar-benar merasa asing dengan sahabatnya itu.
Alih-alih menjawab pertanyaan Xia yu, Fang yin malah memberikan jawaban yang memang tengah di pikirkan Xia yu selama dua hari ini.
"Nona, orang-orang di tempat ini bukan orang baik! Kita harus segera keluar dari tempat ini. Atau kita akan terpenjara di tempat ini selamanya! Keluarga anda saat ini benar-benar mengkhawatirkan dirimu. Bahkan adik Nona sampai mendatangi pasar gelap dan menanyakan keberadaan Nona."
'Adik? Pasar gelap?'
Batin Xia yu ketika mendengar perkataan Fang yin. Seingatnya dia tidak pernah memberitahu adiknya tentang dirinya yang terkait dengan pasar gelap. Tidak ada seorang pun dari keluarga Xia wei yang mengetahui jati dirinya seorang tabib. Hanya Li zyan, Fang yin, kedua sahabat binatang sakralnya dan kelima saudara Jiang.
Lalu, Adik yang mana? Siapa yang dimaksud Fang yin?
Karena rasa curiga, Xia yu membuka segel kekuatan di kedua matanya. Dia ingin mengetahui kebenaran dan kebohongan dari apa yang di ucapkan oleh gadis di hadapannya itu.
"Fang yin, adik mana yang kau maksud? Adikku banyak sekali, kau tahu bukan kalau aku memiliki banyak adik!" Xia yu bertanya sambil menatap kedua mata Fang yin. Namun apa yang dia khawatirkan benar-benar di luar perkiraannya. Kedua mata itu bukan milik sahabatnya!
"Ten.. Tentu saja saya tahu Nona. Saya secara tidak sengaja bertemu dengan adik anda yaitu Tuan Muda Minghao, ketika dia berada saya pergi ke pasar gelap Kota B. Tuan Muda membuat kegaduhan di sana. Dia menuduh ketua di pasar gelap, kalau mereka telah menculik Nona."
Fang yin berbicara sambil memalingkan wajahnya. Seperti menolak kontak mata dengan Xia yu. Namun bukan Xia yu namanya kalau dia percaya begitu saja dengan ucapan gadis di hadapannya. Xia yu kembali bertanya dengan berekspresi meyakinkan, kalau dia tidak menyadari gadis dihadapannya itu bukanlah sahabatnya. Lalu siapa gadis itu?
"Tapi, Fang yin. Kenapa Minghao menuduh Ketua pasar gelap kota B telah menculik ku? Dan bagaimana dia tahu, kalau aku pernah pergi ke tempat itu?"
"Nona, apa anda mengingat sayembara yang di lakukan oleh Klan Yu?"
Gadis yang mengaku Fang yin itu bertanya mengenai satu keluarga yang pernah berurusan dengan Xia yu. Klan Yu, keluarga gadis yang menyamar sebagai Tabib Misterius.
"Tentu saja aku ingat! Tapi apa hubungannya Klan Yu dengan masalah ini? Tolong jelaskan padaku!" Xia yu menjawab dan bertanya sambil menarik tangan gadis itu.
Xia yu kembali menatap dalam matanya. Dia yakin kalau gadis dihadapannya ini bukanlah sahabatnya. Namun dia harus mencari tahu siapa gadis itu dan dari mana dia berasal? Kenapa dia bisa mempunyai wajah, suara dan tubuh yang sama seperti sahabatnya. Lalu, dimana Fang yin dan bagaimana keadaan keluarganya?
Gadis itu menatap mata Xia yu yang terlihat benar-benar khawatir. Dia mengira kalau Xia yu telah masuk jebakannya. Dia pun menjelaskan sebuah kebohongan yang memang telah diperintahkan oleh Tuannya.
"Nona, Klan Yu menjalin kerja sama dengan sebuah organisasi kuat dari golongan hitam. Dan pemimpin dari organisasi itu kembali memasang lukisan anda di seluruh pasar gelap. Kebetulan saat itu, Tuan Muda Minghao datang ke Pasar Gelap kota B untuk menghadiri undangan dari teman seperguruannya. Di sanalah dia melihat lukisan anda dan mengira kalau orang yang memasang lukisan anda adalah ketua Pasar Gelap kota B. Singkatnya Tuan Muda saat ini sedang dalam bahaya! Dia di tahan dalam penjara bawah tanah milik pemimpin organisasi itu."
Setelah mendengar penjelasan gadis itu, Xia yu langsung berdiri dengan wajah yang terlihat begitu terkejut. Namun dia terkejut bukan karena penjelasan yang di ceritakan gadis itu. Melainkan kebenaran dan sebuah tragedi yang telah menimpa sahabatnya dan adik laki-lakinya.
Dari kedua mata itu, Xia yu dapat melihat jelas jati diri yang sesungguhnya siapa gadis itu. Dan siapa-siapa saja yang terkait dengan gadis itu dia juga tahu. Namun yang benar-benar membuatnya terkejut adalah ketika dia melihat bayangan kejadian yang menimpa sahabat serta adik dari Xia wei.
Xia yu berjalan kearah jendela, dia seolah ingin menghindar sejenak dari gadis itu. Wajahnya terlihat suram, namun terdapat kesedihan dalam hatinya. Kedua matanya mulai berkaca-kaca dan menatap kosong pada halaman indah yang ada di luar paviliunnya. Tangannya mengepal dengan erat, sampai buku-buku tangannya memutih. Dia sedang berpikir.
'Dia bukan Fang yin! Aku bisa merasakan aura hitam keluar dari tubuhnya. Aku yakin, pasti ada orang kuat yang telah menyuruhnya berpura-pura sebagai sahabatku. Dan, aku tahu siapa dalang dibalik semua ini. Aku harus memikirkan cara untuk keluar dari tempat ini dan menyelamatkan mereka berdua. Masalah ini lebih pasti ada hubungannya dengan masa depan yang akan terjadi pada keluarga Xia wei. Aku harus segera kembali!'
Xia yu bermonolog dalam hatinya. Dia mulai resah dan gelisah ketika mengingat masa depan yang akan terjadi pada keluarga Xia wei. Dia bisa saja melupakan mereka dan mencari kebahagiaanya. Namun Xia yu tidak ingin seperti itu, karena dia bukan manusia egois yang akan mementingkan kebahagiaannya saja.
"Baiklah Fang yin, aku mengerti maksudmu! Aku akan memikirkan bagaimana caranya dan kapan kita akan keluar dari tempat ini." Xia yu berbicara dengan ekspresi wajah yang datar. Suaranya terkesan sangat dingin, dia menyembunyikan kemarahan dibalik wajahnya yang cantik.
"Sekarang kamu istirahatlah di kamar sebelah. Aku akan menyuruh penjaga wanita di luar membuatkan makanan terlebih dulu untukmu."
Xia yu berjalan ke arah pintu, percakapan itu berakhir sampai di sana. Gadis yang menyamar sebagai Fang yin pun tidak mengelak dengan perintah atau perhatian remeh Xia yu. Dia berjalan keluar mengikuti Xia yu dan masuk ke dalam kamar sebelahnya. Gadis itu tidak menyadari kalau Xia yu telah mengetahui jati dirinya. Dia mengira kalau sikap Xia yu yang tiba-tiba dingin itu, hanya karena dia terkejut dengan berita yang dia bawa.
Ketiga penjaga wanita yang ada di luar kamar langsung membungkuk ketika melihat Xia yu muncul dari balik pintu. "Ada yang bisa kami bantu Nona?" Tanya salah satu penjaga wanita.
"Ya! Bisakah kalian siapkan makan siang untuk tamu yang aku bawa." Tanya Xia yu dengan ekspresi yang datar.
'Ada apa dengan Nona? Kenapa dia terlihat seperti sedang marah?' Batin ketiga penjaga wanita yang melihat perubahan suasana hati Xia yu.
"Tentu saja bisa Nona." Jawab salah satu penjaga wanita mewakili kedua temannya.
"Dan juga, bisakah dua dari kalian menjaga pintu ini." Xia yu kembali meminta bantuan pada ketiga penjaga itu dengan kata-kata santun. Meskipun wajahnya terlihat dingin.
"Bisa Nona. Kami siap melakukan perintah dari Nona."
"Bagus! Tolong, jangan biarkan siapa pun masuk ke dalam kamar. Jika Tuan atau orang lain mencari ku, katakan saja pada mereka kalau aku sedang kurang sehat dan memerlukan istirahat. Ingat, jangan biarkan siapa pun masuk! Jika tidak, nyawa kalian akan menanggung akibatnya."
Ketiga wanita itu seakan baru sadar kalau gadis di hadapan mereka ada kemiripan dengan Tuan Neraka. Sikap dominan dari seorang penguasa yang dingin dan acuh dapat mereka rasakan dari ketika mendengar peringatan dari Xia yu. Secara tidak sadar, mereka menelan Saliva mereka dengan susah payah. Kemudian, menjawab Xia yu sambil mengangguk.
"Ba.. Baik, Nyonya." Ketiga penjaga wanita itu menjawab secara bersamaan.
Setelah mendengar jawaban dari mereka, Xia yu langsung berbalik dan masuk ke dalam kamar, kemudian menguncinya dari dalam. Xia yu tidak sadar kalau mereka menyebutnya Nyonya. Mungkin karena pikirannya yang tidak fokus, karena sedang memikirkan sahabat serta adiknya.
Xia yu mengunci diri di dalam kamar seharian penuh. Namun dia tidak benar-benar berada di dalam kamar, karena dirinya masuk ke dalam ruang dimensi. Xia yu ingin meminta pendapat kepada Xiao huang tentang cara menyelesaikan masalah yang terjadi pada Fang yin dan Minghao.
Ketiga penjaga wanita di luar melaksanakan perintah dari Xia yu dengan senang hati. Mereka tidak memperbolehkan siapa pun masuk ke dalam kamar, bahkan gadis yang mereka tahu adalah tamu atau pelayan setia Xia yu pun tidak di perintahkan masuk ke dalam kamar.
Kabar tentang Xia yu yang kurang sehat juga terdengar oleh Tuan Neraka. Pria gagah nan tampan itu bergegas pergi ke paviliun Sakura untuk menemui Xia yu. Namun, sesampainya di sana. Dia tidak menduga kalau penjaga wanita yang bekerja padanya akan menghalanginya untuk masuk kedalam kamar.
"Apa yang kalian lakukan?!"
Suara Bayangan Satu menggelegar di depan pintu kamar Xia yu. Dia terlihat marah ketika melihat dua penjaga wanita menyilang kan tombak yang mereka pegang untuk menghalangi Tuannya.
"Ma.. Maaf, Tuan. Kami hanya menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Nona Muda. Beliau menyuruh kami menjaga pintu ini dengan nyawa kami. Nona Muda memberi peringatan untuk tidak membiarkan siapa pun masuk ke dalam kamar. Wa..Walau itu Tuan Besar sekalipun!"
Kedua penjaga itu terlihat ketakutan. Mereka berada dalam situasi yang serba salah. Pria di depannya ini adalah Tuan mereka. Sedangkan gadis yang ada di dalam adalah wanita pilihan Tuan mereka.
Bayangan Satu tidak bisa berpikir jernih, dia tidak menduga jika ketiga penjaga yang dia bawa akan menentang Tuannya. Dia pun kembali berbicara, namun suaranya terhenti karena Tuan Neraka menghentikan ucapannya.
"Kalian..!"
"Bayangan Satu, tenanglah." Tuan Neraka mencegah Bayangan Satu untuk tidak membuat keributan. Hal ini pasti terjadi pada Xia yu. Dia mengira Xia yu sedang bersedih dan memerlukan waktu untuk sendiri.
Tuan Neraka menatap kedua penjaga wanita itu. Kemudian, dia bertanya. "Beritahu aku, sejak kapan gadis itu mengunci diri."
"Menjawab Tuan Besar, Nona muda sudah mengunci diri sejak hari menjelang siang. Setelah beliau selesai berbicara dengan Tuan Feng yi."
"Setelah berbicara dengan Feng yi?"
"Benar, Tuan."
"Apakah kalian melihat wajah atau suasana hatinya berubah setelah berbicara dengan pria itu?"
Tuan Neraka tidak percaya kalau Xia yu sedang sakit. Dia lebih mengira kalau Xia yu teringat dengan keluarganya karena pemuda yang bernama Feng yi sepertinya telah memberi kabar mengejutkan untuknya.
Tuan Neraka ingat kalau Daihe menemukan Feng yi di pasar gelap. Dan dia mengatakan kalau pemuda itu sedang mencari kabar tentang Xia yu dengan mendatangi satu persatu pasar gelap yang ada di kerajaan Bei, perbatasan, bahkan membayar jasa pengirim surat untuk menanyakan kabarnya pada Keluarga terdahulunya.
"Wajah Nona muda terlihat baik-baik saja. Namun suasana hatinya sepertinya sedang buruk! Nona terlihat tidak ceria dan seperti sedang menahan sesuatu dalam hatinya."
Tuan Neraka semakin mencurigai pemuda bernama Feng yi. Dia akan menyuruh anak buahnya untuk mengawasi gerak-gerik pemuda itu. Dia memiliki firasat buruk ketika pemuda itu datang kemari.
Tuan Neraka menghela nafas, dia pun berkata. "Ya, sudah. Kalian lanjutkan tugas kalian, beritahu Bayangan Satu kalau gadis itu sudah mengizinkan orang lain bertemu dengannya."
"Baik, Tuan."
Setelah itu Tuan Neraka kembali ke gedung utama. Di dalam perjalanan, dia langsung memberi perintah pada Bayangan Satu untuk mencari tahu penyebab suasana hati Xia yu yang berubah setelah dia berbicara berduaan dengan Feng yi.
**tbc
Maaf karena baru update episode..
Author-nya sakit karena kecapean dan banyak beban pikiran.. terimakasih kepada yang telah setia menunggu kelanjutan cerita ini.. Maafkan author yang tidak sempurna ini..