
***
Setelah seharian penuh mengunci diri di dalam kamar. Xia yu akhirnya keluar pada malam hari. Dia meminta salah satu penjaga wanita menyiapkan makanan untuknya dan juga untuk gadis yang sedari siang tadi memaksa masuk ke dalam kamar. Xia yu tidak mau gadis itu menyadari kalau dirinya telah mengetahui siapa dia.
Setelah makan malam, Xia yu kembali ke dalam kamar dan kembali mengunci diri. Salah satu penjaga wanita langsung memberitahukan hal itu pada Bayangan Satu. Dan kabar itu sampai pada Tuan Neraka. Sementara Tuan Neraka hanya menerima kabar dari anak buahnya.
Hari demi hari berlalu..
Selama dua hari berturut-turut, Xia yu tidak keluar dari lingkungan Paviliun sakura. Dia menyibukkan dirinya di halaman belakang paviliun dengan meracik beberapa jenis obat tingkat empat, lima dan enam. Yang diminta secara langsung oleh Pak Tua Lin. Entah sampai kapan dia harus meracik obat secara gratis di tempat itu.
Sikap Tuan Neraka agak tidak normal beberapa hari yang lalu membuat Xia yu tidak nyaman. Ancaman yang dia takutkan juga bukan sahabatnya. Oleh karena itu, dia harus segera memikirkan cara dan mencari waktu yang tepat untuk keluar dari tempat ini. Kemudian segera menyelamatkan kedua orang terdekatnya yang di tahan oleh organisasi golongan hitam itu. Entah bahaya apa yang akan dia hadapi setelah dia keluar dari tempat ini.
Keesokkan harinya, Xia yu kembali mengenakan pakaian laki-laki untuk pergi ke Menara Medis. Dia belum bisa menunjukkan wajahnya dihadapan banyak orang. Oleh karena itu dia kembali mengenakan pakaian pria. Dan pakaian itu juga sangat nyaman menurutnya.
Xia yu membawa obat yang dia racik untuk Pak Tua Lin ke Menara Medis. Kemudian dia mengambil beberapa tanaman obat ajaib dari menara medis. Ketika Xia yu akan berjalan keluar dari Menara Medis, dia melihat Pak Tua Lin membawa kotak besar ditangannya. Karena penasaran, Xia yu pun bertanya.
"Pak Tua Lin, apa yang kamu bawa?"
"Hoho, ini adalah ginseng seribu tahun. Tanaman langka yang jarang terlihat selama ratusan tahun lamanya. Coba lihat, ini adalah harta karun tingkat tinggi!" Ucap Pak Tua Lin sambil membuka kotak itu. Kedua matanya berbinar dan sangat bersemangat.
"Hanya dengan satu irisan kecil dari ginseng ini, maka nyawa seseorang yang berada di ambang kematian bisa terselamatkan. Ginseng ini sering digunakan untuk obat penyelamat."
"Ginseng ini sangat besar! Akar-akarnya utuh dan garisnya juga cukup jelas. Ini benar-benar harta yang langka." Ucap Xia yu dengan semangat. Wajahnya yang selama dua hari ini suram langsung berubah ceria. Kedua matanya berbinar ketika melihat melihat ginseng itu. Dia mengulurkan tangannya untuk meraba ginseng itu, tapi Pak Tua Lin langsung menutup kotaknya.
Pak Tua Lin memandang Xia yu dengan waspada. Dia mencengkram kotak itu dengan erat dan berkata. "Ini adalah harta karun. Kamu sebaiknya jangan mengharapkan ginseng seribu tahun ini. Ginseng ini harus disimpan untuk menyelamatkan nyawa seseorang."
"Aku tahu, aku tahu. Aku hanya ingin melihatnya saja. Hehe.." Xia yu tersenyum kikuk. Dia berpikir bahwa dia ingin membawa ginseng itu ketika dia melarikan diri.
"Baiklah, kalau begitu aku harus segera kembali. Selamat tinggal Pak Tua Lin."
Pak Tua Lin mengerutkan dahinya. Dia merasa kata-kata Xia yu seperti ucapan perpisahan, tapi itu hanya untuk beberapa saat. Dia pun menggelengkan kepalanya dan menjawab ucapan Xia yu. "Ya, sana pergilah."
Xia yu pun berlalu dan berjalan dengan santai. Namun baru saja beberapa langkah, Pak Tua Lin kembali memanggilnya.
"Misteri!"
Seketika Xia yu menghentikan langkahnya dan menoleh pada Pak Tua Lin. "Ya! Ada apa?"
"Kalau kamu jatuh, bangun sendiri ya.. HAHAHA!" Ucap Pak Tua Lin, kemudian dia berlari sambil tertawa dan masuk ke dalam Menara Medis
Mendengar kata-kata itu, Xia yu langsung membuka kedua mata dan mulutnya. Dia terlihat kaget plus bodoh. Menyadari kalau dirinya di kerjain, dia langsung berteriak dengan wajah kesal.
"AS**** Pak Tua Lin!!"
Xia yu menggeram kesal sambil menatap kepergian Pak Tua Lin. Setelah itu dia membalikkan badannya dan kembali melabgkahkan kakinya sambil menggelengkan kepala dan tertawa ringan.
"Ada-ada saja Pak Tua Itu,."
Sudah dua hari, Xia yu menghindari Tuan Neraka. Sepanjang harinya dia terus berusaha untuk tidak bertemu dengan pria itu. Ketika langit perlahan menjadi gelap, Xia yu memperhatikan waktu sejenak. Kemudian, dia berjalan menuju mata air panas di gunung belakang. Dia ingin berendam dengan tenang malam ini. Dia juga akan menunggu Tuan Neraka keluar selama beberapa hari, lalu akan pergi dari sini bersama gadis itu secara diam-diam.
Xia yu mulai melepaskan pakaiannya dan mengikat kain tipis di tubuhnya. Dia melangkah ke mata air panas dengan hati-hati. Mata air panas di gunung ini cukup dalam. Dia hanya bisa berjalan di samping mata air panas dan duduk di tepian untuk berendam.
Xia yu menghela nafas sambil bersandar di tepian mata air. "Haahh.. Menyenangkan sekali!"
Malam semakin larut dan langit dipenuhi dengan bintang yang berkelap-kelip. Pemandangan itu sangatlah indah. Xia yu menikmati acara berendam-nya dengan sangat tenang. Sampai-sampai membuat kedua matanya tertutup saking nyamannya.
"Kenapa kamu tidak mengajak Tuan untuk pergi ke mata air panas ini. Tapi malah datang sendirian?"
Suara itu membuat Xia yu terkejut. Dia hampir melompat dari mata air panas. Namun, dia ingat bahwa dia hanya mengenakan kain tipis yang menutupi tubuhnya. Dia segera menenggelamkan dirinya di dalam air. Tatapannya tertuju pada sosok yang dipenuhi dengan kemarahan.
"Kenapa kamu ada di sini?"
Tuan Neraka berjalan dengan kedua tangan yang ditekuk di balik punggungnya. Dia tidak mengenakan topeng dan memperlihatkan wajah yang tampan seperti dewa. Saat itu juga, tatapannya yang taham tertuju pada Xia yu. Dia melihat bahu halus wanita itu dan tidak berniat untuk memalingkan wajah. Sebaliknya, Tuan Neraka justru mengagumi Xia yu.
Ini kedua kalinya Tuan Neraka melihat Xia yu sedang berendam di dalam air. Sebelumnya, dia tidak terlalu memikirkannya. Namun setelah melihatnya lagi hari ini, dia merasa bahwa Xia yu lebih indah daripada sebuah lukisan. Wajahnya yang tidak memakai riasan sedikitpun tidak membuat pesonanya pudar dimata Tuan Neraka. Bahkan Xia yu terlihat lebih cantik dan seksi menurut lelaki itu, terlebih bibir merah muda yang terlihat sangat menggoda.
Tuan Neraka berdiri di ujung kolam sambil menatap wanita yang sedang meringkuk di dalam air. Wajahnya yang sangat tampan menunjukkan senyuman tipis.
"Tempat ini adalah milikku. Apakah salah jika Tuan ini muncul?"
Tuan Neraka melepaskan sepatu boot, ikat pinggang giok, jubah bagian luar dan juga pakaian dalamnya. Dia memperlihatkan tubuhnya yang seksi dan berotot..
Ketika Tuan Neraka akan melepas celananya, Xia yu menjadi sangat gugup dan berbicara dengan gagap.
"Apa.. Apa.. Apa yang sedang kamu lakukan?"
"Aku sedang melepaskan pakaianku. Apakah kamu tidak lihat?"
Suara Tuan Neraka terdengar sangat memukau. Jika seseorang tidak memperhatikannya dengan seksama, maka mereka tidak akan tahu jika ada kegembiraan dalam suara itu.
Xia yu menatap Tuan Neraka. Dia merasa frustasi. Dia berkata. "Tentu saja aku tahu kalau kamu sedang melepaskan baju! Tapi aku bertanya kenapa kamu melepas pakaianmu?!"
"Aku mau berendam di mata air panas." Tuan Neraka mengatakannya seolah-olah itu adalah hal yang wajar.
"Apakah kamu tidak lihat kalau aku sedang di sini?" Xia yu membalas ucapannya sambil menggertakkan gigi.
"Kita sudah saling mengenal. Kenapa memangnya? Apakah ada masalah kalau kita berendam di mata air panas bersama?" Tuan Neraka bertanya. Dia mengangkat alisnya sambil menyeringai.
Setelah mendengarnya, Xia yu ingin sekali melompat dari air dan mencaci maki Tuan Neraka.
'Apa maksud ucapannya? Siapa yang bilang tidak masalah jika aku dan dia berendam bersama? Dia sama sekali tidak menggunakan pakaian!'
Akhirnya Xia yu hanya bisa menggerutu di dalam hatinya. Dia sudah meringkuk di dalam mata air panas seperti bola. Jika Tuan Neraka benar-benar masuk ke dalam air, bagaimana akhirnya nanti?
Pada saat itu, Xia yu melihat Tuan Neraka sedang melepas celana panjangnya dan akan melepas pakaian dalamnya. Xia yu menjadi sangat gugup. Dia mengerti bahwa dia harus mengalihkan pandangannya. Tapi entah kenapa kedua matanya seperti tertarik magnet sehingga menatap lurus Tuan Neraka. Lebih tepatnya, Xia yu memperhatikan Tuan Neraka yang sedang membuka tali ****** ********
Sudut bibir Tuan Neraka sedikit naik ketika dia menyadari bahwa Xia yu sedang memperhatikannya. Tangan Tuan Neraka yang sedang memegang ****** ***** berhenti. Dia berbicra dengan suara yang gembira.
"Kalau bukan dengan cara itu, mau bagaimana lagi?" Xia yu menjawab malas sambil memutar bola matanya.
Namun tiba-tiba dia mengingat pertanyaan Tuan Neraka sebelumnya. Xia yu terkejut ketika dia menyadari inti dari pertanyaan Tuan Neraka. Seketika raut wajahnya terlihat aneh saat itu.
"Kamu... Kamu tidak berpikir bahwa aku melihat seluruh bagian tubuhnya, kan?"
Mendengar perkataan Xia yu. Tuan Neraka hanya menatapnya sambil tersenyum tipis. Melihat itu, Xia yu pun tertawa malu-malu.
"Baiklah, meskipun aku agak cabul, tapi aku sangat pemilih. Standarku sangat tinggi, oke?Aku bahkan tidak akan melirik orang seperti Serigala Abu-abu, meskipun dia sedang bertelanjang bulat."
"Oh? Kalau begitu, bagaimana dengan seseorang seperti aku?" Pertanyaan Tuan Neraka langsung membuat sudut bibir Xia yu berkedut.
"Tuan Neraka, bukankah kamu pernah memberitahuku bahwa kamu tidak memiliki kebiasaan yang aneh?" Tanya Xia yu sambil menaikan satu alisnya.
'Sudah aku duga, perkataan pria memang tidak bisa di percaya. Si brengsek ini jelas-jelas punya motif asmara! Apakah ini sudah musim semi? Pikiran Tuan Neraka bahkan mulai dipenuhi dengan cinta..' Batin Xia yu.
"Tenang. Orientasi seksualku masih normal. Bahkan sangat normal!"
Tuan Neraka menatap Xia yu. Sudut biibirnya melengkung sehingga membentuk senyuman yang licik. Dia menarik ****** ******** tanpa peringatan apa pun dan langsung bertelanjang bulat disamping mata air panas. Dia memperhatikan raut wajah Xia yu yang langsung berubah drastis. Saat itu, hatinya merasa sangat gembira.
"OH, Shit!" Xia yu berseru kaget. Dia langsung menutup wajahnya dengan telapak tangannya karena terkejut.
'Burungnya sangat besar!' Imbuhnya dalam hati. Ketika menyadari apa yang dia katakan, dia langsung menggelengkan kepanya pelan sambil tertawa malu-malu.
Tubuhnya menjadi tegang dan gugup ketika dia melihat Tuan Neraka masuk ke dalam mata air panas. Xia yu ingin menyelinap pergi lewat belakang. Namun, ketika dia baru mengulurkan tangannya, suara yang tiba-tiba terdengar membuat dia terdiam di tempat. Akhirnya, dia menarik tangannya dan menutup wajahnya dengan pasrah.
"Jika kamu mau bermain petak umpet dengan ku di dalam air, aku akan menurutinya dengan senang hati."
Suara itu terdengar malas. Namun entah kenapa, Xia yu marah setelah mendengarnya. Dia menggertakkan giginya sambil menatap pria yang sudah tenggelam di dalam air. Pria itu duduk. Kedua tangannya terbentang di dalam air. Pria itu duduk. Kedua tangannya terbentang lebar di sampingnya. Xia yu benar-benar ingin memukulnya.
Tuan Neraka mengangkat alisnya ketika dia melihat Xia yu sedang meringkuk dalam jarak tiga meter darinya. Xia yu terlihat marah namun dia tidak berani menunjukkan amarahnya. Wajah tampan Tuan Neraka memperhatikan senyuman jahat ketika dia berbicara dengan gembira.
"Apakah kamu merasa bahwa tubuhku sangat memuaskan?"
Xia yu melirik kedua mata Tuan Neraka yang gembira. Dia pun mencibirnya.
"Tidak terlalu bagus."
"Oh? Benarkah? Mungkin aku harus mendekat, sehingga kamu bisa melihatnya lebih jelas." Dia berbicara sambil memicingkan matanya. Tubuhnya condong ke depan dan bersiap malu.
Ekspresi Xia yu berubah setelah melihatnya. Dia segera mengangkat kedua tangannya dan berseru.
"Berhenti, berhenti! Tidak usah datang ke sini. Tubuhmu luar biasa! Sangat mengesankan dan gagah! Sudah cukup? Tetap berdiri di sana, jangan kemari!"
'Orang macam apa dia ini? Seorang praman bahkan tidak akan bersikap seperti itu, kan? Apakah dia tidak peduli dengan reputasinya?' Imbuh Xia yu dalam hatinya.
Tuan Neraka tidak mendekati Xia yu. Menurutnya, Xia yu akan menjadi wanita miliknya. Oleh karena itu, dia tidak ingin terburu-buru dan membuat Xia yu takut. Hal itu tidak akan memberinya keuntungan.
"Cepat kesini dan usap punggungku," Ucap Tuan Neraka sambil membalikkan badan dan setengah tengkurap di tepi kolam dan memamerkan pungunggnya.
Ketika melihatnya, Xia yu agak berkedip sambil berpikir selama beberapa saat. Kemudian, dia berkata. "Aku bisa menggosok punggungmu jika kamu mau. Tapi, kamu harus tetap dalam posisi itu dan jangan bergerak. Kamu juga tidak bisa mengubah posisi kepalamu."
"Mm." Tuan Neraka menjawabnya dengan malas. Sudut bibirnya melengkung ke atas.
Xia yu mendengar bahwa Tuan Neraka menyetujuinya, lalu segera pergi ke samping kolam. Setelah sampai di belakang pungung Tuan Neraka, dia terlihat bingung.
"Di mana handuknya? Apakah kamu membawa handuk?" Xia yu bertanya. Kemudian, dia melihat Tuan Neraka mengulurkan tangannya dan memberikan handuk putih padanya.
Xia yu mengambil handuk itu. Lalu dia mulai menggosok punggung Tuan Neraka dengan berat hati. Dia berpikir bahwa semua ini sangat tidak masuk akal. Bagaimana bisa dia berendam di kolam air panas dengan seorang pria yang sedang bertelanjang bulat. Bahkan Xia yu juga menggosok punggungnya?! Dia bahkan tidak berani membayangakan situasi ini sebelumnya.
"Lebih keras lagi."
Suara Tuan Neraka terdengar agak serak. Xia yu terlalu pelan ketika dia menggosok punggung Tuan Neraka. Dia merasa seolah-olah Xi ayu sedang menggelitiknya. Kobaran api yang menyeramkan mulai muncul di dalam dirinya.
Xia yu bisa mendeteksi bahwa suara Tuan Neraka terdengar lebih serak. Xia yu menatapnya sambil mengumpat di dalam hati. Dia pun menggosok punggungnya dengan lebih keras. Awalnya, dia ingin menggunakan jepit rambut untuk menusuk Tuan Neraka lalu melarikan diri. Namun, ketika Xia yu memikirkan kepercayaan yang ditunjukkan oleh Tuan Neraka kepadanya, dia jadi tidak tega.
Beberapa saat kemudian, tangan Xia yu mulai lelah. Namun Tuan Neraka hanya berbaring dengan nyaman dan tidak bergerak sedikitmun. Akhirnya, Xia yu berhenti lalu berkata.
"Tuan Neraka, kamu sudah cukup menikmatinya, kan? Tanganku seperti akan copot dan kulitku menjadi keriput karena terlalu lama berendam di sini."
"Mm, kamu bisa kembali lebih dulu." Tuan Neraka menjawabnya dengan malas. Dia masih tidak bergerak dari posisinya semula.
Xia yu melihat Tuan Neraka masih berbaring dengan nyaman sambil memejamkan matanya. Kemudian, dia mundur ke tempat dia meletakkan pakaiannya. Dia segera mengambil pakaian itu dan mengenakannya di dalam air.
Diam-diam Tuan Neraka melirik Xia yu yang sedang mengenakan pakaian sambil membelakanginya. Kemudian, Xia yu muncul dari permukaan air dengan pakaian yang basah kuyup dan bersiap akan pergi. Tuan Neraka tanpa sadar mengerutkan alisnya. Kemudian, dia berkata.
"Kamu akan kembali sambil mengenakan pakaian basah itu?"
Pakaian Xia yu yang basah menempel ketat pada tubuhnya sehingga seluruh lekukan tubuhnya terlihat. Meskipun dia menutupi bagian depan tubuhnya dengan sehelai kain tipis, Tuan Neraka merasakan ada sensualitas yang membuat tubhnya merasa panas..
'Dalam perjelanan kembali, ada berapa banyak penjaga yang nampak maupun yang tersembunyi di sana? Bukankah dia akan dilihat semua orang?' Batin Tuan Neraka.
"Memangnya kenapa jika aku mengenakan pakaian basah? Lagipula, aku akan ganti baju setelah sampai dipaviliun."
Xia yu berbicara dengan acuh tak acuh. Dia langsung berjalan keluar. Namun beberapa saat kemudian, tubuhnya tiba-tiba menjadi tegang dan membeku.
.
.
.
****tbc
Maaf authornya masih belum sehat, jadi telat updatenya. Semoga satu bab yang lumayan panjang ini bisa mengobati kerinduan kalian pada kisah Xia yu.. Terimakasih**..