
"...Aaww... tidak..! bukan itu maksud ku" ujar lien hua saat dia terjatuh dan mulai menyangkal ucapannya sendiri.
"TIDAK..? kau pikir aku ini tuli tidak bisa mendengar dengan jelas ucapan mu hah.." bentak raja liu dia menjambak rambut lien hua dengan sangat kasar membuat lien hua menjerit kesakitan karena merasakan kulit kepalanya seakan tercabut.
...Aaakkhh.... jerit lien hua menggema di dalam ruangan itu.
..plak..plak..plak...suara tamparan dari tangan raja liu mendarat mulus di pipi lien hua sampai membuatnya kewalahan karena raja liu meluapkan semua amarahnya pada lien hua.
..aaaahhhh.... jeritan lien hua kembali terdengar, raja liu menitikan air matanya saat mencambuk tubuh lien hua. cambuk yang selalu dia bawa kemanapun dia pergi karena itu adalah pemberian dari may. dia kembali mengayunkan cambuk itu ke tubuh yang telah bersimbah darah di seluruh tubuhnya sampai yang di cambuk tak sadarkan diri.
'WOoow.... pemandangan yang sangat indah.. suara yang merdu bukan xia wei.. apakah kau sudah tenang melihat kehancuran mereka' batin xia yu berbicara pada xia wei yang ada di sebelahnya menyaksikan apa yang terjadi di ruangan itu dari bagian awal sampai akhir.
_Jjun liu xing.pov
Saat xia yu keluar dari ruangan kakek kaisar sebelum di panggil kembali oleh kaisar. xia yu berjalan ke arah gazebo dia melihat raja jun sedang termenung duduk di bawah pohon yang lumayan lebat dengan daun-daun yang kecil tergantung banyak sekali kain putih di dahan pohon itu. xia yu melihat raut wajah raja jun yang sedih saat memegang tali kain putih panjang yang terbawa angin membelai wajah sendunya.
"may.. bagaimana caranya aku membalas perbuatan wanita menjijikan itu, aku sudah tidak sanggup hidup berlama-lama dengannya. kejahatan dia bersama keluarganya terhadapmu tidak akan aku lupakan, sampai saat aku melihat mereka mati di hadapan ku. karena ulah mereka kau meninggalkan kami dengan cara yang sangat menyedihkan, may doa kan aku agar aku bisa membuat mereka membayar atas semua kejahatan yang telah mereka lakukan, akan ku buat mereka mati secara mengenaskan." gumaman raja liu terdengar oleh xia yu.
akhirnya xia yu mendapatkan ide untuk membuat hancur semua orang yang menyakiti xia wei dalam satu pertempuran, xia yu menampilkan senyum devilnya sat menghampiri raja jun yang belum menyadari ke hadirannya.
"aku bisa membantumu..." ujar xia yu mengagetkan raja jun.
"kau..! sejak kapan kau di sini..?" tanya raj jun terkejut akan kehadiran xia yu.
"lumayan untuk bisa mendengar curahan hatimu.." jawab xia yu acuh dia bersandar pada batang pohon yang kokoh itu dan menyentuh kain putih yang banyak tergantung di dahannya.
"maksud mu...?" tanya raja jun belum mengerti maksud xia yu
"aku sudah mendengar semua yang kau utarakan pada gadis yang kau sebut may.. aku tahu apa yang telah menimpa gadis itu dan siapa pelaku utama nya.." ujar xia yu mengaget kan raja jun
"tahu dari mana kau.. masalah may..?" tanya raja jun
"ya aku ingin sekali menghancurkan wanita itu." jawab raja jun spontan berdiri karena senang masa yang dia tunggu untuk pembalasan kematian may bisa di laksanakan.
"jika kau setuju kita akan menghancurkan dia hari ini juga.. dan membuat raja liu tersiksa dengan penyesalannya. apakah akan memberatkan mu jika seperti itu.?" jelas xia yu dan meminta persetujuan kepada raja jun.
"tentu tidak...! aku sangat amat senang jika melihat liu sheng mendapatkan penyesalan yang selama ini aku tunggu. betapa sakit hatinya may saat gadis polos yang di anggap temannya bisa menikamnya dari belakang dan merebut semua miliknya. sekarang giliranku untuk merebut semua hak milik keluarga may yang telah di rebut oleh keluarga hua yang menjijikan itu." jawab raja jun semangat saat mendapat bantuan dari xia yu.
mereka pun mulai menyusun rencana dari saat pembalasan kepada selir yenny dan yanto sampai pada pembalasan yang mereka tunggu-tunggu kehancurn lien hua _off
"cepat hentikan liu sheng" titah kaisar pada pengawalnya saat melihat tubuh lien hua sudah tak bergerak.
"baik yang mulia." jawab para pengawal, mereka bergegas menghampiri raj liu yang sedang murka.
"KU BUNUH KAU..HIYAA..." teriak raja liu kembali mengayunkan cambuknya ke arah lien hua.
"yang mulia sudah yang mulia... dia sudah tak bergerak.." ujar qiu memgang lengan kiri raja liu.
"LEPASKAN...!! aku akan membunuhnya dengan tangan ku sendiri" ujar raja liu dengan suaranya yang keras.
"tenang lah yang mulia dia sudah tidak bergerak kemungkinan dia telah tiada" ujar sing menenangkan raja liu.
sedangkan di sisi lain tempat xia yu dengan raja jun saling melemparkan senyum penuh arti. raja jun sangat senang akhirnya bisa terlepas dari lien hua dan pembalasannya tercapai dan xia yu juga senang akhirnya bisa bebas dari tanggung jawabnya sekarang dia tinggal menanti kebebasannya dari pernikahan yang sangat merugikan. sedangkan untuk ayah xia wei yang tak sadarkan diri saat melihat jasad selir yenny masih belum sadarkan diri. semua orang tidak bisa berkata apa-apa saat semua tragedy pembalasan xia yu terjadi karena itu tidak ada kaitanya dengan mereka.
**tbc
maaf hari ini up nya dikit karena author nya kurang sehat, dari pagi siang sampai malam on/off laptop cuma bisa segini gara-gara kepala cenat cenut kurang tidur kemarin up empat episode biar ga gantung tapi malah tetap gantung.. maaf atas ketidak nyamanannya saat membaca jika ada penempatan kata atau kalimat serta tanda baca yang salah, harap di maklum saya lulusan s1 alias sd bukan s2 s3 s4 dan seterusnya. saya juga masih pemula yang belajar di usia yang sudah bukan abg.. hehehe... semoga semangat ku ga kalah sama anak-anak zaman now.
(untuk pertanyaan kunjungan ke rumah tuan besar gong untuk mengobati anaknya, akan tetap di lakukan hari itu juga setelah masalah istana itu selesai..)