
_Author.pov : terimakasih sebelumnya untuk suport dan dukungan kalian\, aku bisa apa tanpa kata semangat\, lanjut\, up dan sebagainya semua like dari kalian aku terima dengan sangat-sangat senang apa lagi vote dan rate kalian terimakasih. semoga novelku bisa menghibur kalian dengan tulisanku yang masih sangat jelek\, semoga kita semua di jauhkan dari bahaya dan penyakit yang akan menyerang kita kapan saja\, jaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan kita juga. terimakasih.._off
__________________________________________
"SALAM HORMAT PADA YANG MULIA KAISAR SEMOGA SEJAHTERA" ujar semua anak dan menantu dari kaisar kecuali xia yu.
"Bangunlah..." titah dari sang kaisar. semua orang pun bangun dan kembali duduk. "ayah mengundang kalian semua untuk memberitahu kesehatan kakek kalian yang semakin buruk dan ayah juga ingin kalian membujuk kakek kalian agar mau di obati oleh tabib ayah sudah bingung bagaimana cara membujuknya lagi" jelas kaisra jiazhen tidak mau basa-basi perihal kesehatan ayahnya kaisar terdahulu.
"BAIK YANG MULIA KAMI AKAN MELAKUKAN PERINTAHMU" ujar semua anak kaisar serempak
"baiklah mari ikut ayah ke kamar kakek kalian.." ujar kaisar bangkit dari duduknya dan di ikuti oleh semua anak dan menantu. mereka bereiringan berejalan mengikuti kaisar keluar dari aula istana menuju kamar kaisar liiu atau kakek mereka sampai di sebuah jalan yang selebar dua meter dengan kiri kanan terdapat pilar dari kayu berwarna merah sampai di ujung jalan terdapat ruangan yang telah banyak orang memakai baju berwarna putih mereka adalah tabib dari berbagai penjuru tapi mereka hanya berdiri di luar tidak ada yang masuk kecuali pelayan pribadi kaisar yaitu kasim chu
"yang mulia kaisar semua keturunan telah tiba..!" ujar kasim memberitahukan kedatangan kaisar dan anak-anaknya.
"salam hormat pada kaisar semoga sejahtera.." ujar semua orang yang berada di sana.
"bangulah." ujar kaisar singkat
"silahkan yang mulia kaisar.." ujar seorang pria yang terlihat tua yaitu tabib dao dia mempersilahkan kaisar lewat dan pelayan membukakan pintu ruangan kakek kaisar untuk mereka masuk. kaisar jiazhen pun masuk dan di ikuti oleh tabib dao putra mahkota liu changhai dan yang lainnya. sedangkan di dalam kamar ada permaisuri li wei dan anaknya shuwan xing. kedatangan kaisar membuat dua wanita itu memberi hormat tapi tidak berlutut hanya membungkukkan setengah badan dengan tangan yang menyatukan jari dan sedikit menempelkannya di daerah pinggang sebelah kiri.
"salam homat kepada yang mulia...." ujar permaisuri li wei dan putri shuwan xing
"bangunlah.." titah kaisar
"bagaimana kondisi beliau sekarang tabib" tanya kaisar pada tabib dao
"ampun beribu-ribu ampun yang mulia, hamba memprediksikan jika penyakit beliau telah sangat parah bagian benjolan di anusnya mungkin telah membesar dari terakhir kali di periksa sulit untuk di paksa masuk kembali dan juga pendarahan serta lendirnya semakin banyak setelah buang air besar, rasa nyeri yang di timbulkan dapat membuat beliau tak sadarkan diri" jelas tabib dao kepada kaisar dan dapat di dengar oleh semua anak dan menantunya wajah kaisar dan yang lainnya sangat sedih kecuali xia yu yang tidak ada rasa apa-apa pada semua orang di sana.
'anus..? apa kakek kaisar ini mempunyai penyakit wasir..? jika iya dan sudah sampai seperti itu aku pikir mungkin sekarang penyakitnya sudah mencapai stadium IV yang bisa di pastikan sudah tidak bisa apa karena benjolan itu dan rasa sakit di dalam dan di luar bagian anus yang sangat menyiksa' batin xia yu ketika mendengar penjelasan tabib dao
"tenanglah ayah kita akan mencari obat dan tabib untuk kakek, jika tidak di dapat di kerajaan ini aku akan mencarinya di kerajaan tetangga dan kalau perlu aku cari sampai ke hutan arwah dan hutan kehidupan sekalipun" ujar putra mahkota pada kaisar
" benar ayah kami akan mencarinya sampai kami mendapatkan apa yang kakek butuhkan" ujar raja minghao menambahkan kata-kata putra mahkota untuk mencari muka pada kaisar
"terimakasih nak.. sekarang kalian masuklah jenguk kakek kalian" ujar kaisar pada anak-anaknya sambil memegang pipi putra mahkota yang membuat raja minghao iri.
setelah mendengar ucapan kaisar anak dan menantu kaisar pun masuk ke kamar kakeknya bergantian dengan adil, sampai giiran raja liu dan xia yu akan masuk kaisar menghentikan mereka. semua orang menatap raja liu dan xia yu yang di hentikan oleh kaisar....
mengapa kaisar menghentikan mereka..?
alasannya adalah gadis cantik yang baru di lihat oleh kaisar, dia adalah xia yu tapi kaisar tidak mengenalinya saat di aula kaisar tidak trelalu memperhatikan anak-anaknya karena khawatir kepada ayahnya yang sedang sakit, padahal xia yu menjadi objek tatapan dari semua mata di aula itu, raja liu memberitahukan bahwa gadis yang datang bersamanya adalah xia wei tapi mereka tidak percaya. sedangkan xia yu hanya tersenyum tidak menjawab semua pertanyaan mereka seperti yang di lakukan xia wei dia akan bungkam, sampai pada waktunya xia yu akan berbicara jika misinya telah berjalan.
**tbc