Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Sama-sama terluka dan kecewa



Nyonya Oh ha Ra seketika tercekat saat Asha pulang kerumah dengan jutaan pertanyaan dan kemarahan perihal Ramira dan Malam dimana dia membayar seseorang untuk menjebak Ramira dan Eden.


Dia mati-matian untuk mengelak tapi Asha jelas punya cara untuk mendesak nya, pura-pura berkata dia memiliki rekaman CCTV malam itu.


Sang suami, tuan Tan Bun Liong Tampak membalikkan tubuhnya ke arah meja besar di ruang tamu, berusaha untuk menetralisir rasa terkejut nya.


"Aku tanya kenapa Mommy melakukan nya?"


Teriak Asha penuh Kemarahan.


Tubuh Mommy Asha bergetar hebat, seketika air mata nya tumpah.


"Maafkan Mommy Asha, Mommy tidak punya cara lain untuk menjauhkan Ramira dari Eden"


Ucap Wanita itu dengan suara parau.


"Maafkan Mommy, mommy salah karena dengan khilaf nya membayar seseorang untuk pura-pura tidur dengan nya"


Lanjut wanita itu gemetaran, dia menatap Asha dan sang suami bergantian.


Asha seketika menumpahkan air mata nya.


"Mommy benar-benar gila, Mommy gila...."


Asha langsung terduduk lemas, dia menangis histeris mendapatkan pengakuan sang Mommy.


"Tidak kah Mommy berfikir, bagaimana jika aku yang berada di posisi Ramira? bagaimana jika Mommy nya yang meminta aku menjauhi Eden, bagaimana jika Mommy Ramira yang Menjebak ku dengan laki-laki lain? coba Mommy bayangkan bagaimana perasaan aku dan Mommy sendiri jika posisi kami di balik?"


Teriak Asha terus dengan histeris.


"Bagaimana perasaan Mommy jika aku disakiti dengan cara licik seperti itu, Mommy.... kenapa Mommy kehilangan Etika pada Ramira yang sudah sebaik itu pada Eden dan Belle....."


"Maafkan Mommy, maafkan Mommy"


Nyonya oh ha Ra seketika ikut menjatuhkan tubuhnya, dia berusaha mendekati Asha, tapi putri nya seolah-olah tidak Sudi untuk dia sentuh.


"Mommy melakukan nya untuk kebahagiaan kamu, Asha"


Asha menangis sambil menggeleng kan kepalanya.


"Bukan begitu caranya membahagiakan Seorang anak Mom, bukan dengan mengorbankan perempuan lain demi kebahagiaan orang lain, ada banyak cara untuk membuat ku bahagia"


"Tidakkah Mommy berfikir ini sama saja menyakiti perasaan ku mom? Mommy memberikan cinta palsu untuk ku Eden tidak mencintai aku karena memang dia menginginkan aku, tapi dia menikahi ku karena dia fikir dia telah di khianati, itu artinya aku sama saja seperti tempat pelarian nya, pernikahan macam apa yang aku jalani bersama nya hingga nanti?"


Asha terus berteriak penuh kemarahan ke arah Mommy nya.


Seketika Asha bangun dari tempat nya, dia masuk ke kamarnya dengan jutaan perasaan marah dan bersalah.


Nyonya oh ha Ra berusaha untuk berdiri dari tempat nya, tapi seketika dia membeku saat melihat Eden menatapi dirinya dengan jutaan kekecewaan.


"Nak..."


Alih-alih menjawab, Eden langsung membalikkan tubuhnya, pergi meninggalkan sang mertua tanpa kata-kata.


"Eden...Eden..maafkan Mommy'


Nyonya Oh ha Ra mencoba melangkah untuk menghentikan Eden, namun sang suami secepat kilat berkata.


"Kamu hanya akan menambah malu diri mu sendiri jika mengejar nya sekarang, oh Ra"


Seketika wanita itu jatuh terduduk di lantai, tangis nyonya Oh ha Ra seketika pecah, Asha ikut menangis sambil bersandar di belakang pintu kamarnya, sang Daddy Asha mencoba berjalan perlahan menuju ke arah kamar nya, tidak mengeluarkan suara apapun lantas menutup pintu kamarnya dengan gerakan penuh kekecewaan.


Eden seketika menangis didalam mobilnya, dia memukul beberapa kali stir mobil nya dengan jutaan kemarahan dan kekecewaan.


Seharusnya aku masuk malam itu kedalam, menarik laki-laki yang ada bersama mu, mendengar kan kenyataan yang terjadi.


Seharusnya aku curiga kenapa kamu bilang ingin menghabiskan malam panjang bersama ku dengan jutaan senyuman yang terus menghiasi wajah mu.


Akhhhhh


Eden berteriak didalam mobil nya dengan penuh penyesalan.