
***
Tuan cheng sampai di hadapan para pemuda itu. dia memerintah kan beberapa penjaga untuk memisahkan mereka. setelah itu dia menghampiri pemuda yang tertindas itu lalu membisikan sesuatu pada nya.
pemuda itu mengangguk tanda dia menyetujui tawaran tuan cheng. pemuda itu menelan pil yang di berikan xia yu pada tuan cheng. semua orang yang berada di sana tidak mengerti dengan tingkah tuan cheng yang tidak biasa. mereka juga melihat interaksi antara dia dan pemuda yang sedang di tindas oleh orang yang seumuran dengan pemuda itu.
sementara si pemuda sudah melakukan posisi teratai. posisi untuk orang yang sedang bermeditasi. sekarang tingkatan pemuda berada di level tiga fighter. namun, pemuda itu selalu di tindas karena kebodohan nya yang melakukan kesalahan saat menjalani ujian peningkatan kultivasi.
teman-teman yang seumuran dengan nya telah berada di tingkat dua, dan satu. dia lah satu-satu nya orang yang menjadi murid terbodoh menurut mereka. padahal masih ada murid lain nya yang berada di tingkat bawah bagi murid dari perguruan heping (kedamaian).
pemuda itu sangat fokus dengan meditasi nya. menghiraukan semua suara yang terlintas di pendengaran nya. tidak berapa lama muncul cahaya yang berpusat dari pemuda itu. cahaya ciri khas dari seorang fighter yang meningkat kan level kultivasi nya.
cahaya itu semakin meningkat tanda jika peningkatan kultivasi pemuda itu belum berhenti di satu level. beberapa saat kemudian tubuh nya terangkat dengan perlahan ke udara dan cahaya itu mengelilingi tubuh nya.
semua orang terbelalak kaget dengan kejadian itu. bahkan mulut mereka menganga hebat karena saking kaget nya. pria yang sedari di tindas melakukan kultivasi singkat dan menaikan tingkatan level nya mencapai warrior tingkat sepuluh.
tingkatan nya melebihi tingkatan level para pemuda yang tadi menindas nya. cahaya kultivasi itu di akhiri dengan simbol topeng setengah wajah berwarna putih dengan garis biru di sekitar kelopak mata dan kening. tanda itu membuat semua orang menatap tuan cheng yang tadi berinteraksi dengan pemuda itu. belum lagi ada sosok misterius yang masuk beberapa saat lalu.
pemuda itu tersadar dengan posisi yang masih berada di udara. kaki yang tadi berada dalam posisi teratai kini terjuntai ke bawah. dengan perlahan pria itu turun dan menapak kan kaki nya ke atas lantai.
"cuwitt...witt..witt... (wah.. pil yang nona buat berhasil nona.!)" xiao huang takjub dengan kemampuan meracik obat xia yu.
"shutt.. diam lah.!" bisik nya di hadapan tuan mu dan pelayan itu. mereka tercengang bisik kan xia yu dapat membuat yang baru saja mengeluarkan suara nya bungkam begitu saja. kembali lagi ke topik utama.
penampilan pria itu terlihat berbeda. tubuh nya mengeluarkan aura seorang warrior yang membuat semua orang iri di buat nya. sementara si pemuda tak percaya dengan apa yang baru saja dia rasakan.
pemuda itu meneteskan air mata bahagia. dia merasakan kesempurnaan dalam kultivasi nya kali ini. belum lagi dia tidak merasakan penyiksaan dalam peningkatan kultivasi nya. biasa nya dia akan memuntahkan darah dan sakit untuk beberapa hari seusai meditasi namun tidak mencapai tingkatan nya dengan mudah. tapi kali ini dia tidak mengalami itu semua membuat nya bahagia sekaligus takjub dengan pil yang dia minum.
berbeda dengan tuan cheng yang langsung berlari kembali ke tempat xia yu berada. dia tak percaya sekaligus takjub. ternyata dugaan nya benar. "gadis itu tabib misterius.! tabib misterius.!!" gumam nya dalam setiap langkah nya.
'hanya satu orang yang bisa membuat sebuah pil seperti ini. dia adalah tabib misterius.!' batin nya bergemuruh hebat ingin segera sampai di tempat gadis itu.
'pil itu tidak bisa di buat oleh sembarang orang. karena yang mampu itu hanya satu yaitu tabib misterius yang nama nya telah di kenal oleh semua orang di kerajaan xifang mungkin di semua kerajaan . apakah gadis ini tabib misterius.' batin tuan mu.
tuan cheng dan tuan mu tidak pernah mengira jika kegunaan pil itu bisa sampai melebihi perkiraan nya. tuan cheng tahu jika tingkatan level pemuda itu mencapai warrior level sepuluh karena dia bisa melihat nya. namun, dia bingung karena tidak bisa membaca tingkatan kultivasi gadis yang sedari tadi ada dalam benak nya.
...
..BRAKK..
Tuan cheng tiba di dalam ruangan xia yu. dia segera menghadap dan bersimpuh. semua orang yang berada di sana menatap heran dengan tuan cheng. berbeda dengan tuan cheng yang merasa bersalah karena meragukan gadis di hadapan nya dan tidak berlaku sopan sebelum nya.
"tolong maaf kan hamba tabib misterius.. maaf kan hamba..!!" lirih tuan cheng di sela sujud nya.
kini tuan mu dan pelayan itu mengerti kenapa tuan cheng bersikap seperti itu. mereka pun mengikuti nya bersimpuh di hadapan xia yu. mereka tidak menyangka jika gadis di hadapan nya adalah sang tabib yang misterius itu.
sedangkan xia yu terlihat biasa saja. dia sudah menebak jika tuan cheng akan melakukan hal itu jika dia tahu bahwa xia yu adalah sang tabib yang tengah menjadi pembicaraan semua orang.
xia yu berdecak kesal dengan tingkah ketiga pria di hadapan nya. "bangun lah.. saya tidak suka orang bersimpuh di hadapan saya.!!" suara yang dingin dan tajam itu membuat ketiga orang yang bersimpuh itu merinding saat mendengar nya.
karena tak ingin membuat gadis di hadapan nya semakin kesal mereka bertiga pun bangkit dari posisi itu. "terimakasih tabib..!" ujar mereka bersamaan.
"kenapa kalian memanggil saya tabib..?!"
"i..i..it..itu, karena nona adalah tabib misterius bukan.?" tuan cheng memberanikan diri.
"baik lah kau benar,.! saya tidak bisa berbohong jika itu menyangkut jati diri saya. tapi tolong jangan panggil saya tabib, saya tidak suka," xia yu berhenti sesaat untuk menghela nafas. "sebaik nya kita mulai bisnis kita. saya tidak bisa berlama-lama di tempat terbuka." sambung nya.
"baik tabib, eh.. nona.!" jawab mereka serempak.
sementara tuan cheng membisikan sesuatu pada si pelayan. dia memerintahkan nya untuk menyiapkan jamuan makan malam bagi tamu spesial malam ini. pelayan itu mengangguk tanda mengerti dengan titah tuan cheng. dia pun bergegas keluar dari ruangan itu.
sepeninggal nya pelayan itu, tuan cheng dan tuan mu mulai berdiskusi dengan xia yu. "nona.. jika kami boleh tahu, berapa harga dari satu pil yang anda buat.?" tanya tuan cheng.
"pil itu tak ternilai.." itu arti nya xia yu ingin menjual nya dengan cara melelang. "tapi saya akan memberikan satu botol pil itu dengan percuma.!" ucapan xia yu membuat tuan mu dan tuan cheng terkejut bukan main. karena jika satu botol pil itu di berikan dengan percuma lalu berapa banyak penghasilan yang akan mereka dapat kan. secara dengan satu pil saja bisa membuat seorang fighter meningkat kan level kultivasi nya dengan mudah.
"percuma..! apakah nona sedang bercanda.?" beo tuan mu dengan wajah bosoh nya yang masih melongo.
"saya tidak bercanda..!" xia yu mengambil botol pil itu dan menyerahkan nya pada tuan cheng sambil berkata. "saya benar-benar akan memberikan nya secara percuma.! tapi.." xia yu menggantungkan ucapan nya, membuat kedua orang itu penasaran.
"tapi apa nona..?" tanya tuan mu tak sabar.
"tapi dengan syarat kalian harus memenuhi apa yang saya minta. baru saya akan memberikan satu botol pil ini secara percuma. bagaimana, apa kalian sanggup.?"
kedua pria itu berdiskusi dan menjawab xia yu seraya dengan anggukan kepala nya. "kami akan berusaha memenuhi syarat yang nona minta. jika kami boleh tahu apa yang anda ingin kan.?"
"syarat nya sangat gampang, kalian hanya mencari satu keluarga yang bersangkutan dengan seorang tabib yang bermarga li. beliau selalu di panggil dengan sebutan tabib li, jika saya tidak salah beliau pernah mengobati kaisar kerajaan xifang beberapa tahun lalu saat dia berkunjung ke pasar gela ini." jelas xia yu.
"tabib li..?" ulang tuan cheng.
tuan mu menyenggol lengan tuan cheng dan membisikan sesuatu. "bukan kah dia alchemist yang di kabar kan menghilang oleh keluarga nya saat dalam perjalanan pulang dari kerajaan kita.?" bisik tuan mu.
tuan cheng mengingat seseorang yang di maksud tuan mu. mata nya berbinar saat dia berhasil mengingat nya dia pun memastikan nya dengan bertanya pada xia yu. "nona, tabib.. tabib li yang anda maksud apakah dia seorang alchemist.?"
"tentu nona, tabib li adalah tabib yang selalu melelang obat nya di pasar gelap kami.!" jelas tuan cheng.
"bagus lah jika seperti itu, artinya kalian bisa dengan mudah untuk memenuhi permintaan saya dan mendapat kan satu botol pil." xia yu bahagia akhir nya tujuan nya akan segera usai.
"tapi nona, tabib li telah menghilang semenjak kepergian nya dari kerajaan ini.!"
"saya sudah tahu, yang saya ingin kan adalah keberadaan keluarga nya. entah itu anak, cucu, cicit dan keluarga lain nya. saya ingin kalian mencari informasi tentang itu. selama pencarian itu, saya akan memasok obat yang saya buat. lebih bagus jika saya bisa masuk ke dalam pasar gelap cabang kalian yang berada di kerajaan lain."
"baik nona.. kami akan berusaha mendapat kan informasi itu dan memberitahukan nya pada nona. tapi bagaimana kami memberitahukan kabar itu. kami tidak tahu nona berada di mana.?!"
"saya akan datang ke tempat ini atau cabang kalian yang berada di kerajaan lain. saya harap kalian bisa menjalin hubangan yang baik dengan pasar gelap lain nya."
"baik nona kami mengerti.!" ujar tuan cheng.
tuan mu mengeluarkan sebuah plakat emas yang bertuliskan pasar gelap kerajaan xifang. dia memberikan plakat itu pada xia yu dengan berkata. "nona, terima lah.. ini adalah plakat vvip pasar gelap. plakat ini khusus di buat untuk orang seperti anda dan untuk mempermudah anda memasuki pasar gelap dimana pun." jelas tuan mu.
xia yu berdiri lalu mengambil plakat itu dan kedua sudut bibir nya terangkat. menampil kan senyuman manis yang tulus membuat kedua pria paruh baya itu sedikit tersipu. "terimakasih.." ucap nya tulus.
xia yu memberikan satu botol pil yang masih berdiri tegak di atas meja dan menyerahkan nya pada tuan mu. "senang berbisnis dengan kalian.! tidak apa kan jika anak buah saya yang datang pasar gelap saat saya berhalangan.?"
"tentu saja tidak apa-apa nona.. kami akan tetap memperlakukan teman anda sama seperti kami menyambut nona."
"saya rasa kita sudah selesai berdiskusi. saya harus kembali ke tempat saya." ucap xia yu seraya dia beranjak akan pergi namun terhenti oleh panggilan tuan cheng.
"nona kami telah menyiapkan sajian makan malam untuk nona.."
"tidak perlu, saya tidak lapar," xia yu berhenti sesaat dia mengingat teman kecil nya yang suka sekali makan dia pun melanjutkan ucapan nya. 'fang yin sudah lama tidak makan enak. bagaimana jika aku bawa makanan ini untuk nya.' batin nya. setelah itu dia melirik ke arah xiao huang yang sedari tadi menampil kan wajah imut nya. 'cih.. dasar burung manja.' batin xia yu mencibir. dia pun menahan urat malu nya untuk meminta sesuatu yang telah di tolak nya.
"tapi.. apa kah kalian bisa menyuruh pelayan kalian untuk membungkus makanan itu.? saya mempunyai beberapa anak buah yang suka makan mewah."
tuan mu dan tuan cheng sedikit tercengang dengan permintaan xia yu yang di anggap mereka jauh dari kata wow. namun, mereka tetap saja mengiyakan permintaan nya.
"tentu saja boleh nona, kami akan menyuruh pelayan kami untuk membungkus nya. kami juga akan menyiap kan beberapa bahan makanan lain nya. jika anda tidak keberatan anda bisa melihat-lihat tempat ini sembari menunggu apa yang anda ingin kan selesai di siap kan."
"tidak perlu saya akan menunggu nya di sini saja."
"baik jika itu kemauan nona. saya akan segera menyiapkan semua yang nona minta."
setelah mengucapakan hal itu mereka berdua pun meninggal kan xia yu dengan dua botol pil yang di berikan xia yu. hari ini adalah keberuntungan mereka. desas desus tentang kehebatan tabib misterius memang benar ada nya.
beberapa saat kemudian mereka kembali dengan beberapa pelayan yang membawa beberapa masakan dan buah-buahan. mereka meletakan semua itu di atas meja xia yu.
xiao huang sangat gembira saat melihat begitu banyak makanan yang menggugah selera di depan matanya. dia langsung terbang begitu makanan itu tertata rapi di atas meja.
..Greb..
tangan xia yu lebih cepat dan gesit meraih tubuh xiao huang dan mengurung tubuh nya dengan genggaman tangan nya. xia yu menampilkan wajah suram nya di hadapan semua orang sambil memperingati burung nakal itu. "diam lah..!"
semua orang merinding saat melihat tatapan tajam xia yu yang terlihat mengerikan menakutkan bagi mereka. sementara xiao huang memohon ampun pada xia yu agar melepas kan nya. "nona.. maafkan saya.." rengek nya. xia yu pun melepaskan nya.
xia yu berdiri dan mengulurkan tangan nya yang memakai cincin ruang, lalau mengarahkan nya ke atas makanan. semua makanan itu ke dalam cincin ruang di hadapan mereka.
semua orang seakan tersihir dengan kemampuan menghisap cincin ruang xia yu. bahkan tuan mu dan tuan cheng yang memliki cincin ruang juga sama terkejut nya dengan para pelayan yang menganga melihat hal itu.
"terimakasih.. tapi saya ingin mengingat kan kalian. jangan pernah ingin tahu siapa saya, jika kalian melakukan nya saya bisa saja menghancurkan tempat ini. tolong ingat itu.!!"
"baik nona.. kami akan mentaati setiap perintah nona." jawab tuan mu dan tuan cheng.
"kalau begitu saya pamit undur diri." pamit xia yu.
"mari kami antar nona keluar." tawar tuan cheng dan tuan mu.
"baik, terimakasih.." jawab xia yu.
mereka pun keluar dari ruangan itu. xia yu di ikuti beberapa pelayan dari belakang. sementara tuan mu dan tuan cheng menunjuk kan jalan nya.
semua orang menatap iring-iringan itu. mereka bertanya-tanya siapa orang yang memakai jubah biru itu. namun, sesaat kemudian mereka mengingat jika tadi tuan cheng memberikan pil pada pemuda yang sekarang sedang di tanyai oleh orang-orang di sana.
"tabib misterius..!" suara lantang mengejutkan semua orang.
sementara xia yu telah pergi dari pasar gelap dengan menunggangi keli yang berlari dengan cepat nya meninggal kan kawasan ibu kota. sementara muncul lah desas desus tabib misterius yang berada di kerajaan xifang.
tapi siapa kah yang menyerukan nama beken xia yu.?
jawaban nya besok ya..hehe
****tbc
jangan lupa like vote dan rate nya ya.. maacih...😘**