
***
"Aku tanya sekali lagi, siapa kamu sebenarnya? Jangan bilang, kalau kamu seorang laki-laki! Jika kamu masih mengelak, saya akan memeriksa sendiri tubuhmu. Dengan begitu aku akan tahu kamu ini perempuan atau laki-laki."
Seru Tuan Neraka dengan ekspresi wajah yang dingin dan suram. Dia tidak melepaskan pelukannya pada pinggang Xia yu. Tidak lupa, dia juga mencekal kedua pergelangan tangannya.
'Gila! Pria ini benar-benar licik. Semua gerakan ku bisa dia hindari. Dia juga kuat dan pintar. Habis sudah kalau dia melihat tubuhku. Ck, posisi ini sungguh membuatku muak! Aku lebih memilih mengaku saja!' Decak kesal Xia yu, sepertinya dia tidak bisa lagi mengelak dan menahan posisi intim itu. Mau tidak mau dia harus menjawab pertanyaan Tuan Neraka.
"Baiklah, baiklah! Saya akan menjawabnya. Sebelum itu, tolong lepaskan saya terlebih dulu. Toh saya tidak bisa kabur dari anda bukan?!"
Tuan Neraka pun mengalah. Namun ternyata dia tidak membiarkan Xia yu terbebas begitu saja.
"Dak! Dak! Dak!"
Tuan Neraka memberikan jurus totok saraf di bagian dada Xia yu. Tepat ketika dia melepaskan salah satu pergelangan tangannya.
'Sialan!' Umpat Xia yu dalam hati. Dia terkejut karena Tuan Neraka membuatnya diam terpaku di tempat.
"Cepat jawab pertanyaan ku! Siapa kau sebenarnya dan apa tujuanmu dengan berpura-pura sebagai laki-laki?"
Tuan Neraka berdiri tepat dihadapan Xia yu, kedua matanya tidak lepas menatap wajah yang bersih tanpa polesan riasan sedikitpun. Dari jarak yang dekat, dia dapat melihat dengan jelas pahatan wajah yang sempurna cantik alami. Ditambah peluh keringat dingin yang keluar dari pori-pori kulit hingga membasahi kening dan leher jenjang yang putih bersih dan sangat mulus. Tidak ada bekas luka yang menggangu penglihatannya, hanya ada memar kemerahan yang di sebabkan oleh kedua tangan besarnya ketika mencekik leher kecil itu.
Xia yu menatap dengan kesal pria di hadapannya. Dia berusaha untuk tidak lagi memancing amarah pria itu, karena dia tahu bahwa dirinya bukan tandingan orang itu. Dia pun mulai mengeluarkan suara untuk menjawab pertanyaan yang mengusik ketenangan pria itu.
"Ternyata Tuan Neraka memiliki mata yang sangat jeli. Dengan mudahnya anda mengetahui jati diri saya yang sebenarnya. Dan dugaan anda memang benar. Saya adalah seorang perempuan!"
Jelas Xia yu di awal penjelasannya. Bahkan dia memuji kejelian penglihatan Tuan Neraka yang dapat menebak dengan benar jati dirinya yang sebagai perempuan.
"Namun, prihal penyamaran ini. Saya berkata jujur! Bahwa penyamaran ini tidak ada sangkut pautnya dengan mata-mata atau kerajaan iblis. Penyamaran ini murni dari saya sendiri." Jelas Xia yu, dia sudah tidak lagi menggunakan suara prianya. Tentu saja suara itu langsung mengingatkan Tuan Neraka pada sosok gadis kecil yang menamai dirinya sebagai pencuri.
Tuan Neraka dapat merasakan kejujuran dari kata-kata Xia yu. Tapi dia tidak bisa langsung percaya, dia tidak ingin kecolongan lagi. Seperti ketika seorang pelayan yang ternyata adalah mata-mata dari kerajaan iblis.
Setelah kejadian itu terjadi. Tuan Neraka melarang keras Istana Neraka di masuki perempuan. Bahkan tidak ada satupun pelayan perempuan atau tamu perempuan yang di perbolehkan masuk ke dalam istananya. Hal itu dikarenakan dia tidak merasakan kejujuran dari mereka. Itu terlihat jelas dari sorot mata para perempuan yang mencoba masuk ke dalam istananya, hanya ada kehausan ingin memanjat popularitas. Belum ada yang bersungguh-sungguh untuk bekerja.
Namun semua perempuan yang melamar sebagai pelayan itu di kirimkan ke Menara Keindahan. Pusatnya kebahagiaan dan kenikmatan surgawi! Sedangkan untuk para tamu, mereka hanya akan datang sebagai tamu dan membicarakan perihal yang mereka bahas.
Xia yu mendongkakkan kepalanya, menatap intens kedua mata biru jernih pria dihadapannya. Kedua matanya memicing, kemudian berkata.
"Nama dan tempat tinggal adalah informasi pribadi. Anda tidak berhak mengetahui asal usul saya! Sedangkan untuk masalah penyamaran. Itu murni niat saya, agar terjauh dari bahaya yang siap mengincar nyawa dan keluarga saya kapan saja! Tuan Neraka seharusnya dapat menebaknya?" Ujar Xia yu.
Tidak ada suara yang keluar dari mulut lawan bicaranya. Melihat itu, Xia yu memilih melanjutkan kembali ucapannya.
"Orang berbakat seperti saya akan memancing iblis berwujud manusia yang berniat memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari bakat yang saya punya. Mereka akan menganggap saya lemah, sebab saya seorang perempuan! Terlebih dari itu, saya mempunyai kecantikan yang bisa menghancurkan suatu kerajaan. Memikirkan resiko yang berat itu, lebih baik saya menyembunyikan kecantikan dan jati diri saya. Agar kelak saya sekeluarga bisa selamat dan hidup bahagia." Jelas Xia yu dengan membawa-bawa nama keluarga.
'Pria ini sangat kuat! Dia adalah musuh bebuyutan Kerajaan Iblis, dan sepertinya aku bisa bergantung padanya untuk mencari informasi mengenai kerajaan itu. Bagaimana pun aku tidak bisa membiarkan keluarga dari Xia wei hancur, akibat perbuatan Kerajaan yang berusaha menguasai Kerajaan Xing. Terlebih lagi, dari sanalah asal muasal peperangan hebat terjadi! Bagaimanapun aku harus mencegah bencana itu terjadi. Semoga saja aku mampu merubah masa depan yang mengerikan itu.' Sambung Xia yu bermonolog dala hatinya.
"Baiklah, aku akan mencoba percaya dengan penjelasanmu. Namun, jika kamu ternyata ada sangkut pautnya dengan kerajaan itu. Maka, keujung dunia pun kamu lari. Aku tidak akan melepaskan mu dan membiarkan keluargamu hidup bebas." Seru Tuan Neraka berikut dengan ancaman yang membuat Xia yu menegang. Pria dihadapannya ini tidak pernah main-main dengan ucapannya.
"Jika Tuan Neraka sudah percaya, bisakah Tuan lepaskan jurus totok ini dari tubuh saya?"
Mendengar itu, Tuan Neraka mengarahkan tangannya pada dada Xia yu ketika melakukan totok pada Xia yu. Untuk membuka kembali saraf yang sengaja dia hentikan, Tuan Neraka hanya perlu melakukan hal yang sama.
"Hufhh! Akhirnya, terimakasih.." Lirih Xia yu sambil membuang nafas lega.
Mereka berdua pun mulai merasa relaks setelah perkelahian yang berakhir dengan terungkapnya jati diri Tabib Misterius, yang ternyata adalah seorang perempuan. Tidak dapat dipungkiri. Tuan Neraka merasa senang mengetahui kebenaran itu. Dia berpikir bahwa dirinya adalah orang pertama yang mengetahui siapa Tabib Misterius sebenarnya.
Setelah memastikan Xia yu baik-baik saja, Tuan Neraka membalikkan badannya dan berjalan keluar kamar. Sebelum itu dia mengucapkan kalimat yang membuat Xia yu kembali tercengang.
"Aku mempercayaimu, tapi kamu tetap dalam pengawasanku. Besok pagi, kamu harus menyerahkan obat yang kamu racik pada Pak Tua Lin. Dan lanjutkan penyamaranmu, jangan biarkan orang lain mengetahui kamu yang sebenarnya!"
'Karena kamu adalah Gadis pencuri ku!' Sambungnya dalam hati. Seperitnya Tuan Neraka merasa tertarik dengan Gadis pencuri yang telah berhasil mencuri hatinya.
Xia yu berdiri tepat di luar pintu. Dari sana dia melihat pria itu melompat dan menghilang di gelapnya malam.
"Pria yang aneh?" Gumamnya dengan pelan. Dia tidak paham dengan apa yang baru saja terjadi. Akhirnya, dia tidak memikirkannya lagi. Setelah itu, Xia yu kembali ke kamarnya dan menutup pint, lalu mengerjakan hal-hal yang belum dia selesaikan. Meskipun pikiran tentang Tuan Neraka kembali muncul di benaknya.
**tbc