
Suhu dingin menyelinap masuk ke dalam kamar. membangun kan xia yu yang masih nyenyak dengan tidur nya. seolah tak mau bangun pagi, dia semakin mengerat kan selimut yang menyelimuti tubuh nya.
"Aahhh... kenapa dingin sekali.." gumam xia yu di dalam selimut nya. dia menggulung tubuh nya dengan selimut seperti telur dadar yang di isi dengan sosis lalu di gulung.
(terus di potong dan masuk ke dalam mulut.. hehehe).
"nona bangun lah.." panggil fang yin membangun kan xia yu.
"sebentar lagi fang yin.. aku masih ngantuk.. kenapa suhu nya dingin sekali.." gumam xia yu menjawab fang yin.
"nona lihat lah suhu nya dingin karena di luar sedang turun salju.." ujar fang yin membuat xia yu bangun dengan sekejap.
"salju..?" jawab xia yu bangun dari posisi tidur nya.
"ya nona.. lihat lah di luar sangat indah." jawab fang yin membuka pintu jendela kamar xia yu.
"woooWWW... indah nya.." ujar xia yu beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke arah jendela saat dia melihat fang yin membuka jendela.
"sejak kapan turun salju.." tanya xia yu pada fang yin penasaran dengan waktu turun nya salju.
"sekitar jam 3 dini hari nona.." jawab fang yin.
"berapa lama salju turun di kerajaan xing..?" tanya xia yu kembali.
"saya tidak tahu nona.. salju di sini selalu tidak tepat waktu datang dan pergi nya." jawab fang yin.
"ohh begitu.. tapi sepeti nya tidak terlalu deras yah." ujar xia yu melihat buliran salju yang turun dari langit tidak sebanyak di zaman nya. yang sangat deras sampai-sampai bisa menutupi jalan dan membeku kan air danau.
"benar nona.. salju yang turun di kerajaan xing adalah salju yang tertiup angin dari kerajaan baixue." jawab fang yin.
"kerajaan baixue..?" ujar xia yu mengulang ucapan fang yin.
"ya kerajaan baixue.. apa nona lupa dengan kerajaan tetangga kita..?" jawab fang yin bertanya.
"ya aku lupa karena terlalu banyak di pukul oleh si liu-liu." jawab xia yu mengalihkan pandangan nya dengan alasan yang ngasal.
fang yin salah mengira jika xia yu memang lupa dengan beberapa ingatan nya. padahal xia yu memang tidak tahu karena dia bukan nona nya yang meninggal karena siksaan dari raja liu dan siksaan batin dari orang terdekat nya.
"kerajaan baixue adalah kerajaan penghasil es dan besi baja.. kerajaan xing dan kerajaan baixue menjalin hubungan kerja sama dan menjadi kerajaan yang bersahabat. tidak pernah ada konflik di antara dua kerajaan ini." jelas fang yin.
"memang nya ada berapa banyak kerajaan.?" tanya xia yu penasaran dengan kerajaan tetangga lain nya.
"ada tujuh kerajaan di daratan ini..
kerajaan tiankong (langit)
kerajaan bei (utara)
kerajaan xifang (barat)
kerajaan xing (garis atau baris pembatas)
kerajaan dong (timur)
kerajaan nan (selatan)
kerajaan xing adalah kerajaan peringkat kelima dan kerajaan yang paling berkuasa adalah kerajaan long (naga).
orang-orang juga mengatakan jika kerajaan long memiliki kerajaan tersembunyi yang bernama kerajaan hei'an (kegelapan). satu kaisar muda yang menjalankan dua kerajaan sekaligus." jelas fang yin.
"hm.. banyak juga ya.. terimakasih fang yin sudah menjelas kan beberapa kerajaan pada ku." ujar xia yu berterimakasih pada fang yin.
"sama-sama nona.." jawab fang yin.
"oh ya fang yin.. jika aku meninggal kan kerajaan ini apakah kau mau ikut dengan ku.?" tanya xia yu membuat fang yin terkejut.
"meninggalkan kerajaan..? nona mau kemana..? ahh..aku mau ikut kemana pun nona pergi meski itu ke neraka sekali pun. aku tidak akan meninggal kan nona lagi." jawab fang yin mendekat ke arah xia yu dengan wajah cemas nya.
"baik lah kalau begitu kau akan ku ajak kemana pun aku pergi asal kau tidak berani dan tidak akan menyesal dengan keputusan mu," jawab xia yu. dia masih bingung untuk mengajak fang yin atau tidak saat dia meninggalkan kerajaan ini.
xia yu khawatir jika fang yin ikut dia tidak akan kuat untuk hidup yang penuh bahaya jika ikut bersama nya.
"ya sudah sekarang siap kan aku air." lanjut xia yu memerintah kan fang yin untuk menyiapkan air hangat untuk nya mandi karena cuaca di luar sangat dingin.
"baik nona.." jawab fang yin. bergegas ke arah pemandian untuk menyiapkan apa yang di minta xia yu.
di lain tempat kaisar telah menerima surat dari kediaman raja liu yang memberitahu kan. bahwa xia yu menarik kembali kesempatan ke dua bagi raja liu.
kaisar tidak bisa berbuat apa apa. karena semua masalah di antara xia yu dan raja liu adalah kesalahan anak nya lagi.
kaisar menyetujui permohonan cerai dari xia yu dan dia menulis sendiri surat cerai untuk menantu dan anak nya.
surat itu di kirimkan kepada jendral ho dan kaisar juga menulis permintaan maaf yang sebesar-besarnya pada jendral ho.
**tbc