
Belle tampak sibuk berkutat di dapur membuat kan makanan kesukaan sang suami, kunjungan ke Manhattan kali ini tidak dibilang baik, bukan liburan atau bulan madu melainkan untuk membantu menyelesaikan kasus kak Ramira nya.
Dia baru tahu semua kasus dimasa lalu yang melibatkan keluarga mereka, keluar Faith yildiz dan Al Jaber ternyata melibatkan keluarga kak Ramira nya juga.
Semua kisah rumit dan berdarah ini berakar dari 1 nama yang memegang puncak seluruh kasus yang terhubung di masa lalu, dulu dia fikir keluarga mereka lah yang paling menderita, rupanya yang paling menderita adalah Kak Ramira nya, sebab dia mati-matian membuka semua kasus yang terjadi demi mengungkap soal kehidupan masa lalu Daddy nya yang tidak pernah kak Ramira nya ketahui yang terhubung dengan Karl Secara langsung.
Semuanya terbuka tanpa sengaja, berawal dari kematian valentine, wanita yang dicintai Eden di masa lalu, ingin membantu Eden yang Belle sangka adalah kakak nya yang ternyata adalah uncle nya itu, kak Ramira nya dan Uncle Farhan memulai penyelidikan soal Karl dan mencoba membuka seluruh kejahatan nya di masa lalu namun penyelidikan berakhir pada wanita bernama Brenda dan mencatut soal masa lalu Daddy kak Ramira nya.
Semua benar-benar terbuka tanpa sengaja, bahkan katanya putri Brenda yang selalu di manfaatkan untuk menggeruk kekayaan Karl Al Jaber ternyata adalah adik perempuan kak Ramira nya, yang di sangka meninggal dalam tragedi kecelakaan orang tua nya beberapa puluh tahun silam.
Belle Fikir bukan kah jalan dan takdir kehidupan itu begitu berliku-liku? bahkan untuk mendapatkan kebahagiaan harga nya begitu mahal sekali.
Jika dia fikir kembali siapa yang paling menderita di antara semua orang, dia bisa menyimpulkan itu adalah kak Ramira nya setelah uncle Eden nya.
Bahkan kak Ramira nya rela melepas uncle Eden nya demi kak Asha dimasa kemarin, perempuan itu menangis seorang diri di kamar rumah sakit setelah diam-diam memberikan bantuan pada uncle Eden nya ketika berada didalam masa kritisnya yang luar biasa setelah pertempuran dengan Karl.
Meminta Belle merahasiakan kedatangan nya pada uncle Eden nya andai laki-laki itu siuman dan bertanya soal keberadaan nya.
Beberapa waktu Belle menghela kasar nafasnya, dia mencoba kembali fokus pada masakan nya.
"Mungkin ini akan rumit dan cukup memakan waktu"
Bisik Bern tiba-tiba mengejutkan pemikiran Belle dari arah belakang, laki-laki itu memeluknya dengan gerakan yang begitu lembut, mencium pundaknya sejenak sambil memejamkan bola matanya.
"Sayang,Kamu mengejutkan ku"
Ucap Belle sambil menghentikan gerakan tangannya dalam mengaduk kuah sup yang ada di hadapannya, perempuan kecil itu mematikan api kompor nya secara perlahan, lantas Belle menyentuh lembut wajah kanan Bern dengan telapak tangan nya.
"Sedang memikirkan apa?"
Tanya Bern pelan.
"Tidak banyak, mungkin sedang memikirkan bagaimana urusan hati uncle Eden, Kak Ramira dan kak Asha"
Jawab Belle pelan.
Bern tampak diam sejenak, meletakkan dagunya di atas bahu Belle.
"Kamu tahu sayang?"
"Hmmm?"
"Segala sesuatu sudah di atur oleh Allah, Semua yang terjadi di dunia ini sudah menjadi ketetapan dari Allah SWT seperti adanya pergantian siang dan malam, adanya alam yang indah, sebaliknya adanya hal-hal yang ditetapkan seperti bencana alam, musibah dan lain sebagainya. Begitu pula adanya perbedaan keadaan manusia, Allah menciptakan manusia dengan bermacam ragam, ada wujud yang sempurna atau kurang sempurna. Adapun Allah mengatur setiap kebutuhan manusia dan menempatkan kondisi manusia dalam berbagai macam hal yang berbeda. Karena yang sedemikian itu adalah sebuah ketentuan yang sudah pasti baik adanya dan seharusnya manusia juga mampu mengimani sampai sedalam itu."
Rasul SAW berkata:
أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
"Jadi jangan risau dengan hal-hal seperti itu, sebab kita tidak pernah tahu bagaimana besok Allah mengatur keadaan, sebab sebaik-baiknya penolong adalah Allah SWT"
"Hasbunallah wani’mal wakiil” (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah sebaik-baik Sandaran)"
Ucap Bern sambil mengembangkan senyuman nya.
Belle ikut mengembangkan senyuman nya, dia membalikkan tubuhnya untuk menghadap ke arah Bern.
Niat hati ingin bicara tiba-tiba sang suami malah mengangkat tubuh nya.
"Akhhhh Bern"
Dia terpekik kecil.
Seketika laki-laki itu terkekeh.
"Aku benar-benar sedang serius dalam menanggapi"
"Kali ini aku sedang serius dalam berfikir"
Jawab Bern cepat sambil membawa tubuh sang istri.
"What?"
"Tiba-tiba aku sedang menginginkan sesuatu"
"Bern..."
"Bukankah ini weekend? aku fikir ini waktu nya mencetak Bern junior saat ini"
Goda laki-laki itu.
"Isshhhh itu menyebalkan, aku laparrrr"
"Sekali saja"
"Bern..."
******
Catatan \=
Yang kangen dengan 2B outhor sudah selipkan bonusnya di sini yaaaa 😘🤭