The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
260. Tubuhku terkurung oleh kursi?!



***


Satu sosok berjubah hitam bersama delapan Kultivator dan satu pemuda dekil yang tidak sadarkan diri, muncul di dalam sebuah pulau yang memiliki aura spiritual. Kedatangan kelompok itu di sambut hangat oleh Kultivator penjaga pulau yang mengenakan jubah hitam. Kelompok itu berencana beristirahat sejenak di pulau yang tidak di huni oleh manusia biasa.


Ketika malam datang. Satu sosok berpakaian hitam diam-diam datang ke sebuah atap.


"Hormat kami pada Tuan Neraka!" Enam belas Kultivator berjubah hitam itu menyapa dan berlutut dengan hormat.


"Semuanya berdiri!"


Suara yang rendah dan tajam terdengar. Suaranya menunjukkan Aura yang sangat kuat. Dia berjalan melewati enam belas Kultivator penjaga, sejurus kemudian dia membalikkan badannya dan berdiri menghadap enam belas Kultivator berjubah hitam itu. Ketika dia membalikkan badan, wajahnya terlihat sangat jelas.


Itu adalah wajah yang sangat tampan seperti sosok malaikat dari surga. Bentuk wajahnya yang terlihat tajam dan kuat namun tidak mengurangi penampilannya yang menawan. Di bawah alis yang bergaris tajam, kedua matanya memancarkan cahaya misterius. Seseorang tidak tidak akan tahan dan segera menundukkan kepala ketika pemilik wajah itu melirik sekitarnya, dengan kedua mata biru layakna serpihan es yang semacam itu.


Hidungnya terlihat lurus dan mancung. Bibirnya benar-benar seksi. Dia mengerutkan bibirnya sambil memancarkan Aura yang sangat kuat dan tajam seperti makhluk dari surga. Itu adalah dominan dari seseorang yang tampaknya berkuasa diatas surga dan bumi.


Jika Xia yu melihatnya, saat itu juga dia pasti akan berteriak memanggil namanya.


"Paman Yuan!"


Itu benar. Dia adalah Tuan Neraka, dari istana Neraka yang memimpin Kerajaan Kegelapan, dia adalah Kaisar Yuan Zhu-Ming yang di kenal oleh Xia yu. Sosok pria misterius yang telah beberapa kali bertemu dengannya, bahkan telah beradu mulut dua kali. (Mr.X)


"Bagaimana pemuda itu?" Tuan Neraka bertanya dengan lembut, suaranya terdengar malas namun masih sangat berkarakter.


"Lapor Tuan Neraka. Pemuda yang kita bawa, masih belum bangun." Salah satu Kultivator menjawabnya dengan penuh hormat. Dia bukan Daihe, melainkan adik sambungnya Li Mo Han pelayan Yuan Zhu-Ming.


"Mm, awasi dia baik-baik. Bawa pemuda itu kembali ke Istana Neraka bersamaku besok pagi."


Ketika mendengar ucapannya, Daihe dan Li Mo han terlihat sangat gembira. "Tuan, anda benar-benar akan kembali ke Istana Neraka?"


Daihe bertanya untuk memastikan, karena sudah sangat lama tuannya tidak mengunjungi istana keduanya. Dia datang ke wilayah kerajaan kegelapan hanya singgah di salah satu markasnya, tidak pernah benar-benar pergi ke istana Neraka.


Daihe baru saja selesai berbicara ketika seorang penjaga pulau berlari kearah mereka dengan membawa kabar yang mengejutkan mereka.


"Penjaga, pemuda itu sudah bangun dan sekarang sedang berkelahi dengan beberapa penjaga pulau."


Ketika keenam belas kultivator berjubah hitam mendengar ucapan penjaga itu, mereka segera melompat dan pergi ke tempat yang dituju.


Saat melihat kejadian itu, Tuan Neraka berdiri. Dia ingin berjalan ke belakang namun dia segera berhenti dan mengusap dagunya. Setelah itu, dia mengambil topeng perak dan menggunakannya sebelum berjalan kearah belakang.


Ketika dia tiba di bagian belakang markasnya, dia melihat sosok berbaju merah sedang berkelahi dengan anak buahnya. Sosok pemuda berbaju merah itu berkelahi dengan gerakan tangan yang sangat cepat, gerakannya tidak terbaca oleh para penjaga pulau, sehingga serangan mematikan itu membuat kedua matanya berubah.


Beberapa saat yang lalu, di puncak gunung. Xia yu tidak sadarkan diri sehingga dia tidak memahami situasi dan kondisinya saat ini. Namun kini dia sudah terjaga, dia menarik penuh kesadarannya mencoba mengingat kejadian sebelum dia pingsan.


Dia mengingat orang-orang dari Kerajaan iblis mengepungnya dan Tetua Deng melemparkan asap beracun. Matanya kembali tertutup untuk menggali lebih dalam ingatannya beberapa saat yang lalu, hingga dia mendapat sekelebat ingatan yang tertinggal. Dia ingat ada seseorang yang menarik lengannya sebelum tak sadarkan diri, sayangnya dia tidak tahu siapa orang itu.


Karena Xia yu tidak tahu kelanjutan kejadian yang menimpanya, dia memilih mencari tahu dengan cara keluar dari ruangan tempat tadi dia berbaring.


Hingga tibalah dimana dia berkelahi dengan kedua anak buah Tuan Neraka yang merupakan Foundation Kultivator, mereka bahkan tidak bisa mengalahkan dirinya. Membuat Tuan Neraka memandangnya dengan tatapan yang berbeda, sayangnya setelah Xia yu jatuh ke tangan Kaisar muda itu, dia tidak bisa lari dengan mudah seperti melarikan diri dari jeratan kerajaan Iblis.


'Sial! Kenapa orang-orang ini tidak ada habisnya berdatangan? Siapa mereka sebenarnya, dan dimana aku saat ini?!' Gerutu Xia yu dalam hatinya, dia lelah berkelahi dengan para penjaga pulau dan anak buah Yuan Zhu-Ming terus berdatangan untuk menangkapnya.


"Bugh!"


Seorang pria berjubah hitam dengan tingkat Kultivator Foundation ditendang oleh Xia yu. Seluruh tubuhnya terjatuh kebelakang. Dia mencengkram dadanya dan menahan rasa sakit sambil mengutuk Xia yu dengan suara lirih.


"Cih! Pemuda ini sebenarnya makan apa sih? Kenapa tendangan kakinya begitu kuat?"


Xia yu menarik kakinya. Kemudian, dia memukul pria berjubah hitam lainnya yang telah mencapai tingkat Kultivator Foundation. Dia mencibir.


"Tentu saja ASI, dasar BODOH!"


Saat mendengar kata-katanya, Tuan Neraka yang berdiri diambang pintu sambil menekuk kedua tangan ke punggungnya dan menyeringai. Sudut bibirnya terangkat namun tidak terlihat dengan jelas.


Tatapannya yang dingin tertuju pada sosok berpakaian merah. Disaat bersamaan, matanya beralih pada kursi kayu berkaki empat, yang berdiri tidak jauh darinya. Sejurus kemudian kursi itu melayang dan terbang kearah sosok berpakaian merah itu


"Akh!"


Sebuah kursi berkaki empat datang secara tiba-tiba dari arah belakang, lalu mendorong tubuhnya hingga terbaring di atas tanah, dengan posisi kursi itu berada diatas tubuhnya, seolah mengunci dan mengurung tubuhnya agar tidak bisa bergerak.


'Tubuhku tidak bisa bergerak sama sekali!' Batin Xia yu. Saat itu juga dia berteriak sambil melayangkan tatapan ganasnya pada orang-orang di sekitarnya


"Aduh! Kalian tidak hanya mengeroyokku, bahkan menyiksa orang yang lebih lemah dengan cara seperti ini. Siapa kalian sebenarnya? Jika butuh bantuan ku, bicaralah baik-baik! Jauhkan kursi ini dari tubuh ku!"


Xia yu berteriak marah, kursi itu memang kursi biasa, tapi dia dapat merasakan kekuatan yang begitu kuat sedang mengendalikan benda mati itu. Dengan marah dia mendongkakkan kepalanya dan menatap tajam orang-orang yang tadi berkelahi dengannya.


Namun apa yang dia lihat bukan lah mereka, melainkan sosok misterius berjubah hitam yang sedang berjalan kearahnya. Sosok itu berdiri tepat di depannya sambil menekuk kedua tangan ke belakang. Setengah wajahnya tertutup topeng perak. Hanya wajah di bagian bawah hidung yang terlihat, yaitu bibir seksi serta garis rahang yang tajam. Tubuh yang berotot dengan punggung yang tegak, serta aura yang kuat membuat kedua mata Xia yu berbinar.


Xia yu segera bersikap seperti bocah nakal. Dia bersiul dan memujinya.


"Wit-wiww! Sungguh pria tampan yang seksi dan memikat!"


Keenam belas kultivator berjubah hitam itu tertegun, ketika melihat sikapnya yang blak-blakan seperti itu di hadapan Tuan Neraka. Mereka segera menoleh untuk diam-diam memandang tuan mereka. Kemudian, mereka segera menundukkan kepada dan menyembunyikan sudut bibir mereka yang terangkat.


'Contoh pria tampan yang seksi dan sangat memikat?'


'Apakah bocah itu sedang membicarakan Tuan?'


'Bocah kecil ini pasti sudah bosan hidup!'


Suara hati dari enam belas kultivator yang hanya bisa bergumam dalam hati mereka.


Ketika Tuan Neraka mendengar kata-kata Xia yu, dia mengangkat kedua alisnya sambil menyeringai.


"Seksi? Memikat? Mungkin saja. Tuan ini bisa mengganggap ini sebagai pujian."


Suara Tuan Neraka benar-benar memikat. Siapa pun yang mendengarnya, maka suara itu terdengar seperti bahaya yang mematikan.


'Pu.. Pujian?!'


Keenam belas kultivator berjubah hitam saling memandang. Tubuh mereka menjadi tegang dan mereka menundukkan kepala lebih dalam.


Berbeda dengan gadis yang sedang terbaring diatas tanah itu. Xia yu terkejut, dia menatap pria di hadapannya sambil berpikir.


'Kenapa suaranya terdengar begitu akrab di telinga?! Apakah kami pernah bertemu? Tapi itu benar-benar mustahil! Pria ini memiliki aura yang luar biasa. Jika aku pernah bertemu dengannya, pasti aku tidak akan melupakannya. Lalu siapa pria ini?'


Hal itu masih terus terngiang dalam pikiran Xia yu. Dia tiba-tiba melihat pria itu mengeluarkan beberapa ledakan Qi yang dia arahkan pada tubuh Xia yu yang sedang terbaring diatas tanah. Seketika tubuh Xia yu menjadi lemas, namun masih sadar.


"Kurung dia, jika dia berhasil melarikan diri, kalian semua yang harus bertanggung jawab!" Ucap Tuan Neraka. Dia mengibaskan lengan jubahnya dan segera pergi dari sana.


"Baik, Tuan!" Enam belas kultivator itu berseru dengan hormat.


Mereka segera menarik kursi yang mengurung tubuh pemuda itu, lalu menariknya dari atas tanah, mereka mencengkram kedua tangannya dengan sangat kuat, tidak memberi celah sedikitpun untuk pemuda itu meloloskan diri.


Setelah tubuhnya lemas, Xia yu bisa merasakan bahwa energi mistis dalam tubuhnya telah di segel. Jantung Xia yu berdetak lebih kencang ketika menyadarinya.


"Kekuatan mistikku sudah disegel oleh Tuan kalian! Kalian tidak perlu menahan ku seperti ini. Aku bisa berjalan sendiri. Apalagi kalian berada di sekelilingku, bagaimana aku bisa melarikan diri?"


"Heh! Aku sarankan kau tidak usah melarikan diri. Jika kamu melakukannya lagi, berhati-hatilah! Kami semua akan mematahkan kakimu yang pendek itu!"


Salah satu Kultivator melepaskan cengkramannya pada Xia yu. "Cepat jalan!"


****tbc


Maaf karena author nggak rutin up, bukan keinginan author untuk menunda atau melalaikan update cerita. Tapi karena tanggung jawab mendidik anak dan tugas ibu rumah tangga harus di nomer satukan, apa lagi sekarang yang mencari rupiah hanya saya seorang..


Mohon untuk perhatiannya, insyaallah semua kewajiban saya jalankan dengan sesuai urutan. Termasuk menyenangkan kalian dengan terus melanjutkan cerita ini hingga tuntas!


Tepat satu tahun nanti, insyaallah novel Xia yu tamat dengan ending yang bahagia, tidak menggantung seperti di setiap chapter.


Terimakasih untuk kesetiaan kalian mengikuti perjalanan novel pertama saya yang lulus kontrak**..