
Kapal pesiar Royal Carribean
Inggris-Manhattan
19.10 PM
Mina melangkah tergesa-gesa menuju ke arah aula dansa 2 tingkat yang terletak di tengah-tengah badan kapal pesiar, dia jelas cukup masuk dalam keadaan yang begitu telat, hari ini pesta perayaan ulang tahun teman nya, dan seharusnya dia bermain piano sebelum acara pemotongan cake ulang tahun nya.
Ohhhh aku bisa gila, seharusnya aku tidak tidur sambil mendengarkan musik.
Mina terus menggerutu sambil berlari dari lantas atas menuju ke bawah, dia mencoba memintas ruangan, mencari jalan yang cukup mudah dan dekat untuk ditempuh.
Seketika saat dia melewati sebuah kaca besar di sebuah ruangan yang tidak dia kenal, Mina terbelalak kaget saat tiba-tiba gaun bagian bawah nya melewati sesuatu dan..
Ssrrtttt
Dan sebuah sobekan besar terjadi disana.
Oh my god.
Mina menahan mulutnya dengan kedua tangan nya.
"Oh god......"
Dia langsung menoleh ke arah cermin besar yang memantulkan sosok diri nya dan gaun kacau nya disana.
"Oh Tuhan....kenapa hidup ku sekacau ini? oh god....tunggu dulu berfikir comeee Mina"
Gadis itu tampak memegang kedua kening nya, bola mata nya menelusuri seluruh ruangan tersebut, seketika dia melihat handle pintu, secepat kilat dia masuk ke dalam nya.
Oh kita tidak punya apapun untuk digunakan, hanya pakaian, otak yang berfungsi dengan baik dan tangan ajaib, aku harap aku benar-benar menjadi desainer kelas kakap setelah ini.
Oceh Mina setelah masuk kedalam ruangan nitu, kosong melompong dimana seluruh ruang nya dikelilingi cermin yang memantulkan sosok cantik nya.
Tanpa berfikir panjang Mina menyobek gaun bagian bawah nya secepat kilat.
Sraattttttt
Sraattttttt
Oke sekarang kita mengimbangi bagian tangan nya.
Ucap Mina pelan, dia berusaha menyobek nya tapi Seketika dia mengerutkan keningnya.
Tidak bagaimana jika Sobek berlebihan? tunggu!
Mina tanpa berfikir 2-3 kali langsung membuka gaun nya, hingga menyisakan tubuh indahnya yang terbalut penutup atas dan bawah hang mendominasi berwarna hitam.
Secepat kilat Mina membungkuk, menyobek gaun lengan panjang itu dengan hati-hati menggunakan tangan nya.
Sraattttttt
Sraattttttt
Kemudian gadis itu menggunakan sisa sobekan tadi dan membuat sebuah pita disana, melepaskan jepit rambut nya dan membiarkan rambut nya tergerai indah.
Sejenak Mina berdiri lantas menatap gaun yang telah berubah itu, secepat kilat dia menggunakan gaun tersebut lantas memutar tubuhnya didepan cermin, dia menaikkan rambutnya keatas Beberapa kali, mengacak-acak nya lantas membiarkan nya kembali tergerai dengan sempurna.
Perfect.
Ucap Mina sambil mengedipkan bola matanya.
Ommo... no...telattt
Pekik nya lantas langsung melesat keluar dari sana.
*******
Seorang laki-laki tampak sibuk dengan beberapa lembar pekerjaan nya, menghadap laptop nya sambil berkutat dengan beberapa dokumen yang mulai menumpuk.
Sejenak bola matanya terpaku pada satu sosok manusia yang tiba-tiba berhenti tepat dihadapan, dibalik kaca besar yang menembus ke arah depan.
Itu adalah ruang rahasia penghubung dari ruang kerja nya menuju ke arah dek kapal dan beberapa tempat khusus di Kapal pesiar mewah tersebut, sejak awal pembangunan dia memang meminta orang-orang membangun ruang khusus itu untuk memantau beberapa pekerja khusus yang hilir mudik didepannya.
Di setting sedemikian rupa, kaca hanya terlihat dari bagian dalam, tapi orang dari bagian luar tidka bisa melihat kedalam, Mereka membangunnya dengan kaca khusus 1 arah.
Laki-laki itu sejenak mengerutkan keningnya saat melihat gadis muda dihadapan nya tiba-tiba masuk ke ruangan kaca yang menghadap tepat di hadapan nya, bola matanya menatap gerak-gerik panik gadis itu.
Bisa dia lihat gaun gadis itu sobek tanpa disengaja tadi, laki-laki itu masih terus memperhatikan gerak-gerik gadis itu, sambil dia menyesap perlahan wine yang ada di tangan nya, dia bersandar di kursi kerja nya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Laki-laki itu tersenyum melihat tingkah lucu gadis itu, Seketika bola mata laki-laki itu melotot saat dia melihat gadis itu merobek cepat gaun bagian bawah nya.
What?.
Seketika laki-laki itu hampir saja tersedak saat melihat tindakan gadis itu.
Apa yang dia lakukan?.
Fikir laki-laki itu.
Dan sepersekian detik kemudian tiba-tiba gadis itu membuka gaun nya.
What? Oh shi..t.
Dia mengumpat, langsung menutup bola mata nya, sejenak laki-laki itu memijat kepalanya yang tidak sakit namun sepersekian detik kemudian tiba-tiba suara seseorang mengejutkan dirinya.
"Tuan mereka sudah tiba di lantai bawah"
Laki-laki itu secepat kilat membuka bola matanya, seorang laki-laki muda bicara didepan pintu ruangan nya sambil membungkuk kepalanya, laki-laki yang duduk di kursi kerjanya itu dengan Cepat dia berkata.
"Berhenti disana, keluar dan katakan pada mereka aku akan turun dalam 5 menit"
"Ya?"
"Jangan menoleh kekiri dan ke kanan, mundur dan keluar sekarang juga dari ruangan ini"
Perintah laki-laki itu dengan tatapan dingin nya.
"Baik tuan"
Dengan perasaan bingung dia menelan salivanya, mendengarkan ucapan sang tuan nya lantas mundur dan pergi secara perlahan, dia fikir mungkin mood tuan nya sedang dalam keadaan tidak baik saat ini.
Begitu pintu tertutup laki-laki itu kembali menoleh ke arah depan nya, dia lihat gadis itu telah menggunakan gaun nya kembali, dan di sulap dengan sangat luar bisa ,jauh lebih cantik dari sebelumnya.
Secara perlahan laki-laki itu berdiri, berjalan menuju ke arah kaca tersebut, menatap gadis itu yang tampak sibuk membenahi rambut nya.
Dia memperhatikan dengan seksama sosok gadis itu dari ujung kaki hingga ujung kepalanya, tiba-tiba gadis itu mengedip-ngedipkan sebelah matanya tepat dihadapan nya, lantas gadis itu berbalik dan meninggalkan ruangan tersebut begitu saja seperti tanpa dosa.
Sejenak laki-laki itu menggelengkan kepalanya, dia mengulum senyuman sambil kembali memijat pelipisnya.
"Ini gila"
Ucap laki-laki itu lirih.
********
Catatan \=
Mina adik Farhan & Luck
Teman baik Lea & Vio