
Kembali ke sisi lain
Kamar utama Lea dan Luck.
"Masih belum menemukan posisi kakak ku?"
tanya Lea sembari menatap punggung Luck yang tengah mengambil pakaian ganti nya di atas kasur, laki-laki tersebut baru saja selesai dari sesi mandinya.
"Kita belum bisa menemukan posisi pasti nya"
Luck bicara pelan, dia sebenarnya cukup gelisah dengan keadaan, mereka tahu Aries berada di bawah naungan keluarga Patlers Paterson tapi tidak kunjung bisa menemukan keberadaan laki-laki tersebut, kalau memaksa untuk masuk kekeluarga patler Peterson itu jelas terlihat gegabah dan bodoh, dia tidak memiliki kekuasaan di Swiss, semua orang tahu betapa besar kekuasaan keluarga itu.
Sedikit saja mencari masalah dan bicara tanpa bukti mereka akan berhadapan dengan berbagai macam persoalan pelik dimana keluarga Patlers Paterson jelas merupakan keluarga yang bernaung di bawah pengacara top 1 di dunia, karir Luck akan hancur dan berantakan jika berani mencari gara-gara dengan mereka.
Bern jelas tidak bisa masuk ke rana Keluarga Patlers Paterson juga mengingat jika mertua nya memiliki hubungan baik dalam bisnis raksasa mereka.
Satu-satunya cara untuk bisa menyelidiki soal Aries dan mencari tahu kenyataan soal laki-laki tersebut dengan cara yang halus, mereka bisa bergerak meminta bantuan seseorang dan mencari gadis yang disinyalir menyelamatkan Aries malam itu.
Setelah nya mereka harus bisa mendapatkan salah satu barang penting ditubuh Putra Patlers Paterson kemudian melakukan cek DNA dan memastikan apakah laki-laki tersebut benar-benar aries Al Jaber, putra pertama dari Karlos Al Jaber.
Jika itu benar Aries maka mereka bisa bicara dengan laki-laki tersebut dan mempertemukan Lea dengan kakak laki-laki nya tersebut cepat atau lambat.
Dengan Begitu jika mereka berhasil mengantongi soal identitas asli Aries, mereka bisa bertemu dengan keluarga Patlers Paterson dan mencoba bicara serius soal Aries di masa depan.
Mendengar jawaban suaminya sejenak membuat Lea terdiam, pada akhirnya perempuan itu berjalan mendekati punggung Luck Stephard, kemudian secara perlahan dia memeluk punggung telanjang Luck dimana laki-laki tersebut masih belum menggunakan pakaian nya, masih setia dengan handuknya.
"aku merasa khawatir"
Ucap Lea pelan sambil memejamkan bola matanya.
"Kenapa?"
"bagaimana jika itu bukan kak Aries? Bagaimana jika yang berbuat kejahatan kemarin memang kak Aries?"
Mendengar pertanyaan istrinya sejenak Luck diam, dia kemudian membalikkan tubuhnya secara perlahan.
"Dalam pemeriksaan DNA Aries yang kemarin, laki-laki tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan dengan kalian, semua tidak terhubung dan tidak ada sedikit pun persamaan dalam pemeriksaan DNA nya, tapi untuk yang kali ini aku tidak berani terlalu cepat menyimpulkan sebab kita belum menemukan nya bahkan belum mencoba untuk melakukan tes DNA nya"
Luck bicara Mencoba untuk menjelaskan apa yang mereka temukan kemarin dan yang mereka selidiki selama beberapa waktu ini.
"Namun aku ingin kamu jangan terlalu cepat berspekulasi karena kau tahu Lea? Segala sesuatu tidak ada yang tidak mungkin, mari jalani dengan tenang dan santai, jangan panik dan takut atas banyak kemungkinan-kemungkinan yang belum kita ketahui"
Laki-laki itu kembali bicara sembari menatap dalam bola mata istrinya, mencoba meyakinkan dia engkau tidak takut atas semua kemungkinan yang terjadi.
Dia tahu istrinya gelisah dengan keadaan, tidak dipungkiri Lea pasti merasa bahagia saat tahu jika yang berbuat kejahatan kemarin bukan Aries kakak laki-laki yang begitu dia cintai, namun tidak ada dan heran ketika perempuan tersebut merasa khawatir dengan keadaan mengingat belum adanya informasi pasti soal kenyataan siapa yang bersembunyi dibalik nama putra satu-satunya dari tuan Paterson dan nyonya Paterson.
Ada satu pertanyaan besar yang menghantam pemikiran Luck dan teman-temannya saat ini, jika yang bersembunyi di balik wajah putra Peterson adalah Aries maka pertanyaannya adalah di mana putra kandung dari keluarga Patlers Paterson?!.
Sedikit banyaknya mereka harus mencari informasi soal itu lebih dulu, dan mereka harus mencari informasi soal identitas Aries palsu yang meninggal dunia kemarin.
Karena Aries palsu telah meninggal dunia, di mana laki-laki tersebut di bawa kembali ke Perancis mengingat kasus dia dan Karlos Al Jaber banyak terjadi di area Prancis sehingga mereka menjadi buronan internasional kemarin maka laki-laki tersebut dimakamkan di pemakaman umum xxxxxxx Paris.
Mereka tidak mungkin menggali pemakaman itu tanpa izin dari warga setempat dan juga pihak interpol, yang paling jelas mereka tidak mungkin melakukan segala sesuatu itu tanpa ada izin dan juga alasan yang kuat juga bukti-bukti kuat lainnya.
Oleh sebab itu setidaknya mereka harus bergerak mencari tahu soal putra pertama tuan Peterson terlebih dahulu kemudian mencari keberadaan Aries asli, sisa nya mereka akan mudah membongkar pemakaman Aries palsu dan mencari tahu siapa sebenarnya laki-laki tersebut.
Lea menghela Pelan nafasnya, dia mendongakkan kepalanya sembari menatap dalam bola mata suaminya.
"Aku hanya tidak bisa menghilangkan kekhawatiran di hatiku, sangat sulit sekali Luck, semua seolah-olah seperti mimpi buruk untukku dalam beberapa tahun belakangan ini"
Ucap Lea pelan.
Laki-laki itu mengelus lembur puncak kepala Lea, kemudian dia berkata.
"Itu adalah hal yang lumrah"