The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Pulang..?



Xia yu kembali ke kediamannya meninggalkan raja liu di tepi danau, fang yin juga memberitahu xia yu jika raja liu menyusulnya tapi di hiraukan oleh xia yu.


Xia yu masuk kembali ke ruangannya yang masih terhidang makanan dia mengambil buah yang tadi di siapkan olehnya untuk cuci mulut lalu memakannya dengan tenang sedangkan fang yin hanya bisa diam menutup mulutnya berdiri di dekat xia yu.


"Kau belum makan, kenapa malah berdiri terus.. Cepat duduk" ujar xia yu kesal melihat fang yin yang berdiri dan masih diam.


"Maaf permaisuri hamba tidak berani" jawab fang yin takut jika dia duduk, makan terus raja liu datang 'matilah aku' batinnya.


"Ya sudah kalo tidak mau akan aku kasih pada kucing hitam yang tadi di luar" ujar xia yu kesal perintahnya tidak di patuhi dan ingin mengerjai fang yin.


"Jangan nona.. Tolong sisakan untukku.." jawab fang yin dengan wajah memelasnya. Xia yu terkekeh akhirnya fang yin bisa menghilangkan ketakutannya meski sedikit tapi dia senang jika melihat fang yin bisa rileks.


"Hufh... " raja liu menghembuskan nafas lelahnya di depan pintu setelah mengejar xia yu.


"Kenapa kau meninggalkan ku hah... Kita ini sama-sama korban tau" ujar raja liu kesal karena di tinggal.


"Dari korban jadi tersangka.. Apa bedanya..?" jawab xia yu acuh.


"Aku mohon maafkan aku.." ujar raja liu kembali meminta maaf.


"Aku bilang siksa dulu tubuhmu seperti kau menyiksa ku, baru akan aku pikirkan permintaan maaf mu" jawab xia yu masih sama dengan sikap acuhnya meladeni raja liu. Tapi qiu dan sing kaget dengan jawaban xia yu 'berani sekali wanita itu' batin qiu dang sing


"Apakah setelah aku melakukan itu, kau akan memaafkan aku" tanya raja liu mendekat ke arah xia yu, fang yin mundur dari sana dia beralih tempat dekat dengan qiu dan sing diam menutup mulutnya melihat dua umat itu beradu mulut.


"Aku bilang akan memikirkannya bukan memaafkan mu. Memaafkan memang hal yang terlihat sepele tapi jika itu hanya ucapan bukan karena tulus dan ikhlas memaafkan dari hati. Apa kau mau aku memaafkan mu dengan cara seperti itu..?" (jelas xia yu tak bisa di jawab lagi oleh raja liu.) "Pulanglah aku mau istirahat.." lanjut xia yu bangkit dari duduknya dan akan kembali ke kamarnya tapi di hentikan oleh raja li.


"Tunggu..." ujar raja liu menghentikan langkah xia yu


"Apa lagi..?" tanya xia yu memutar kepalanya ke arah raja liu


"Kau ikut aku pulang.. Kembali ke istana" ujar raja liu mengagetkan xia yu dan fang yin.


"Pulang...? Bukannya rumah ku disini setelah menikah denganmu..!!?" jawab xia yu heran kenapa harus pulang sedangkan dalam ingatan xia wei semasa awal pernikahan xia wei selalu tinggal di kediaman ini. 'kenapa dia ingin membawa ku kembali ke istananya..?' batin xia yu bertanya


"Cih... Terus sekarang untuk apa sebenarnya kau datang kemari..?" ujar xia yu mendecih tidak suka dengan tingkah raja liu. 'Pantas saja tidak ada kenangan xia wei di yempat lain setelah menikah ternyata xia wei terkurung di sini karena ulahnya, sekarang dia mengajak ku untuk pulang pasti ada maksudnya' batin xia yu mengerutu.


"Kakek kaisar sakit kita di haruskan untuk datang ke istana kerajaan xing untuk menjenguknya." ujar raja liu memberi tahu maksud awalnya datang ke kediaman xia wei.


"Sudah kuduga...! Aku tidak mau, pergi saja sendiri..!! Bukannya kau tidak menganggap ku istri, untuk apa membawaku?" tolak xia yu tegas


"Ayah kaisar yang menyuruh anak dan menantunya wajib hadir besok di istana karena kondisi kakek kaisar yang kritis" jawab jelas raja liu


'Ayah kaisar..? Kakek kaisar? Memangnya berapa kaisar yang ada di kerajaan ini..?' batin xia yu bertanya-tanya 'Ahh bodo amat jika dia memaksa aku akan ikut, bosan juga disini dan juga bagaimana cara membalas si steril dan yang lainnya jika aku disini terus' lanjut xia yu


"Kamu harus pulang jika tidak keluarga mu akan mendapat masalah" ujar kembali raja liu karena melihat xia yu hanya diam


"huh... Keluarga..!!" ujar xia yu kesal mendengar kata keluarga 'keluarga mana yang mengusir anaknya sendiri dan memilih mempercayai wanita luar dari pada darah dagingnya sendiri. Sungguh aku penasaran dengan sosok si steril dan anaknya' batin xia yu kembali menggerutu.


"Setidaknya pikirkan adikmu" bujuk Raja liu karena xia yu masih tidak mengiyakan. dia ingat jika xia yu menyimpan satu kipas dengan bertuliskan nama adiknya mungkin nama adiknya bisa membantu membuat dia pulang.


'Pangeran Minghao....? Aku juga penasaran dengan adik xia yu ini.' ujar batin xia yu


"Baiklah aku akan ikut pulang.. tapi aku harap kau tidak dekat-dekat dengan ku setelah disana" ujar xia yu mengiyakan dan memperingati raja liu.


"Ya aku janji... Kemasilah semua barang mu sekarang kita pulang kau tidak akan kembali kemari.." ujar raja liu 'lebih baik aku mengalah jika membantah mungkin xia yu akan menolak yang untuk pulang' batin raja liu


"Hmm... " jawab xia yu dengan deheman, dia tau apa yang sedang di pikirkan raja liu.


***maaf sedikit upnya karena laptop ku harus service jadi dari tadi siang aku belum nulis.. Maaf ya...


***Terimakasih untuk semua yang sudah like vote and rate dan coment cantiknya.. *Terimakasih sudah suport aku..


*Pokoknya aku padamu para reader..


*terimakasih juga untuk yang bilang tulisan saya bagus, saya memahami kalian para reader karena saya juga seorang reader saya ingin membuat kalian nyaman dan mudah untuk mengerti apa yang saya ingin sampaikan dalam cerita novel saya.. Di love ya ❤