Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Terkuak satu persatu



Masa Lea dan Luck.


"Jadi dia adik nya Ramira?"


Luck bicara sambil meremas kencang susunan kertas yang ada di tangan nya.


"Wanita sialan itu bahkan memanfaatkan Seorang perempuan muda untuk mendapatkan harta Karl dan menjadikan Liliana sebagai pion catur permainan nya"


Luck jelas mengeratkan rahang, dia menatap Bern yang Tampak duduk di kursi sofa ruang kerjanya bersama dengan saudara laki-laki nya Murat.


Ke tiga Istri mereka Tampak sibuk bercerita dibalik ruangan kaca tepat disisi kanan mereka, Belle, Aishe dan Lea tampak terlihat begitu akrab, meskipun Aishe usia nya jauh lebih dewasa, perempuan itu cukup mampu mengimbangi 2 perempuan disampingnya.


Terlihat jelas istri Murat, Aishe perutnya sudah cukup membesar, laki-laki itu bilang usia kandungan nya sudah lewat 7 bulan, perkiraan kelahiran mungkin tidak akan terlalu jauh dengan kelahiran anak Aland dan Ailee.


"Seperti nya Brenda tengah merencanakan pernikahan Liliana dengan laki-laki dari keluarga Azzura, cicit pertama dari putri bungsu tuan azzur, cucu Nayla dan Alan"


Ucap Murat cepat, dia menggeser sebuah map yang ada dihadapan nya.


Dia berada di kapal pesiar Royal Carribean milik nya melewati perjalanan Inggris-manhattan dalam beberapa waktu lalu hingga hari ini.


"Dan yang paling mengejutkan, Liliana dan laki-laki itu berteman baik sejak masa kanak-kanak, aku fikir Liliana tidak menyadari jika dia selangkah lagi maju mendekati keluarga Daddy kandung nya"


Ucap Bern cepat.


"Laki-laki itu dan Brenda menggunakan Liliana untuk masuk ke Keluarga Azzura sebagai perantara agar Liliana bisa bertemu keluarga kandung nya dan mengendalikan Liliana menuju ke kakek nya, Mereka membutuhkan sidik jari dan tanda tangan Liliana untuk mendapatkan seluruh kekayaan keluarga Ramira"


Lanjut Bern lagi.


"Ini gila, breng..sek"


umpat luck dan murat secara bersamaan.


Ucap Bern sambil meraih rokoknya, dia mulai menyulut rokoknya dengan pamatik yang ada di tangan nya.


"Kakak mu seperti nya ikut melakukan penyelidikan, kau tidak akan percaya ini Luck, Liliana pernah mengandung anak Farhan beberapa tahun yang silam"


"Apa?"


Luck jelas terbelalak kaget.


"Mereka pacaran sebelum bertemu dengan mu dan sebelum Brenda membuat janji perjodohan dengan mu, Liliana dan Brenda tidak tahu jika Farhan putra pertama Stephard muda, dia memaksa Liliana putus dengan Farhan dan menerima perjodohan dengan mu, saat itu dia tengah hamil 3 bulan"


Seketika Luck tercekat.


"Kau bilang apa?"


"Uncle Lionel mu seperti nya tahu soal semua itu, dia tahu soal aborsi yang dilakukan Brenda terhadap Liliana, tapi dia sama sekali tidak tahu jika ayah dari bayi yang dikandung Liliana adalah anak Farhan, aku jamin jika dia tahu Lionel pasti akan membunuh Brenda tanpa basa-basi, wanita itu menipu Lionel dan memanfaatkan uncle mu demi membuat Liliana semakin dekat dengan keluarga Stephard"


"Dan Liliana seperti nya mulai curiga soal siapa dirinya karena cara Brenda memperlakukan nya"


Saat Bern menjelaskan semua nya panjang lebar, seketika Luck kehilangan kata-kata.


"Oh shi.t"


Umpat luck tidak percaya.


Dia fikir pantas saja perempuan itu selalu berkata ini kesalahpahaman, bahkan Liliana pernah berkata kepada nya dengan bola mata berkaca-kaca.


"Bisakah kamu menyelamatkan aku melalui pernikahan kita? bahkan ketika kamu meminta untuk bercerai pun aku rela, tapi tolong bantu aku untuk keluar dari Manhattan menuju ke Indonesia"


Seolah-olah perempuan itu punya firasat soal sesuatu, dia seperti nya ingin kabur dari Brenda dan mulai mencurigai soal identitas nya sendiri.