The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
113. Keluar dari hutan arwah & Kembali ke kerajaan xing..



"Siapa kau..?" tanya pria baya itu.


"Saya adalah xian ming dari kerajaan xifang (barat)" jawab nya tidak menunjukan jika dia lemah atau tertekan di hadapan pria itu.


"apa tujuan mu datang ke hutan arwah..?" tanya pria baya itu dengan sinis nya menatap xian ming.


"saya datang ke hutan arwah untuk mencari tanaman obat yang akan mekar di malam purnama yang bertepatan dengan gerhana bulan." jelas xian ming.


"apa kau mendapatkan tanaman itu.?" tanya pria itu kembali.


"saya tidak mendapat kan tanaman itu. seperti nya tanaman itu sudah di ambil dengan orang yang pertama tiba di lereng ini.." jawab nya.


"bukan kah kelompok nya dan kelompok mu yang pertama tiba di lereng ini.?"


"sepertinya bukan.. anda bisa melihat jejak sepatu manusia dan hewan buas di sebelah sana.." jawab xian ming menunjuk kan tempat jejak xia yu dan hei tian.


pria baya itu pun menghampiri tempat yang di tunjuk oleh xian ming. dia mengulurkan tangan nya untuk mendeteksi apakah jejak itu memiliki kekuatan atau tidak. biasa nya orang akan meninggal kan jejak kultivasi di setiap langkah nya dan hanya kultivator abadi lah yang bisa mendeteksi kekuatan dari orang dan binatang sakral.


"jejak ini.." ujar pria baya itu menggantung kan ucapan nya dan berpikir sembari menutup mata nya. "jejak ini tidak terdeteksi tingkat kultivasi nya tapi jejak hewan ini adalah binatang sakral macan kumbang yang telah lama hilang dari daratan ini.. Ternyata dia tinggal di hutan arwah." lanjut nya setelah berhasil mendeteksi kekuatan spiritual dari jejak itu.


'siapa lagak nya yang telah menemukan macan kumbang itu.?' batin para kultivator abadi penasaran dengan sosok yang di curigai mengambil burung phoniex api.


"Jika seperti ini kemungkinan orang itu masih ada di dalam area hutan arwah.. Kita harus segera menemukan dia sebelum dia meninggal kan hutan ini." suara keras dari pria baya yang menyerang tadi dan meninggal kan tempat itu begitu saja tidak menunggu persetujuan dari kultivator abadi lain nya.


Mereka pun melesat pergi meninggal kan tempat itu dengan artevak terbang dan para hewan sakral nya. Kelompok lain nya juga meninggal kan tempat itu menyisakan kelompok pangeran xian ming.


"Pangeran apa kita tidak mengikuti mereka mencari orang yang mengambil burung phoniex api dan tanaman langka itu." ujar hao yan pada xian ming.


"tidak.! kita cari lagi tanaman itu mungkin saja masih ada yang tidak dia ambil oleh orang itu." jawab xian ming menolak untuk mengikuti para kultivator itu.


hao yan pun melaksanakan ucapan tuan nya untuk terus mencari tanaman itu di sekitar lereng. untuk saja si iblis api itu telah musnah jika tidak kalian bisa bayang kan apa yang akan terjadi pada kelompok kelompok tadi dan para kultivator abadi yang berdatangan tadi.


selang beberapa jam namun tanaman itu masih tidak di temukan. pengeran xian ming pun memerintah kan prajurit nya menyudahi pencarian tanaman itu dan kembali ke kerajaan nya.


di lain tempat xia yu memilih untuk masuk ke dalam ruang dimensi, beristirahat dan bersembunyi dari para kultivator abadi yang tengah mencari nya. beberapa saat lalu xia yu hampir di temukan oleh kultivator yang mengeluarkan kekuatan untuk menekan semua orang tapi untung nya xiao huang menyadari aura mistik dari tempat nya istirahat dan dia pun memerintah kan xia yu untuk masuk ke dalam ruang dimensi dan berhasil terlepas dari bahaya yang bisa saja mengancam nyawa tuan baru nya.


di dalam ruang dimensi xia yu bertekad akan melakukan kultivasi tingkat pemula yang hanya bisa di lewati dengan waktu yang sangat singkat. hanya dalam tiga jam dama dengan waktu di dunia nyata satu jam dan berhasil meningkat kan kultivasi nya kini dia berada di tingkat pemula.


xia yu hanya bisa memakan tanaman obat sebagai asupan makan nya karena tidak ada makanan yang bisa di makan semua ikan yang di bakar telah habis di makan saat pertama masuk ruang dimensi, mau tidak mau dia memakan tanaman itu dan berhasil meningkat kan kultivasi nya juga.


xia yu telah menghabis kan dua belas hari di ruang dimensi untuk berkultivasi dan berhasil menjadi seorang fighter tingkat delapan. fighter adalah tingkat petarung pemula dari dunia beladiri di zaman itu. xia yu telah menguasai pedang biru dan merubah nya menjadi pecut dia juga berlatih dengan pedang biru yang di rubah nya menjadi pecut.


dalam dua belas hari itu xia yu bukan hanya berlatih kutlivasi dan pedang saja dia juga membuat obat untuk luka dalam dan luka luar yang akan dia gunakan jika dia mengalami insiden yang membuat nya terluka. dia juga membuat pil pembersih untuk diri nya dan fang yin sahabat nya yang akan dia jemput setelah keluar dari hutan arwah seperti kata-kata nya dalam surat yang dia tinggal kan untuk fang yin.


kenapa xia yu bisa melakukan banyak hal di dalam ruang dimensi itu karena waktu di ruang dimensi lebih cepat dari dunia nyata. jika dalam satu jam di dalam ruang dimensi dan di dalam dunia nyata hanya sepuluh menit, berarti xia yu menghabiskan waktu selama dua belas hari kurang lebih dalam dua hari itu.


xia yu keluar dari ruang dimensi dengan memakai pakaian yang lumayan lusuh. dia akan pergi ke kerajaan xing dengan penampilan yang tiada kesan cantik atau menawan, dia tidak mau menarik perhatian orang orang di sana terlebih lagi orang kerajaan.


dia tahu jika kaisar pasti memerintah kan anak anak nya dan para prajurit nya mencari keberadaan nya dan dia juga malas harus menjelas kan kenapa bisa menyembuh kan kakek kaisar pada jendral ho. maka dari itu dia menyamar menjadi seorang pria yang memakai pakaian lusuh seperti orang miskin dan berwajah buruk.


***


xia yu berhasil keluar dari hutan arwah dengan menumpangi hei tian si kucing manis yang kini menjadi peliharaan nya, eh.. lebih tepat nya teman baru. xiao huang dan hei tian terus saja memanggil xia yu dengan sebutan tuan tentu saja itu membuat xia yu risih, dia pun menyuruh ke dua teman nya itu untuk tinggal di ruang dimensi dan dia melanjutkan perjalan nya sendiri ke kerajaan xing.


sebenar nya bukan hanya itu alasan nya menyuruh mereka berdua tinggal di ruang dimensi namun karena keadaan nya tidak memungkin kan untuk mereka berdua berada di dunia nyata bisa bisa mereka menjadi incaran para kultivator. meskipun mereka berdua bisa berubah bentuk menjadi hewan kecil namun xia yu tetap tidak mau mereka keluar. pikir nya hanya akan membuat nya pusing karena panggilan mereka.


jadi dia memutuskan untuk tetap sendiri dan melakukan kemampuan teleportasi nya yang bisa di gunakan kembali. dalam hitungan menit dia sudah tiba di depan gerbang kota kerajaan xing. kenapa begitu cepat..? itu karena dia sudah pernah melewati wilayah itu dan mempermudah nya untuk berteleportasi menggunakan ingatan nya ke tempat tujuan nya.


...


dia muncul di balik pohon besar yang jauh dari kerumunan dan mulai menyusuri jalanan kota yang ramai dengan aktifitas para pedagang dan orang orang yang membeli kebutuhan mereka. xia yu kini berada di dalam pasar yang selalu dia kunjungi bersama jiang yu dan fang yin jika menjual minyak kelapa nya.


dia mampir ke salah satu toko besar yang menjual senjata dan obat serta yang lain nya yang berhubungan dengan beladiri.


"ada yang bisa saya bantu tuan..?" ujar pria yang di sebut pelayan.


"bisa tuan.. jika saya boleh tahu obat apa yang akan di jual oleh tuan.?"


"apakah di sini ada orang yang bisa menilai kualitas obat..?" jawab xia yu dengan tanya nya menolak memberitahu si pelayan jenis obat apa yang akan di jual nya.


"ada tuan.."


"tolong panggil kan orang itu.. aku akan menunjuk kan jenis obat yang akan ku jual pada nya." jawab xia yu menyuruh si pelayan untuk memanggil orang yang di maksud xia yu.


"baik lah silahkan duduk di sana saya akan memanggil orang yang tuan maksud." ujar si pelayan meninggal kan xia yu.


beberapa saat kemudian pelayan itu kembali dengan pria yang berpenampilan seorang yang di hormati di toko ini. mungkin dia adalah pemilik atau semacam penanggung jawab dari toko ini.


"selamat siang tuan.. pelayan saya mengatakan jika anda ingin bertemu dengan saya.?" tanya pria itu.


"ya.." jawab xia yu singkat. kini pria itu duduk di hadapan xia yu setelah mendengar jawaban singkat xia yu.


"perkenal kan nama saya lian ji.. jika saya boleh tahu ada apa tuan memanggil saya..?" ujar pria itu memperkenal kan nama nya dan menanyakan apa keperluan xia yu mencari nya.


"aku ingin menjual obat.!" jawab xia yu.


"obat apa yang ingin anda jual pada saya.?"


xia yu mengeluar kan satu botol putih yang berisi pil obat dan menaruh nya di atas meja di hadapan tuan ji. lalu dia berkata. "ini adalah pil pembersih.. silahkan tuan periksa pil ini." ujar xia yu dengan nada dingin nya tidak merubah posisi duduk nya.


tuan ji mengambil botol putih yang xia yu berikan dia mengeluar kan satu pil hitam dengan bau tanaman herbal yang menyengat. ekspresi tuan ji berubah saat mengetahui jenis obat apa yang di pegang nya. 'i..ini pil pembersih tingkat satu..' batin tuan ji terkejut saat merasakan kekuatan spiritual dari pil hitam yang di pegang nya.


"tuan ini adalah pil pembersih tingkat satu.. apakah anda yang membuat pil ini..?" tanya tuan ji dengan semangat. bagaimana tidak semangat dia seperti mendapat kan hadiah dari langit bahkan para pelayan nya langsung terkejut begitu pun dengan xia yu.


"wow.. pil pembersih tingkat satu bukan kah pil itu sangat sangat langka..?"


"ya pil itu adalah salah satu harta karun bagi para kultivator."


"tuan ji pasti sangat senang mendapat pil itu."


bisik kan para pelayan yang bisa di dengar oleh xia yu. 'ternyata benar apa yang di katakan xiao huang, pil ini adalah pil tingkat satu.. huh... beruntung sekali aku, ternyata keahlian ku tidak berubah meski berbeda zaman aku tetap bisa menjadi alchemist (ahli kimia)' batin xia yu senang.


"ya saya yang membuat pil itu.." jawab xia yu mengiyakan pertanyaan pria di hadapan nya.


'sungguh keberuntungan' batin tuan ji takjub pada sosok di hadapan nya dia berpikir untuk bisa menjalin hubungan baik dengan sosok tuan di hadapan nya. meskipun penampilan sosok di hadapan nya tidak meyakinkan namun taun ji tidak ingin melepaskan peluang besar untuk menarik pembeli di toko lelang nya dia berpikir jika sosok di hadapan nya adalah alchemist abadi. hanya alchemist abadi yang bisa membuat obat sesempurna itu.


"anda berkunjung ke tempat yang sangat tepat tuan. sebenar nya toko ini adalah toko lelang yang akan melelang semua barang langka dan berharga. apakah anda mau menjual obat ini di pelelangan kami..?" tanya tuan ji dengan sangat antusias.


"baik aku akan menjual nya di pelelangan mu.. kapan acara itu di mulai..?" jawab xia yu.


"acara itu di lakukan seminggu dua kali dan malam ini adalah waktu nya.. anda bisa melelang nya malam ini jika anda bersedia anda bisa menyaksikan obat anda di lelang di toko kami di dalam ruang khusus milik kami." ujar pria itu tidak ingin melewat kan kesempatan langka untuk bisa mendapat kan keuntungan besar dan juga memajukan kembali tempat nya.


"baik aku akan kembali nanti malam untuk menghadiri pelelangan itu. aku harap ucapan tuan ji dapat di percaya.." jawab xia yu.


"tentu saja tuan.. anda dapat mempercayai saya.." jawab nya.


mereka berdua pun mulai membahas komisi dari penjualan obat itu yang akan di bagi menjadi 80% untuk xia yu dan 20% untuk tuan ji. awal nya xia yu menolak karena terlalu besar menurut nya namun tuan ji bersih keras karena menurut nya dengan 20% saja dia bisa mendapat kan hasil yang memuaskan dari penjualan itu. pembahasan mereka pun berakhir dan xia yu keluar dari toko itu tidak lupa dia membeli sebuah pedang untuk di hadiah kan pada fang yin.


setelah beberapa langkah dari toko itu xia yu melihat satu kedai makanan yang di penuhi dengan pelanggan yang mengantri untuk makan.


senyum xia yu mengembang melihat salah satu orang yang di kenal nya. ternyata kedai itu adalah kedai yang di dirikan oleh kelima saudara jiang.


xia yu semakin senang mengetahui kemajuan kelima saudara jiang yang bisa mengolah uang dari penghasilan menjual minyak dan melaksanakan perintah nya.


xia yu menghampiri kedai itu untuk melakukan tes pada pelayanan kelima saudara jiang terhadap pelanggan, apakah mereka baik atau tidak.? dia juga menyuruh salah satu pengemis yang berada di dekat nya untuk meminta makanan di depan kedai itu. xia yu ingin tahu apakah mereka bisa berbagi dengan ikhlas atau tidak pada orang yang tidak mampu.


**tbc