
***
Dua puluh menit kemudian xia yu dan keli kembali ke kediaman nya, dengan cara berteleportasi dari satu tempat ke tempat lain nya. tentu nya xia yu memilih tempat yang sepi saat dia berpindah tempat.
kedatangan nya di sambut oleh fang yin, terkecuali bibi may yang tidak mengetahui kedatangan nya. fang yin tahu jika orang yang di jemput oleh nona nya berada di dalam ruang dimensi.
xia yu turun dari punggung keli dan berjalan ke arah paviliun dua. paviliun yang ditempati oleh xiao huang dan hei tian yang kini berada di dalam ruang dimensi nya.
sesampainya di sana xia yu mengeluarkan semua orang yang ada di dalam ruangan dimensi nya. xiao huang memapah Li zyan dan hei tian memapah Li wei.
xia yu membantu teman-temannya untuk membaringkan kedua orang itu di atas tempat tidur yang tersedia di dalam paviliun itu.
setelah nya xia yu memeriksa kondisi tubuh tuan Li wei dan li zyan. dia tidak terkejut jika di dalam tubuh kedua orang itu terdapat racun dan aura sihir hitam. dia bisa menebak jika kondisi tubuh keduanya yang memburuk itu adalah perbuatan dari tabib Li zhu.
xia yu berdecak kesal, akan kondisi mereka berdua. jika dia datang beberapa tahun yang lalu mungkin kedua nya tidak akan mengalami nasib seperti itu. dia bertekad akan menyembuh kan mereka berdua dan membalas dendam kematian Kakek li, dan kehancuran keluarga nya kepada tabib Li zhu.
"tolong bersih kan badan mereka. aku akan membuat obat untuk menyembuh kan luka luar mereka. beritahu juga bibi may bahwa mereka telah ada di kediaman ini, dan tolong beritahu dia juga untuk tidak memberitahu kan hal ini kepada orang lain, inti nya rahasia kan semua kejadian ini dari orang luar. jangan biarkan bibi may keluar dari kediaman ini sebelum waktu nya." ucap xia yu pada teman-temannya.
"baik nona.." jawab mereka menyanggupi perintah xia yu.
xia yu meninggalkan paviliun itu dan kembali ke paviliun nya. kemudian dia masuk ke dalam ruang dimensinya untuk membuat obat yang dia sebutkan tadi.
obat yang dia buat membutuhkan waktu yang lumayan cukup lama. karena dia akan membuat obat luka yang akan menyembuhkan luka itu dalam waktu beberapa hari saja.
semua bahan-bahan telah tersedia di ruang dimensinya, terutama ruang laboratorium. tanaman obat yang xia yu temukan, ia tanam di ruang dimensi, kemudian menyuruh fang yin menjemur di bawah terik matahari selepas di panen saat waktu nya tiba.
bukan hanya tanaman obat milik nya saja yang ada di dalam ruang dimensi, tetapi terdapat juga tanaman obat yang dikumpulkan oleh kakek Li.
xia yu selalu fokus tidak memperdulikan yang lain nya saat dia berkonsentrasi dalam membuat obat. sedangkan di tempat lain fang yin dan yang lain nya telah melaksanakan apa yang di perintah kan oleh xia yu.
tentu nya fang yin tidak mengambil tugas membersihkan tubuh kedua orang yang masih tak sadarkan diri itu. dia hanya bertugas mengambilkan air hangat dan menyerahkan nya pada xiao huang dan hei tian. mereka lah yang membersihkan tubuh Li Wei dan li zyan.
sedangkan bibi may dia sangat terkejut dengan kondisi mereka berdua. dia histeris namun itu hanya untuk sesaat, kemudian dia membantu itu mereka membersihkan tubuh yang kotor dan penuh luka itu. wajahnya terlihat begitu sedih meratapi nasib keluarga Tuhannya yang terlihat sangat menyedihkan.
>>>
*Kediaman klan Li.
Di paviliun kediaman klan Li, tabib Li zhu sedang menyambut para menteri yang membicarakan kehebatan tabib misterius yang tengah menjadi sorotan semua kerajaan.
dia juga sangat penasaran dengan sosok gadis misterius itu. namun hatinya malah cenderung kesal dan merasa tersaingi oleh kehadiran tabib itu.
'jika tabib itu dibiarkan masuk ke dalam wilayah ini, maka nama ku akan tersingkir dari jajaran para tabib yang memenuhi syarat untuk menjadi seorang alchemist. kemunculannya akan merugikan diriku. mereka berkata jika tabib itu sangat terkenal dengan kehebatannya dalam membuat obat legendaris. usahaku akan sia-sia jika tabib itu benar-benar datang ke kerajaan ini. aku harus segera menyusun rencana untuk mencegah tabib itu masuk kerajaan ini.' batin tuan Li zhu. dia tidak tahu saja jika tabib yang dia maksud sudah ada di kerajaan nya.
tuan Li zhu mencemaskan posisinya yang akan segera di Lantik sebagai alchemist golongan putih kerajaan bei. jika dia berhasil di Lantik, maka dialah yang akan menjadi satu-satunya alchemist di kerajaan ini. (alchemist golongan putih artinya tabib yang membuat obat untuk menyembuhkan semua penyakit bukan untuk menimbulkan penyakit.)
di setiap negara biasa nya ada satu atau dua alchemist golongan putih saja. namun dalam golongan hitam banyak sekali alchemist, mereka hanya membuat racun dan penawar. kemudian menjual nya pada pasar gelap.
biasa nya hanya orang yang memiliki niat jahat saja yang menjadi pelanggan alchemist golongan hitam. karena racun dan penawar buatannya akan menjadi senjata yang mematikan bagi musuhnya.
...
setibanya di depan gerbang, dia berbicara pada penjaga agar dirinya di perbolehkan masuk ke dalam kediaman klan li, dan memberitahukan kabar yang akan menggemparkan kediaman itu. terutama tuannya yaitu tuan Li zhu.
penjaga itu membiarkan dia masuk kemudian dia berlari dengan sangat kencang nya memasuki ruang tamu kediaman klan Li.
..brukh..
pria itu bersujud di hadapan semua menteri dan tuan nya. dengan nafas yang masih belum teratur dia memberi salam Pada tuan nya. "ha..ha..hamba memberi hormat tuan ku.!! hosh.. hosh.." hembusan nafas yang terengah-engah mengakhiri ucap nya.
semua orang terkejut bukan main saat melihat pria itu bersujud sembari memberi hormat kepada tuannya. namun yang membuat mereka terheran-heran adalah kecemasan dan ketakutan dalam raut wajahnya yang sangat nampak jelas.
seorang pengawal menghampirinya dan bertanya dengan bisiknya. "ada apa denganmu? kenapa kau sangat terlihat takut!"
"ada kabar buruk.!" jawab pria yang ketakutan itu.
"apa maksudmu,? bukankah kau tadi pergi ke tempat pengasingan? jawab lah.."
"semua penjaga di sana mati dengan luka cakaran di sekujur tubuhnya. tuan li wei dan tuan muda li zyan hilang beserta para pelayan wanita di tempat itu."
pengawal itu terkejut bukan main, bagaimana bisa para penjaga itu mati dengan luka cakaran. 'cakaran.? apa itu ulah binatang buas?' batinnya bertanya.
"selidiki kejadian itu dan cari para pelayan yang menghilang, jika ini perbuatan manusia mungkin semua pelayan wanita itu masih hidup."
"apa ini ulah yang merampok tempat itu?"
"apa kau bodoh! jika ini perbuatan para bandit untuk apa mereka menculik dua tahanan tuan Li zhu. dan apa yang akan mereka rampok dari tempat pasang itu. di sana tidak ada apapun kecuali kedua tahanan itu."
"benar juga.."
"sekarang kau pergi dan cari para pelayan itu. bawalah beberapa pengawal lainnya untuk membantu mu mencari mereka. ingat jangan kembali jika kalian tidak mendapatkan informasi apapun.! kau mengerti.?"
"saya mengerti tuan.." ucap pria itu mengakhiri pembicaraannya dengan pengawal tuan Li zhu.
untuk sementara pengawal itu terdiam di tempatnya. namun itu hanya sesaat, dia berjalan menghampiri tuannya yang sedari tadi terlihat bingung melihat interaksi nya dengan pria yang selalu dia suruh melihat keadaan di tempat pengasingan.
sesampainya di samping tuan Li zhu, pengawal itu mulai membisikkan semua informasi yang dia dapat dari pria tadi.
air muka tuan Li zhu langsung berubah menjadi suram. di campur dengan keterkejutan saat mendengar kabar buruk itu. aura dingin yang selama ini di sembunyikan tak dapat dia tahan. tangan nya mengepal dengan erat di atas tumpuan dengkul nya.
'kurang ajar siapa yang berani-beraninya berurusan denganku.! lihat saja jika pelakunya sampai ketemu akan kubuat hidupnya seperti di neraka. berani sekali dia menculik tahanan ku.' batinnya kesal.
kemudian tuan Li zhu bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruangan itu dengan kemarahan yang nampak sangat jelas di wajah nya. semua menteri sangat bingung melihat semua itu. namun mereka tidak berani bertanya, karena batu kali ini mereka melihat tabib Li zhu yang menahan kemarahan.
(tuan Li zhu selalu menampakan wajah yang berbudi luhur dan merendah. dia tidak pernah menampakan kepribadian yang lain nya di hadapan para menteri dan orang-orang yang tidak mengetahui siapa dirinya sebenarnya)
kepergian tuan Li zhu disusul oleh pengawalnya setelah pengawal itu meminta maaf kepada para menteri dan menyuruh mereka kembali ke kediaman masing-masing. dia tidak mau beri alasan apapun kepada mereka, karena itu akan menimbulkan pertanyaan yang tidak akan pernah ada habisnya jika dia meladeni semua pertanyaan para menteri yang penasaran itu.
**tbc