The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Membuat minyak kelapa



setelah kekagetan xia yu melihat wajahnya sendiri yang mengerikan, xia yu dan fang yin bergegas tidur karena telah melewati hari yang melelahkan bagi mereka.


pagi hari xia yu sudah terbangun dari tidurnya dia selalu melakukan rutinitas mandi di pagi hari seperti di zaman modern. setelah mandi xia yu memakai pakaian yang sangat tipis mereka di sana menyebut pakaian itu adalah dalaman padahal bahannya saja yang tipis seperti katun, baju dan celana sudah terpasang xia yu selalu melakukan olahraga yang di lakukannya di zaman modern seperti pemanasan, push up, jumping jack, downward-facing dog, crunch, plank, squat dan lain-lain.


fang yin yang melihat nonanya melakukan gerakan aneh hanya bisa melongo dan lemas, terkadang takut gerakannya itu dapat melukai tubuhnya seperti patah atau terkilir. tapi xia yu tak mengalami hal itu jika sedang berolahrag. kenapa dia berolahraga? Karena dia merasa jika tubuh xia wei sangat lemah jadi dia harus membuat pondasi fisik tubuh dulu agar bis memakai kmampuan bela dirinya dikemudian hari.


hari menjelang siang xia yu menyruh fang yin membeli buah kelapa yang dia perintahkan kemarin denagn uang koinnya. tidak butuh waktu lama fang yin telah kembali dengan gerobak yang di atas gerobak terdapat kelapa tua yang telah di kupas oleh pedagang (ya kali xia yu di suruh butikkin kelapa apa lagi 30 biji sebelum jadi minyak tangannya pasti sudah kapalan.


fang yin juga membawa benda yang di gambar oleh xia yu untuk di buat ke pengrajin agar bisa memarut kelapa, benda itu seperti tempat duduk dari kayu yang pendek dan di depannya ada sendok tipis besar tapi pinggiran sendok itu bergigi tajam sehingga dapat mengikis daging kelapa yang masih didalam tempurungnya dengan cara diputar berbagai arah.



mereka melakukan pekerjaan ini dengan telaten sehingga waktu menunjukan jika hari sudah sore mereka menyelesaikan parutan kelapa dengan cepat. setelah istirahat dan makan xia yu mulai kembali pekerjaannya dia tidak mau hanya fang yin yang bekerja jika sudah mendapatkan biaya lebih xia yu berniat untuk mempekerjakan pelayan.


minyak jernih itu dimasukan kedalam kendi dan untuk galendo juga di masukan kedalam kendi yang lain. bulan telah melewati puncaknya yang berarti malam sebentar lagi akan berganti siang, mereka berdua bergegas pergi ke kamar da langsung memabaringkan tubuh mereka yang lemas. xia yu kasihan melihat fang yin yang sangat kelelahan dan sudah menutup matanya.


"maaf fang yin kau datang kemari untuk melayaniku tapi aku malah membuatmu kelelahan sampai seperti ini. aku janji fang yin jika kelak usaha kita membuahkan hasil kita akan hidup tenang dan santai bersama, aku tak akan membiarkan orang lain menindasmu. kau adalah orang terdekat kau keluargaku bukan pelayanku!!  terimakasih fang yin aku menyayangimu" ujar xia yu sambil menghadap fang yin yang menutup mata kemudian dia tidur.


saat ucapan xia yu kepada fang yin berhenti karena xia yu tertidur fang yin membuka matanya karena sebenarnya dia belum tidur hanya meutup mata, saat mendengar semua curahan xia yu fang yin sangat merasa bahagia dia tidak pernah sebahagia ini dalam hidupnya tapi ketika mendengar xia yu hatinya sangat hangat dia menangis bahagia.


"aku juga menyayangimu nona..!" bisik fang yin karena takut membangunkan xia yu


****tbc**