
...AAAAAAAA.......jeritan xia yu terkejut mengetahui raja liu yang dari tadi bersama nya.
"KAU..!!" bentak xia yu menunjuk wajah raja liu dengan telunjuknya dan satu tangannya menutupi bagian belahan dadanya yang sedikit terlihat. sebab xia yu tidak terlalu kencang memakai kemben itu karena dia akan tidur.
"maafkan aku.." ujar raja liu sadar dari pesona xia yu.
"PERGI KAU..!!" bentak xia yu kembali. dia mengambil hanfu tipis yang tergantung di dekatnya dan memakai hanfu itu dengan gerakan memutar membelakangi raja liu.
sedangkan nafsu birahi raja liu semakin memuncak melihat gerakan xia yu. bahkan rambut basah xia yu sedikit menyentuh wajah nya.
"xia wei.. maafkan aku.." ujar raja liu kembali mendekat ke arah xia yu.
"jangan mendekat.. jika kau mendekat jangan harap aku bisa berlaku sopan pada mu." jawab xia yu dengan amarah nya yang mememnuhi rongga dadanya.
"xia wei beri aku kesempatan agar aku bisa menjadi suami mu kembali." ujar raja liu bersikukuh dengan birahi nya telah menguasai dirinya.
"jangan harap.. aku memberi kesempatan pada mu agar kau bisa menyalurkan nafsu birahi mu pada ku... aku tidak sudi." jawab xia yu mencoba menjauh dari raja liu.
"xia wei.. tolong aku satu kali ini saja.." ujar raja liu mencegah xia yu pergi dari hadapan nya. raja liu memegang tangan xia yu dengan erat karena memakai tenaga dalam nya. dia menarik tubuh xia yu kedalam pelukan nya.
"LEPASKAN AKU....bugh.." bentak xia yu dalam pelukan raja liu. dia memukul perut raja liu dengan kepalan tangannya yang tidak memakai tenaga dalam.
sedangkan wajah raja liu hanya mengerinyit tidak melepas kan xia yu. dia kembali mencoba menaklukan xia yu dengan mencekal ke dua tangan nya.
"kau masih istri ku.. jadi layani lah aku.. bukan kah kau juga menyukai ku.." bisik nya di telinga xia yu.
entah setan apa yang telah merasuki raja liu sampai-sampai dia seperti ba*ingan, maniak sex yang ingin menagih jatah nya.
"kau..!! dasar laki-laki be*at.. cuih.. lepaskan tangan kotor mu dari tubuh ku.." jawab xia yu meludahi wajah raja liu yang ada di hadapan wajah nya.
"diam lah.. huuhhh.... Srek..." bisik raja liu meniup telinga xia yu mencoba melumpuh kan area sensitif seorang wanita, dia juga merobek pakaian xia yu di bagian pundaknya.
dugaan raja liu salah dia mengira jika melakukan hal itu xia yu akan lemah. tapi xia yu masih dengan kondisi yang sama bahkan lebih sadar dan bringas.
...bugh... xia yu menendang pusaka raja liu dengan dengkul kaki nya membuat raja liu melepas kan peluk kan nya.
......prang...brak..brak.... suara barang-barang yang di lempar kan xia yu ke arah raja liu.
"ENYAH KAU....!!" bentak xia. dia meninggal kan raja liu yang masih meringis kesakitan di area sensitif nya.
"xia wei..xia wei.." panggil raja liu bangun dan mengejar xia yu. "xia wei aku tidak akan melepaskan mu begitu saja.." lanjut nya menghampiri xia wei yang tengah berjalan ke arah pintu.
...dak..dak..dak.... suara jari xia yu yang menotok dada raja liu yang mencoba menyergap nya lagi.
'waahhh yang mulia dan permaisuri memainkan adegan ranjang yang seperti apa yah..?' batin sing penasaran dengan ke gaduhan di dalam.
"jangan salah kan aku jika pusaka mu tidak akan pernah terbangun dari tidur nya." ujar xia yu sebelum melakukan aksinya melumpuhkan pusaka raja liu.
...cap....cap...brukk.... xia yu menancap kan jarum di saraf otak dan saraf area sensitif pusaka raja liu kemudian raja liu tak sadarkan diri.
"itu lah akibat dari ancaman yang kau langgar. selamat menempuh hidup baru sebagai lelaki bodoh yang tidak akan pernah bisa bersetubuh dengan wanita lain. sebelum aku mencabut sendiri jarum itu dari saraf otak mu." ujar xia yu setelah melakukan hal yang dia ancam pada raja liu.
xia yu berjalan ke arah pintu dia memanggil ke dua pengawal raja liu untuk membawa tubuh tuan nya yang tak sadarkan diri.
"kalian berdua.. bawa lah raja bodoh kalian pergi dari hadapan ku sebelum aku kehabisan kesabaran" ujar xia yu kepada qiu dan sing yang tengah melongo menatap nya karena terkejut.
mereka terkejut melihat kondisi xia yu seperti gadis yang telah mendapatkan pelecehan seksual, tapi memang itu yang terjadi.
tadi nya mereka mengira jika yang akan keluar dari dalam paviliun adalah raja liu bukan xia yu.
"CEPAT LAH..." bentak xia yu menyadarkan qiu dan sing.
"ba..baik permaisuri.." jawab mereka berdua bersamaan.
"jangan panggil aku seperti itu..! aku bukan lagi istrinya... jika dia sudah sadar cerita kan ancaman ku pada nya. dan kirim surat kepada kaisar bahwa anaknya telah melanggar apa yang aku peringat kan." lanjut nya meninggal kan mereka.
"ba..baik nona.." jawab qiu dan sing. mereka masuk ke dalam paviliun dan membawa raja liu kembali ke paviliun nya.
"nona.. maafkan saya..." ujar fang yin menghampiri xia yu.
"dari mana saja kamu.." jawab xia yu kesal kepada fang yin.
"sa..saya di suruh keluar oleh raja liu." jawab fang yin jujur.
"huh.. pecundang itu.. sekarang bereskan semua barang-barang ku dan kamu, besok kita kembali ke kediaman ayah.." ujar xia yu mengagetkan fang yin.
'"baik nona.." jawab fang yin menurut.
'pasti ini semua karena raja liu.' batin fang yin.
xia yu tidur dengan cepat karena dia meminum obat tidur buatannya. dan fang yin mulai menata barang yang akan di bawa nya ke kediaman jendral ho. dia merasa bersalah karena tidak bisa menghalangi raja liu.
**tbc