The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Flashback off



Menjelang pagi raja liu terbangun dari tidurnya dia kaget mendapati tubuhnya yang setengah telanjang dan seorang perempuan yang tidur di sampingnya. raja liu sangat murka dia menendang perempuan itu hingga terjatuh dari tempat tidur dan membuat kepala wanita itu terpentuk ke pilar yang berada di tengah membuat kepalanya terluka, darah segar mengalir dengan senangnya keluar dari kepala gadis itu sampai ke pipi yang telah lebam akibat tamparan dari selir yenny dan juga anaknya.


"wanita j****g..!!!" teriak raja liu membuat kaget xia wei dan orang yang berada di luar yaitu qiu dan sing yang telah di pindahkan oleh yanto dan anak buahnya. raja liu semakin murka aat melihat wajah xia wei dia ingat jika semalam wanita ini yang mengantarkan minuman kepada yanto. tapi dia tidak ingat dan tidak berusaha mengingat .


"berani sekali kau menjebakku dengan membuatku mabuk " bentak raja liu kembali dengan sanagt murkanya dia menendang xia wei sampai kembali terhantuk pada pilar itu.


"maafkan aku aku tidak tau apapun " ujar xia wei dengan air mata yang mengalir tanpa di minta xia wei ingat semua tentang semalam dia di suruh selir yenny untuk mengantarkan anggur untuk pamannya yaitu yanto disitulah pertemuan pertama antara raja liu dan xia wei dan juga tragedi yang menimpa mereka berdua.


semua orang telah mendengar keributan yang di timbulkan oleh teriakn dan raungan dari kamar itu. qiu dan sing sudah berada di dalam kamar dia membantu raja liu membersihkan diri. raja liu sangat murka melihat tubuhnya sendiri di jijik bahkan sangat ingin melepas kulit tubuhnya dari dagingnya.. ironis


tidak butuh waktu lama berita ini sampai pada kaisar tentu saja beliau sangat murka setelah mendengar kabar ini beliau merasa kejadian ini sangat mencoreng namanya serasa wajahnya di lempari koto*** oleh rakyatnya\, beliau menghukum dan menikahkan mereka berdua dan beliau kehilangan kepercayaan pada raja liu yang mana kala itu raja liu sangat di sayang oleh kaisar karena kejayaannya saat berperang.


sedangkan raja liu tak bisa menentang keputusan ayahnya di pun menikahi xia wei dengan terpaksa dan membuat Lien hua patah hati. setelah menikah raja liu salalu memperlakukan xia wei dengan sangat buruk dia sering menganiyayanya dan menghukum setiap kesalahan kecil yang dia buat dengan hukuman yang kejam.


xia wei menjadi bungkam saat membela diri tapi tak ada yang mendengarnya sedikitpun, hanya nenek dan fang yin yang mempercayainya. setiap hari dia seperti mayat hidup yang berjalan tanpa arah tujuan hidup, dia selalu menerima hinaan dan cacian dari semua orang yang melihatnya. dia seperti tak melihat tak mendengar tapi hatinya menjerit memanggil nama ibunya berkata 'ibu aku ingin bersamamu hiks...hiks... jemputlah aku' batinxia wei menjerit yang hanya bisa di dengar oleh dirinya dan sang penciptanya sampai ajl menjemputnya dia masih tidak mendapatkan kebahagiaan dan keadilan untuknya.


flashback off


"yang mulia...yang mulia..?" ujar qiu kembali memanggil raja liu


"aku telah salah....aku telah berbuat salah padanya" ujar raja liu dia sedikit terguncang dengan apa yang baru saja dia ingat dalam pengelihatannya. qiu bingung setelah mendengar ucapan raja liu


"yang mulia salah apa..?" tanya qiu kembali


"dia bukan gadis yang telah melecehkanku waktu itu, dia adalah korban dari ibu tiri dan paman tirinya.  sekarang aku ingat semua kejadian itu aku harus membuat perhitungan dengan mereka berdua, karena mereka aku sekarang sangat di benci oleh ayahanda" jelas raja liu


sekarang qiu dan sing faham apa yang sedang di jelaskan oleh raja liu saat dia mengingat kejadian itu dan menceritakanya pada qiu dan sing. sekarang raja liu bertekad akan menegakan keadilan untuk xia wei dan menghukum orang telah membuat mereka di benci oleh keluarganya sendiri. raja liu merasa sangat bersalah pada xia wei dia juga bertanya-tanya kenapa dia tidak memberi tahunya dari dulu dan dia memilih bungkam seribu bahasa.


**tbc