
Beberapa Jam sebelumnya
Sebelum Ramira ada bersama Alestor
Perempuan itu tampak mulai beranjak dari posisi tidurnya di atas kursi sofa yang menghadap ke arah televisi, secara perlahan Ramira mulai mematikan televisi nya kemudian berjalan menuju ke arah meja makan.
Dia meraih 1 kotak susu ibu hamil didalam kitchen set, meraih gelas dan sebuah sendok, perempuan itu mulai membuat susu ibu hamil untuk dirinya sendiri sambil Ramira meraih sebuah buku novel misteri yang ada di atas meja.
Terlihat aneh, dia fikir tiba-tiba suka membaca buku genre misteri dan detektif sejak masuk waktu kehamilan, padahal Ramira sama sekali tidak suka membaca buku seperti itu sebelumnya, bahkan saat Eden dulu sering membeli dan membaca buku dengan genre seperti itu dia mengeluh, bahkan saat laki-laki itu memberikan buku seperti itu pada Ailee, Ramira fikir itu cukup aneh dan dia fikir apakah tidak ada bacaan lain yang lebih menyenangkan?.
Tapi sekarang dia malah mulai tergila-gila pada buku-buku seperti itu.
Seketika Ramira mengulum senyumannya.
Sejenak Ramira mencoba meminum habis susu miliknya, Lantas Secara perlahan perempuan itu beranjak dari sana menuju ke arah kamar nya.
Namun belum juga Ramira berbaring di tempat tidurnya, tiba-tiba handphone nya mengeluarkan suara berisik nya, secepat kilat Ramira melihat nama siapa yang tertera di layar depan handphone nya tersebut namun realitanya itu adalah nomor baru.
Buru-buru Ramira mengangkat handphone nya.
"Kak...kak...".
Seketika perempuan itu tercekat saat mendengar suara itu memenuhi gendang telinga nya.
"Liliana? Liliana?"
Ramira jelas panik, dia berusaha untuk terus bicara dari arah balik handphone nya.
"Liliana? kau dimana? Liliana?'
Ramira terus bertanya dengan jutaan kepanikan.
"Kamu ingin bertemu dengan nya?"
Tiba-tiba suara seorang laki-laki Memenuhi gendang telinga nya, suara sang adik perempuan menghilang secara tiba-tiba.
"Dimana? lepaskan adik ku, lepaskan"
Ramira jelas histeris mencoba untuk menghubungi Edo, menanyakan soal pergerakan yang semua orang lakukan namun tiba-tiba tiba-tiba dari arah belakang seseorang menangkap nya dan menutup mulutnya dengan saputangan yang telah di bubuhi obat tidur.
Tidak....tidak.... Edo, Farhan!
Seketika Ramira jatuh tidak sadarkan diri, masuk ke dalam pelukan sang laki-laki yang tidak dikenal nya itu.
*******
Beberapa waktu
Sebelum Ramira di culik
"Kau punya hutang penjelasan pada ku, soal Ramira dan soal Mommy Asha"
Barisan Kalimat tanya yang Eden lontarkan dari balik handphone nya seketika membuat Edo menelan salivanya, laki-laki itu berniat menyembunyikan diri tapi sial nya Eden tahu-tahu sudah berada tepat dihadapan nya.
"Oh shi..t"
Tubuh nya di hantam laki-laki itu ke balik lemari, rasanya begitu menyakitkan ketika seluruh tulang punggung Edo menghantam dengan kasar sisi lemari kayu tersebut, rasa sakit, nyeri, Dan entah apalagi yang Edo rasakan bercampur aduk menjadi satu.
"Aku tidak pernah memukul sahabat sendiri, tapi jika dalam keadaan terjepit aku jelas tidak bisa mentolerir nya lagi"
Ucap Eden dengan penuh kemarahan.
"Oh god, sialan... bisakah kamu bersikap sedikit lembut?"
Oceh Edo sambil berusaha melepaskan Cengkraman Eden di lehernya.
"Bisa, kau harus berubah menjadi seorang perempuan lebih dulu"
Jawab Eden terus diliputi kemarahan.
"Oh sialan...."
Umpat Edo lagi.
"kau tidak mau menjelaskan soal apapun?"
Tanya Eden lagi.
Edo tampak menelan salivanya, kebimbangan jelas menghantam dirinya.
"Yang mana?"
Tiba-tiba Vio bicara tepat dibelakang mereka, berdiri di ambang pintu dengan tatapan yang begitu datar.
"Soal malam jebakan yang dibuat sang nenek sihir mommy dari istri uncle atau soal kehamilan untie Ramira yang mengandung anak uncle?"
Seketika Edo membulatkan bola matanya di ikuti oleh Eden.
"Apa?"
"Vio..."
Ketika Eden bertanya dengan nada keterkejutan nya, Edo jelas berteriak tidak percaya sang istri secara gamblang membicarakan soal 2 persoalan yang mati-matian ingin Ramira tutup dari Eden.
*******
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu
Lubuklinggau 16 November 2021
Alhamdulillah belum sehat penuh Makkkk😂😂😂🤧🤧🤧ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
Tapi demi readers yah tidak up sehari kek mau kiamat dunia outhor (lebayyy uyyyy🤣🤣🤣🤣)
Kita tegang-tegangan dulu yaaa MAKKKK, lihat aksi para hot 🔥 Daddy dulu beraksi.