
Restaurant xxxxxxxx
Sebelum pernikahan Mina dan Emir
Manhattan
Mina tampak menggenggam pelan telapak tangan nya saat dia melihat sosok laki-laki di ujung sana, Emir baru saja melangkahkan kakinya masuk menuju ke restaurant yang mereka pilih untuk bertemu semalam, Mina fikir dia dan Emir butuh waktu untuk bicara sebelum menentukan menerima atau tidak nya pernikahan mereka, bahkan dia berkata jika dia merasa tidak nyaman bisa jadi dia akan menolaknya dipertemuan makan malam pertama mereka.
Tidak tahu kenapa jantung nya berdetak begitu kencang saat melihat sosok laki-laki itu, jika kemarin dia tidak menyadari nya kali ini dia baru tahu betapa ....ah entahlah sulit untuk Mina ungkapkan dengan kata-kata.
Saat Emir baru melangkah kan kaki nya menuju ke arah nya, tiba-tiba seseorang memanggil dan menghampiri laki-laki itu, sejenak Mina memperhatikan gelagat dan ekspresi Emir.
Seorang laki-laki seusia Daddy nya tampak berjalan tersenyum kearah Emir, jika Mina tidak salah menebak itu adalah kepala devisi staf Stephard company, laki-laki itu bekerja di perusahaan Daddy nya, pernah berkunjung di kala natal ke tempat tinggal mereka.
Bisa Mina lihat laki-laki itu mendekati Emir lantas mereka mulai bersalaman, entah apa yang di obrolkan tapi bisa Mina lihat betapa hangat dan sopan nya Emir memperlakukan laki-laki tua itu, Emir tampak menoleh sejenak ke arah Mina, mengulas senyuman sambil mengangguk seolah-olah memberikan kode tunggu sejenak kemudian Emir langsung membuang pandangannya.
Laki-laki itu terlihat meminta laki-laki tua itu agar duduk lebih dulu di kursi tepat disamping mereka, membicarakan tentang beberapa hal, tidak lama kemudian mereka berdiri lantas laki-laki tua itu menundukkan kepalanya diikuti Emir, kemudian laki-laki tua itu pergi meninggalkan Emir.
Laki-laki itu kembali melangkah mencoba mendekati Mina, namun lagi-lagi ada yang datang menghampiri nya, seorang laki-laki muda dan seorang perempuan muda berusia sekitar 27 tahunan, laki-laki muda dan perempuan itu menundukkan kepala mereka, mengajak Emir mengobrol beberapa waktu.
Satu pemandangan yang tidak Mina suka dari perempuan itu, pakaian nya begitu terbuka dan tidak sopan menurut Mina, dia ingin melihat bagaimana reaksi Emir saat melihat gadis itu.
Saat mereka memilih untuk duduk, Emir kembali menoleh ke arah Mina, seolah-olah berkata tunggu sebentar, aku akan datang setelah ini.
Bisa Mina lihat bagaimana perempuan itu berusaha untuk duduk tepat disamping Emir, tapi sedikit kesulitan karena gaun mini yang dia gunakan sangat mengganggu.
Tiba-tiba Emir melepaskan jas nya, menutup paha perempuan itu tanpa menoleh kearah perempuan itu sama sekali, laki-laki itu langsung bicara ke arah laki-laki muda dihadapan nya untuk beberapa waktu.
Saat bola mata Mina masih terus memperhatikan gerakan Emir, tiba-tiba seorang pelayan mengejutkan dirinya.
"Ini minuman anda, nona"
"Ah...terima kasih"
Mina bicara sambil menundukkan kepalanya.
Saat pelayan itu baru akan beranjak pergi, tiba-tiba Mina berkata.
"Boleh aku menanyakan sesuatu?"
"Ya nona?"
"Jangan menoleh, cukup dijawab saja"
Ucap Mina sambil mengembangkan senyuman nya.
Pelayan itu tersenyum dan mengangguk
"Siapa perempuan muda diseberang sana?"
"Ah itu model fashion yang sedang naik daun, mereka bilang beberapa perusahaan sedang gencar ingin mendapatkan nya di bener iklan mereka, tapi perusahaan Azzura seperti nya lagi-lagi menolaknya"
"Kenapa?"
"Soal itu saya kurang tahu"
Mina hanya mengangguk kan kepala nya, membiarkan pelayan itu pergi meninggalkan nya.
Sejenak bola mata Mina membulat saat tahu-tahu Emir sudah berdiri tepat dihadapan nya.
"Apakah aku begitu terlambat menghampiri kamu?"
Tanya laki-laki itu sambil menarik kursi yang ada dihadapan Mina, dia duduk sambil mengembangkan senyuman nya.
"Hmmm sedikit terlambat, 10 menit 44 detik"
Ucap Mina sambil melirik ke arah jam tangan nya.
Seketika Emir tertawa renyah melihat Mina benar-benar menghitung waktu terlambat nya.
"Sedikit Sulit bertemu di tempat yang terbuka, akan ada banyak rekan bisnis yang datang menghampiri dan mengajak untuk bicara soal kerja sama"
Ucap Emir sambil menundukkan pelan kepalanya.
"Hmmm kalau begitu setelah menikah kita bisa mencari tempat yang lebih tertutup agar kita punya privasi sendiri tanpa ada gangguan sama sekali"
Ucap Mina sambil mengembangkan senyuman nya.
"Ya?"
Seketika Emir terkejut mendengar ucapan Mina, dia fikir bukankah seharusnya Mina masih menimbang dan memikirkan nya, gadis itu semalam berkata mungkin bisa jadi dia menolak nya, tapi kenapa tiba-tiba dia berkata SETELAH KITA MENIKAH.
"Maksudnya?"
Emir jelas mengerutkan keningnya.
"Kita bisa membicarakan soal masa depan dimulai dari hari ini"
Seketika Emir mengembangkan senyuman nya, laki-laki itu jelas kehilangan kata-kata.
Kau tahu kenapa aku tiba-tiba mengubah fikiran ku Dan mau menerima lamaran nya?.
Ada banyak laki-laki kaya dan tampan di dunia itu, bahkan semua gadis seperti ku bahkan bisa memilih, tapi realita nya tampan dan kaya saja tidak cukup, sebab tidak semua laki-laki tampan dan kaya memiliki ETIKA dan bisa MENJAGA PANDANGAN NYA.
Aku suka ketika kamu menjaga etika mu saat bertemu seseorang yang lebih tua dari mu meskipun jabatan nya jelas lebih rendah dari mu, kamu memperlakukan nya dengan begitu hangat, menjaga etika mu pada orang yang lebih tua, menjaga adab dan sopan santun mu, padahal bisa saja kamu mendongakkan kepala dan menatap nya sebagai seorang bawahan.
Kamu mampu menjaga pandangan mu dengan baik, biasanya laki-laki paling suka melihat betis dan paha mulus serta seksi seorang gadis atau perempuan, dimana tanpa cacat yang duduk bersila menampakkan pori-pori kulit indah mereka, tapi kamu rela melepaskan jas kamu dan menutupi bagian itu dan terus menjaga pandangan kamu untuk tidak melirik kearah nya.
Mungkin asumsi ku terlalu dini, tapi saat aku bertanya pada pelayan restauran soal siapa gadis itu, Jawaban nya cukup membuat aku paham, jika kamu type laki-laki yang memang mampu menjaga pandangan mu.
Kamu bukan melihat betapa seksi dan terkenal nya seseorang itu untuk dijadikan Brand depan perusahaan mu, tapi yang kamu cari kwalitas nya dan menjaga agar nama baik perusahaan mu tetap terjaga tanpa ada konflik atau rumor didalam nya.