Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Ada nyamuk Mommy



Edo jelàs terkejut dan gelagapan begitu mendengar suara kakak perempuan nya yang mendominasi tersebut, dia melepaskan ciumannya dari Vio diikuti oleh ekspresi Vio yang juga kaget, kemudian tiba-tiba sang keponakan terkekeh sendiri saat sadar sang Mommy nya berada di ujung pintu, tidak melihat mereka yang dalam posisi duduk yang sedikit menyelip lantas berbalik kembali kearah belakang.


Melihat ekspresi Vio yang tiba-tiba mencoba menahan kekehan nya, Edo jadi ikut terkekeh kecil.


"Kita seperti baru saja hampir ke gep sat pol.pp karena ketahuan lagi berbuat yang tidak-tidak di pojokan"


Ucap Vio sambil berusaha berdiri.


"Suka nonton yang viral-viral di sosial media"


Ucap Edo sambil memencet hidung Vio.


"Akhhhh uncle"


Rengek Vio sambil memegangi hidung nya.


Edo secepat kilat beranjak menjauhi Vio, tapi Vio buru-buru mengejar langkah dan masuk ke gendongan Edo.


"Sayang, dilihat Mommy kamu"


Ucap Edo sambil menoleh ke belakang.


"Biarin"


Jawab Vio sambil meluruskan kepala sang uncle agar terus menghadap ke depan dan terus melangkah.


"Nah malah main-main, buruan makan malam"


Tiba-tiba sang Mommy sudah ada di hadapan mereka, Tampak biasa-biasa saja dengan keakraban ke 2 orang tersebut.


Edo berjalan terus ke arah meja makan sambil menggendong Vio yang ada di punggung nya.


"Mommy"


"Hmmm?"


"Daddy dan Mommy tidur di kamar ku kan?"


Tanya Vio tiba-tiba.


Alih-alih menjawab, sang Mommy tampak Bingung mendengar pertanyaan sang putri nya.


"Kamar nya cuma 2, paling kamu sama Mommy, nanti Daddy tidur di sofa"


Jawab Mommy nya cepat.


"Aku tidur sama uncle saja"


Vio bicara cepat sambil mengulum senyuman, mencubit pelan perut Edo.


Edo buru-buru menoleh ke arah Vio


Gila.


Begitu fikir nya.


Kalau dicurigai bagaimana?


Seolah-olah pertanyaan itu Ingin sekali Edo ucap kan saat ini.


"Yah biarkan saja dia mau tidur sama Edo, masa Daddy tidur di sofa"


Ucap Daddynya tiba-tiba dari arah belakang, meraih tubuh Vio agar segera turun dari punggung Edo.


Seketika senyuman Vio mengembangkan Begitu lebar saat mendapat kan jawaban dari sang Daddy nya.


"Kasihan uncle kamu, dikira ringan minta di gendong begitu"


"Thank you Daddy"


Ucap Vio lantas langsung duduk di kursi makan nya.


"Sudah aku bilang, dia manja"


Daddy Vio bicara sambil melirik ke arah Edo, laki-laki itu langsung duduk tepat disamping putri kesayangannya itu.


"Terlalu manja"


Sambung Mommy nya lantas mulai duduk di samping Vio, perempuan itu secara perlahan memasukkan nasi ke dalam piring milik vio dan Daddy Vio secara bergantian.


Edo tampak mengulum senyumannya, laki-laki itu langsung duduk di kursi yang berada tepat di hadapan Vio.


Saat mulai melahap makan malam mereka, tiba-tiba kaki usil Vio mulai menjelajah di bawah meja, mencoba mencari kaki uncle nya dan saling menyentuh ujung kaki.


Edo Tampak menggelengkan pelan kepalanya melihat kelakuan sang istri.


Beberapa kali Vio menggesek-gesekkan kakinya ke kaki Edo, lantas perlahan dengan gerakan usil perempuan itu mulai menaikkan kaki nya ke paha Edo.


Laki-laki itu membiarkan kaki vio naik ke atas pahanya, secara perlahan tangan kiri edo memijat jemari kaki Vio.


"Do"


Tiba-tiba sang kakak mengejutkan Edo, secepat kilat Vio menurunkan kaki nya dari paha sang uncle, Edo dengan gerakan cepat memundurkan tubuhnya dari kursi makan.


"Hmm ya kak?"


"Kamu kapan datang kerumah Mommy dan Daddy? kata Mommy belakangan sudah jarang kesana?"


Edo diam sesaat mendengar ucapan sang kakak.


"Mungkin akhir Minggu ini Baru kesana"


Ditengah obrolan mereka lagi-lagi Vio dengan usil mencoba mencari kaki sang uncle sambil sibuk melahap makanan nya.


"Do ambilkan air es yah"


Ucap sang kakak nya cepat.


Edo buru-buru berdiri dari duduknya, sang kakak tampak mengerutkan dahinya dan Vio sejenak menghentikan aktivitas makan nya.


"Kamu ngapain sih gesek-gesek kaki Mommy?"


Tiba-tiba kata-kata risih Mommy nya memenuhi seisi ruangan.


Edo yang baru membuka lemari pendingin langsung menoleh, begitu sadar sang istri bergerak salah sasaran.


Vio sejenak membeku.


"Ada nyamuk Mommy..."


Oceh Vio tiba-tiba, langsung menggeser kaki nya dan pura-pura menggaruk kaki nya yang tidak gatal.


Sang Daddy tampak tidak peduli, sang Mommy hanya melengkung kan bibirnya seolah berkata.


Ooooo


Edo seketika mencoba menahan tawanya, sambil meraih air mineral di dalam lemari pendingin, Vio buru-buru menoleh ke arah Edo, di memunyungkan bibirnya sambil mengoceh dalam hati.


Uncleeeee tega sekali....!!!


Yang usil siapa, yang kena batu nya juga siapa coba?.