The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
207. Kakak yang protektif..



***


*Penjelasan tentang kehadiran Li Zyan di hutan kehidupan, dan kenapa masih ada hewan yang tidak tunduk padanya..


Saat kepulangan Fang yin dan Hei tian, Li Zyan merasa kecewa, karena Xia yu tidak pulang bersama mereka. Terlebih dia sangat mencemaskan keberadaannya, bahkan timbul berbagai pertanyaan dalam benak Li zyan.


Kenapa Xia yu tidak kembali? Apa Xia yu mengalami kesulitan ketika dia akan pulang?


Apa dia tidak pulang, karena berita jati dirinya telah di ketahui oleh semua orang?


Apa orang-orang dari kerajaan Xing juga mencarinya sampai ke kerajaan bei?


Li Zyan telah mengetahui keseluruhan masa lalu Xia yu, ia mengetahuinya dari orang yang di perintahkannya untuk menyelidiki jati diri Xia yu, setelah kedatangan dua saudara Jiang ke kediamannya. Belum lagi dia telah mengetahui perlakuan keluarga dan suami terdahulunya, itu membuatnya tidak tenang. Dia takut orang-orang yang mencarinya adalah orang yang berniat jahat padanya.


Li Zyan juga sangat penasaran akan tempat Xia yu berlatih dengan gurunya, karena rasa penasaran dan cemas dia pun mengikuti Hei tian, setelah Fang yin menugaskan nya kembali ke tempat Xia yu. Begitulah, kenapa Li Zyan berada di hutan kehidupan.


Dan untuk masalah, kenapa masih ada hewan yang tidak tunduk pada Xia yu. Itu semua karena mereka yang memberontak tidak ingin di pimpin oleh makhluk yang bernama manusia, terlebih manusia itu berjenis kelamin perempuan. Harga diri mereka sebagai hewan buas, terasa di injak-injak dengan kehadiran pemimpin manusia, dan menganggap manusia adalah musuh bukan pemimpin. Itu opini dari hewan yang membenci kedudukan manusia, yang rantai makanannya ada di atas mereka.


***


Beberapa hari kemudian di hutan kehidupan..


Setelah berinteraksi selama beberapa hari, hubungan Li Zyan dan Xia yu menjadi semakin dekat, layaknya hubungan saudara kandung. Xia yu benar-benar merasa, bahwa bukan ide buruk menjadikan Li zyan sebagai kakak laki-lakinya, dia tidak menyesal telah menjadikannya saudara. Karena itulah, mereka berdua melakukan acara yang sederhana dengan bersumpah kepada bumi dan langit, demi mengakui pasangan itu sebagai saudara setia.


...


Di bawah pohon kanopi yang besar, terlihat dua orang manusia sedang berinteraksi. Mereka adalah Xia yu dan Li Zyan.


"Yu'er, ayo kita kembali ke kerajaan Bei!" Ujar Li Zyan baru saja selesai di berikan pengobatan oleh Xia yu.


"Mmm, tentu. Bagaimanapun, kita memang harus kembali. Luka luar mu sudah lumayan membaik, kita bisa kembali hari ini." Kondisi tubuh Li Zyan sudah lebih baik, selama beberapa hari tinggal di hutan kehidupan, Xia yu merawat lukanya dengan tanaman obat yang dia temukan di dalam hutan.


Pada situasi saat ini, kemanapun mereka pergi, akan sama saja bagi Xia yu. Karena urusannya dengan hutan kehidupan telah selesai. Zi hua telah pergi dengan tenang, setelah Xia yu berhasil dalam menguasai kekuatannya.


Semua urusan di hutan ini, Xia yu serahkan pada Bai shizi. Dia juga menyuruh Hei tian kembali ke hutan arwah. Dia terlalu malas untuk kembali ke kerajaan Xing, tentunya karena dia muak akan keberadaan lelaki yang dulu menyiksa pemilik tubuh sebelumnya. Tapi suatu hari nanti dia pasti akan kembali, entah itu untuk bertemu keluarganya atau urusan dengan gelar Tabib misteriusnya.


Dua hari kemudian. Kerajaan Bei, yaitu kota B..


Pakaian Li Zyan yang terkoyak dan compang-camping masih terlumuri darah, dan wajahnya yang cukup tampan di penuhi oleh kotoran dan noda. Di tambah lagi lengannya yang besar dan berotot terpampang jelas, dia benar-benar terlihat seperti orang jahat.


Selain itu, baju putih pria yang Xia yu kenakan telah berubah warna menjadi abu-abu, wajahnya pun di lumuri oleh jus herbal (masker herbal yang telah mengering, dan meninggalkan warna hijau di kulit wajahnya).


Pakaiannya tertutupi oleh kotoran dan tanah, di tambah dia memakai tudung jerami tanpa kain untuk menghalau panasnya matahari, penampilannya tampak tidak berbeda jauh dari pengemis yang kotor.


Xia yu tidak bisa masuk kedalam ruang dimensi, untuk merubah penampilannya. Karena Li zyan tidak mengetahui jika dirinya mempunyai Gelang spasial (ruang dimensi yang bisa memasukan benda mati dan hidup).


Mereka berdua berjalan ke dalam kota B, dan secara alami, mereka menarik cukup banyak tatapan yang penuh penghinaan. Bahkan orang-orang yang berpapasan dengan mereka akan mencoba menghindar dan menjauh, merasa takut untuk melakukan interaksi dengan mereka berdua.


"Suasana di dalam kota benar-benar berbeda!" Xia yu berseru, dia pun langsung menarik nafas dalam-dalam, membuatnya mencium semua aroma harum dari berbagai makanan yang memenuhi udara.


"Yu'er, kita harus pergi ganti baju dulu. Kalau tidak, penginapan atau tempat mana pun tak akan mengijinkan kita masuk." Ucap Li Zyan sambil menarik-narik pakaian compang-camping yang dia kenakan.


"Tunggu tunggu tunggu..." Li Zyan bergegas menarik tangan Xia yu agar berhenti, sebelum dia bertanya dengan lembut. "Yu'er, apa kita punya uang? Tanpa uang, bagaimana kita bisa membeli pakaian?" Semua uang Li zyan hilang saat tiba di hutan kehidupan.


Xia yu hanya memutar bola matanya saat mendengar pertanyaannya. "Jangan khawatir, aku punya kok!" Setelah mengatakannya, Xia yu menggoyangkan tas kecil yang tergantung di pinggangnya, lalu berkata. "Ayolah! Jangankan satu setelan, sepuluh setelan pun tidak masalah."


Li Zyan pun tersenyum, setelah mengetahui Xia yu memiliki uang, lalu mereka berdua pun berjalan bersama-sama menuju toko pakaian. Tiba di depan toko, mereka awalnya tidak di persilahkan masuk, karena penampilan mereka. Tapi dengan menunjukkan satu kantung uang, dan menjelaskan jika mereka baru saja kembali dari perjalanan panjang, mereka pun di persilahkan masuk oleh penjaga toko.


Di dalam toko pakaian..


"Kakak, kamu pakai yang ini! Lihatlah yang ini sangat cocok untuk mu." Xia yu mengambil jubah panjang berwarna hitam dengan kualitas yang cukup bagus, lalu memberikannya pada Li zyan agar segera dicoba.


"Baiklah.. Aku akan memakai jubah itu." Li Zyan tidak keberatan dengan hal itu, dia pun mengambil pakaian itu dan melangkah lebih jauh untuk mencobanya. Beberapa saat kemudian, dia kembali setelah berganti pakaian, dan melihat Xia yu memilih-milih pakaian pria untuk dirinya sendiri, dia pun berkata.


"Yu'er, kenapa kamu memilih pakaian laki-laki? Kita sudah sampai di kota, kamu tidak perlu memakai pakaian lelaki lagi. Pakai gaun saja! Seorang gadis harus memakai gaun agar terlihat lebih cantik!"


"Pakaian pria terasa lebih nyaman, aku lebih suka memakai pakaian kalian." Xia yu menjawab, Dia baru saja akan memberikan pakaian pakaian pilihannya kepada penjaga toko. Tapi Li zyan segera menyeretnya ke tempat pakaian wanita, pria itu pun memanggil penjaga toko.


"Kesinilah! Ambilkan aku yang ini, ini, dan ini.. Berikan semua pakaiannya kepada adik perempuanku!"


Melihat kelakuan Li Zyan, Xia yu jadi kebingungan antara ingin tertawa atau menangis. Tapi, setelah memikirkannya beberapa saat, Xia yu pun menyerah. Mereka sekarang sudah di kota, bukan di hutan, dan dia tidak perlu lagi memakai pakaian laki-laki.


"Bawakan pakaian setelan yang di sana, yang berwarna merah!" Tiba-tiba Xia yu mengatakannya ke penjaga toko yang berdiri di sampingnya.


"Tentu, tentu." Penjaga toko tidak sadar kalau orang di sebelahnya, yang di anggapnya pengemis adalah seorang perempuan, tapi dia dengan cepat membawakan Xia yu beberapa setelan berwarna merah.


"Apa kamu punya tudung wajah? Jika ada, berikan aku beberapa tudung wajah yang berwarna merah." Setelah dia memberikan instruksi pada penjaga toko, dia menerima pakaian serba merah itu, dan berkata sebelum mengeluarkan peraknya. "Tagihan.."


Penjaga toko menghitung semua pakaian yang di beli oleh mereka, semuanya di hargai lima tael perak. Xia yu membayarnya dan kembali melihat-lihat pakaian di sana.


"Yu'er, kamu tidak ingin mengganti pakaianmu?"


Xia yu tersenyum dan menjawab. "Kamu ganti saja dengan pakaian baru. Pakaian ku tidak sobek ataupun compang-camping, hanya kotor saja. Kita nanti akan mencari penginapan, aku akan mandi dulu sebelum berganti pakaian. Jika tidak mandi, aku pasti merasa tidak nyaman menggunakan pakaian baru itu."


"Hm.. Benar juga." Li Zyan mengangguk, mereka pun segera menuntaskan belanjanya dan segera pergi mencari pakaian.


Penginapan..


"Yu'er, kamu mandi duluan saja, Kakakmu ini akan membantumu menjaga pintu." Li Zyan menempatkan dirinya di depan pintu kamar Xia yu, berniat untuk berdiri sebagai penjaga pintu yang menjaganya di luar kamar.


Xia yu tergelak, tak bisa menahan tawanya. Saat melihat sikap tegas Li Zyan untuk menempatkan diri di depan pintu kamar.


"Itu tidak perlu! Tempat ini adalah penginapan. Aku hanya perlu menutup pintu dan kamu tidak perlu menjaganya. Kamu juga harus mandi! Aku sudah kelaparan! Kita akan mencari makanan setelah ini." Setelah mengucapkannya, Xia yu mendorong tubuh Li Zyan menuju pintu kamar yang ada di samping kamarnya.


Setelah mengetahui Xia yu lapar, Li Zyan tidak punya pilihan selain menyerah. "Baiklah, baiklah. Ingat untuk menutup pintu! Aku akan menunggu di luar setelah aku selesai mandi."


"Mmm.." Xia yu langsung setuju, dia pun berbalik dan memasuki kamarnya, lalu menutup pintu dengan sedikit keras. Hingga akhirnya Xia yu melangkah menuju tempat yang sudah terdapat air mandi untuknya.


Mungkin karena ini adalah pertama kalinya Li zyan menjadi kakak laki-laki seseorang, dia benar-benar menjadi protektif terhadap Xia yu. Apalagi setelah tahu masa lalunya, sifat protektifnya semakin kuat. Tapi tidak di pungkiri, Xia yu juga sangat senang hubungannya dengan Li Zyan bisa benar-benar dekat.


**tbc