
beberapa hari setelah keluarga Hurairah
melakukan lamaran ke keluarga Stephard
Beberapa jam sebelum Ramira kembali
ke zurich switzerland
Swiss
Mansion utama Farhan
Mina tampak panik, dia fikir apa dia sebaiknya dia minggat dan melarikan diri saja dari perjodohan? bukankah aneh dia baru bertemu dengan kakak nya Zumra, tiba-tiba datang lamaran kemudian mereka akan menikah, bukankah rasanya begitu aneh dan mendadak sekali fikir nya.
Dia seharusnya masih punya masa depan, masih ingin bersenang-senang, masih ingin melewatkan masa muda dengan segudang cita-cita tanpa ada kata laki-laki di samping nya.
Mina tidak pernah berfikir soal laki-laki sejauh ini, dia nyaman dengan zona aman dalam hidupnya, bagi nya laki-laki bisa merusak seluruh tatanan hidupnya, banyak masa depan seorang gadis rusak hanya karena rayuan maut seorang laki-laki.
Dan Mina tidak mau pernikahan mengganggu masa depan nya, dia belum berfikir untuk menikah di usia nya yang tergolong masih terlalu muda.
"Aku tidak mau"
Itu ucapan Mina pada kak Ramira nya dan Lea.
2 perempuan itu tampak duduk di atas kursi sofa di kamar yang ditempati Ramira, sejak tadi bola mata ke dua perempuan itu terus mengikuti langkah tubuh Mina yang kesana-kemari persis seperti gosokan panas.
"Kenapa? kak Emir tampan, punya tubuh yang kerennnn akhhh entahlah dia keren kok"
Lea tampak bicara antusias.
"Tampan mana dengan luck?"
Goda Ramira sambil memiringkan kepalanya ke arah Lea.
Seketika wajah Lea memerah.
"Karena luck suami ku, yah... tampan suami ku hahaha"
Lea bicara sambil tertawa terbahak-bahak.
"Isshhhh"
Mina menaikkan ujung bibirnya.
"Dasar"
Oceh nya lagi.
Ramira tampak mengulum senyumannya, menoleh ke arah Mina.
"Kemarilah"
Ucap Ramira ke arah Mina, meminta gadis itu mendekati dirinya.
Mina buru-buru berjalan mendekati Ramira, menyeruak masuk duduk di antara Lea dan Ramira.
"Kamu tahu sayang? tidak selamanya menikah di usia muda salah"
"Pergaulan di masa kuliah dan masa muda malah lebih mengerikan, pacaran malah sama menghawatirkan, kita bilang tidak tertarik tapi rayuan laki-laki itu Persis seperti maut, saat mereka tertarik pada kita mereka akan melakukan banyak hal untuk bisa menarik simpati kita, mencari akal untuk membuat kita bertekuk lutut pada mereka"
"Dan mengerikan nya banyak laki-laki setelah mendapat apa yang dia inginkan, mereka akan meninggalkan perempuan itu tanpa perasaan, akan ada yang terluka, frustasi dan mulai kehilangan jati diri setelah di campakkan, hingga akhirnya kasus bunuh diri semakin merebak kemana-mana"
Ucap Ramira sambil terus mengelus lembut wajah Mina.
"Kamu tahu sayang? Pacaran setelah menikah bisa menghindari perkara dosa"
"Menikah Dengan Pria yang Usianya Jauh Lebih Tua atau dewasa juga bukan hal yang buruk, malah akan ada banyak keuntungan yang didapatkan"
Lebih berpengalaman dalam hidup
"Semakin bertambahnya umur, biasanya akan membuat seseorang semakin dewasa. kita yang memilih menikah dengan pria lebih tua tidak perlu ragu lagi soal sandaran hati dan prinsip hidup, karena pria matang memiliki pola pikir yang pemikiran jauh lebih dewasa dan bijak sehingga mampu memberikan kenyamanan dan rasa aman."
"Biasanya Mereka tidak menyukai konflik sepele ataupun marah-marah tidak jelas. Mereka cukup pandai bersikap dan mengatur emosi maupun suasana hati mereka. Mereka juga cenderung lebih jarang menuntut banyak, karena mereka melihat dunia dengan pandangan yang lebih realistis."
"Bukan hanya itu, pria dewasa juga berhati-hati dalam menentukan pilihannya. Pasalnya mereka sudah cukup banyak makan asam garam kehidupan entah itu dalam karirnya, pengetahuan, atau pengalaman hidupnya. Oleh karena itu, mereka juga bisa menjadi sosok “ayah” yang dapat memberikan nasihat atau wejangan terkait masalah yang sedang kita hadapi ataupun sekadar berbagi cerita."
Secara finansial lebih aman
"Ingat yang bekerja bukan yang pengangguran"
"Pada umumnya, kita tidak perlu terlalu khawatir mengenai masalah finansial jika memutuskan untuk menikah dengan pria yang usianya jauh lebih dewasa. Kebanyakan dari mereka sudah memiliki karir dan keuangan yang mapan, oleh karena itu juga mampu untuk menghidupi tanggungan lainnya."
Lebih romantis
"Kamu tahu? Banyak wanita yang memilih pasangan yang lebih tua karena dianggap lebih berkomitmen, lebih setia, lebih sabar, lebih stabil secara emosional, dan paham benar cara memperlakukan seorang wanita dengan baik yang bisa membuat Anda merasa dicintai."
"Dan kakak yakin Emir tidak akan mengecewakan kamu, kakak tahu betul bagaimana karakter Emir, dia laki-laki luar biasa yang pasti bisa membahagiakan kamu kedepannya"
"Kami berteman dalam jangka waktu begitu lama, kamu pasti akan menjadi begitu istimewa didalam hidup nya, apalagi aku bisa melihat ada cinta dibalik bola mata itu untuk kamu hmm"
Mendengar ucapan Ramira, Mina Tampak diam tak bergeming.
"Coba tanyakan disini bagaimana rasa nya saat mengenal dia? asal mula perasaan cinta itu biasa nya di awali dengan kata NYAMAN selanjutnya semua hal akan berkembang seiring berjalannya waktu"
Setelah berkata begitu Ramira mengembang kan senyuman nya, menatap bola mata Mina untuk beberapa waktu.
******
Catatan \=
Ingat lihat-lihat pasangan nya dulu yah, tidak semua laki-laki dewasa cenderung memiliki sifat yang sama, tapi rata-rata memang seperti yang di jelaskan di atas kenyataan nya.