
***
Selama beberapa hari xia yu mengobati tuan Li Wei dan Li Zyan. tuan Li wei telah siuman, namun dia hanya bisa berbaring di atas tempat tidur. karena lemahnya otot serta saraf-saraf tubuhnya yang di sebabkan oleh racun buatan klan alchemist golongan hitam.
berbeda dengan Li Zyan yang terlihat lebih sehat dan segar. wajah tampannya kini telah terpampang jelas menyisakan beberapa lebam di wajah nya.
hari ini adalah jadwalnya mereka berlatih. xia yu memberikan satu gulungan kertas putih yang berisi beberapa cara berlatih pedang yang benar dan cepat di pelajari. tentunya pelatihan itu meningkatkan kemampuan seorang fighter untuk menjadi seorang warrior.
xia yu tidak terlalu sulit saat mengajari Li Zyan. karena Li Zyan telah memiliki pemahaman tentang seni beladiri. sementara xia yu sibuk dengan kultivasi nya. dia juga menyuruh fang yin untuk terus berkultivasi. sama halnya dengan kedua temannya yang berada di ruang dimensi. mereka terus berlatih sepanjang hari. karena mereka ingin ikut andil dalam pembalasan dendam yang akan nonanya lakukan setelah kesembuhan tuan Li Wei.
***
*Pengasingan klan Li..
Beberapa pelayan wanita tengah bersimpuh di hadapan pria dewasa yang tengah duduk di atas singgasananya. pria itu adalah tuan Li zhu.
para pelayan pengasingan yang menghilang telah di temukan di sebuah pondok yang berada di perbatasan. salah satu dari mereka di tangkap kemudian para penjaga memaksa wanita itu untuk menunjukkan dimana tempat persembunyian mereka.
sampai tiba dimana mereka semua tertangkap. mereka langsung di bawa kembali ke kediaman klan Li dengan cara di seret. kedua tangan mereka di ikat dengan tali tambang dan di ikatkan secara berurutan dalam satu tambang besar.
kemudian mereka di seret mengikuti laju kuda di hadapannya. tepatnya tali yang mengikat mereka di kaitkan pada kelana kuda. mereka bagaikan penjahat yang melarikan diri. padahal mereka hanya pekerja yang melarikan diri dari kekejaman tuannya.
mereka takut jika tetap berada di pengasingan, mereka akan terbunuh karena kekejaman tuannya. mereka tahu jika tuannya itu sadis terhadap orang yang memberontak atau orang yang memberinya kabar buruk.
para pelayan itu telah memberitahu kejadian yang terjadi pada semua penjaga. mereka juga memberitahu siapa yang melakukan semua itu. informasi itu tidak di lebihkan atau di kurangi. semua kejadian di ceritakan dengan sangat rinci tanpa membohongi tuannya.
tuan Li zhu mengeram kesal. ternyata orang yang membawa kabur tahanannya adalah seorang perempuan. yang lebih tidak menyangka lagi perempuan itu membawa seekor macan kumbang dan menghilang dari ruang tahanannya begitu saja. tentunya semua itu adalah yang di ceritakan oleh para pelayannya.
yang membuatnya kesal adalah, tidak adanya sedikit pun jejak dari kepergiannya. hanya ciri-ciri perawakan serta penampilannya saja yang pelayannya beritahu. wajahnya terlihat suram dengan rahang yang mengeras. dia pun memerintahkan sesuatu yang membuat semua pelayan wanita itu ketakutan.
"bunuh mereka.. biar tahu rasanya hukuman bagi orang yang kabur dari tempat pengasingan ku.!" titah tuan Li zhu telak tak bisa di ganggu gugat.
wajah para pelayan itu langsung pucat pasi. mereka tahu jika nyawa mereka akan melayang saat mereka berani pergi dari tempat pengasingan milik klan Li itu. tapi mereka tidak menduga jika hati ini adalah hari kematiannya.
beberapa pelayan menundukkan kepalanya pasrah saat perintah itu diangguki oleh pengawal tuannya. ada juga yang merengek-rengek meminta ampun pada tuan Li zhu. namun rengekan itu sia-sia, karena tuan li zhu tak menggubris rengekan mereka.
para pengawal membawa semua pelayan yang kabur itu ke ruang tahanan pengasingan klan li. di sana terdapat ruang hukuman bagi orang yang memberontak. terdapat beberapa ruang penyiksaan, seperti tempat khusus untuk menyiksa batin tahanan, ada juga juga cambuk, bambu yang di gunakan bagi ************ perempuan, dan bara api dalam sebuah mangkuk besi yang berukuran jumbo.
dalam mangkuk bara itu terdapat gagang besi yang di ujungnya ada sebuah pahatan besi bertuliskan pemberontak, ******, dan masih banyak kata lain nya. kata yang menyatu dengan gagang itu adalah sebuah cap besi panas yang akan di gunakan sebagai penyiksaan dan tanda bagi si korban.
semua pelayan mendapatkan hukuman mati dengan cara gantung diri. setidaknya mereka mati tanpa merasakan kesakitan terlebih dulu. pikir para pengawal.
semua jasad pelayan itu dibuang ke lembah kematian. di sana masih tersisa tulang belulang dari jasad bibi Ying yang di pasung di sebuah kayu berbentuk salib. itu adalah hukuman dari tuan li zhu karena dia seorang penghianat atau pemberontak.
***
Kita kembali ke kediaman xia yu..
Waktu menunjukkan pukul tujuh malam. semua orang yang berada di kediaman itu tengan menyantap makan malam yang di buat oleh fang yin dan bibi may dan pelayan yang bekerja di kediaman itu.
sebenarnya di kediaman ini xia yu tidak pernah menunjukkan wajahnya di hadapan para pelayan. dia juga membuat beberapa larangan bagi orang-orang yang ada di kediamannya itu.
larangan nya seperti berikut..
di larang menginjakan kaki di area paviliun dua dan paviliunnya. di larang melihat ke arah nya saat berpapasan. (artinya harus menundukkan kepala saat melihat siluetnya). di larang berbicara yang macam-macam atau bergosip. di larang memberitahukan keberadaannya pada orang lain. dan di larang mencampuri urusan yang ada di kediamannya itu.
(intinya semua yang ada di kediaman ini tidak boleh sampai di ketahui oleh orang lain, bahkan untuk si penjual kediaman. si penjual hanya tahu satu informasi tentang pembelinya yaitu seorang pria yang di kiranya adalah seorang tuan muda.)
semua larangan itu berlaku untuk semua pekerja. jika larangannya di langgar, bersiaplah mendapatkan hukuman yang tidak terduga. xia yu mempekerjakan lima pelayan. semua pelayan mempunyai tugasnya masing-masing .
semua pelayan itu di gaji dengan harga yang tinggi berbeda dengan gaji yang mereka terima saat bekerja di tempat lain. mereka tidak berani melanggar larangan dan aturan yang di buat oleh tuannya.
ya mereka mengira jika sosok misterius itu adalah seorang pemuda karena selama xia yu memakai jubah hitam dia tidak merias dirinya. alhasil wajah yang tertutupi topeng itu terlihat seperti pemuda gagah dengan ketegasan di wajah putihnya.
xia yu tidak bisa memberitahu siapa dirinya pada semua orang yang baru dia temui. karena dia tidak mudah percaya pada orang asing. terlebih jika dia dekat dengan mereka, malah akan membuat jati dirinya terbongkar.
**Satu Minggu kemudian..
Li zyan telah sembuh sepenuhnya dari semua luka dan bersih dari semua racun. dia terlihat begitu tampan dengan pakaian yang baru saja di beli oleh fang yin.
kain sutra putih membalut dengan indah di tubuh yang menjulang tinggi itu. wajah putih bersih, mata yang tajam dengan ukiran alis yang meruncing di bagian ujung, hidung yang mancung dan bibir tipis yang terlihat sexsi, di tambah celak berwarna merah di antar kedua alisnya.
Li zyan bagaikan seorang dewa yang baru saja bangkit dari keterpurukannya. dewa yang mampu menghipnotis para kaum hawa dengan ketampanan yang luar biasa.
*Tuan muda Li Zyan..