
Setelah pernikahan Asha & Eden (Kevin Burja)
Dikala semua tamu undangan telah mulai membubarkan diri, Asha berusaha berpegangan pada sisi kursi sofa yang ada di sebelah kirinya, kepalanya terasa sakit dan dia merasa begitu kepayahan, rasa lelah menghantam tiba-tiba dan keringat dingin jelas mulai mengucur sejak tadi.
Mom...?.
Asha bergumam dalam hati, mencoba berjalan menuju ke arah kamar nya.
Dia pikir belakangan tubuh nya semakin melemah, seringkali demam menghantam bahkan berat badan nya turun cukup drastis dalam beberapa bulan ini.
Mommy Asha yang masih menyalami para keluarga, dalam hitungan detik bola mata nya langsung menangkap sosok sang putri kesayangannya yang Tampak memucat, dia terlihat panik, mencoba mencari sosok Eden hang tidak tahu kemana.
No...jangan lakukan ini pada Mommy.
Mommy Asha jelas panik,mencoba menjauhi semua orang dan mencoba meraih tubuh putri nya.
Dan sepersekian detik kemudian kehebohan besar terjadi.
Brakkkkk
"Ashaaaa"
Mommy Asha berteriak histeris saat dia melihat tubuh gadis itu terjatuh tidak sadarkan diri.
Eden yang mendengar teriakkan sang mama mertua langsung melesat masuk dari arah luar, berlarian kedalam dengan jutaan kepanikan.
Tidak... jangan lakukan ini pada ku.
Eden berucap panik sambil mencari sosok Asha, ketakutan menghantam dirinya, persis seperti apa yang dia pikirkan gadis itu jatuh pingsan didepan pintu kamar pengantin.
Eden secepat kilat menyeruak di antara semua orang, menyambar tubuh Asha dengan cepat,darah segar tampak keluar dari balik hidung nya.
Mama Eden jelas panik, dia fikir ada apa dengan menantu perempuan nya itu? sedang kan Belle mundur beberapa langkah, dia fikir apa mungkin kak Asha nya kembali ke dalam kondisi darurat seperti beberapa bulan silam?.
Seketika suasana bahagia berubah menjadi begitu mencekam, Eden membawa tubuh gadis itu melesat menuju kearah mobil nya,. diikuti mommy, Daddy Asha dan deliyah.
"Kak..kakak..."
Deliyah jelas terlihat Lebih panik dari semua orang, dengan tangan gemetaran mencoba menghubungi seseorang.
"Edo..Edo..kak Asha... ini darurat"
********
Suasana didepan ruangan UGD jelas terasa mencekam, tidak ada yang mau mengeluarkan suara sejak tadi, meskipun mama Eden ingin sekali tahu apa yang terjadi pada menantu nya, tapi dia berusaha untuk menahan pertanyaan nya, sebab dia fikir Sangat tidak tepat bagi dirinya mempertanyakan persoalan ini sekarang.
Eden meraup kasar wajah nya, dia seringkali menghadapi keadaan genting seperti ini, tapi kali ini rasa nya jelas berbeda.
Deliyah berkali-kali menahan perasaan nya,.mencoba untuk tidak menangis meskipun dia tahu tidak mungkin.
Sepersekian detik kemudian pintu ruangan UGD terbuka, Daddy Asha dan Seorang beberapa dokter lain nya keluar dari dalam sana.
"Pa? paman?"
Eden secepat kilat mendekati 2 sosok laki-laki dihadapan nya itu.
Kedua orang tua itu tidak menampilkan wajah baik-baik saja, seolah-olah keadaan kali ini benar-benar darurat.
"Kita harus bicara"
Satu laki-laki dibelakang papa mertua Eden bicara Cepat, dia mengikuti langkah kedua laki-laki itu menuju ke satu ruangan disisi selatan.
"Kamu harus membujuknya untuk melakukan kemoterapi"
Ucap papa Asha dengan suara berat.
"Hingga kita menemukan pendonor yang tepat"
Lanjut laki-laki itu lagi.
Mendengar kata-kata sang mertua seketika Eden terdiam.
"Kita sudah tidak bisa menunda waktu nya lagi, keadaan Asha semakin memburuk saat ini"
Eden mencoba memegang ujung kursi yang ada di samping nya.
Sekelebat ingatan soal permintaan Mama Asha seolah-olah kembali menghantam nya.
"Mama tidak pernah meminta apapun kepada mu hingga hari ini, anggaplah ini permintaan atas apa yang telah papa Asha dan Asha lakukan untuk mama mu selama ini"
"Menikahlah dengan Asha dan lepaskan Ramira, dia tidak akan punya waktu banyak lagi dalam hidupnya, buat dia tersenyum sekali saja dalam seumur hidup nya, sebab bagi nya kebahagiaan nya hanyalah kamu bukan orang lain"
*******
Catatan \=
Setelah acara wedding ceremony
putri perawan milik Daddy season 2 episode 169.
Inilah kenapa orang minta sesi hareudang dan bulan madu Eden dan Asha di putri perawan milik Daddy season 2 tidak pernah outhor berikan hingga hari ini, maafkan lah🙏🏻