Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Jebakan batman



Rasanya luck ingin sekali menarik Lea dari hadapan grandma, mama dan papa nya kemudian ingin sekali dia lipat-lipat itu anak itu lantas dia simpan di walk in closed atau dia lakban sekalian mulut hingga ke orang nya agar jadi mumi sekalian.


"Mana mungkin aku berfikir untuk membunuh istriku sendiri Mon, dad, grandma!"


Seru luck cepat.


"Itu bukan kopi sianida, tapi kopi garam buatan nya sendiri"


Ralat luck cepat.


"Garam?"


Grandma luck bicara sambil menoleh ke arah Lea.


"Hahahaha iya bukan kopi sianida, itu karena aku agak sulit membedakan garam dan gula grandma, sebab selama ini aku hanya tau minum susu pakai roti, tidak pernah masuk dapur jadi begini"


Lea bicara cepat sambil cengar-cengir kuda, dia menoleh ke arah luck sambil melotot ke arah laki-laki itu.


What?


Luck balik melotot.


Grandma nya tampak memegang pelan kepalanya.


"Oh begitu, kamu membuat grandma yang sudah tua ini hampir terkena serangan jantung"


Lea langsung menganga sambil meletakkan kedua telapak tangan nya di kedua belah pipi nya.


"Grandma jangan begitu, jika Grandma terkena serangan jantung aku bagaimana? ada banyak sekali yang ingin aku rumpikan dengan grandma soal cucu grandma"


Lea bicara cepat sambil memijat-mijat paha grandma nya itu.


"Ohhh dia pandai sekali merayu ku"


Ucap grandma luck sambil mengulum senyuman.


"Tapi aku heran kenapa luck bisa menikahi gadis muda begini, bukankah dia sudah cukup dewasa?"


"Tua grandma"


Lea bantu meralat kata-kata grandma luck.


Tua lah kalau dewasa kan usia nya paling baru 25 tahunan.


"Aku tidak setua yang kamu fikirkan sayang"


Kali ini luck langsung angkat bicara, menarik tubuh Lea agar naik ke atas kursi tepat disamping dirinya.


Ehhhh ehhhhh??


Lea tampak terkejut, langsung menoleh ke arah luck begitu dia diduduki laki-laki itu di atas kursi disamping luck.


Laki-laki itu memeluk erat tubuhnya, tangan luck meremas erat-erat bahu Lea yang sebelah kiri.


"Ini pelecehan sek.sual"


Protes Lea.


"Apa ada seorang suami melecehkan istrinya? belum pernah aku mengurusi kasus soal seperti itu, bahkan tidak ada pasal yang mengatakan suami melecehkan istrinya"


bisik luck sambil menaikkan alisnya.


"Di Indonesia akan muncul pasal larangan suami memperkosa istrinya"


Protes Lea.


"Itu pemerkosaan dodol, memang nya aku memperkosa kamu?"


Ucap luck sambil meletakkan jari telunjuk nya di kening Lea.


"Dodol? memang aku makanan?"


Protes gadis itu kesal sambil menyentuh keningnya.


"Karena itu berhenti bicara yang tidak-tidak"


Dikala mereka berdua tengah berdebat dalam bisik-bisik tetangga, tiba-tiba beberapa perempuan Tampak masuk membawa beberapa macam makanan yang cukup aneh-aneh menurut Lea.






Luck jelas bertanya bingung kearah semua orang.


"Minuman khusus dan makanan khusus"


Grandma nya menjawab cepat.


"Untuk kami grandma?"


Lea bertanya lalu mencoba makanan yang persis seperti cabe itu.


"Aihhhh manis-manis asam"


Ucap Lea sambil mengunyah makanan itu.


"Coba makan yang ini"


Grandma nya bicara sambil menyerahkan mangkuk makanan yang isi nya seperti sup.


"Berdua, bisa dimakan"


Lanjut Grandma nya.


Luck menoleh ke arah Mommy dan daddy nya sejenak, sebelah alisnya sedikit naik, dia menatap curiga ketiga orang tersebut Secara bergantian.


Mommy nya tampak tersenyum, Daddy nya seperti biasa tidak memiliki ekspresi sama sekali.


Luck ingin bertanya lebih lanjut soal apa yang grandma nya bawa itu, tapi rupanya Lea sudah melahap isi mangkuk yang seperti sup itu.


"Heiii kita belum bertanya soal makanan ini!"


Protes luck cepat.


Alih-alih peduli dengan ocehan luck, lea secepat kilat menyuapi luck dengan sup tersebut.


"Enak, rasanya manis"


Ucap Lea sambil mengembangkan senyumannya, lantas gadis itu meraih cangkir yang isi nya seperti teh tersebut, kemudian memaksa luck untuk meminum nya.


"Rasanya aneh"


Oceh gadis itu, kemudi Lea lanjut mencoba isi mangkuk yang seperti cabe Jawa itu jika di Indonesia.


"Ewwwww rasa nya aneh"


"kalau begitu kami akan tidur disini malam ini, untuk mengawasi percobaan malam pertama"


Ucap grandma nya tiba-tiba.


Lea yang masih melihat 3 botol aneh yang isi nya gingseng itu seketika menoleh ke arah grandma luck bersamaan dengan luck.


"Ya?"


Seketika mereka bertanya bersama.


"Sekarang waktunya merasakan efek obat terbaik rekomendasi para orang tua"


"What? tung..gu dulu?"


Luck jelas kelabakan sebab tiba-tiba beberapa orang menarik mereka dan memaksa mereka untuk masuk kedalam kamar luck.


"Tunggu dulu ini maksudnya bagaimana?"


Luck jelas gelagapan.


Sang Grandma secepat kilat menaik turunkan alisnya, kemudian wanita tua itu berdiri lantas mengembang senyuman nya dengan sempurna.


"Mommy dan Daddy tidak ikut soal jebakan Batman obat-obat herbal nya"


Ucap sang Mommy nya sambil mengangkat kedua tangannya.


Hah????


"Kalian kan sudah minum obat penguat staminanya, jadi malam ini waktunya memberikan kami cicit dan cucu"


Seketika Lea dan luck saling menoleh.


"What?"


Pekik mereka berdua Secara bersamaan.