
***
*Istana kerajaan xifang..
Rombongan xia yu tiba di depan aula istana. kedatangan xia yu di sambut oleh anak-anak kaisar dan para tabib istana. kasim, pengawal, dan pelayan berjajar rapi menyambut kedatangan sang tabib misterius.
xia yu menghiraukan semua itu. dia berjalan dengan langkah nya yang anggun mengekori tuan yue yang menuntun jalan. dia melewati semua orang yang menunduk hormat di hadapan nya. dia tidak mengeluarkan satu suara pun untuk menjawab hormat mereka.
anak-anak kaisar dan para tabib mengikuti xia yu dari belakang setelah dia melewati mereka.
tiba di dalam aula xia yu bisa melihat kaisar kerajaan xifang yang sedang duduk di singgah sana nya. ada juga para mentri yang telah di undang oleh kaisar. semua orang telah menatap pada sosok sang tabib yang di tutupi jubah biru tua.
tuan yue menunduk dan memberi hormat pada sang pemimpin nya. "HORMAT PADA YANG MULIA KAISAR.. SEMOGA ANDA SELALU PANJANG UMUR.."
xia yu membuka tudung jubah nya dan sedikit menunduk kan kepala nya untuk memberi hormat. hanya sebatas itu yang bisa xia yu lakukan untuk menghormati orang lain. karena dia tidak mau tunduk pada siapa pun. bahkan pada dewa karena menurut nya dewa itu tidak ada.
semua orang tercengang dengan setengah wajah xia yu yang di tutupi oleh topeng. wajah yang tertutup itu selalu membuat orang penasaran. tidak beda nya dengan sang kaisar dan anak-anak nya yang menatap lekat pada xia yu.
berbeda dengan su fanghua yang merasa tidak asing dengan sosok gadis di hadapan nya. meskipun wajah sang tabib telah tertutupi. tapi hati su fanghua tidak bisa di bohongi.
"BANGUN LAH..!" titah sang kaisar pada tuan yue.
"terimakasih yang mulia.." tuan yue bangun dari sikap hormat nya. dia pun memperkenalkan xia yu pada kaisar. setelah itu kaisar turun dari singgah sana nya kemudian turun mendekati xia yu.
semua orang tercengang karena kaisar berterimakasih pada xia yu dengan cara yang tidak biasa. kaisar memberi hormat pada xia yu karena telah berkenan mengobati anak nya. "terimakasih tabib.. terimakasih anda telah berkenan memenuhi undangan saya untuk mengobati anak saya."
xia yu merasa tidak enak hati telah bersikap dingin pada seorang ayah yang mengharapkan kesembuhan anak nya. dia pun membantu kaisar bangun dari sikap hormat nya. "saya datang ke sini bukan untuk menerima penghormatan anda. sebaik nya kita bergegas menemui putri anda.!" jawab xia yu.
kaisar pun menuntun xia yu secara langsung pergi ke arah kamar anak nya. para anak dan tabib kaisar serta beberapa mentri mengikuti xia yu, kaisar, dan tuan yue yang telah terlebih dulu pergi dari aula itu.
setiba nya di sana xia yu melihat seorang anak kecil yang berjenis kelamin perempuan tengah terbaring lemah di atas tempat tidur. tempat tidur itu di tutupi kain putih transparan di sekeliling tempat tidur. mungkin untuk menghalang nyamuk dan serangga kecil lain nya masuk. gadis kecil itu di temani oleh seorang wanita yang terlihat pucat karena kekurangan tidur dan kebanyakan menangis.
wanita itu tidak lain adalah sang permaisuri. dia berbalik saat melihat suami nya masuk ke dalam kamar dengan seorang gadis bertopeng dan anak-anak serta tabib istana. "yang mulia.." lirih nya.
kaisar memerintah kan para pelayan membuka tirai putih itu agar xia yu memeriksa keadaan putri nya. "silahkan tabib.." lirih nya mempersilahkan xia yu.
xia yu pun mendekati gadis kecil itu. dia duduk di pinggiran kasur dan mulai memeriksa keadaan nya. wajah gadis itu terlihat lebih tirus dari gadis seumuran nya. itu menandakan jika dia tidak makan dengan teratur. bibir nya sedikit keunguan menandakan gejala yang terhubung dengan jantung. kelopak mata nya terlihat sangat dalam dengan lingkar hitam di bagian bawah nya. serta perut dan tungkai nya yang sedikit membengkak.
xia yu meraih lengan yang amat kecil itu, lalu memejamkan mata nya untuk mengetahui seberapa lemah dan cepat nya denyut nadi gadis itu.
denyut nadi itu sangat lemah namun masih bisa bertahan untuk beberapa hari ke depan. melihat dari gejala yang terjadi pada gadis itu, xia yu yakin jika penyakit nya adalah infeksi jantung atau (Endokarditis).
(maaf jika typo ya.. ini hanya imajinasi author dan jika cara penyembuhan nya ngaur author ingat kan lagi jika ini hanya khayalan saja.)
xia yu memikirkan sebuah ide untuk bisa terlepas dari jeratan orang-orang ini. dia akan menyembuhkan gadis itu dan mendapat kan informasi yang dia ingin kan sebagai balasan nya. lalu menghilang dari kerajaan ini. dia ingin kembali menjadi diri nya untuk berpetualang bersama teman-teman nya.
"yang mulia.. bisa kah kita bicara berdua saja.?" suara xia yu membuyar kan lamunan mereka dan menambah kecemasan pada mereka karena pertanyaan nya.
"...." tidak ada jawaban dari orang-orang itu. xia yu pun melanjutkan ucapan nya.
"ini menyangkut nyawa putri anda..!"
setelah ucapan terakhir nya terdengar. sang kaisar pun menyuruh semua orang pergi dari ruangan itu tanpa ba bi bu be bo saat menjalan kan permintaan xia yu.
semua orang keluar dari ruangan itu. mereka tidak bisa berkutik, bahkan sang permaisuri pun tak bisa melawan perintah kaisar meskipun dia sangat cemas.
...kreett...
..balm...
pintu kamar itu tertutup dari luar. semua orang keluar menyisakan kaisar dan sang tabib misterius.
kaisar melihat sekeliling ruangan untuk memastikan tidak ada orang lain di dalam sana selain mereka berdua. setelah memastikan nya, dia pun mulai bertanya dengan raut wajah cemas akan keadaan putri bungsu nya. "bagaimana keadaan putri ku tabib.?"
xia yu beranjak dari tempat nya, kemudian menghadap kaisar dan menjawab pertanyaan nya. "anda tahu sendiri bagaimana kondisi putri anda.!"
sang kaisar mengerutkan kening nya. hati kaisar menciut saat mendengar jawaban xia yu. tapi dia tetap ingin bertanya apakah masih ada harapan. "lalu apa kah tabib dapat menyembuhkan putri saya.?"
"bisa, tapi.." xia yu menggantungkan ucapan nya membuat kaisar bertanya.
"Tapi apa..? Apa anda ingin harta, emas permata, rumah atau sebuah wilayah..?" tanya kaisar bertubi tubi.
"Tidak..! Saya tidak kekurangan harta, Tapi anda tahu sendiri apa yang saya ingin kan dan membuat saya menyanggupi undangan anda.!" jawab xia yu dengan nada dingin nya.
'benar, dia kemari karena surat yang ku berikan pada nya. tapi bagaimana jika dia hanya membual dan siapa dia sebenar nya. aku tidak bisa membahayakan keluarga penyelamat ku dan membahayakan putri ku.!' batin kaisar gundah.
xia yu mencoba mendekati kaisar. dia berniat membaca kenangan kaisar dengan kakek li. karena ini waktu nya dia bisa mendapatkan jawaban dari teka-teki kakek li. dia juga tidak seratus persen yakin jika kaisar akan jujur. bisa saja dia mengelak memberitahu jika dia berpikir kalau xia yu adalah orang jahat suruhan saudara kakek li.
saat pikiran sang kaisar tengah gundah xia yu menepuk pundak kaisar untuk menyadarkan nya, kemudian menghipnotis nya. kesadaran kaisar pun goyah dan menjadi kosong. kini bagian xia yu untuk mengungkit masa masa kaisar bersama kakek li.
(author ingat kan lagi ya.. untuk kemampuan hipnoterapis xia yu tidak bisa di ragukan. meskipun dia lebih suka dengan meracik obat. namun karena kejeniusan nya xia yu bisa melakukan semua jenis pekerjaan dokter. dia hanya belajar dari buku dan video saja. xia yu mempraktekan nya kemampuan nya pada hewan dan teman nya jika melakukan psikolog atau hipnoterapis.)
Kaisar tidak perlu memberitahu secara langsung. karena xia yu hanya akan membaca ingatan saja. itu juga bagus karena kaisar tidak perlu merasa bersalah telah membuka rahasia tentang keberadaan keluarga tabib.
kakek li membuang kulit daging kaisar yang telah terkontaminasi dengan racun. racun itu sejenis racun yang dapat membuat tubuh kaisar membusuk dengan waktu kurang lebih satu hari jika racun itu tidak di bersihkan dengan benar.
setelah membuang semua racun kakek li menaruh serbuk putih yang bisa di pastikan itu adalah penangkal racun yang bersatu dengan obat luka luar agar tidak terinfeksi.
setelah itu kakek li membungkus luka itu dengan kain putih yang bisa di sebut perban jaman dulu. kakek li juga memberikan satu mangkuk cairan obat yang berwarna merah pekat. itu seperti darah. memikirkan darah. xia yu langsung teringat dengan darah nya yang bisa di jadikan racun dan obat. 'apa darah kakek li juga seperti darah ku.?' batin xia yu bertanya.
semalaman penuh kakek li mengobati dan menjaga kaisar. saat menjelang pagi kakek li mulai membenahi peralatan nya karena dia telah selesai mengobati dan memastikan kaisar tidak berada dalam bahaya lagi. wajah dan denyut nadi sang kaisar kembali normal setelah racun itu bersih.
kakek li berniat pergi dari sana. namun langkah nya terhenti karena suara kaisar yang terbangun dari koma nya.
"air... air..." gumam kaisar.
kakek li memberikan satu gelas air hangat pada kaisar. kaisar pun meminum nya dengan perlahan. mata nya terbuka dan merasakan ada yang berbeda dengan tubuh nya.
kemarin tubuh nya terasa sakit dan mati. tak bisa di gerakan sama sekali. setelah itu dia tidak sadarkan diri. sekarang dia bangun dengan tubuh yang terasa sehat bahkan tidak merasakan sakit di bagian dada nya. pandangan nya tertuju pada tubuh pria paruh baya yang tengah berdiri membelakangi nya.
"siapa kau..?" tanya kaisar.
"hamba hanya seorang tabib yang mulia.." kakek li menjawab dengan hormat.
"tabib..? apa anda yang telah menyelamat kan saya..?"
"benar! , karena yang mulia telah membaik, hamba mohon pamit undur diri."
"tunggu..! siapa nama anda dan berasal dari mana.?" tanya kaisar karena dia harus tahu siapa penolong nya.
"marga saya li.. saya berasal dari kerajaan bei. mohon maaf yang mulia hamba harus segera pulang karena hamba terlalu lama meninggal kan keluarga hamba." jelas kakek li dia terlihat cemas saat mengingat keluarga nya. terutama anak semata wayang nya li wei.
"baik lah.. saya akan menyuruh pengawal dan anak saya mengantar kan anda." kaisar memberi saran.
"tidak perlu..! saya bisa pergi seorang diri. mohon anda menjaga rahasia keberadaan dari mana saya berasal." kakek li berpesan. setelah itu dia pergi dari ruangan kaisar dengan cara berteleportasi.
kaisar tertegun saat melihat kepergian kakek li yang menghilang dari kamar nya. sosok seorang tabib yang baik hati itu telah memenangkan hati nya. dia berjanji akan menjaga rahasia itu dan mencari keberadaan keluarga nya di kerajaan bei.
...
beberapa hari setelah kepergian kakek li. kaisar telah sehat kembali. dia menyuruh beberapa pengawal bayangan dan jendral untuk mencari keberadaan nya. namun, kaisar harus menelan kekecewaan karena keberadaan keluarga tabib li tidak di temukan.
selang beberapa hari ada satu keluarga yang datang ke istana. dia adalah li wei bersama istri dan seorang putra yang berusia 16 thn. mereka datang ke istana bersama tuan yue. karena kaisar pernah berpesan pada nya. jika ada orang yang menanyakan tentang tabib li bawa orang itu untuk menghadap secara langsung pada nya.
li wei bersama istri nya dan li zyan putra nya menghadap kaisar. mereka datang ke istana untuk bertanya keberadaan ayah nya dan seorang kakek bagi li zyan.
kaisar merasa menjawab li wei. "bukan nya seminggu yang lalu tabib li kembali ke kepada kalian.?"
"tidak..! ayah saya telah pergi selama satu setengah bulan. saat itu dia pamit pergi ke hutan arwah untuk mencari tanaman seribu tahun. namun, sampai sekarang beliau tidak kembali dan tidak ada kabar sama sekali. biasa nya dia akan mengirim surat lewat burung elang nya. tapi ini sama sekali tidak ada." jelas li wei.
"jika seperti itu.. kemana sebenar nya tabib li.?" gumam kaisar.
semua orang di buat bingung dengan kehilangan nya tabib li. kaisar mengantar kan keluarga kecil tabib li kembali ke kerajaan bei. di sana kaisar baru tahu jika mereka tinggal bersama adik kandung tabib li yang bernama li zhu.
kaisar di jamu dengan baik oleh keluarga li. ternyata adik tabib li adalah seorang tabib yang mempunyai kemampuan alchemist seperti tabib li.
saat melihat kedatangan kaisar kerajaan xifang. tentu saja tabib li zhu merasa bangga dan terhormat. dia tidak pernah berpikir jika kakak nya telah memberi nya hadiah setelah kepergian nya yang dia jebak dan bunuh bersama kawan-kawan nya.
bibir nya menyeringai tatkala mengingat kejadian itu. tapi dia tetap bersandiwara sebagai adik yang menyayangi kakak nya. wajah terlihat sedih saat mereka semua membicarakan kehilangan nya. tiba dimana kaisar mengusul kan untuk mencari keberadaan tabib li. namun mereka hanya bisa menelan kekecewaan dan kesedihan.
lagi-lagi tabib li zhu merekayasa. dia menaruh beberapa benda milik tabib li di bibir tebing bahkan ada seutas helaian kain yang dia konfirmasi jika itu milik tabib li. dia juga memberitahu mereka jika di bawah sana biasa nya terdapat tanaman langka yang tumbuh di sana.
tentu saja semua orang mulai berpikiran jika tabib li terjatuh ke bawah jurang saat dia ingin mengambil tanaman obat yang langka itu dan meninggal di bawah jurang yang tak terlihat ujung nya itu.
keluarga nya tentu menangisi kematian nya. bahkan anak nya li wei terlihat frustasi dengan kejadian itu. kini hanya li zyan yang menjadi penyemangat ayah nya.
>>>
Flashback_on
saat semua orang menangisi kepergian tabib li. ada satu orang yang menangis dalam kebahagiaan. orang itu tidak lain adalah tabib li zhu. semua orang yang berada di sana tidak mengetahui jika tabib li zhu memiliki sifat iri dan dengki terhadap kakak nya sendiri.
mereka tidak tahu jika beberapa hari yang lalu tabib li zhu telah berkomplot dengan para alchemist lain nya yang iri dengan kepopuleran tabib li. mereka berencana untuk menghilangkan tabib li dari muka bumi ini dengan cara di jebak. jebakan yang di buat oleh adik nya sendiri, tabib li zhu melakukan drama berpura-pura menjadi sandra yang tengah di tawan oleh para alchemist.
setelah itu tabib li masuk dalam jebakan. para alchemis itu mulai menyerang nya dan membunuh nya, kemudian melemparkan tubuh nya yang di penuhi luka ke dalam jurang tak berujung. jurang itu adalah sebuah tebing tinggi yang di bawah nya hanya terlihat awan tak terlihat dasar nya.
mereka berpikir jika tabib li telah tiada. namun, mereka tidak tahu jika kakek li bisa berteleportasi. saat tabib li terlempar, dalam pikiran nya dia memikirkan satu tempat. tempat itu adalah pohon kembar yang ada di hutan arwah. dia meninggal di sana namun aura mistis nya masih tinggal di tempat itu karena dia melakukan perjanjian dengan gelang giok nya untuk menahan jiwa nya samapi menemukan pemilik baru nya yang akan di pilih oleh nya secara langsung.
_off
itu lah kisah kematian tabib li. namun xia yu masih belum mengetahui semua itu. setelah ini xia yu akan pergi ke kerajaan bei untuk menemui keluarga kakek li yang tinggal dengan klan Li.
**tbc