Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Tidak normal



Luxury Villa Geneva


Switzerland


Swiss.


"Apa yang kamu rasakan son?"


Seorang laki-laki berusia lebih dari setengah abad bertanya pelan ke arah Arsen, dia menatap dalam wajah putra nya tersebut untuk beberapa waktu.


Arsen terlihat diam tidak menjawab sama sekali ucapan laki-laki tersebut, dia mencoba menekan kepalanya yang terasa sakit.


Entahlah dia merasa kepalanya benar-benar sakit saat ini.


"Kenapa aku ada disini Dad?"


Arsen bertanya sembari menatap laki-laki yang dipanggil nya daddy tersebut.


"Kamu menghilang hampir 3 bulan, itu membuat cemas semua orang termasuk Mommy mu, dia berulang kali pingsan mencari mu son, kamu pergi kemana belakangan ini?"


Mendapatkan pertanyaan tersebut seketika membuat Arsen mengerutkan keningnya.


menghilang 3 bulan?!.


dia berusaha untuk mengingat tapi rasa sakit di kepala menghantam dirinya, dia sama sekali tidak bisa mengingat apapun, Yang dia ingat setelah memimpin rapat perusahaan dia pergi dengan mobil pribadi miliknya untuk kembali ke apartemennya tapi tiba-tiba beberapa orang menghadang dirinya.


"Aku pikir aku baru selesai memimpin rapat untuk proyek terbaru kita dengan Peterson company, aku berencana pulang ke apartemen dan....."


Arsen memejamkan bola matanya karena kembali sakit dikepala mendera..


"Itu tiga bulan yang lalu Son, lupakan soal itu, biar daddy yang menyelidiki semuanya"


ucap laki-laki itu lagi sembari mengelus rambut Arsen.


"tidak usah mencoba mengingatnya lagi, daddy akan menyelesaikan semua nya, kamu harus pergi memulihkan dirimu dengan cepat, karena kita akan mengurus tanggal pernikahanmu"


Lanjut laki-laki itu lagi.


saat Arsen mendengar daddy nya berkata soal menikah laki-laki itu terlihat diam, dia menghembus kasar nafasnya dan mencoba untuk membuang pandangannya.


"Aku belum memberikan keputusan itu dad, beri aku waktu untuk memikirkan nya kembali, aku tidak mencintai Arsita"


laki-laki itu ketika mendengar Arsen menolak pernikahan atas perjodohan yang dia buat langsung menatap putra nya untuk beberapa waktu.


"ini soal memberikan keturunan pada keluarga Petlers Peterson, tidak peduli kau mencintai gadis itu atau tidak yang jelas dia harus mencetak anak untuk meneruskan kerajaan perusahaan kita, Arsen. Usia mu semakin hari semakin matang kau akan kesulitan mendapatkan seorang anak karena kau satu-satunya putra dari mommy dan daddy"


Tuan Peterson bicara dengan cepat.


"Daddy telah membuat perjanjian dengan keluarga Arsita, kau tahu tuan Kennedy menyambut antusias rencana pernikahan kalian, kecuali kamu punya calon lain untuk diperkenalkan kepada publik, maka daddy dengan senang hati akan membatalkan rencana pernikahan kamu dan Arsita"


Lanjut laki-laki tua itu lagi.


Arsen sama sekali tidak bergeming, dia memilih untuk diam dan tidak menjawab pertanyaan serta perkataan daddy nya, hatinya dilanda kegelisahan hingga akhirnya mommy nya tiba-tiba muncul dari arah pintu depan masuk kamar tersebut.


"Sayang putra kita baru saja bangun dari masa kritis dia tidak baik-baik saja tidak bisakah kamu tidak menekannya soal pernikahan? kamu terlihat seperti seorang ayah yang payah"


wanita itu protes sembari berjalan mendekati putranya dia meletakkan segelas air putih dan beberapa macam obat di sana.


Tambah wanita itu lagi sambil duduk tepat di samping kiri Arsen.


mendengar ucapan mommy nya seketika membuat Arsen mengerutkan keningnya, dia menatap wanita itu dengan pandangan bingung.


"Apa?"


Suami nya bertanya sedikit terkejut.


"kamu bilang kita hanya butuh keturunan untuk keluarga petler Anderson? tidak peduli dia berasal dari kalangan atas atau bawah asalkan Arsen mencintainya dan mau menikahi nya itu sudah cukup bukan?"


mendengar ucapan istrinya tuan Peterson tampak mengerutkan keningnya.


"berhentilah bercanda dan melindungi Arsen terus menerus, dia sudah terlalu tua dan matang, usia nya sudah jauh melewati Kepala 3 dan kita semakin lama semakin menua, aku sudah setengah abad lebih jauh dan hampir menginjak usia 60 tahun,apa kamu harus terus membohongi ku soal Arsen? terlalu banyak desas desus dan gosip miring soal orientasi seksual Arsen yang tidak normal, mereka bilang dia pencinta sesama jenis"


Ucap tuan Peterson dengan perasaan kesal, laki-laki itu terlalu gerah dengan putranya belakangan ini, ditambah lagi setelah perjodohan terjadi antara Arsen dan Arsita tiba-tiba putranya menghilang hampir 3 bulan penuh, hal tersebut jelas menambah keyakinan orang-orang jika Arsen tidak menyukai lawan jenis tapi dia mencintai sesama jenis.


"Ya?"


mendengar ucapan daddy nya seketika membuat Arsen langsung menoleh ke arah laki-laki tua tersebut dan terbelalak kaget.


"Apa? tidak normal?"


Tanya nya dengan nada tidak percaya, gosip nya benar-benar terdengar begitu sangat mengerikan.


''Arsen tentu saja normal"


Protes wanita tersebut dengan nada kesal dan wajah tidak ramahnya.


"bagaimana bisa mereka berkata jika putraku tidak normal? oh tuhan aku benar-benar akan menuntut mereka di pengadilan saat aku tahu siapa saja yang berkata jika putra aku tidak normal"


Emosi wanita tersebut seketika tersulut.


"Mom..."


Ucap Arsen pelan.


"Mommy tidak terima"


Wanita tersebut langsung meninggikan suaranya.


"Akhir Minggu ini kita akan berkumpul bersama menyambut kepulangan mu, kita akan mengumumkan pernikahan kamu gadis itu"


setelah wanita itu berkata begitu seketika membuat Arsen semakin mengerutkan keningnya dia tidak paham apa yang diucapkan oleh mommy nya.


Gadis mana?! dia bahkan tidak pernah berkencan dengan perempuan manapun bagaimana bisa dia memiliki gadis luarnya sana.


"Apa kamu sedang berusaha untuk membohongiku dan semua orang?"


tuan Anderson langsung bertanya secepat kilat sembari menatap dalam bola mata istrinya.


"Tentu saja tidak, berapa lama kamu mengenalku ? aku mana pernah berbohong pada mu"


Jawab perempuan itu cepat.


pada akhirnya kehadiran terjadi diantara semua orang di tengah keyakinan mommynya, Arsen terlihat masih bingung dan mencerna siapa yang dimaksud oleh mommynya, sedangkan tuan Anderson jelaskan siapa gadis yang dicintai oleh putranya tersebut.