
***
IBU KOTA KERAJAAN XIFANG..
...
Kota yang penuh dengan para bangsawan dan warga kecil yang bekerja untuk kerajaan xifang. terlihat dari kesibukan mereka yang berlari ke sana kemari untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya. tapi ada juga yang berleha-leha menikmati hari yang cerah ini.
kini xia yu dan fang yin berada di pintu masuk ibu kota dan kembali menunjukan token yang dia punya pada para penjaga yang bertugas di gerbang kota. tidak butuh waktu lama karena mereka berdua tidak terlihat mencurigakan oleh para penjaga itu.
tapi baru saja beberapa langkah mereka di kejutkan dengan derap langkah kaki kuda dan para pengawal yang membawa seorang putri kerajaan xifang yang baru saja kembali dari kerajaan xing. putri itu tidak lain adalah putri su fanghua yang baru saja tiba di ibu kota kerajaan xifang. salah satu pelayan nya yang berada di depan kereta memberitahu su fanghua jika ada dua gadis yang dia kenal di desa barter.
kereta kuda itu berhenti tepat di dekat xia yu dan fang yin. kain putih yang menutupi jendela kereta itu terbuka dan suara lembut pun terdengar oleh xia yu dan orang-orang di sana. "hai..." sapa su fanghua.
semua orang terkejut dengan kemunculan putri su fanghua yang terkenal baik hati namun tegas. apa lagi mereka melihat jika su fanghua menyapa duluan ke dua gadis yang sedari tadi mereka tatap karena mengagumi kecantikan mereka.
"fanghua.." jawab xia yu membuat semua orang kembali tercengang dengan jawaban nya yang tidak memakai embel-embel putri.
"syukur lah aku bertemu kalian, ternyata dugaan ku benar kalian akan datang ke kerajaan ini. jika boleh tahu ada urusan apa kalian datang kemari.?" ujar su fanghua senang bisa bertemu kembali dengan xia yu.
"kami sedang mencari saudara kami yang menghilang dan memulai pencarian kami dari kerajaan ini." jawab xia yu beralasan.
"oh.. seperti itu... apa kah kalian sudah mempunyai tempat tinggal di kerajaan ini.?" tanya su fanghua.
"belum.. kami sedang mencari rumah dan menyewa nya untuk beberapa hari." jawab xia yu jujur.
"bagaimana jika kalian tinggal di tempat ku..? aku punya dua kamar kosong untuk kalian.!" ujar su fanghua mengajak xia yu dan fang yin tinggal di kediaman nya.
"kurasa tidak perlu, kami tidak mau merepotkan mu. tidak baik juga karena kita baru saja kenal.!" tolak xia yu dengan nada yang halus. karena jika dia menerima ajakan su fanghua untuk tinggal di tempat nya itu bisa menarik perhatian orang lain tentang siapa diri nya.
"baik lah aku ikuti mau mu. tapi tolong ijin kan pengawal ku mengantar kalian ke tempat pemilik rumah yang bisa kalian sewa. bagaimana.?"
xia yu berpikir sebentar untuk menimang-nimang saran su fanghua. 'benar juga jika kita mencari sendiri pasti akan lama lagi, pada hal tubuh ku sudah lengket karena keringat ku. lebih baik menyetujui saran ini saja lah.' batin xia yu.
xia yu menegakan kepala nya dan untuk menerima saran su fanghua. "kurasa itu tidak buruk.. kami juga sudah lelah karena perjalanan ini."
"bagus jadi aku bisa tahu di mana kalian tinggal." ujar su fanghua senang akhir nya bisa berbincang di lain waktu bersama xia yu.
"terimakasih fanghua." jawab xia yu dengan angguk kan kecil kepala nya.
"terimakasih nona." ujar fang yin. dia tidak berani menyebut putri karena dia melihat xia yu tidak memanggil nya dengan sebutan itu.
"sama-sama. oh.. iya besok adalah perayaan festival lentera. jika kalian tidak ada acara bisa kah kita bertemu di aliran sungai kerajaan.?" jawab su fanghua penuh harap.
'hm.. aku juga penasaran dengan festival itu. kurasa tidak ada salah nya untuk sejenak beristirahat dan bersenang-senang layak nya para gadis.' pikir xia yu.
"baik lah kita bertemu di sana pukul tujuh malam.! mm.. jika tidak ada hal lain lagi, kami permisi undur diri." jawab xia yu dengan mengakhiri pembicaraan.
"janji ya.. kita bertemu besok." ujar su fanghua kegirangan sampai mengarah kan jari kelingking nya ke arah xia yu untuk membuat perjanjian seperti teman dekat.
xia yu mengait kan jari kelingking nya dengan jari kelingking su fanghua dan berkata. "kami janji.."
dengan menyebut kami dia tidak meninggal kan fang yin seperti orang asing. bahkan jika di suruh memilih antara fang yin yang seorang pelayan dan su fanghua yang seorang putri. xia yu akan tetap memilih fang yin.
"sekaran kita adalah teman. kalian harus menepati janji kalian ya..?"
"hmm.." xia yu dan fang yin menjawab nya dengan angguk kan.
"tolong antar mereka ke perumahan paman suji dan kata kan jika mereka adalah teman ku." ujar su fanghua pada salah satu pengawal nya.
"baik tuan putri.." jawab pengawal itu pada su fanghua, kemudian beralih pada xia yu. "mari nona.." ujar nya.
"sampai jumpa fanghua.." ujar xia yu melambaikan tangan nya dan di balas lambaian juga oleh gadis itu.
"sampai jumpa.." teriak fanghua sampai membuat pelayan pengawal dan orang-orang di sana tak percaya. karena su fanghua terkenal sebagai putri yang dingin, kalem, dan bersikap dewasa. tapi yang mereka lihat sekarang berbanding terbalik dengan citra nya jika berhadapan dengan xia yu. entah apa yang membuat su fanghua nyaman berbicara dengan xia yu. dia juga tidak percaya, tapi yang utama nya dia merasa nyaman jika berteman dengan xia yu.
mereka berpisah dan melanjutkan perjalanan mereka masing-masing. pengawal itu membawa xia yu dan fang yin ke rumah lumayan besar dengan nuansa china yang kuat.
>>>
mereka berhenti tepat di depan rumah besar itu. si pengawal turun dari kuda nya dan di ikuti oleh xia yu. pengawal itu masuk terlebih dulu ke dalam rumah untuk menyampaikan titah putri su fanghua. tidak berapa lama pengawal itu keluar dengan pria yang berumur sekitar 40 tahunan lebih. pria itu terlihat gagah dengan pakaian yang berbahan kain berkualitas tinggi. xia yu bisa menyimpulkan jika pria di depan nya itu bukan lah orang biasa.
"nona perkenalkan beliau adalah tuan suji. beliau adalah paman kandung dari putri su fanghua." ujar pengawal itu memperkenal kan pria di samping nya.
sedangkan tuan suji sangat terpesona dengan xia yu. dia tidak tahu jika orang yang di temui keponakan nya itu adalah seorang gadis dengan paras nya yang cantik melebihi kecantikan keponakan nya sendiri.
"salam tuan suji.." ujar xia yu dan fang yin bersamaan dengan menunduk kan sedikit kepala nya menghormati orang yang lebih tua dari mereka.
tuan suji menerima salam xia yu dan fang yin dengan membalas salam mereka. setelah itu dia mengajak xia yu dan fang yin ke arah rumah-rumah petak atau persinggahan yang dia miliki. ternyata tuan suji adalah pengusaha penginapan dan persinggahan terbesar di kerajaan xifang.
xia yu memilih satu rumah yang lebih jauh dari kerajaan dan kediaman tuan suji. padahal tuan suji menawarkan rumah yang sudah di lengkapi beberapa pelayan untuk melayani mereka. tapi xia yu menolak nya dengan halus, dia beralasan jika diri nya tidak terbiasa di layani.
tuan suji awal nya berpikir jika xia yu adalah seorang nona yang memang datang ke kerajaan ini untuk bersenang-senang, tapi setelah dia mengetahui jika xia yu kemari dengan alasan mencari saudari nya. tuan suji langsung mengerti dan mengakhiri obrolan. mereka pun berpisah.
xia yu dan fang yin masuk ke dalam rumah itu setelah mengikat tali kekang kuda mereka. xia yu takjub dengan kebersihan rumah itu. semua peralatan di dalam nya tertata rapi dengan aroma wewangian dari dupa yang di bakar.
mereka mulai membersihkan diri mereka karena mereka hanya belum mandi saat keluar dari penginapan di desa kemarin. fang yin lebih dulu selesai mandi di banding kan xia yu yang masih berendam menikmati keharuman dari sabun yang dia miliki di ruang dimensi nya dan air hangat yang dia dambakan beberapa hari ini. di dalam mandi nya xia yu memikirkan niat nya untuk memberitahu fang yin tentang keberadaan ruang dimensi saat waktu nya tiba.
fang yin keluar rumah untuk membeli bahan masakan dan memasak nya dengan cepat. dia tahu jika xia yu pasti sudah sangat lapar. karena mereka hanya makan beberapa buah pir saja dari tadi pagi tadi.
fang yin memasak beberapa menu kesukaan xia yu. dia memanggil xia yu dari luar kamar. xia yu keluar dengan hanfu ringan nya yang biasa di gunakan sebagai baju tidur. mereka pun menuju ruang makan. di atas meja bundar itu telah di penuhi dengan hidangan yang fang yin masak.
xia yu dan fang yin menghabis kan masakan itu dengan waktu yang singkat karena memang mereka berdua sudah menahan lapar sejak pagi tadi. setelah selesai makan dan membereskan tempat nya xia yu mulai beristirahat di dalam kamar nya begitu juga dengan fang yin yang tidur di kamar satu nya.
>>>
(itu karena pasar gelap di klaim untuk kumpulan para pria atau fighter pria dan wanita yang sudah terlatih. di pasar gelap juga di selalu mengadakan pelelangan, pertaruhan, dan juga acara sayembara untuk melakukan pembunuhan, atau sejenis lain nya yang mengancam bahaya.)
xia yu memakai pakaian pria berwarna hitam dan jubah hitam dengan hisan bulu putih di bagian leher nya. karena di malam hari kerajaan xifang akan terasa sangat dingin. sedang kan fang yin memakai pakaian pria dengan beberapa lapis menutupi tubuh nya yang kecil.
setelah selesai bersiap mereka keluar dari rumah itu dan menunggangi kuda mereka ke arah pasar gelap. ternyata di dalam perjalanan mereka berpapasan dengan beberapa pemuda dan para pria dewasa lain nya yang akan mendatangi tempat yang sama.
*Pasar gelap..
xia yu terhenti di depan pintu masuk pasar gelap. tapi tidak sesuai dengan nama nya yang gelap. pasar gelap ini sangat lah terang. terdapat ruangan terbuka untuk bertarung dan memiliki dua bangunan bertingkat. setiap malam para tamu dan bangsawan akan datang untuk menyaksikan pertarungan, perlombaan, dan jual beli barang lain nya.
Semua orang terpesona saat melihat siluet pria tampan dengan ketampanan yang di luar batas. tidak-tidak bukan tampan sosok pria itu lebih enak di panggil rupawan dengan paras nya nya yang cantik. pria itu memakai pakaian hitam dengan hiasan bulu putih di daerah leher nya yang berasal dari jubah nya. pria itu di temani oleh pria kecil yang berbaju abu-abu.
Xia yu berhasil menyamar namun tetap saja dia menjadi perhatian orang-orang. karena meskipun kecantikan nya di tutupi. dia akan tetap menonjol, kecuali jika dia memakai topeng atau tudung.
xia yu dan fang yin di persilahkan masuk oleh para penjaga di sana. mereka mengira jika xia yu adalah tuan muda dari bangsawan tetangga yang tengah berkunjung ke kerajaan xifang. apa lagi karena dia juga memiliki token kerajaan xifang.
>>>
Beberapa pria muda dan dewasa telah bersiap di bawah arena. mereka adalah para fighter yang akan bertarung malam ini.
...GOONGG....
seorang pria dewasa masuk ke dalam arena setelah terdengar suara gong.
PARA HADIRIN SEKALIAN...
PERTARUNGAN UNTUK PARA FIGHTER MUDA AKAN SEGERA KITA MULAI...
ujar pria itu. tidak berapa lama dia menyuruh satu pasangan fighter tingkat delapan untuk memulai pembukaan pertarungan.
dua pria muda masuk ke dalam arena, mereka mulai bersiap untuk bertarung. salah satu pria itu mulai menyerang lawan nya. pertama mereka menggunakan tangan kosong untuk babak pertama.
...bugh...
...bugh...
pukulan, tendangan, mereka keluar kan untuk mengalah kan lawan mereka. sampai dimana babak ke dua mereka mulai mengeluarkan kekuatan spiritual mereka. bahkan mereka menggunakan pedang mereka.
..syatt...
..syatt...
(suara ayunan dari pedang yang di gunakan mereka).
..thing..
(suara dentingan pedang yang yang beradu).
..syutt...
..syutt...
(mereka kembali saling menyerang sampai dimana salah satu dari mereka tumbang dengan luka parah)
..prangg...
suara pedang yang terjatuh karena lawan dari fighter itu sudah terkulai lemas tak berdaya. para penjaga yang bekerja di sana langsung membawa pria itu ke dalam kamar yang telah tersedia di dalam ruang cidera. semua orang yang bertarung dan cidera akan mendapat kan pengobatan dari tabib yang bekerja pada psar gelap. dan akan di antar kan ke rumah mereka. seperti yang terjadi pada saat xia yu dan ke dua anak selir yenny saat di arena pembuktian.
"huh.. membosankan..!!" desis xia yu menggerutu kesal. dia tidak terlalu suka dengan acara pertarungan seperti ini. dia datang ke sini hanya karena sebatas penasaran.
(sebenar nya xia yu belajar beladiri dan jadi atlit hanya untuk mewujudkan keinginan ayah nya yang ingin xia yu menjadi seorang atlit seperti diri nya. tapi kedudukan atlit nya hanya sampai umur delapan belas tahun. dan selanjut nya mulai mewujudkan mimpi nya untuk menjadi seorang ahli kimia yang terkenal dengan kemanjuran obat nya.) *semoga ini menjawab rasa penasaran kalian kenapa xia yu bisa beladiri.
...
Karena bosan xia yu mengajak fang yin untuk pergi dari tempat pertarungan. kini mereka tengah berjalan-jalan di sekitar ruangan besar. di mana acara pelelangan dan penjualan sedang berlangsung. dia masuk ke dalam ruangan itu dan di persilahkan duduk oleh para penjaga.
satu lukisan bunga kecil berwarna putih sedang di pajang kan. 'lukisan itu..? kenapa gambar nya seperti bunga yang aku temukan.? aku ingat jika aku menyimpan nya di dalam kalung kristal ku.!' batin xia yu terheran dengan gambar bunga itu dan dia juga ingat memiliki bunga itu di dalam ruang dimensi nya.
"fang yin.. kita sebaik nya pulang sebelum ada orang yang mengenali kita." ujar xia yu mengajak fang yin pulang. tapi bukan takut di kenali dia malah ingin cepat pulang karena dia ingin memastikan, apa memang benar bunga kecil yang dia punya adalah yang di maksud orang-orang itu.
mereka pun pulang setelah fang yin meng iya kan ajak kan nya. sesampai nya di dalam rumah sewaan. xia yu langsung masuk kamar dan mengunci diri nya.
**tbc
Hy.. reader..
author ingin meminta saran dong.. 😩
*apa menurut kalian judul cover novel author tidak sesuai dengan alur cerita yang author buat.?
tolong di jawab ya dan tolong kasih saran judul cover yang bagus untuk novel saya ya..
>>>
terimakasih dan dukung terus saya dengan like, vote, dan rate nya.. author sayang kalian..😘